sedikit intermezzo di hari minggu .........
-------------------------------
Delapan bulan telah lewat sejak terjadinya musibah
kecelakaan terjun tandem
di Lido , pagi ini sukris janjian dengan Letkol Pnb
Djohan Pahlawan,
Dankorsis Sekkau utk check kesiapan pesawat Cessna
Aves sebelum kami akan
berlatih terjun kembali minggu depan.
Meskipun masih pagi perjalanan sudah tersendat saat
mulai memasuki daerah
Rancamaya , Jalan raya Bogor Sukabumi dari arah
selatan ke utara mulai
hancur lagi akibat musim hujan dan banyaknya truk
pasir yang selalu
overweight dari arah cimangkok Sukabumi ke Jakarta
membuat lalu lintas
macet.
Saat tiba di Lido seperti biasa Mas Djohan telah
datang duluan , maklum
penerbang TNI_AU biasa tepat waktu. Mas Djohan
adalah penerbang lulusan
AAU tahun 1986 , sempat punya rating HS Hawk MK-53,
dinas di Skadron 4 Casa
212, hampir dua ribu jam terbang di pesawat Pilatus
Porter/satud tani dan
menjadi Intruktur Sekbang TNI AU di Yogyakarta selama
2 tahun sebelum
bertugas di Sekkau, Halim Perdanakusuma., di sekolah
para kapten untuk naik
jenjang ke pangkat mayor (seperti di Suslapa di TNI
AD). Kami mulai mengenal
Mas Djohan sejak 1995 saat dia naik pangkat dari letda
menjadi lettu.
Demikian halusnya Mas Djohan dalam membawa pesawat
terbang, tiap kali kami
onboard cessna / pilatus untuk terjun jika mas Djohan
yang terbang pasti
kami merasa nyaman dan kadang-kadang terlelap.
Pesawat Cessna 185-F Carryall dengan engine
Continental IO-520 berkekuatan
300 hp, paling powerful di kelasnya. Dapat membawa 5
peterjun ke ketinggian
11 ribu kaki dalam 14 menit. Pagi ini test pesawat
berjalan dengan baik,
sempat diterbangkan selama 20 menit dan kami lihat Mas
Djohan confident
dengan si Jalu karena mulai berani menyelam di antara
jurang Ciletuh sebelah
selatan Lido Hotel.
Mas Djohan sudah duluan pulang dan Sukris sudah
terlanjur keluar dari
kawasan airstrip saat Pak Adnan Mokodompit (Ketua Lido
Aero Club, peterjun
dan penerbang PPL) melalui handphone ngajakin balik
ke club house untuk
ngobrol-ngobrol setelah sekian lama tidak jumpa, it is
so nice to be back
...duduk-duduk di atas dua buah pipa PVC sisa irigasi
proyek lapangan golf
Lido di "packing area" sambil melihat para aktivis
aerosport terbang dengan
Trike .( gantolle bermesin) dengan latar belakang
Gunung Salak yang
terlihat indah pagi ini.
"Wah cuaca begini enak terbang nih !, kita cari Enday
" kata Pak Adnan, kang
Enday sewaktu proyek Lido masih berjalan di tahun
1995-1998 adalah mekanik
alat berat kemudian menjadi mekanik pesawat
microlight dan juga pesawat
cessna, tangannya sangat dingin dalam merawat pesawat.
Akhirnya Kang Enday
juga qualified membawa pesawat ultralight dan
kadang-kadang "ngojek" ,
istilah kami saat harus membawa pengunjung Lido untuk
memperkenalkan
terbang.
Kami minta kang Enday menyiapkan Renegade yang baru
satu setengah bulan
selesai di rakit dan baru terbang sekitar 15 jam ,
sebuah pesawat bi-plane
ala Red Baron jaman perang dunia pertama. Dengan
engine Rotax 912 , 4
strokes, 100 hp Renegade dapat melaju ke 100 mph
dengan mudahnya dan karena
konfigurasi biplane maka daya angkatnya sangat
tinggi, hanya diperlukan 100
feet (+/- 35 meter) untuk take off roll.
Pesawat ini dirakit dengan membaca blue print dan raw
materialnya masih
dalam ukuran standard pabrik, seperti pipa alloy
harus kita potong-potong
sendiri sesuai blue print. Yang utuh datang dari
negeri asalnya hanyalah
engine Rotax 912-nya. Sebagai persyaratan sebuah
pesawat disebut
experimental maka lebih dari 50 % dari bagian pesawat
harus di buat/dirakit
sendiri. Perakitan dipimpin Pak Adnan dibantu oleh
kang Enday dan 2 orang
kampung Lido yang telah lama membantu di aeroklub dan
mempunyai
"craftmanship" yang baik
Selama ini Pak Adnan yang menerbangkannya, cukup
menggemaskan pesawat ini
karena tail wheel dan sedikit extreem , saat parkir/
taxi/take off roll
pilot tidak akan dapat melihat landasan di depan
melainkan dengan sedikit
melirik sisi kiri dan kanan landasan sebagai patokan.
Mirip sekali dengan
pesawat P-51 Mustang. Sukris terakhir menerbangkan
tail dragger sudah lama
sekali yaitu ditahun 1998 saat masih suka terbang di
IPTN Aero Club dengan
pesawat Super Decathlon namun "mendongak"nya tidak
se-extreem si Renegade
ini.
wuuiih cantik banget melihat si Renegade ini taxi ke
run way 17 dan kemudian
rolling..........busyet dah ......kira-kira 30-50
meter pesawat ini sudah
airborne......terlihat lincah sekali manuver yang
dibuat..........menurut
manualnya frame-nya siap utk dipakai full aerobatic
namun engine harus
disesuaikan terutama mengenai sistem carburatornya.
Sekitar 20 menit Renegade diterbangkan Pak Adnan
sebelum landing dan parkir
di appron ............sukris gatel banget pingin
duduk di cockpit si
"cantik" ini.....Renegade dikemudikan dari cockpit
belakang sementara jika
ada penumpang maka penumpang harus duduk di depan
(kebayang para
gunner/bomber di perang dunia pertama)
................."Coba aja taxi-taxi
dulu.........kalau udah lancar taxi baru terbang....."
kata Pak
Adnan........."Anjiiir........" adrenalin mulai
terpompa, duduk di cockpit
belakang untuk cockpit drill dengan dibantu kang
Enday......mirip sekali
setting kemudi dan throttle dengan Super Decathlon ,
sama tanpa ada flap
karena konfigurasi aerobatic.....tanpa sadar otomatis
sukris pasang safety
belt "aerobatic" ....eh mau belajar taxi kok semua
safety belt terpasang
?............. setelah start engine dan run-up untuk
check magneto/pengapian
, sukris coba maju sedikit dan ngerem...sedikit lain
cara ngerem , pesawat
lain biasa me-rem dengan ujung kaki, sementara pesawat
ini di-rem dengan
ujung tumit.
Hampir lupa untuk membelokkan pesawat tail dragger
saat taxi, sukris asal
injek rudder pedal .......lho kok nggak mau belok ?
eh.........iya mesti
injek rem....mau belok kiri maka kita gas sedikit
dengan injek rem
kiri.......belok dia ke kiri ...........
"Lido VCP, papa kilo sierra zero niner eight" sukris
panggil
VCP........"zero niner eight lido vcp go ahead
!".............." zero niner
eight request clearance for taxi and hopping practice
at active run way one
seven ".............."zero niner eight clear taxi to
enter active run way
one seven " .........edan bener suasananya
......sukris harus mencong kiri
dan mencong kanan untuk menuju sasaran dan dibantu
bangunan-bangunan di
sekeliling run way sebagai patokan.
pesawat lurus di run way....maju sedikit untuk check
sensitifitas
kemudi.........."Zero niner eight clear for taxi
practice" kata
VCP..............dalam hati...."ini engine mulus bener
dan sangat powerful,
tanggung banget taxi ......" sukris coba check sistem
kemudi sekali lagi,
aileron, rudder , elevator.....all set........"zero
niner eight is ready for
the option....." jawab sukris....artinya bisa hanya
taxi, hoping atau
langsung take off..........
