Uang muka motor Honda di WOM Finance Rp. 500.000,-
Cicilan Rp. 480.000,- per bulan, untuk 5 tahun.
Surat menyurat seperti STNK udah diurus WOM Finance.
Setoran Ojek 20.000,- per hari. Atau 600.000,- per
bulan. Atau net income : 120.000,- per bulan.
Nah, bisa jadi pasive income kelas teri, kan ?
salam,
--- delima kiswanti <d5kiswanti-5yyXoIbLzqqsTnJN9+BGXg@xxxxxxxxxxxxxxxx> wrote:
> gaul sama kelompok ini sejak bertahun-tahun yang
> lalu, mungkin ada baiknya saya share:
>
> tukang parkir itu harus beli lokasi garapan dengan
> harga jutaan. itupun tidak ada jaminan lahan akan
> tetap bisa dikuasai karena bisa saja pemerintah kota
> tiba-tiba mengundang secure parking untuk mengambil
> alih pengelolaannya
>
> selain iuran dan retribusi resmi maupun tidak yang
> dipungut oleh pemerintah kota maupun gali setempat,
> tukang parkir jalanan masih harus membayar uang
> keamanan, uang kebersihan dan uang ke---- lainnya
> yang jumlahnya sehari bisa lebih dari 15 000 rupiah
> atau sekitar setengah juta per bulan.
>
> jenis kerjaan lain yang kelihatan sederhana tapi
> setahu saya harus "dibeli" dengan harga mahal adalah
> ngojek dan kuli angkut barang. kalau warung tenda
> kaki lima semua tau kan kalau harganya bisa sepuluh
> juta ke atas.
>
> salam,
> kis
>
>
> ----- Original Message -----
> From: Amrie Noor
> To: itb77-DzvTHOYnpihaCN38hz+VB57PR6L3/7vP@xxxxxxxxxxxxxxxx
> Sent: Tuesday, February 22, 2005 9:13 AM
> Subject: [itb77] Re: peluang kerja...
>
>
> anna,
> tolong coba dulu ke 4 profesi ini. dan share hasil
> surveynya sama kita2.......
>
> amrie :-))
> ----- Original Message -----
> From: anna prila
> To: itb77-DzvTHOYnpihaCN38hz+VB57PR6L3/7vP@xxxxxxxxxxxxxxxx
> Sent: Monday, February 21, 2005 8:45 PM
> Subject: [itb77] peluang kerja...
>
>
>
> (FW): Anda berminat dengan peluang bisnis yang
> luar biasa ini ?
>
> TUKANG PARKIR
> >Modal : Nol, yang penting berani malu dan tahu
> lokasi starategis.
> Penghasilan, Jika diasumsi bahwa :
> 1.. Parkir mobil : Rp 1,000 / mobil / jam
> 2.. Parkir motor : Rp 500 / motor/ jam.
>
> Maka jika diasumsikan Anda bekerja 8 jam sehari
> di mana tempat parkir Anda dapat memuat 20 mobil
> atau 40 motor, maka Anda akan memperoleh : 8 jam x
> 20 mobil x Rp 1,000 = Rp 160,000 / hari. Jika Anda
> bekerja 26 hari perbulan, maka penghasilan Anda
> menjadi Rp
> 160.000 x 26 hari = Rp 4,160.000 / bulan (bebas
> pajak).
> Keuntungan yang diperoleh :
> 1.. Bebas pajak
> 2.. Jam kerja tidak mengikat
> 3.. Masih bisa mengerjakan pekrjaan sambilan
> (jualan rokok di warung)
> 4.. Tingkat stress rendah
> 5.. Tidak beresiko. Kalau pun ada (klaim,
> tuntutan karena kendaraaan
> yang diparkir hilang / rusak), tinggal
> lari saja.
>
> PENGAMEN
> Modal : gitar, kencrengan, atau nol sama
> sekali. Yang penting berani malu.
> Penghasilan :
> Tergantung tempat dan sasaran. Jika sasaran yang
> dituju adalah mobil angkot mungkin bisa lebih besar.
> Jika diansumsikan tempat yang dituju adalah lampu
> merah dengan durasi 2 menit, dan pendapatan Rp
> 300,-/angkot, dan bekerja 8 jam, maka : 8 jam x (60
> /2 menit) x Rp 300 = Rp 72.000 / hari. Jika bekerja
> 26 hari perbulan, maka pemasukan minimum yang
> diperoleh adalah : Rp 72.000 x 26 hari = Rp
> 1.872.000,-/bulan.
> Keuntungan yang diperoleh :
> 1.. Bebas pajak
> 2.. Waktu kerja tidak mengikat
> 3.. Tidak butuh keahlian. Cuap-cuap tanpa suara
> pun pasti dapat. 4.. Stress nyaris tidak ada.
> Justru bisa menghibur diri.
> 5.. Tidak beresiko, asal hati-hati kalo
> menyeberang atau mengamen di tengah jalan ramai.
> 6.. Jika gesit (misalnya dalam satu durasi lampu
> lalu lintas dapat menyambangi 2-3 angkot),
> penghasilan bisa meningkat 2-3 kali lipat.
>
> TUKANG BERSIH-BERSIH KACA MOBIL
> Modal : kain rombeng, pembersih bulu ayam, busa
> dan sabun detergen
> Penghasilan :
> Nyaris sama dengan pengamen, malah dapat 3-4
> kali lipat, karena dlm 1durasi lampu lalu lintas,
> dapat menyambangi 5-10 mobil sekaligus, tergantung
> kegesitan kerja.
> Keuntungan yang diperoleh :
> 1.. Bebas pajak
> 2.. Waktu kerja tidak mengikat.
> 3.. Tidak butuh keahlian. Yang penting kerja
> cepat saja.
> 4.. Hasil kerja bukan tujuan akhir.
> 5.. Tingkat stress tidak ada.
>
> PENGEMIS
> Modal : baju kusut, dekil, dan tidak mandi
> seminggu. Dan yang terutama berani malu!
> Penghasilan :
> Tergantung kemampuan menarik hati orang. Semakin
> memelas, maka penghasilan semakin besar. Pada tahun
> 1997, seorang mahasiswa di sebuah perguruan tinggi
> swasta Jakarta pernah mengadakan penelitian dan
> menemukan bahwa seorang pengemis di Jakarta
> rata-rata mampu mengumpulkan Rp 500.000 perhari,
> atau Rp 15 juta perbulan. Bahkan baru-baru ini ada
> seorang ibu asal Garut yang mengakui di sebuah media
> Bandung, bahwa dengan menjadi pengemis selama 1
> bulan saja, dia telah mampu pulang kampung dengan
> membawa Baleno keluaran terbaru yang bernilai 200-an
> juta rupiah, plus oleh-oleh untuk keluarga di
> kampungnya. Sebuah hasil yang luar biasa. So jangan
> heran bahwa pekerjaan menjadi primadona banyak orang
> yang datang ke kota-kota besar.
> Keuntungan yang diperoleh :
> 1.. Bebas pajak
> 2.. Waktu kerja tidak mengikat
> 3.. Hanya butuh keahlian menarik hati orang.
> 4.. Tingkat stress tidak ada
> 5.. Dapat prioritas pertama dari Pemerintah kalo
> ada program bantuan bagi kaum dhuafa.
>
> So, tertarik.?
>
>
>
>
>
>
>
----------------------------------------------------------------------------
> Yahoo! Messenger - Communicate
> instantly..."Ping" your friends today! Download
> Messenger Now
>
__________________________________
Do you Yahoo!?
Plan great trips with Yahoo! Travel: Now over 17,000 guides!
http://travel.yahoo.com/p-travelguide
--
Milis Internal alumni ITB Bandung, angkatan 1977
Yayasan ITB 77
Yayasan Bhakti Ganesha
Bank Niaga Cabang Jakarta Tebet
Rekg No.025.01.23831.00.8
BCA KCP - Tebet
Rekg No.092.3000850
BNI Cabang Tebet
Rekg No.1175 9942
Webnews & Online archive:
http://itb77-news.bhaktiganesha.or.id
|