|
Re: Klarifikasi: msg#00049org.region.indonesia.mahawarman
Ngomong-ngomong soal riset, ada satu cerita mengenai suatu riset ilmiah yang menarik mengenai di mana lokasi telinga dari binatang belalang. Seorang peneliti mengambil 2 ekor belalang, kemudian yang satu dipotong kaki belakangnya sedangkan yang satunya lagi dipotong kumisnya. Keduanya diletakan di atas meja, kemudian mejanya digebrak, ternyata yang dipotong kumisnya meloncat jauh mendengar suara keras dari meja yang digebrak, sedangkan yang satunya lagi ternyata tenang-tenang saja diam di meja. Kesimpulannya adalah : telinga belalang terletak di kaki belakangnya (bukan di kumisnya) karena dia tidak bisa mendengar waktu meja di gebrak, sehingga tidak meloncat. Lesson learnt : hati-hati dalam membuat suatu riset atau penelitian "ilmiah" dan cara mengambil kesimpulannya. Wassalam Krishna ----- Original Message ----- From: "EVY ARYANTI" <mahadewi2000bw-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx> To: <yonsatu-PA9+dxvo8yQi5wvc6DhUiQ@xxxxxxxxxxxxxxxx> Sent: Monday, May 09, 2005 3:32 PM Subject: [yonsatu] Klarifikasi Sorry Bim, ...bukannya mau debat yang sia2, just intermezo aza dan sharing knowledge. Apa salahnya melakukan suatu penelitian ? Dengan penelitian kita bisa mengetahui hal-hal yang tadinya tidak diketahui. Saya juga tidak setuju jika penelitian dilakukan untuk menjudge keimanan orang lain. Kalo pembenaran/penguatan terhadap suatu keyakinan yang dianggap positif, why not ? seperti riset pengaruh makanan terhadap manusia, karena toh apa saja yang kita makan memang berpengaruh terhadap tubuh, physically or psychologically. Contoh lain yang mungkin menarik : Riset mengenai Pengaruh Doa'. Riset tersebut dilakukan terhadap tumbuhan. Ada 2 tumbuhan yang sama tetapi mendapat perlakuan/treatment yang berbeda. Tumbuhan pertama, dirawat dengan baik : disiram, diberi pupuk dsb., tetapi tidak pernah di-doa'kan. Tumbuhan kedua, tidak pernah disiram apalagi diberi pupuk, dibiarkan tumbuh sendiri, tetapi tiap hari didoa'kan. Ternyata tumbuhan kedua tumbuh lebih baik/lebih subur dan menghasilkan buah lebih banyak dari tumbuhan pertama. Dari hasil penelitian tsb., disimpulkan doa' pun berpengaruh terhadap tumbuhan. Science digunakan untuk melakukan penguatan/pembenaran terhadap suatu keyakinan. Kok repot2 ? Yah ndak pa2, selama sifatnya pengayaan terhadap science. Manusia memang dibekali sifat ingin tahu yang tinggi atas segala sesuatu, kalo tidak ngapain misalnya Columbus capek2 berlayar hanya untuk membuktikan bumi itu bulat. Asal tidak dipakai untuk menjudge orang lain, yang belum tentu lebih buruk...why not gitu lhoh.. Ndak2 pa2 juga kan kalo milis ini dipakai untuk sharing yang tidak berhubungan dengan Batalyon ? Kadang2 agak jenuh, kalo semua berita seriouuuus semua.... Salam, Evy Bima Hermastho <bima_hermastho-yxHw+vPQXZDZJqsBc5GL+g@xxxxxxxxxxxxxxxx> wrote: WCDS, 'Gus, babi aja kok bikin repot. Belum lagi..Sholat dua bahasa juga rame... Haram fatwanya. Memang bangsa manusia itu aneh. Semua pada mencari pembenaran, berebut surga dengan me-neraka-kan orang lain. Jangan-2 'ntar di surga banyak babi...yang ternyata lebih suci di banding hewan yg bernama manusia (ketika hidup dunia ini). Bima E28 -- --[YONSATU - ITB]--------------------------------------------- Arsip : News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman --------------------------------- Discover Yahoo! Use Yahoo! to plan a weekend, have fun online & more. Check it out! -- --[YONSATU - ITB]--------------------------------------------- Arsip : <http://news.mahawarman.net> News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman -- --[YONSATU - ITB]--------------------------------------------- Arsip : <http://news.mahawarman.net> News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman |
|
| <Prev in Thread] | Current Thread | [Next in Thread> |
|---|---|---|
| Previous by Date: | Re: Klarifikasi: 00049, Bima Hermastho |
|---|---|
| Next by Date: | Re: Tidak ada Apa2 Re: Klarifikasi: 00049, Priyo Pribadi Soemarno |
| Previous by Thread: | Re: Tidak ada Apa2 Re: Klarifikasii: 00049, Priyo Pribadi Soemarno |
| Next by Thread: | Re: Klarifikasi: 00049, Bima Hermastho |
| Indexes: | [Date] [Thread] [Top] [All Lists] |
| News | FAQ | advertise |