Hengki,
ada yang response tuh.....
----Original Message----
From:
johandd-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx
Date: Aug 25, 2005 22:56
To: <IA-ITB@yahoogroups.
com>
Subj: Re: [IA-ITB] Fw: [itb77] Lessons learned - pengalaman
kerjasama ITB & industri
Rekan2
Saya pribadi sangat mendukung
idee ini dan pernah
kemukankan hal ini kepada beberapa teman di ITB 3 -
4
tahu lalu dan saya juga bersedia membantu memainkan
peran tertentu
untuk menjalin kerja sama ITB(dan
Perguruan Tinggi (PT) lainnya) dengan
Industri setelah
selesai (dipesiunkan) kerja di salah satu perusahaan
minyak.
Bagi saya, ini satu tugas penting PT sebagai sumber
pemasukan
PT dan harus dikerjakan fulltime sebagai
suatu unit usaha dan secara
profesional juga.
Projek penelitiaan supaya ditopang oleh industri
harus memberikan nilai tambah buat kedua belah pihak
(ITB/PT dan
Industri) agar penelitian ITB/PT didukung
dananya oleh Industri.
Saya
bersedia membantu pemikirin dan waktu saya untuk
ini.
Salam
Johand
Dimalouw
EL/1967
--- "guzghul-Z1dpnsVmcXIMaY++rXgPVg@xxxxxxxxxxxxxxxx"
<guzghul-Z1dpnsVmcXLuFKmmi/icCA@xxxxxxxxxxxxxxxx
id>
wrote:
>
>
>
>
> ----Original Message----
>
> From:
triharyo-WFZpCyA5SlEMaY++rXgPVg@xxxxxxxxxxxxxxxx
>
> Date: Aug 21, 2005 22:51
>
> To:
>
>
Cc: , , , , ,
>
> Subj: [itb77] Lessons learned - pengalaman
kerjasama
> ITB & industri
>
>
>
>
>
>
> Message
>
>
>
>
Rekans
>
> Mohon e-mail ini
> diforward ke milis para pengajar &
dosen di ITB
> sebagai sebuah pengalaman
> (termasuk ke pak Rektor).
>
> Pada tahun 2002
> sewaktu Dr Tatang hernas (Jurusan Teknik
Kimia)
> berdiskusi untuk menawarkan
> kerja sama meneliti tentang
pembuatan Bio-diesel
> dari minyak Jarak. Saya menjadi
> tertarik
karena beberapa hal. Salah satu hal yang
> sangat menonjol adalah
>
keseriusan beliau dengan membentuk team peneliti
> untuk melakukan
research
> tersebut. Selain itu, saya juga bisa merasakan
> adanya
visi yang jelas dari Dr
> Tatang untuk atasi krisis BBM melalui
alternatif
> energi Biodiesel. Walaupun saat
> itu sebenarnya harga
crude oil masih sekitar US $ 20
> s/d US $ 30 per barrel,
> namun kita
berdua sadar bahwa dengan pertumbuhan
> ekonomi di China & India,
> kenaikan harga crude oil hanya tinggal menunggu
> waktu. Sehingga
penelitian ini
> sangat menarik dari sisi ke-ekonomian di masa
>
mendatang.
>
> Akhirnya, PT
> Rekayasa industri bersedia
menyumbangkan sebagian
> dana untuk penelitian dalam
> program RAPID
(Riset Andalan antara Perguruan Tinggi
> dan Industri). Dan saat ini
>
penelitian tentang Biodiesel dari minyak Jarak
> tersebut, sudah
memasuki tahap
> akhir & sedang memasuki tahap2 Industrialisasi
>
di Indonesia (lihat link
> artikel2 di bawah).
>
> Adapun rincian
>
program2 penelitian selengkapnya yang dibiayai oleh
> Dirjen Dikti
untuk tahun
> 2005 dapat dilihat pada link berikut:
>
http://dikti.
org/p3m/files/pengumuman2005/penelitian2005/tabel1penelitian.html
> .
> Sebagian meneruskan program RAPID pada tahun
> sebelumnya.
Sebagaimana dapat dilihat pada
> list di link tersebut, sangat jarang
mitra industri
> dalam penelitian2 di
> perguruan tinggi. Dari 974
penelitian di seluruh
> perguruan
> tinggi, hanya 3 mitra perusahaan
yang dilibatkan
> (terdaftar) yaitu PT
> Telnic Industries, PT
Rekayasa Industri & CV
> Gracia adi teknik (.... CV ?).
> Ketiga
perusahaan tersebut meneruskan program RAPID
> lanjutan. Saya tidak
>
tahu apakah mungkin list-nya tidak lengkap, tapi
> menurut saya
penelitian yang
> tidak bermitra dengan Industri, praktisi bisnis atau
> pengambil kebijakan rasanya
> kurang tepat-guna, dan berpotensi
menghamburkan
> biaya.
>
> Padahal dana
> penelitian yang
dikeluarkan pemerintah mencapai Rp.
> 25.1 milyard di 2005. Salah
>
satu hal yang menarik adalah jumlah penelitian yang
> masuk didalam
list Dikti
> adalah sbb : UNS - 118 penelitian (Rp. 1,8 milyard),
>
UNDIP - 108 (Rp. 2,1
> milyard), GAMA - 103 (Rp. 3,5 milyard), &
IPB -
> 98 (Rp. 3,6 milyard). ITB
> sendiri hanya mendapatkan 46
penelitian dengan dana
> Rp. 2,3 milyard (Rp. 445
> juta karena
program lanjutan RAPID). Jadi dari sisi
> jumlah penelitian, ITB
>
menduduki ranking 10 dari 22 perguruan tinggi.
> Sedangkan dari dana
penilitian
> menduduki ranking no:3. Sewaktu saya mengambil
> Master
di USA, ranking
> perguruan tinggi dinilai dari dana penelitian yang
>
diterima dan juga dampak
> bisnis yang terciptakan dari aplikasinya
(pendapatan
> yang diukur melalui
> pembayaran patent dan fees).
>
>
Karena program
> penelitian Biodiesel dari minyak Jarak oleh ITB ini
>
relatif sukses, maka sebagai
> sebuah masukan dari sisi industri
kepada ITB,
> berikut ini beberapa "benang
> merah" pengalaman saya
bekerja sama dengan para
> peneliti
> Biodiesel ITB. Menurut saya
pengalaman ini perlu
> disebar-luaskan
> sebagai sebuah "Lessons
learned" :
>
> 1. Carilah topik
> penelitian yang negeri Indonesia
mempunyai
> keunggulan, misal bahan bakunya
> banyak tersedia (be
smart)
> 2. Mengerti
> kebutuhan pasar dan nilai2 keekonomian dari
dampak
> penelitian yang akan
> dilakukan (have business sense)
> 3.
Kembangkan
> jaringan perkawanan dan cari partner (mitra) di
>
Industri untuk meneliti bersama
> (develop network)
> 4. Jangan
terlalu
> keasyikan meneliti hal-hal yang disenangi. Cobalah
>
meneliti untuk memberikan
> solusi bukan hanya untuk menulis paper
(provide
> solution)
> 5. Bentuk &
> bekerjalah dengan team
peneliti. Tinggalkan cara
> bekerja sendiri. Contoh
> team peneliti
Biodiesel terdiri dari 4 empat ahli
> multi-disiplin yaitu
> Dr
Tatang, Dr Tirto, Dr Parsaulian & Dr Iman.
> Team ini sebenarnya
bisa
> semakin kuat bila ada ahli Bioteknologi dan atau
> pertanian.
Sehingga waktu
> presentasi2 ke praktisi dan pebisnis menjadi kokoh.