Cockpit instrument scanning sekali lagi....all
green...........tangan kiri
mulai push throtlle terus ke 6000
rpm..............eit...boleh juga kuda
ini....sedikit binal.........agak serong ke
kiri......oops P factor, balas
sedikit dengan rudder kanan......berapa detik pesawat
sudah lompat dari
tanah...........dezikkkkkk.....airborne
!!!!!!..........sukris coba apply
stick kanan sedikit patah dan push back ke 2-3 G ,
pesawat belok ke kanan
dengan cepat ........ ...persis super
decathlon........sangat responsif dan
tidak ada kecenderungan slip ke bawah karena
tenaganya extra
kuat............tiga kali sukris buat circuit pattern
dengan mencoba
efektifitas/sensitifitas kemudi dengan beberapa
setting power.........edaan
ini yang nemuin design.......bener-bener lincah dengan
radius putar yang
sangat kecil........................
"Ambil approach di enam puluh !" kata pak Adnan
melalui airband mengingatkan
agar sukris setting approach speed pada 60 mph
kira-kira di 3000 rpm saat
descend..."Wilco boss"........sukris ambil
ancang-ancang dari sebelah utara
hotel Lido mengarah ke run way
17.....................sangat stabil si
Renegade approaching.................hampir undershoot
sukris tambah power
sedikit agar pada ketinggian aman di ujung
runway....................pandangan ke horizon,
pelan-pelan mulai ketutup
cowl.......easy...easy.....push
back.....pushback.........close
throttle..............ding...........Renegade mulus
mendarat...............................YES
!!!!!............Kang Enday dan
temen-temen melonjak-lonjak kegirangan ....... .,
setelah parkir saat turun
dari cockpit sumpah kerongkongan terasa sangat
haus..........buru-buru
sukris menuju kantin Ibu Tris untuk minta Teh
Botol...........
=================================================
Murphy Renegade
Wing Span .................. 21.30 ft. Range
............................
300 sm
Wing Area ................... 153.8 sq. ft. Takeoff
Dist .
................. 100 ft.
Length ......................... 18.50 ft. Landing
Dist . ................
250 ft.
Max Gross Wt . ............ 950 Ibs. VNE
............................. 105
mph
Empty Wt . .................... 500 Ibs. Cruise
................................ 85 mph
Capacity ............. 14 gal. Stall ............ 38
mph
Seats ........................... 2 Climb Rate @msl
........ 900 fpm
Service Ceiling ............ 10,000 ft.
Engine 53-80 Construction Aluminum tube/fabric
Plans $275.00 Est. Bldg. Time 550 hrs.
MURPHY AIRCRAFT MFG. LTD.
Unit 1-8155 Aitken Rd. -
Chilliwack BC V2R 41-15 CANADA
--- "Aristo Y. Suratman" <oku-Hlp6NBfSoRe8rHFcjEY/OA@xxxxxxxxxxxxxxxx> wrote:
> Kat,
> Kenapa gak CN-235 saja, dari pada pesawat tua .
> Siapa yang mau naik. Gue aja kalau tugas gak mau
> naik pesawat selain garuda. Gue pergi tiap 10 hari,
> bahaya kalau pakai pesawat tua. Nanti service nya
> juga gampang. Kalau buatan luar pikir juga kayak
> gituannya. Kalau harus keluar negeri ntar biayanya.
> Kenapa gak jalur kereta api aja diperbaiki. Thanks.
> Aristo.
> ----- Original Message -----
> From: Shaukat ally
> To: itb77-DzvTHOYnpihaCN38hz+VB57PR6L3/7vP@xxxxxxxxxxxxxxxx
> Cc: IA-ITB-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
> Sent: Thursday, March 04, 2004 6:25 PM
> Subject: [itb77] bantuan info pembelian 2 pesawat
> ATR turboprop
>
>
> rekans,
>
> airport di jember under construction. bupati
> ingin membangun jember air, commercial flight untuk
> cargo ke sby dan passanger untuk jarak pendek
> (jbr-sby, jbr-denpasr, jbr -waingapu). beliau perlu
> pesawat ATR-56 seat turboprop
>
>
>
> ada yang bisa bantu ??? hub saya 081586033885
> atau fleksi 70919222
>
>
>
> shaukat
>
>
>
>
------------------------------------------------------------------------------
> Do you Yahoo!?
> Yahoo! Search - Find what you're looking for
> faster.
>
__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Search - Find what you?re looking for faster
http://search.yahoo.com
--
Milis Internal alumni ITB Bandung, angkatan 1977
Yayasan ITB 77-Yayasan Bhakti Ganesha
Bank Niaga Cabang Jakarta Tebet
Rekg No.025.01.23831.00.8
Webnews & Online archive:
http://itb77-news.bhaktiganesha.or.id
|