|
Ilmu Kesehatan: Why the Muslim can't eat pork: msg#00029org.region.indonesia.mahawarman
Hallo gank, Terkait tulisan pengharaman darah dan babi dalam Islam yang diulas dari sudut pandang logika dan ilmu kesehatan di bawah ini, ada yang berpendapat karena babi hidupnya di lingkungan yang jorok dan mempunyai tabiat kotor (memakan segala macam), maka kalau kita memakan daging babi dikhawatirkan unsur-unsur babi yang bertabiat kotor, jorok, serakah tsb sedikit demi sedikit terakumulasi dalam diri kita (apa begitu?). Sangat berbeda kalau kita mengkonsumsi madu yang berasal dari bunga-bunga harum yang dihisap lebah. Bahkan ada juga yang berpendapat dengan memakan daging babi, seseorang akan berkurang sifat cemburu. Karena itu kita lihat kehidupan budaya barat sebagai hal yang biasa-biasa saja bertukar pasangan dan "kumpul kebo" yang hal tersebut kini justru menular ke negeri tercinta kita ini. Sebuah ungkapan menyatakan "Manusia itu tergantung dari apa yang dimakan", apalagi jika makanan yang dimakan diperoleh dengan cara yang haram (maling, merampok, korupsi dsb). salam Asodik -----Original Message----- From: Ninik Sent: Monday, May 02, 2005 2:05 PM To: Isa Antariksa; Ali Mundakir;......... Subject: FW: Why the Muslim can't eat pork Berikut ini tulisan mengenai pengharaman darah dan babi dalam Islam, diulas dari sudut pandang logika dan ilmu kesehatan. Semoga bermanfaat. Bob: Tolong beritahu saya, mengapa seorang Muslim sangat mementingkan mengenai kata-kata "Halal" dan "Haram"; apa arti dari kata-kata tersebut? Yunus: Apa-apa yang diperbolehkan diistilahkan sebagai Halal, dan apa-apa yang tak diperbolehkan diistilahkan sebagai Haram, dan Al-Qur'an lah yang menggambarkan perbedaan antara keduanya. Bob: Dapatkah anda memberikan contoh? Yunus: Ya, Islam telah melarang segala macam darah. Anda akan sependapat bahwa analisis kimia dari darah menunjukkan adanya kandungan yang tinggi dari uric acid (asam urat?), suatu senyawa kimia yang bisa berbahaya bagi kesehatan manusia. Bob: Anda benar mengenai sifat beracun dari uric acid, dalam tubuh manusia, senyawa ini dikeluarkan sebagai kotoran, dan dalam kenyataannya kita diberi tahu bahwa 98% dari uric acid dalam tubuh, dikeluarkan dari dalam darah oleh Ginjal, dan dibuang keluar tubuh melalui air seni. Yunus: Sekarang saya rasa anda akan menghargai metode prosedur khusus dalam penyembelihan hewan dalam Islam. Bob: Apa maksud anda? Yunus: Begini... seorang penyembelih, selagi menyebut nama dari Yang Maha Kuasa, membuat irisan memotong urat nadi leher hewan, sembari membiarkan urat-urat dan organ-organ lainnya utuh. Bob: Oh begitu... Dan hal ini menyebabkan kematian hewan karena kehabisan darah dari tubuh, bukannya karena cedera pada organ vitalnya. Yunus: Ya, sebab jika organ-organ, misalnya jantung, hati, atau otak dirusak, hewan tersebut dapat meninggal seketika dan darahnya akan menggumpal dalam urat-uratnya dan akhirnya mencemari daging. Hal tersebut mengakibatkan daging hewan akan tercemar oleh uric acid, sehingga menjadikannya beracun; hanya pada masa kini lah, para ahli makanan baru menyadari akan hal ini. Bob: Selanjutnya, selagi masih dalam topik makanan; Mengapa para Muslim melarang pengkonsumsian daging babi, atau ham, atau makanan lainnya yang terkait dengan babi? Yunus: Sebenarnya, diluar dari larangan Al-Qur'an dalam pengkonsumsian babi, bacon; pada kenyataannya dalam Bible juga, pada Leviticus bab 11, ayat 8, mengenai babi, dikatakan, "Dari daging mereka (dari "swine", nama lain buat "babi") janganlah kalian makan, dan dari bangkai mereka, janganlah kalian sentuh; mereka itu kotor buatmu." Lebih lanjut lagi, apakah anda tahu kalau babi tidak dapat disembelih di leher karena mereka tidak memiliki leher; sesuai dengan anatomi alamiahnya? Muslim beranggapan kalau babi memang harus disembelih dan layak bagi konsumsi manusia, tentu Sang Pencipta akan merancang hewan ini dengan memiliki leher. Namun diluar itu semua, saya yakin anda tahu betul mengenai efek-efek berbahaya dari komsumsi babi, dalam bentuk apapun, baik itu pork chops, ham, atau bacon. Bob: Ilmu kedokteran mengetahui bahwa ada resiko besar atas banyak macam penyakit. Babi diketahui sebagai inang dari banyak macam parasit dan penyakit berbahaya. Yunus: Ya, dan diluar itu semua, sebagaimana kita membicarakan mengenai kandungan uric acid dalam darah, sangat penting untuk diperhatikan bahwa sistem biochemistry babi mengeluarkan hanya 2% dari seluruh kandungan uric acidnya, sedangkan 98% sisanya tersimpan dalam tubuhnya. Mohon diteruskan kepada semua rekan Muslim dan Non-Muslim. Ini dapat menjawab sebagian pertanyaan mereka, khususnya kala non-Muslim bertanya mengapa umat Islam tidak boleh mengkonsumsi babi. Sumber: Ibrahim Ali Ahmad (Isi diluar tanggung jawab penyadur) -- --[YONSATU - ITB]--------------------------------------------- Arsip : <http://news.mahawarman.net> News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman |
|
| <Prev in Thread] | Current Thread | [Next in Thread> |
|---|---|---|
| Previous by Date: | Re: Membersihkan gelas (dh: Forum...): 00029, Syafril Hermansyah |
|---|---|
| Next by Date: | Korupsi akibat suka makan babi ?Re: Ilmu Kesehatan: Why the Muslim can't eat pork: 00029, hermansyah-qiVc+BLglCs |
| Previous by Thread: | Re: [anggota] Re: Nike-nya uncle SAMi: 00029, Syafril Hermansyah |
| Next by Thread: | Korupsi akibat suka makan babi ?Re: Ilmu Kesehatan: Why the Muslim can't eat pork: 00029, hermansyah-qiVc+BLglCs |
| Indexes: | [Date] [Thread] [Top] [All Lists] |
| News | FAQ | advertise |