>
(built
> teamwork)
> 6. Mati-matian
> promosi melalui penulisan2
paper, presentasi di
> forum2 asosiasi & pertemuan2
> dengan
industri sampai hasil2 penelitian dimengerti
> oleh pengambil
kebijakan,
> industriawan & praktisi bisnis. (promote &
>
sell)
>
> Kami menulis lessons
> learned diatas, sebagai masukan
kepada rekan2 di
> ITB. Tidak ada maksud2 kami
> untuk menggurui.
Mudah-mudahan saran-saran diatas
> bermanfaat. Saya & team PT
>
Rekayasa industri sangat "welcome" & membuka
> diri untuk
menyediakan waktu
> konsultasi dengan rekan2 di ITB dan para peneliti
> lainnya. Insya Allah, dengan
> jaringan teman2 di dalam dan luar
negeri, kami bisa
> lebih membantu dan
> mengarahkan penelitian2 di
ITB supaya lebih efektif
> & tepat
> guna.
>
> Salam
> Triharyo
Soesilo (Hengki)
> PT Rekayasa Industri
> Phone : 062-21-7988700 ext
1100,
> Mobile : +62811141046
> Fax office : +622179180912, Fax home
: +62213926028
>
>
> Berikut beberapa
> berita-berita tentang
penerapan penelitian proyek
> Biodiesel oleh ITB yang baru ditanda-
tangani oleh
> Rektor ITB & Dirut
> Pertamina :
>
http://www.
republika.co.id/Online_detail.asp?id=209985&kat_id=23
>
http://www.
kompas.com/kompas-cetak/0508/19/ekonomi/1984081.htm
> http://www.
mediaindo.co.id/berita.asp?id=72898
> www.bppt.go.id/berita/news2.php?
id=714
> http://sg.biz.yahoo.com/050818/16/3uc24.html
>
>
>
>
>
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired
of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.
yahoo.com
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor
--------------------~-->
Fund a student project in NYC/NC today!
http:
//us.click.yahoo.com/SqgxvB/4zNLAA/HwKMAA/wf.olB/TM
--------------------------------------------------------------------~-
>
***
Ajak alumnus ITB lainnya untuk bergabung,
tolong isi Send
Referral di http://groups.yahoo.com/group/IA-ITB
atau minta mereka
kirim email kosong ke IA-ITB-subscribe-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
Members:
2,753 Last Updated: Aug 1, 2005
------------------------------------------------------------
***** IA-ITB *****
- Merajut komunitas
alumni ITB -
Persahabatan, Iptek, Desain, Seni, Bisnis &
Kesejahteraan
http://www.yahoogroups.com/group/IA-ITB
Managed by: IA-ITB, ITB & 99Venus Int'l (www.99Venus.net)
------------------------------------------------------------
Tips:
Setting cara terima (message delivery) jika merasa kebanjiran email
1.
Email kosong ke IA-ITB-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx untuk
terima kumpulan
(digest) email.
2. Email kosong ke IA-ITB-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx untuk
terima normal (Individual emails).
Yahoo! Groups Links
<*> To
visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.
com/group/IA-ITB/
<*> To unsubscribe from this group, send an email
to:
IA-ITB-unsubscribe-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo!
Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
------
Milis Internal alumni ITB Bandung, angkatan 1977
POSTING DG SIZE LEBIH DARI 250 KB HARAP CC-KAN KE
itb77-moderators-DzvTHOYnpihaCN38hz+VB57PR6L3/7vP@xxxxxxxxxxxxxxxx
Yayasan Bhakti Ganesha (Yayasan ITB-77)
Bank Niaga Cabang Jakarta Tebet
Rekg No.025.01.23831.00.8
BCA KCP - Tebet
Rekg No.092.3000850
BNI Cabang Tebet
Rekg No.1175 9942
Webnews & Online archive:
http://itb77-news.bhaktiganesha.or.id
|