logo       

Semoga menjadi haji mabrur!: msg#00167

Subject: Semoga menjadi haji mabrur!
Rekan Alfian Aman,

Ass WW,

Selamat atas selesainya anda menunaikan ibadah haji dan telah kembali ke tanah 
air dengan selamat, semoga menjadi haji yang mabrur, yang akan mengimbaskan 
kebaikan dan keteladanan kelingkungan sekeliling anda. Ngomong-ngomong, adakah 
pengalaman spiritual yang bisa dibagi ketemen-temen yang lain? Yang pasti nggak 
ketinggalan, anda memanjatkan do'a di Multazam (tempat didekat Ka'bah, antara 
Hajar Aswaddan pintu Ka'bah), yang konon merupakan tempat paling mustajab 
dimuka bumi ini. 

Adakah rahasia yang bisa dijelaskan secara ilmiah, kenapa berdo'a di Multazam 
ini demikian mustajab?

Penjelasan ikhwan Agus Mustofa (Ahli Teknik Nuklir lulusan UGM yang sedang 
mendalami tasawwuf modern) di bawah ini, mungkin bisa membantu memberikan 
pemahaman ilmiah kepada kita. 
Ada beberapa faktor yang menyebabkan Multazam menjadi tempat yang mustajab:

Faktor pertama adalah faktor "Nabi Ibrahim AS":
Nabi Ibrahim AS adalah salah satu Rasul kesayangan Allah SWT yang pasti 
memiliki "aura/energi positip" yang luar biasa dahsyat karena kepasrahan, 
keikhlasan dan kesalehannya yang sangat tinggi, yang kemudian mengimbas 
(meresonansi) ke seluruh karya besarnya, termasuk Ka'bah (yang dibangunnya 
bersama putranya Nabi Ismail AS), sebagaimana diceritakan sendiri oleh Allah 
SWT dalam QS. Al Baqarah: 127, QS. Shaad: 45, dan QS. At Taubah: 114. Energi 
positip yang dipancarkan oleh Nabi Ibrahim sepanjang interaksinya tersimpan di 
sistem bangunan Ka'bah. 

Faktor kedua adalah faktor "Hajar Aswad": 
Hajar Aswad adalah batu hitam dipojok Ka'bah (yang konon jatuh dari langit, ada 
juga yang mengatakan berasal dari surga), yang secara ilmiah diduga merupakan 
sisa batu meteor yang berkadar logam sangat tinggi. Hajar Aswad ini menjadi 
bagian tak terpisahkan dari sistem energi Ka'bah, maka batu yang memiliki 
konduktifitas elektromagnetik sangat tinggi itu menjadi sangat besar peranannya 
sebagai 'pintu' masuk dan keluarnya energi Ka'bah. Energi Ka'bah mengalir deras 
dari Hajar Aswad ini "menyinari/meresonansi" orang-orang yang berada di 
dekatnya.

Faktor ketiga adalah faktor "orang bertawaf":
Salah satu penyebab besarnya energi/gelombang elektromaknetik Ka'bah adalah 
karena orang bertawaf. Jutaan orang (yang didalam tubuhnya mengandung kumpulan 
muatan listrik yang besar dari milyaran bio-elektron) yang bertawaf 
mengelilingi Ka'bah berlawanan arah jarum jam, menghasilkan energi yang sangat 
besar. Kita ingat "kaidah tangan kanan" dalam ilmu fisika "Jika sebatang 
konduktor dikelilingi oleh listrik yang bergerak berlawanan arah jarum jam, 
maka di konduktor ini akan muncul medan gelombang elektromagnetik yang mengarah 
keatas". Nah Hajar Aswad ini berfungsi sebagai 'super konduktor' sehingga di 
"Sistem Ka'bah berikut Hajar Aswad ini" terjadi medan gelombang elektromagnetik 
yang mengarah keatas.

Faktor keempat adalah faktor "orang yang shalat menghadap Ka'bah di seluruh 
dunia":
Miliaran orang yang shalat di seluruh dunia memancarkan energi positip ke arah 
Ka'bah. Setiap saat selama ribuan tahun dan tak pernah putus sampai dengan saat 
ini, miliaran orang dari seluruh dunia shalat menghadap Ka'bah, di manapun dia 
dan shalat apapun dia. Hal ini menyebabkan timbulnya tegangan energial yang tak 
pernah putus antara miliaran orang shalat dengan Ka'bah sebagai medan 
elektromagnetik. Hal ini disinggung oleh Allah SWT dalam QS. Al Maidah: 97: 
"Allah telah menjadikan Ka'bah, rumah suci itu, sebagai pusat bagi manusia".    
  

Nah gelombang energi/power yang luar biasa dahsyat inilah yang membantu 
kekuatan do'a orang-orang yang bemunajat di Multazam. Hal ini bisa dianalogikan 
secara sederhana, ibarat seorang penyiar radio atau orang yang berbicara 
didepan mikrofon, dia menumpangkan suaranya yang kecil pada gelombang 
elektromagnetik yang dihasilkan oleh peralatan pemancar atau power loudspeaker 
nya sehingga bisa menjangkau puluhan kilometer dari sumber suaranya.

Semoga sedikit info ini bermanfaat bagi kita semua. Amin ya Robbal alamin.

Wassalam WW,
Nur Hasan Achmad         




--  
Milis Internal alumni ITB Bandung, angkatan 1977 
Yayasan ITB 77
Yayasan Bhakti Ganesha 
Bank Niaga Cabang Jakarta Tebet  
Rekg No.025.01.23831.00.8 

BCA KCP - Tebet
Rekg No.092.3000850

BNI Cabang Tebet
Rekg No.1175 9942 

Webnews & Online archive:
http://itb77-news.bhaktiganesha.or.id




<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>