|
Agus Widjoyo RE: Mari kita mulai !: msg#00043org.region.indonesia.mahawarman
WCDS! Cak Sharif yg udah gak 'tahan'... Ada artikel menarik yg ditulis Letjen Ret Agus Widjoyo seminggu yg lalu di Kompas. Jendral satu ini cukup memahami konsep Sishankamrata dan juga filosofi CADNAS. Pemikirannya sejalan dg visi Menwa jangka panjang, at the end menciptakan battle order yg efisien melalu CADNAS dan siap digerakkan setiap saat bila ada ancaman fisik muncul. Meski ancaman saat ini sudah bukan 'hard' tetapi lebih ke 'soft', semacam perang informasi yg lebih 'mematikan'. Pak Agus sudah memunculkan konsep 'Low Cost' yg menjadi ungulan bangsa ini sebagai titik awal strategi hankam RI di artikel tersebut. Sebuah core competency TNI yg ada semenjak jaman perang kemerdekaan, dan artikel tsb dimunculkan sbg "sumbang saran" kepada Menhankam. Semoga saja Pak Menteri bisa merespons dengan baik. Sempat terpikir juga, bagaimana kalau Pak Mentri diajak duduk bareng dg Menwa dan semeja dg Pak Agus biar diskusinya makin gayeng dan memunculkan ACTION PLAN dan KPI yg SMART, daripada lempar-2an tulisan di Kompas. Kebetulan Pak Agus juga aktif di CSIS, tentu tulisannya bukan omong kosong. Kajian-2nya sudah barang tentu cukup valid, tinggal kontak ke beliau saja...mewakili CSIS kita minta utk hadir di sarasehan untuk mewujudkan visi-nya bersama Menwa dan Menhan. Bodoh benar DEPHANKAM bila tdk mengarahkan visi dan kebijakan-nya pada core competency republik ini. Strategi low cost dalam HANKAM sudah memajukan China menjadi negara yg cukup disegani, jumlah tentara terbesar di dunia, kemampuan inovasi teknologi militer dg melibatkan kampus-2 juga berjalan. Untuk yg satu ini saya banyak diceritakan oleh kolega saya yg berasal dari China dalam sebuah konfrensi HRD Asia Pacific beberapa waktu lalu. Nah, kembali ke Pak Agus, saya inget Pak Agus sebagai sosok yg low profile.Sayang sekali Jendral satu ini ndak sempat menduduki jabatan strategis di era SBY ini. Padahal potensinya cukup 'aduhai', pendidikannya pun gak cuma dengkul infantri situ lembang tapi juga master Amrik. Selain itu waktu masih bintang satu pun tidak keberatan untuk nongkrong di posko Yon 1 ngladeni ngobrol sama kroco-2 macam saya ini, sambil nunggu seorang Dan Yon Menwa berkode Mohammad Imam Arba'i yg masih praktikum (?) di jurusan, sekedar untuk cek persiapan pameran teknologi hankam SPTM 1995. Nah tunggu apalagi, matangkan konsep dan buat link dg Pak Agus, kontak Pak Menteri untuk hadir. Begitupula konsep Pilot project ROTC tinggal digelar, RUU CADNAS dibuka lagi...minta hearing di DPR dan diserahkan ke SBY. Salam, Bima E28 -- --[YONSATU - ITB]--------------------------------------------- Arsip : <http://news.mahawarman.net> News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman |
|
| <Prev in Thread] | Current Thread | [Next in Thread> |
|---|---|---|
| Previous by Date: | Re: Mari kita mulai !: 00043, Sharif Dayan |
|---|---|
| Next by Date: | Peran Rill Menwa: 00043, Tjipto Sukardhono |
| Previous by Thread: | Mari kita mulai !i: 00043, Sharif Dayan |
| Next by Thread: | Peran Rill Menwa: 00043, Tjipto Sukardhono |
| Indexes: | [Date] [Thread] [Top] [All Lists] |
| News | FAQ | advertise |