logo       

Ucapan Selamat Hari Raya Keagamaan (III), FYI: msg#00090

org.region.indonesia.mahawarman

Subject: Ucapan Selamat Hari Raya Keagamaan (III), FYI

WCDS,
Ini bagian ke III.

Salam hangat,
HermanSyah XIV.


From: Nurmansjah Soleiman <norm_2com-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx>
Date: Thu Dec 23, 2004 8:38 am
Subject: Ucapan Selamat - sharing pengalaman pribadi


Dear Bung Prima, Bung Sambas, Bung Johan, Bung
Hermansyah, Bung Alex, Rimbo, and All other
Canisospolians,

Hampir setiap malam takbiran, jika saya sedang tidak
ke luar kota, saya pasti ada di rumah Ibu angkat saya
almarhumah, seorang wanita Jawa muslim bersahaja yang
saya kasihi.
Malam takbiran itu selama bertahun-tahun, setiap kali
selama lebih dari 10 tahun atau 20 tahun mungkin,
Beliau selalu menyediakan makan malam khusus buat
keluarga Ayah-Ibu kandung saya? cina kristen, untuk
kami bersama-sama boleh bergembira merayakan
berakhirnya bulan puasa.

Tahun-tahun terakhir banyak juga tamu beliau yang
akhirnya datang pada malam takbiran tersebut,
dibanding datang di hari rayanya. Mungkin buat yang
pertama kali datang 'berlebaran' ke rumahnya akan
merasa heran melihat ada satu keluarga besar cina yang
ikut berlebaran di sana.

Selama bertahun-tahun kami selalu berkumpul, sampai
saya dan adik2 saya (semua kanisian, 4 bersaudara)
semua menikah dan memiliki anak-anak? kami semua
selalu berkumpul di sana?. (tahun ini Ibu Supiyo
tercinta telah berpulang di bulan puasa kemarin).

Hal ini, dan juga semua perayaan halal bi halal, atau
buka puasa bersama yang saya hadiri (btw, Rimbo? mana
acara buka puasa bersama CC 85 tahun ini, gak jalan?)?
sama sekali tidak berarti bahwa saya meng'amin'kan
atau mengakui status Nabi Muhammad SAW sebagai seorang
nabi?. Walaupun saya tidak pernah menyebut namanya
tanpa istilah 'nabi".

Sama seperti Yesus adalah Tuhan di hati saya dan
satu-satunya jalan keselamatan, walaupun saya sering
memanggilYesus tanpa embel-embel 'Tuhan".

Buat saya, dan pasti banyak sekali saudara2 saya yang
lain (baik yang Muslim, Nasrani, Hindu, Budha), ucapan
selamat Hari Raya Idul Fitri, Natal, atau hari raya
yang lain bukan dosa atau penyelengan iman atau
penyelewengan akidah. Mungkin juga sama seperti saya
mengucapkan selamat kepada bapak Presiden terpilih SBY
walaupun saya bukan pendukung beliau.

Kesimpulan saya, sikap toleransi antar umat beragama
tidak bisa diciptakan begitu saja? itu harus tumbuh
dari pengalaman dalam pergaulan, baik di keluarga &
rumah tangga masing-masing, sekolah, tempat kerja,
dll.

Karena itu sangat saya sayangkan waktu ada muncul UU
pendidikan nasional yang buat saya masih controversial
itu. Mudah-mudahan Kanisius di masa kini masih bisa
meneruskan tradisi menjadi salah satu tempat yang
menumbuh-kembangkan sikap-sikap toleransi ini.

Paling tidak, mari kita masing-masing mulai menerapkan
pada diri kita sendiri serta lingkungan terdekat kita,
keluarga kita?. dan juga melalui milis ini.
Seperti kata AA Gym denga 3 M nya:
"Mulai dari diri sendiri,
Mulai dari hal yang kecil,
Mulai dari sekarang"

Selamat Natal, dan Selamat Tahun Baru

Syalom,

Nurmansjah Soleiman ? CC 85

Nb.
Buat bung Prima... jangan merasa minoritas ahh...
kakek saya juga pegawai negri tuh.




--[YONSATU - ITB]---------------------------------------------
Arsip : <http://news.mahawarman.net>
News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman
Other Info : <http://www.mahawarman.net>




<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise