logo       

Re: Fwd: Re: [rakornas-menwa-2005] Fw: Re: Masukan buat : msg#00111

org.region.indonesia.mahawarman

Subject: Re: Fwd: Re: [rakornas-menwa-2005] Fw: Re: Masukan buat RakorNas Menwa

> On Sat, Sun, May 22, 2005 4:58 am Pak Priyo Pribadi menulis:
> >
> Bangsa Indonesia punya tantangan besar didepan mata .
> KELANGKAAN SUMBER DAYA MANUSIA .
> Melalui berbagai "wasiat" pengalaman serta pelatihan kemampuan
> individual
> dalam latihan2 MENWA maka boleh dikatakan bahwa Resimen Mahasiswa
adalah
> salah satu "pabrik SDM" yang diharapkan oleh para pendiri republik
ini.
> Pabrik tersebut harus mengikuti standard baku (ISO, SNI, Juklak
LATSARMIL) agar secara massal, simultan dan terus menerus menghasilkan
produk SDM standard yang mudah dikenali oleh konsumen nya .
> Dengan mengacu pada pemikiran Kangmas Djoni , Hermansyah , Bima
> Hermastho,
> Bung Sharif Dayan dan banyak Rekans CORPS senior yang concern dengan
masalah ini , maka Produk SDM tersebut dapat di 'imbuhi' dengan
pelengkap optional sesuai dengan kebutuhannya . Ibarat mobil standard ,
dia bisa ditambahi 4WD, PS , PW, VR, AC, R/T/CD/TV/SatCom dan bahkan kalau
> perlu JK, AT/Triptonic, snorkel,ban radial pacul, winch, tempat bagasi,
lampu kabut , tanduk aluminium bahkan parfum dan dipoles cantik .
Masyarakat akan memilih sesuai kebutuhannya dan sesuai pula dengan
kekuatan kantong nya .
> Bangsa Indonesia memerlukan yang komplit, serba bisa, tangguh, powerfull
tetapi irit bahan bakar dan bersih lingkungan .
>


Pak Priyo, Wah lengkap amat kriterianya. Kalau boleh saya tambahkan satu
kata (dan satu perbuatan) saja yaitu "kejujuran", karena pada dasarnya
kita ini adalah pemimpin yang lagi mencari pemimpin kan?.

Maaf saya kutipkan: "Setiap orang dari kamu adalah pemimpin, dan kamu
bertanggung jawab terhadap kepemimpinan itu" (Al-Hadis, H.R. Tirmidzi, Abu
Dawud, Sahih Bukhari, dan Muslim).

Isi kutipan hadis tsb sebenarnya bukanlah abstrak, karena dalam kehidupan
sehari-hari kita semua adalah pemimpin. Minimal adalah sebagai pemimpin
atau kepala rumah tangga. Selebihnya, kita masing-masing dapat berperan
sebagai pemimpin dalam berbagai bidang kehidupan atau profesi. Sebut saja
sebagai ketua RT, ketua RW, ketua organisasi kemasyarakatan, ketua
organisasi profesi, kepala desa, pejabat di lingkungan BUMN/BUMD atau
perusahaan swasta, pejabat di lingkungan pemerintahan, Komandan Batalyon
Resimen Mahasiwa, Kasmen, dsb.

Biasanya untuk menjadi seorang kepala rumah tangga kita harus memenuhi
berbagai persyaratan. Demikian pula ketika kita harus menduduki berbagai
jabatan dan dengan jabatan itu kita disebut sebagai pemimpin. Persyaratan
itu tentu bermacam-macam, tetapi setidaknya (minimum) ada tiga kriteria
yang sering disebut yakni dewasa, cakap, dan bijak. Dengan demikian kadar
kepemimpinan kita masing-masing setidaknya telah lolos dari tiga kriteria
itu, sehingga kita pun pada dasarnya sudah dapat disebut sebagai
orang-orang atau pemimpin-pemimpin yang dewasa, cakap dan bijak.

Hal di atas sangat relevan dengan buku "Pemimpin Dalam Diri Anda" (The
Leader in You) yang disusun oleh Stuart R. Levine dan Michael A. Crom,
keduanya adalah pimpinan Dale Carnegie & Associates, Inc. Dalam buku
tersebut antara lain ditulis: "Banyak orang masih mempunyai pemahaman yang
sempit tentang apa sebenarnya kepemimpinan itu. Anda berbicara ?pemimpin?
dan mereka berpikir jenderal, presiden, perdana menteri, atau ketua suatu
badan. Jelas bahwa orang-orang dalam kedudukan yang diagungkan itu
diharapkan mampu memimpin, suatu syarat yang mereka penuhi dengan tingkat
keberhasilan yang berbeda. Tetapi persoalan sebenarnya adalah bahwa
kepemimpinan tidak bermula dan berakhir pada kedudukan paling tinggi itu.
Sesungguhnya kepemimpinan sangat penting, bahkan lebih penting, harus
terjadi di tempat-tempat di mana sebagian besar kita berada dan bekerja.
Mengorganisasikan sebuah tim kerja kecil, memperkuat staf pendukung
kantor, mempertahankan kebahagiaan di rumah tangga semua itu merupakan
lini depan kepemimpinan. Kepemimpinan memang tidak pernah mudah, tetapi
syukurlah bahwa setiap orang mempunyai potensi menjadi pemimpin setiap
hari."

