|
Re: tanya ethernet&routing: msg#00009org.user-groups.linux.balinux
On Friday 10 March 2006 06:56 pm, masta la vista wrote: > malem kakak semua.... > > mmm gini ceritanya, kebetulan aku juga ikutan ngoprek nih sekalian > belajar... he he he.... tapi kalo routingnya diilangin malah gak bisa ping > mas commentnya network is unreachable gitu. makasih masukannya kalo > ip_forward harus diaktipin, emang sering kelupaan kalo yang satu itu he he > he.... gimana donk... masa routing gateway ke netwrok harus dihapus... > soalnya koneksinya itu cross... peer to peer gitu, jadi ceritanya simulasi > gitu mas... buat percobaan CBQ gitu, makasih semoga memperjelas (moga > moga) > hmmm ... kalo cuman 1 network, ga perlu routing, routing (berdasarkan konsep OSI (Open Standart Interconnect) berada di layer 3 atau network layer. tujuan dari network layer adalah routing dan addressing. Kalo menurut saya, jika beberapa host (komputer tersebut) berada dalam 1 network, routing bisa ditiadakan. Kalo pun ada juga ga masalah, Routing baru terasda manfaatnya kalo kita mo ngebangun suatu jaringan komputer dengan banyak network. Mungkin kalo bisa, dicoba aja cara sebagai berikut: (berdasarkan skenarionya kan tadi bilangnya ada 3 komputer) Kompter A : Eth0 networknya :10.10.1.0 netmask : 255.255.255.0 broadcast : 10.10.1.255 IP address : 10.10.1.2 Komputer B Eth0 networknya :10.10.1.0 netmask : 255.255.255.0 broadcast : 10.10.1.255 IP address : 10.10.1.1 Eth1 networknya :10.10.2.0 netmask : 255.255.255.0 broadcast : 10.10.2.255 IP address : 10.10.2.1 Komputer C Eth0 networknya :10.10.2.0 netmask : 255.255.255.0 broadcast : 10.10.2.255 IP address : 10.10.2.2 Nah , untuk komputer A dan C gateway di set ke : Komputer A : 10.10.1.1 (soalnya gatewanya ada di 10.10.1.1 / komputer B eth0) Komputer C : 10.10.2.1 (Soalnya gatewaynya ada di 10.10.2.1 / komputer B eth1) nah, defaultnya, tanpa menambah tabel routing pun , sebenarnya di Komputer B sudah ada 4 tabel routing, 1. untuk network 10.10.1.0 2. untuk network 10.10.2.0 3. untuk network 169.254.0.0 (ini digunakan untuk zeroconf network) 4. untuk network 127.0.0.0 (ini untuk loopback) nah kita bisa menambahkan 1 routing, yang digunakan sebagai default routing. adapun guna default routing digunaknan jika router kita ini merupakan "anak" dari router di atasnya, ato kalo emang cuman 2 router, teentukan aja salah satu yang mana yang mau dijadikan default route. nah, supaya linux bisa berfungsi sebagai router, kernel harus memanggil modul ip_forward (karena emang di sinilah inti dari fungsi router). dengan memanfaatkan ip_forward, maka setiap paket yang lewat dari network A atau B, dapat diteruskan oleh router tersebut. CMIIW -- Rito, ST IT-Engineer PT.Sapua Konsultindo ============================== |
|
| <Prev in Thread] | Current Thread | [Next in Thread> |
|---|---|---|
| Previous by Date: | Re: tanya ethernet&routing: 00009, masta la vista |
|---|---|
| Next by Date: | Re: tanya ethernet&routing: 00009, masta la vista |
| Previous by Thread: | Re: tanya ethernet&routingi: 00009, masta la vista |
| Next by Thread: | Re: tanya ethernet&routing: 00009, masta la vista |
| Indexes: | [Date] [Thread] [Top] [All Lists] |
| News | FAQ | advertise |