logo       

Re: Korupsi akibat suka makan babi ?Re: Ilmu Kesehatan: Why the M: msg#00057

org.region.indonesia.mahawarman

Subject: Re: Korupsi akibat suka makan babi ?Re: Ilmu Kesehatan: Why the Muslim can't eat pork

AWW, DH

Jadi gatel juga nih mau ikutan,

Kalo bicara haram, secara matematis yang paling haram jelas adalah makan
babi hasil rampokan, atau korupsi karena dosanya dobel ya materinya juga
cara mendapatkannya.

Tapi ada cara untuk menghindari memberi makan keluarga dari yang haram
(dalam hal ini Korupsi), saya melihat banyak koruptor yang cukup cerdik,
yaitu

1. menafkahi keluarga harus dari rejeki yang halal seperti dari gaji dan
tunjangan2, dll karena kebutuhan ini relatif tidak banyak, sehingga
keluarga terhindar dari memakan barang haram.

2. Menggunakan harta korupsi, rampokan dll tidak dalam bentuk makanan
sehingga keluarga terhindar dari memakan barang haram.
Misalnya beli Jaguar, Kondominium, jalan2 keliling dunia bahkan kawin
lagi.

Jadi tidak ada harta haram yang dimakan. He...he !!!!!!

Gimana Cak Sodik ada comment

WWW
Mahfudz
EK XIV
A8012336


-----Original Message-----
From: asodik-XNbuPGYthTOB+jHODAdFcQ@xxxxxxxxxxxxxxxx
[mailto:asodik-XNbuPGYthTOB+jHODAdFcQ@xxxxxxxxxxxxxxxx]
Sent: Wednesday, May 11, 2005 9:40 AM
To: yonsatu-PA9+dxvo8yQi5wvc6DhUiQ@xxxxxxxxxxxxxxxx
Subject: [yonsatu] Re: Korupsi akibat suka makan babi ?Re: Ilmu
Kesehatan: Why the Muslim can't eat pork

> AWW.
>
> Saya juga ikutan ah,.... dihapus........


Saya sependapat, karena saya tidak mengatakan bahwa pemakan daging babi
akan korupsi. Lha wong banyak koruptor, kesehariannya banyak yang makan
selain daging babi kok.

Karena itu saya sampaikan sebuah ungkapan yang menyatakan "Manusia itu
tergantung dari apa yang dimakan", apalagi jika makanan yang dimakan
diperoleh dengan cara yang haram (maling, merampok, korupsi dsb). Nah
dari
pada kita repot-repot mengkaji dan membuktikan ungkapan tersebut, yah
lebih baik dari diri kita, mulai dari yang kecil dan mulai sekarang
(kata
AA Gym) jangan kita beri makan keluarga kita dari harta yang berasal
dari
merampok, korupsi dsb. Bukan tidak mungkin keturunan kitapun kelak akan
mengikuti tabiat kita, seperti pribahasa "buah jatuh tidak jauh dari
pohonnya = kacang ora ninggalno lanjaran = air cucuran jatuhnya ke
pelimbahan juga".

Jadi lebih baik saya sampaikan "TERIMA KASIH UNTUK ANDA YANG TIDAK
KORUPSI".


salam
Asodik






--
--[YONSATU - ITB]---------------------------------------------
Arsip : <http://news.mahawarman.net>
News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman




<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise