|
Re: Bhinneka Tunggal Ika, FYI [CaniSosPol] Kesimpulan akhir - Agama.: msg#00030org.region.indonesia.mahawarman
AWW. Tulisan yang sangat bagus dan memberikan pesan moral berbobot namun sangat simpel penyampaiannya. Memang begitulah seharusnya konsep beragama dan hubungan antar agama di negara kita. Bukan dengan pluralisme agama reduksionisme yang ujung-ujungnya tuntutan menghormati agama orang lain secara berlebih namun agama sendiri dilecehkan, mirip teori "rumput tetangga lebih hijau" itu lho hehehe.... Wassalam. DZArifin. > WCDS, > Ada sebuah artikel menarik karangan Emha Ainun Nadjib, > posting seorang rekan, FYI. > > Artikel yang sederhana, merakyat dan sangat manusiawi, namun > menyentuh visi berbangsa dan bernegara Indonesia: Bhinneka > Tunggal Ika. > > Selamat menikmati. > > Salam hangat, > HermanSyah XIV. > > > ----- Forwarded by hermansyah/Tjipdo1 on 12-06-2004 09:39 > ----- > > > rimbo bawono <rbawono2001-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx> > 12-06-2004 05:12 > Please respond to CaniSosPol > > > To: canisospol-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx > cc: > Subject: [CaniSosPol] Kesimpulan akhir - > Agama. > > > Emha Ainun - Istri Orang Lain > > Dalam forum Maiyahan, tempat pemeluk berbagai agama > berkumpul melingkar,sering saya bertanya kepada forum: > "Apakah anda punya tetangga?". > Biasanya dijawab: "Tentu punya" "Punya istri enggak > tetangga Anda?" > "Ya,punya dong" "Pernah lihat kaki istri tetangga Anda > itu?" "Secara khusus, tak pernah melihat " " Jari-jari > kakinya lima atau tujuh? " "Tidak pernah > memperhatikan" "Body-nya sexy enggak?" Hadirin > biasanya tertawa. Dan saya lanjutkan tanpa menunggu > jawaban mereka: "Sexy atau tidak bukan urusan kita, > kan? Tidak usah kita perhatikan, tak usah kita amati, > tak usah kita dialogkan, diskusikan atau perdebatkan. > Biarin saja". Keyakinan keagamaan orang lain itu ya > ibarat istri orang lain. Ndak usah diomong-omongkan, > ndak usah dipersoalkan benar salahnya, mana yang lebih > unggul atau apapun. Tentu, masing-masing suami punya > penilaian bahwa istrinya begini begitu dibanding > istri tetangganya, tapi cukuplah disimpan didalam > hati. > Bagi orang non-Islam, agama Islam itu salah. Dan > itulah sebabnya ia menjadi orang non-Islam. Kalau dia > beranggapan atau meyakini bahwa Islam itu benar, > ngapain dia jadi non-Islam? Demikian juga, bagi orang > Islam, agama lain itu salah. Justru berdasar itulah > maka ia menjadi orang Islam. Tapi, sebagaimana istri > tetangga, itu disimpan saja didalam hati, jangan > diungkapkan, diperbandingkan, atau dijadikan bahan > seminar atau pertengkaran. Biarlah setiap orang > memilih istri sendiri-sendiri, dan jagalah kemerdekaan > masing-masing orang untuk menghormati dan mencintai > istrinya masing-masing, tak usah rewel bahwa istri > kita lebih mancung hidungnya karena Bapaknya dulu > sunatnya pakai calak dan tidak pakai dokter,umpamanya. > Dengan kata yang lebih jelas, teologi agama-agama tak > usah dipertengkarkan, biarkan masing-masing pada > keyakinannya. > Sementara itu orang muslim yang mau melahirkan padahal > motornya gembos, silakan pinjam motor tetangganya yang > beragama Katolik untuk mengantar istrinya ke rumah > sakit. Atau, Pak Pastor yang sebelah sana karena baju > misanya kehujanan, padahal waktunya mendesak, ia boleh > pinjam baju koko tetangganya yang NU maupun yang > Muhamadiyah. Atau ada orang Hindu kerjasama bikin > warung soto dengan tetangga Budha, kemudian > bareng-bareng bawa colt bak ke pasar dengan tetangga > Protestan untuk kulakan bahan-bahan jualannya. > Tetangga-tetangga berbagai pemeluk agama, warga > Berbagai parpol, golongan, aliran, kelompok, > atau apapun, silakan bekerja sama di bidang usaha > perekonomian, sosial, kebudayaan, sambil saling > melindungi koridor teologi masing-masing. Bisa > memperbaiki pagar bersama-sama, bisa gugur gunung > membersihi kampung, bisa pergi mancing bareng bisa > main gaple dan remi bersama. Tidak ada masalah > lurahnya Muslim, cariknya Katolik, kamituwonya Hindu, > kebayannya Gatholoco, atau apapun. > Jangankan kerja sama dengan sesama manusia, sedangkan > dengan kerbau dan sapi pun kita bekerja sama nyingkal > dan nggaru sawah. Itulah lingkaran tulus hati dengan > hati. Itulah Maiyah. > Wasallam. > (Emha Ainun Nadjib) > > > > > > > > > --[YONSATU - > ITB]--------------------------------------------- > Arsip : <http://news.mahawarman.net> > News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman > Other Info : <http://www.mahawarman.net> > ___________________________________________________________ indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id --[YONSATU - ITB]--------------------------------------------- Arsip : <http://news.mahawarman.net> News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman Other Info : <http://www.mahawarman.net> |
|
| <Prev in Thread] | Current Thread | [Next in Thread> |
|---|---|---|
| Previous by Date: | bikin jera kelakuan buruk berinternet: 00030, Syafril Hermansyah |
|---|---|
| Next by Date: | Re: Bhinneka Tunggal Ika, FYI [CaniSosPol] Kesimpulan akhir - Agama.: 00030, ongku |
| Previous by Thread: | Re: Bhinneka Tunggal Ika, FYI [CaniSosPol] Kesimpulan akhir - Agama.i: 00030, ongku |
| Next by Thread: | Re: Bhinneka Tunggal Ika, FYI [CaniSosPol] Kesimpulan akhir - Agama.: 00030, Hermansyah |
| Indexes: | [Date] [Thread] [Top] [All Lists] |
| News | FAQ | advertise |