logo       

Re: PENDIDIKAN DI NEGERIKU !: msg#00165

Subject: Re: PENDIDIKAN DI NEGERIKU !
Dear rekan senasib,

Bangsa ini terlalu banyak masalah. Jika kita berbicara jujur hanya satu kata 
yang tepat u bangsa dan negeri ini.....bangsa yg menuju kehancuran. Tidak 
satupun masalah di negeri ini yg terurus hingga tuntas. Yang ada hanya korupsi, 
gontok-gontokan. Dalam keseharian yang utama hanya kepentingan kelompok, seakan 
tidak ada lagi kepentingan sebagai bangsa. Bangsa ini kayaknya kualat karena 
senantiasa terkesan melupakan sejarah dan misi para founding father, yakni 
untuk apa republik ini dibangun dengan tetesan darah para pahlawan. Yang lebih 
memprihatinkan, masyarakat bangsa ini sedang kena virus SMS (=susah melihat 
orang senang) dan (=senang melihat orang susah). Semua kondisi ini juga sangat 
berpengaruh terhadap kualitas pendidikan.

Tadinya msh berusaha untuk tidak pesimis..............tapi .......ya 
sudahlah........mau apa lagi.

I Ketut Widiarsa, FT77


>    Perdebatan pendidikan di Indonesia, terutama jika di compare dengan =
>negara lain memang sangat menarik. 25 tahun yang lalu kita masih =
>bersama-sama kuliah dengan saudara kita dari Malaysia. Kalau tidak salah =
>di Deptm. Matematika ada 6 mahasiswa dari Malaysia angkt 77. Waktu itu =
>kita memang bangga bahwa pendidikan di negeri ini khususnya di ITB masih =
>salah satu yang terbaik di Asia .  Namun sekarang, dari List 200 =
>Universitas terkemuka di dunia, tak satupun Universitas di negeri ini =
>masuk dalam list tersebut.  Singapura menempatkan 2 Univ dan juga =
>Malaysia. Indonesia ?. NOL.
>Mungkin sedikit informasi bisa mengusik kita , terutama kepada =
>teman-teman yang sekarang sedang duduk di jajaran/birokrasi =
>pemerintahan.
>    Sebulan lalu saya ikut Seminar Ketenagakerjaan yg diselenggarakan =
>salah satu Company bekerjasama dng Depnaker, yang salah satu =
>pembicaranya adalah  Ir. Achdiat Atmawinata (mantan Dirjen LEM dan Mesin =
>Angt 78).  Salah satu pembicaranya juga adalah Ir. Abdul Wahab MA , =
>Kabag Pembakuan Standar dan Akreditasi Depnaker. Dia berbicara banyak =
>masalah standarisasi profesi dan pendidikan di Indonesia. Salah satu yg =
>dia bahas adalah kunjungan dia ke TIMTIM yang baru saja dilakukan. Di =
>TIMTIM , 2 tahun ini saja pemerintah telah memberangkatkan lebih dari =
>1000 mahasiswa ke Australia dan Selandia Baru.  Begitu care nya negeri =
>yang baru saja berdiri beberapa tahun ini untuk bidang pendidikan. =
>Mereka mengetahui bahwa pendidikan akan menjadi sutau kunci bangsa untuk =
>bergerak kedepan. Negeri yang dikatakan miskin dengan pengalaman dan =
>sedikit sumber daya , namun melihat kedepan bahwa pendidikan hal yg =
>penting untuk membangun bangsa .=20
>Dan bukannya tidak mungkin dalam 10 tahun kedepan, pendidikan di TIMTIM =
>akan melampaui Indonesia seperti halnya di Malaysia.=20
>    Hal lain adalah pengalaman di tempat tinggal saya. Ditempat tinggal =
>saya beberapa bulan lalu kedatangan warga baru yang baru pulang dari =
>bekerja di Vietnam. Anaknya yang baru kelas 5 SD sangat fasih berbahasa =
>Inggris. Bahkan kalau ketemu sama bapak2 , dia (yg kelas 5) sering =
>ngajak ngomong Inggris. Bapaknya kerja di Hotel Darmawangsa. Saya tanya, =
>bagaimana dia fasih berbahasa Inggris. Ternyata di sekolah dasar disana =
>telah diajarkan berbahasa Inggris dengan baik, bahkan katanaya =
>day-to-day mereka diajarkan bahasa bule ini. Memang kalau kita pernah =
>baca di Kompas 4 bulan yg lalu, yang menggambarkan pendidikan di Vietman =
>yang sekarang sudah jauh lebih baik dari kita, yaaa membuat kita =
>prihatin.=20
>Tiga negeri yang jauh dibelakang Indonesia waktu kemerdekaannya, tidak =
>lama lagi akan melampaui dalam hal mutu pendidikannya. Dan inilah yg =
>membuat kita prihatin.=20
>Begitulah negeriku.=20
>EddyPur
----------------------
>No virus found in this outgoing message.
>Checked by AVG Anti-Virus.
>Version: 7.0.344 / Virus Database: 267.10.15/82 - Release Date: 8/25/2005
>



------  
Milis Internal alumni ITB Bandung, angkatan 1977
POSTING DG SIZE LEBIH DARI 250 KB HARAP CC-KAN KE 
itb77-moderators-DzvTHOYnpihaCN38hz+VB57PR6L3/7vP@xxxxxxxxxxxxxxxx
 
Yayasan Bhakti Ganesha (Yayasan ITB-77)
Bank Niaga Cabang Jakarta Tebet  
Rekg No.025.01.23831.00.8 

BCA KCP - Tebet
Rekg No.092.3000850

BNI Cabang Tebet
Rekg No.1175 9942 

Webnews & Online archive:
http://itb77-news.bhaktiganesha.or.id




<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>