Dengan kutipan "universal" tersebut mudah-mudahan memperjelas pengertian
bahwa pada dasarnya setiap manusia adalah pemimpin, atau setidaknya
memiliki potensi menjadi pemimpin.

Nah jika kita sepakat demikian, maka sesungguhnya kita memiliki calon
pemimpin diantara kita bangsa Indonesia ini artinya KELANGKAAN SUMBER
DAYA MANUSIA yang dimaksukan pak Priyo pada sasarnya bisa diatasi.
Apalagi, kalau saja kita mau melakukan "seleksi" seperti AFI, Indonesia
Idol, KDI, API dsb bukan tidak mungkin kita memperoleh pemimpin sesuai
(mendekati) yang kita harapkan dengan kriteria yang mungkin lebih banyak
lagi dari yang telah disampaikan pak Priyo. Lagi-lagi saya cuma nitip satu
kata agar tidak terlupakan "kejujuran".

Mengapa dengan "kejujuran"?
Coba simak, survei yang telah dilakukan oleh sebuah lembaga kepemimpinan
internasional yang bernama The Leadership Challenge dengan melakukan
survei karakteristik CEO (Chief Executive Officer) pada tahun 1987, 1995,
dan 2002yang dilakukan di Afrika, Amerika Utara, Amerika Selatan, Asia,
Eropa, dan Australia. Masing-masing responden diminta untuk menilai dan
memilih tujuh karakteristik CEO ideal mereka. Hasil survei tiga tahun
berturut-turut itu ternyata menempatkan sikap
1. jujur (honest) pada peringkat pertama (tahun 1987: 83 persen, tahun
1995: 88 persen, tahun 2002: 88 persen).
2. berpikiran maju (forward looking),
3. kompeten (competent),
4. dapat memberi inspirasi (inspiring),
5. cerdas (intelligent),
6. adil (fair-minded), dan
7. berpandangan luas (broad-minded).
8. mendukung (supportive),
9. terus terang/jujur (straight forward),
10. bisa diandalkan (dependable),
11. bekerja sama (cooperative),
12. tegas (determined),
13. berdaya imajinasi (imaginative),
14. berambisi (ambitious),
15. berani (courageous),
16. perhatian (caring),
17. matang/dewasa dalam berpikir dan bertindak (mature),
18. setia (loyal),
19. penguasaan diri (self-controlled), dan
20. mandiri (independent).

Survei tersebut telah dimuat dalam buku Rahasia Sukses Membangkitkan ESQ
Power, Sebuah Inner Journey Melalui Al-Ihsan karangan Ary Ginanjar
Agustian (Penerbit Arga, 2003).

Maka berdasar survei internasional tersebut, saat ini yang dibutuhkan
adalah seorang leader yang memiliki karakter, yang sekaligus menunjukkan
bahwa karakter itu mampu membuat seseorang meraih sukses, menjadi seorang
powerful leader sebagai pemimpin yang memiliki kekuatan dahsyat. Karakter
tersebut terbukti secara internasional telah mengangkat mereka ke puncak
karier bisnis dan keprofesionalan kerja.

Bahkan dalam buku tersebut diungkapkan pula, pada tanggal 11-12 April 2002
para eksekutif puncak internasional dari berbagai jenis perusahaan datang
berbondong-bondong untuk menghadiri sebuah forum diskusi kepemimpinan yang
diadakan oleh Harvard Business School. Rangkuman hasil diskusi itu diberi
judul Does Spirituality Drive Success? yang artinya, apakah spiritualitas
bisa membawa seseorang pada keberhasilan?

Para pengusaha terkemuka Amerika Serikat termasuk dari lembah silikon
(Silicon Valley) yang hadir dalam diskusi selama dua hari itu, akhirnya
sepakat menyatakan bahwa spiritualisme mampu menghasilkan lima hal yaitu:
- integritas atau kejujuran,
- energi atau semangat,
- inspirasi atau ide dan inisiatif,
- wisdom atau bijak, serta
- keberanian dalam mengambil keputusan.

Mereka setuju bahwa spiritualisme terbukti mampu membawa seseorang menuju
tangga kesuksesan dan berperan besar dalam menciptakan mereka menjadi
seorang powerful leader, dengan karakter seperti tergambar dalam hasil
survei internasional tersebut.

Bagi Indonesia kini dan di masa mendatang, selain sikap jujur tampaknya
juga sikap sederhana yang harus diprioritaskan untuk dimiliki dan
dicontohkan oleh para pemimpin. Nah, tentunya siapa yang mau menjadi
pemimpin yang hanya mengabdi kepada rakyat, bukan mengabdi kepada harta
dan kekuasaan? Jawabnya tidak mudah, tetapi moga-moga dalam raker Menwa
mendatang ditemukan pemikiran ke arah hal-hal tersebut.

salam
Asodik

> WIDYA CASTRENA DHARMA SIDDHA
>
> Salam hangat,
> PriyoPS







--
--[YONSATU - ITB]---------------------------------------------
Arsip : <http://news.mahawarman.net>
News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman




<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise