logo       

Re: Fw: ~JIL~ Rencana Baru Polisi: msg#00065

org.region.indonesia.mahawarman

Subject: Re: Fw: ~JIL~ Rencana Baru Polisi



Ikut nimbrung.
Menarik, membaca mengenai berbagai system / aturannya. "Baru jadi angan2" kalau
dengar/membaca hal 'tilang' di negeri sono.
Dan kelihatannya kini diskusi sudah bergeser dan memanjang ke masalah
'pelaksanaan' atau penerapan di lapangan.

Darimana kita akan mulai ?
* Sosialisasi
* Komitmen aparat pelaksana dalam penerapan Peraturan mengenai Tilang ini
secara konsekwen dan konsisten ----
Contoh, kantong2 atau pos2 "pemasukan" dari "uang damai", untuk menambah 'kas'
Polda? dari (team) petugas di perempatan2 atau jalan2 tertentu + pada
waktu/hari tertentu (ini yang pernah saya dengar lho), agar dihapuskan.
* Apakah dimulai dengan 'selected' jenis kendaraan? (contoh : sabuk pengaman
bagi Mikrolet dan angkutan umum belum/tidak diterapkan, atau 'sudah' tapi
dilanggar?); penumpang yang berlebihan sampai bergelantungan di bus-kota, dlsb
* Apakah dimulai pada 'selected' area atau zona (dan waktu) tertentu ? (spt
3-in-1)
* Kesiapan aparat (jumlah, pengetahuan, mentality) dan perangkat hukum serta
infra-struktur nya dalam pengawasan, pengaturan, penindakan, dan kalau ada
kasus 'penyimpangan' di lapangan, d.h.i. termasuk pengadilan dan penerapan
sangsi2-nya ?
Contoh : pengawasan & penindakan pelanggaran pemakaian helmet untuk pengendara
motor, tanpa lampu dimalam hari, pelanggaran lampu-lalu-lintas dipersimpangan
jalan, dsb dsb.
Sistem admin, Data base No.Pol. dan Pemilik, "system" laporan kejadian & hasil
tilang, system data record dan update 'status' (misal, tilang sudah/belum
dibayar dsb), perlu 'mulai' / terlebih dahulu disiapkan.
...............
konklusinya, menurut saya :
^ Harus ada komitmen masyarakat + pemerintah (termasuk aparat pelaksana) =
"komitmen nasional" menuju ketertiban / disiplin untuk kemajuan bangsa (tidak
makin mundur atau terpuruk)
^ Pelaksanaan, penerapan, komitmen nya harus dimulai "top-down" (bukan
"bottom-up")
^ Pelaksanaan secara 'bertahap' (seperti 'bus-way dlsb?)

Wass,




-----Original Message-----
From: Syafril Hermansyah
[mailto:syafril-OWdeXufdmv3Nl5DuOh8T8A@xxxxxxxxxxxxxxxx]
Sent: 13 Desember 2004 9:47
To: yonsatu-PA9+dxvo8yQi5wvc6DhUiQ@xxxxxxxxxxxxxxxx
Subject: [yonsatu] Re: Fw: ~JIL~ Rencana Baru Polisi

On Mon, 13 Dec 2004 09:38:19 +0700
21, 2004) at 13/12/2004 09:38:20
dikdik-R3kzYPb+3rLMgQYf1r47wg@xxxxxxxxxxxxxxxx wrote:

> Masalah lainnya yang perlu dipikirkan bersama adalah mengurangi kemungkinan
> tawar menawar dilapangan untuk diterbitkan atau tidaknya surat
> tilang.(mis.surat tilang yang bernilai 50 rb rupiah tidak diterbitkan asal
> bayar 30 rb kpd penilang dilapangan).Salah satunya mungkin adalah
> sosialisasi yang baik untuk tidak melakukan hal2 demikian,kalau masih
> melakukan juga dan tertangkap maka akan dikenakan sangsi berat bagi
> pelaku(yang seharusnya baik yang ditilang maupun penilang).

Menurut saya lbh baik di motivasi secara positive dpd motivasi secara negative
(sangsi) setidaknya motivasi positive lebih besar daya tariknya dpd yg negative.
Motivasi secara positive misalkan :
- percentage denda masuk ke Kepolisian (brppun besarnya, 1 % nggak masalah).
- tilang (penindakan pelanggaran) mendapat nilai CUM utk promosi jabatan polisi
ybs.
- Dalam jangka panjang dicari korelasi antara besarnya denda tilang dg kemacetan
lalu lintas, dan ukuran keberhasilan Polantas didaerah tugas tertentu
dikaitkan dg ini.


--
syafril
-------
Syafril Hermansyah




--[YONSATU - ITB]---------------------------------------------
Arsip : <http://news.mahawarman.net>
News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman
Other Info : <http://www.mahawarman.net>


-----
This message has been certified virus free by Medcoenergi Antivirus


--[YONSATU - ITB]---------------------------------------------
Arsip : <http://news.mahawarman.net>
News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman
Other Info : <http://www.mahawarman.net>




<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise