logo       

Fw: [asosiasi-warnet] Re: FW: [ARTIKEL] GSM menjajah bumi pertiwi: msg#00028

org.region.indonesia.mahawarman

Subject: Fw: [asosiasi-warnet] Re: FW: [ARTIKEL] GSM menjajah bumi pertiwi

Lanjutan soal CDMA, dg tambahan sedikit info utk VOIP.

--[Begin forwarded message]--

Date: Mon, 6 Dec 2004 04:09:09 -0800 (PST)
From: Farid Ahmad <devk0p1mix-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx>
To: Ahmad Muliani <muliani.ahmad-kv7WeFo6aLtBDgjK7y7TUQ@xxxxxxxxxxxxxxxx>,
asosiasi warnet
<asosiasi-warnet-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx>
Subject: [asosiasi-warnet] Re: FW: [ARTIKEL] GSM menjajah bumi pertiwi




Mohon Maaf moderator Hasil reply dari yang lain

berikut komentar saya

kenapa mau pakai CDMA atau GSM lagi kalo udah ada VOIP MERDEKA menggunakan
frekuensi 2,4 /5,8 Ghz ISM Band.udah murah bayarannya per bulan flat 200-300
ribu per bulan (konek bandwidth eceran 1,8Kbps) pake telpon berbasis digital
sampe suara hilang. bisa untuk teleconference pula melalui PDA (udah dicoba) .
Merdeka !!!!


Ahmad Muliani <muliani.ahmad-kv7WeFo6aLtBDgjK7y7TUQ@xxxxxxxxxxxxxxxx> wrote:
nih, sila dibaca2


-----Original Message-----
From: Balqis Sitti
Sent: Monday, November 29, 2004 4:09 PM
To: Ahmad Muliani
Subject: FW: [ARTIKEL] GSM menjajah bumi pertiwi



-----Original Message-----
From: Riadi Hikmat
Sent: Thursday, November 25, 2004 11:02 AM
Subject: FW: [ARTIKEL] GSM menjajah bumi pertiwi

FYI.
Panjang euy...!!
--------------------------

> article by
> Budz Kay
> budzkay-9aXV4kLkbtVpLGFMi4vTTA@xxxxxxxxxxxxxxxx
>
> Tak terasa sudah sekitar 10 tahun sistem handphone GSM menjajah bumi
> pertiwi. Tak terasa pula sudah 10 tahun pula kantung rakyat indonesia
> dikuras oleh tarif pulsa GSM yg sangat mahal.
>
> Selama ini, untuk berkomunikasi dengan handphone, bangsa Indonesia
> diharuskan membayar tarif pulsa yg mencapai 8X hingga 20X lebih mahal
> drpd tarif telpon lokal. Padahal orang yg dihubungi masih berada di
> kota yg sama.
>
> Dengan tarif yg selangit itu, apa bedanya operator GSM dengan bangsa
> penjajah yg dahulu kala juga menguras harta rakyat indonesia secara
> brutal & serakah??
>
> Untunglah Tuhan selalu memberikan pertolongan bagi bangsa Indonesia yg
> malang ini. Belum lama ini telah hadir sistem handphone CDMA yg
> memungkinkan kita berkomunikasi menggunakan handphone dengan tarif
> lokal ala telpon rumah.
>
> Rakyat Indonesia telah dirampok sebesar Rp. 250 trilyun
>
> Dengan tarif CDMA cuma berkisar Rp150-Rp.300/menit anda dapat
> bercakap-cakap bebas menggunakan handphone.
> Operator CDMA StarOne bahkan cuma mematok tarif Rp.87/menit saja.
> Bandingkan dgn tarif telpon rumah lokal yg Rp.190/menit atau dengan
> tarif pulsa GSM yg mencapai Rp.800 - Rp.1800/menit.
>
> Ini berarti secara umum, tarif CDMA cuma berkisar 1/6 tarif GSM. Atau
> dengan kata lain cuma sekitar 20% dari tarif GSM (hemat 80%) Jadi bila
> selama ini tiap bulannya anda menghabiskan pulsa GSM sebesar Rp.100
> ribu, berarti sebenarnya tiap bulannya anda telah dirampok oleh
> operator GSM sebesar Rp.80 ribu (80%). Ini berarti selama 10 tahun
> operator GSM menjajah bumi Indonesia, anda telah dirampok sekitar
> Rp.10 juta rupiah (Rp.80ribu/bulan x 10 tahun).
>
> Menurut data APSI (Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia), jumlah pemakai
> handphone GSM di seluruh Indonesia berkisar lebih dari 25 juta orang
> (10% lebih dari jumlah penduduk Indonesia).
> Jadi bila rata-rata pemakaian pulsa pengguna handphone GSM di
> Indonesia adalah Rp.100ribu/bulan, maka selama 10 tahun harta bangsa
> indonesia yg telah dirampas para operator GSM adalah sekitar Rp. 250
> trilyun rupiah ( 25 juta x Rp.10 juta) !!.
>
> Ini adalah jumlah yg bahkan lebih besar dari harta bangsa Indonesia yg
> telah dirampas kaum penjajah Belanda selama ratusan tahun.
> Angka Rp.250 trilyun tsb bukan omong kosong, sebab ketua ATSI
> (Asosiasi Telekomunikasi Selular Indonesia), Johnny Swandi Sjam, di
> sela-sela pembukaan ''Indonesia Cellular Show 2004'' di JHCC Jakarta,
> 21-25 Juli 2004 bahkan berkata ''Pendapatan per tahun tak kurang dari
> Rp 25 triliun dari bisnis ponsel GSM"
>
> Jadi jelas bahwa secara tanpa disadari rakyat Indonesia tiap tahunnya
> digerogoti oleh para operator GSM sebesar Rp. 25 trilyun.
> Konyolnya, di saat bangsa Indonesia mengalami krisis moneter dan
> terjadi kerusuhan, yg dijarah selalu toko-toko yg notabene milik
> rakyat biasa yg mencari sesuap nasi dgn berdagang. Sedangkan harta
> rampasan milik "sang penjajah" sebesar Rp.250 trilyun sama sekali tak
> dijarah. Ironis bukan??
>
> Padahal kalau mau jujur, harta senilai Rp.250 trilyun yg berupa gedung
> megah operator GSM dan segala prasarana di dalamnya itu dibangun
> dengan uang yg telah dirampas dari rakyat Indonesia selama kurun waktu
> 10 tahun. Andaikan itu dijarah oleh rakyat yg kelaparan, itu sah-sah
> saja.
> Namun penjarahan tentu saja bukanlah tindakan yg baik & beradab.
> Dalam kondisi negara kita yg sedang tenang ini, lebih baik kita
> relakan dulu harta Rp.250 trilyun milik kita yg dikuasai para penguasa
> GSM.
> Namun untuk membalas kekejian yg telah mereka lakukan selama 10 tahun
> ini, kita bisa melakukannya dengan mulai berhenti menggunakan
> handphone GSM mulai detik ini, dan beralih menggunakan handphone CDMA.
>
> Sebab selama bangsa kita masih menggunakan handphone GSM, berarti kita
> membiarkan diri kita dijajah & harta kita dikuras secara brutal oleh
> para operator GSM.
> GSM versi murah: Kartu As & Si Jempol = isapan jempol belaka Akhir
> -akhir ini beberapa operator GSM terlihat agak panik dengan murahnya
> tarif CDMA.
> Mereka kalang kabut setelah ketahuan bahwa selama ini mereka telah
> meraup laba secara brutal Oleh karena itu untuk menutupi dosa-dosanya,
>
> Telkomsel mengeluarkan Kartu As dan Pro XL mengeluarkan Kartu jempol,
> yg tak lain merupakan kartu GSM dengan tarif pulsanya yg sebenarnya
> "agak lebih murah" sedikit saja.
> Sebenarnya, kartu GSM versi murah seperti As dan jempol hanyalah untuk
> konsumsi orang tolol yg gampang tergoda dengan murahnya harga voucher,
> tapi tidak sadar bahwa tarif pulsa GSM tetap saja masih jauh lebih
> mahal drpd CDMA.
>
> Jadi yg murah hanyalah harga vouchernya saja (ada yg cuma berisi pulsa
> Rp. 5 ribu), sedangkan tarifnya hanya lebih murah sedikit alias masih
> jauh lebih mahal dibanding tarif CDMA.
> Dengan tarif GSM yg mahal dan voucher semurah itu, bisa-bisa sekali
> kring langsung habis. Makanya tidak salah bisa kartu semacam tersebut
> hanya cocok buat orang tolol.
> Selain itu kartu GSM versi murah seperti As dan Jempol memilki banyak
> keterbatasan, yaitu tidak bisa dipakai untuk MMS dan koneksi GPRS.
> Bandingkan dengan kartu CDMA yg pulsanya murah meriah tapi menawarkan
> berbagai feature canggih seperti CDMA internet access 153Kbps.
>
> Saatnya beralih ke sistem CDMA
> Untuk beralih ke sistem CDMA, yg anda perlukan yaitu:
> - Kartu perdana operator CDMA (SIM Card Pra/Pasca bayar)
> - Handphone CDMA
> Secara fisik, kartu perdana CDMA juga berupa SIM Card seperti kartu
> perdana GSM (telkomsel, proxl, mentari,dsb).
> Namun SIM Card CDMA itu hanya bisa digunakan di handphone khusus CDMA
> saja.
> Ada beberapa macam Kartu perdana (SIM Card) jenis CDMA, yaitu :
>
> Telkom Flexi
> Flexi dikeluarkan oleh Telkom. Sebenarnya Flexi ini merupakan
> pengembangan lanjut dari sistem C-Phone yg lahir pertama kalinya di
> Surabaya (dikembangkan oleh Telkom Divre 5).
> Surabaya adakah kota kelahiran sistem CDMA pertama yg berbasis telpon
> lokal, atau dikenal juga dengan istilah "Fixed Wireless".
> Setelah sukses di Surabaya, Flexi kemudian muncul di berbagai kota
> lainnya seperti Jakarta, Bandung, Semarang dsb.
>
> Karena berbasis telpon lokal maka pulsanya murah ala telpon rumah.
> Anda bisa menggunakan Flexi untuk menelpon kemanapun, ke handphone
> ataupun ke luar negri sekalipun (SLI). Namun bila anda keluar kota,
> nomer flexi anda tak bisa digunakan (anda harus membeli nomer flexi yg
> khusus untuk kota yg anda kunjungi).
>
> Untuk askes internet 153Kbps dengan Telkomnet@Flexi hanya bisa
> dilakukan menggunakan Flexi Pascabayar saja dengan tarif Rp. 5,5 / KB.
> Sedangkan untuk pengguna Flexi Prabayar hanya bisa menggunakan
> Telkomnet@Instan yg lamban dan tarifnya dihitung berdasar durasi
> koneksi.
> Kartu perdana Flexi tersedia dalam bentuk Prabayar (Trendy) dan pasca
> bayar (Classy).
> Flexy Pascabayar juga tersedia dalam jenis 3-in One (1 SIM Card
> bersisi 3 nomor kota yg berbeda) sehinga ketika anda berpidah kota SIM
> card yg sama tetap dapat digunakan) Flexi juga melakukan
> promosi-promosi dengan cara menjual perdana & vouceher dengan harga
> lebih rendah dari nilai pulsanya. Misalnya Voucher seharga 50ribu
> berisi pulsa senilai 65ribu, dan kartu perdana seharga 35 ribu berisi
> pulsa 50 ribu.
> Selain itu khusus untuk Flexi Pascabayar (Classy) berlaku "All You Can
> Call", yaitu dengan hanya Rp.50 ribu / bulan anda bebas sepuasnya
> menelpon ke sesama Flexy / telpon rumah.
> Format nomor Flexi seperti nomor telpon rumah. Contoh nomor telpon
> Flexi Surabaya: (031) 7020 7050 Keunggulan utama Flexi prabayar adalah
> bicara sepuasnya ke telpon rumah atau ke sesama Flexy dengan membayar
> biaya Rp.50.000/bulan.
>
> Indosat StarOne
> Sama seperti Flexi, StarOne juga berbasis telpon lokal. Bedanya pulsa
> StarOne lebih murah.
> Tak dapat dipungkiri bahwa Telkom merupakan musuh bebuyutan Indosat.
> Semenjak kegagalan Indosat untuk mematahkan monopoli Telkom di
> jaringan kabel telpon lokal, Indosat berupaya menghajar Telkom dengan
> menggunakan jaringan wireless StarOne yg tarifnya sangat murah.
> Bahkan untuk jenis Prabayar tarifnya cuma 1/3 telpon rumah (cuma
> Rp.87 per menit). Dengan tarif yg murah ini Indosat berharap semua
> pelanggan telpon rumah Telkom berhenti berlangganan dan beralih ke
> StarOne yg selain murah juga bisa dibawa jalan-jalan.
> Semenjak kemunculan StarOne, sudah cukup banyak orang yg menon-
> aktifkan telpon rumahnya. Beberapa orang bahkan ada yg sengaja
> menunggak tagihan Telkom dan membiarkan telpon rumahnya dicabut oleh
> Telkom.
> Indosat memang mengharapkan hal seperti diatas terjadi, dan lama
> kelamaan semua orang beralih ke StarOne Prabayar/ StarOne (abonemen)
> yg tarif pulsanya bahkan cuma 85/menit (setengah telpon rumah).
> StarOne juga bisa menggunakan layanan SLJJ Indosat yg tarifnya juga
> jauh lebih murah drpd SLJJ Telkom. Nomer SLJJ Indosat tersebut yaitu
> 011.
>
> Kartu perdana StarOne tersedia dalam bentuk Prabayar dan Pascabayar.
> Nantinya nomor Prabayar juga dapat dijadikan Pascabayar (migrasi).
> Khusus untuk pelanggan Pascabayar tersedia layanan akses internet
> sepuasnya dgn tarif cuma Rp.200 ribu/bulan. Indosat berharap layanan
> ini akan mematikan bisnis internet Telkomnet.
> Para pengguna StarOne Prabayar / Pasca bayar, juga tetap dapat
> menggunakan akses internet 153Kbps dengan dengan tarif Rp. 5 / KB.
> Bila anda sering browsing ataupun download file berukuran besar,
> sebaiknya gunakan StarOne Pascabayar dan mendaftar akses internet
> tanpa batas dengan hanya Rp.200 ribu / bulan.
> Cukup disayangkan bahwa StarOne hanya mendukung RUIM saja dan belum
> mendukung sistem Inject, padahal kebanyakan PDA Phone CDMA yg cangih
> (seperti Audiox Thera dan Samsung i700) menggunakan sistem inject.
> Namun kabarnya akhir tahun ini StarOne juga akan mendukung inject.
> Dalam hal kualitas suara, StarOne lebih unggul dibanding Flexi.
> Selain itu pada StarOne juga sangat jarang terjadi hubungan yg putus
> ataupun "call drop" yg kerap menimpa pengguna Flexi.
> Namun karena gencarnya promosi Flexi, maka jumlah pemakai Flexi masih
> lebih banyak dibanding StarOne.
> Cita-cita Indosat adalah mengalahkan Telkom. Indosat membuat layanan
> yg lebih baik & lebih murah drpd Telkom. Jadi bagi orang yg membenci
> Telkom dan merasa dendam karena selalu dirampok oleh Telkom dengan
> tagihan telpon lokal yg tak pernah ada perinciannya, maka mereka
> sebaiknya menggunakan StarOne sambil berharap dominasi Telkom hancur.
> Menghadapi ini Telkom tentu tak tinggal diam, demi upaya menjegal
> Indosat di masa-masa awal peluncuran StarOne, Telkom melakukan cara
> licik dengan membuat agar nomer StarOne tak bisa dihubungi dari
> telpon umum koin. Selain itu beberapa nomer telpon rumah tertentu
> juga diatur agar tidak bisa menghubungi StarOne. Namun kini StarOne
> sudah dapat dihubungi dari telpon rumah mana saja
> Upaya boikot semacam ini mampu dilakukan Telkom karena saat ini
> jaringan telpon rumah memang masih di-monopoli Telkom. Namun bila
> cita-cita Indosat untuk membangun jaringan telpon yg lebih murah
> terwujud (bila StarOne didukung rakyat), maka Telkom nantinya tak
> akan bisa bertindak banyak.
>
> Untuk meningkatkan jumlah pelanggan StarOne pascabayar, maka khusus
> hari Minggu para pelanggan StarOne pascabayar boleh menelpon gratis
> sepuasnya.
> Cara ini mirip seperti yg dilakukan operator CDMA di Amerika.
> Tepatnya di California, pengguna handphone CDMA boleh menelpon gratis
> sepuasnya selama hari Sabtu & Minggu
> Format nomor StarOne seperti nomor telpon rumah. Contoh nomor telpon
> StarOne Surabaya: (031) 6020 6050
> Keunggulan utama StarOne prabayar adalah adanya pembulatan 30 detik
> untuk semua panggilan. Jadi sangat hemat karena pembulatan
> hitungannya bukan per menit. Selain itu panggilan daeri StarOne ke
> nomer GSM group Indosat (Matrix, mentari, IM3) lebih murah drpd ke
> GSM operator lain (Telkomsel, ProXL).
> StarOne juga memiliki jaringan SLJJ khusus yg tarifnya cuma
> Rp.900/menit (pascabayar) & Rp.1000/menit (prabayar) ke kota manapun.
> Lebih murah drpd tarif SLJJ Telkom
>
> Mobile-8 Fren
> Operator CDMA yg satu ini adalah perusahaan milik anak penguasa rezim
> Orde Baru, yaitu Bambang Triatmojo (pemilik RCTI, Group Bimantara,
> Dealer Hyundai, Ford, Kia, dll).
> Bahkan kabarnya Tommy Soeharto dan jendral-jendral tua era OrBa juga
> ikut memiliki saham Mobile-8.
> Dengan berbekal kharisma mantan presiden Soeharto beserta sederet
> pejabat negara sebagai direkturnya (salah satunya Agum Gumelar), maka
> Mobile-8 mampu menjadi satu-satunya operator CDMA yg memiliki hak
> monopoli untuk kemampuan roaming (coverage area nasional).
> Jadi jelas Fren memiliki keunggulan yg tak dimiliki pesaingnya, yaitu
> bisa dibawa-bawa ke luar kota. Meski demikian tarif
> operator "Cendana" ini agak sedikit lebih mahal dibanding Flexi dan
> Starone.
> Sama seperti Flexi, Fren juga melakukan promosi dengan mengumbar
> pulsa. Dengan membeli voucher 50ribu anda akan mendapat pulsa senilai
> 65 ribu. Sedangkan pulsa senilai 140 ribu bisa dibeli dgn harga 100
> ribu.
> Keunggulan Fren adalah tarif flat Rp.400 ke sesama Fren di kota
> manapun ! Jadi bila anda memiliki rekan di luar kota yg memakai Fren,
> lebih baik telpon menggunakan Fren karena anda tidak akan kena tarif
> interlokal.
> Namun konyolnya, nomor Flexi dan Starone dianggap oleh Fren sebagai
> nomer handphone GSM, sehingga bila anda menelpon ke Flexi/Starone
> berlaku tarif Rp.800/menit.
> Format nomor Fren mirip seperti nomor handphone GSM . Contoh nomor
> telpon Fren: 0888 301 0 301
>
> Keunggulan utama Fren adalah tarif flat Rp.400/menit ke sesama Fren
> di kota manapun.
> Namun anehnya tarif panggilan ke nomer Flexi dan StarOne dihitung
> sama seperti handphone GSM.
>
> Memilih operator CDMA yg tepat untuk anda
> Flexi dan StarOne memang tarifnya murah ala telpon rumah. Tapi bagi
> yg sering bepergian keluar kota, anda jelas masih membutuhkan
> handphone GSM karena Flexi & Starone hanya bisa aktif di kota asal
> anda.
> Jadi bagi yg merasa muak dgn tarif mahal GSM tapi sering keluar kota,
> Fren merupakan satu-satunya pilihan yg tepat karena Fren mempunyai
> area coverage nasional dan bebas roaming. Sehingga dengan berbekal
> Fren anda dapat membuang handphone GSM anda.
> Bagi yg ngotot ingin pulsa murah tapi sering bepergian keluar kota,
> maka Flexi 3-in-1 bisa jadi pilihan. Tapi ini berarti anda harus
> menggunakan Flexi jenis Pascabayar. Bila anda tidak
> memperrmasalahkan "ketidak jujuran" Telkom dalam soal tagihan, maka
> Flexi Pascabayar 3-in-1 bisa anda pilih.
> Bagi yg mengutamakan tarif murah dan kualitas yg bagus untuk area
> dalam kota, pilihan yg tepat adalah StarOne.
> Saya pribadi kurang menyarankan Flexi karena selain sering putus dan
> terjadi call drop, tarif Flexi juga masih lebih mahal drpd Starone.
> Flexi Pascabayar 3-in-1 juga bukan merupakan solusi yg jitu bagi yg
> suka bepergian ke luar kota.
> Bila pergi ke luar kota, lebih baik kita membeli nomor Prabayar baru
> di kota tujuan, apalagi harga kartu perdana juga murah.
> Selain itu pada Telkom Flexi, akses internet CDMA 153Kbps hanya bisa
> digunakan pada Flexi jenis Pascabayar saja.
> Sedangkan pengguna Flexi Prabayar hanya bisa mengguna
> Telkomnet@Instan yg lambat dan mahal.
> Inilah yg membuat Flexi semakin kurang menarik dibanding StarOne.
> Dalam hal koneksi internet, StarOne bahkan lebih unggul dengan adanya
> tarif akses internet tanpa batas dgn biaya Rp.200 ribu/bulan. Bila
> anda jarang menggunakan internet anda tetap bisa menggunakan akses
> internet CDMA 153Kbps dengan kartu Prabayar maupun Pascabayar (tarif
> Rp.5/KB).
> Untuk StarOne pascabayar, tarif pulsanya juga paling murah, yaitu Rp.
> 87/detik !
> Ini berarti cuma sepertiga tarif Flexi Prabayar (Rp. 250./menit).
> Bahkan tarif telpon rumah saja masih lebih mahal, yaitu Rp.
> 190/menit.
> Untuk yg menyukai jenis Prabayar, Starone juga paling tepat dipilih
> karena selain pulsa per menitnya lebih murah drpd Flexy Trendy, tarif
> pulsa StarOne prabayar juga dihitung per 30 detik.
>
> Berikut ini perbandingan tarif Flexy, StarOne dan Fren
> (prabayar).....
>
> Dari tabel diatas jelas terlihat bahwa untuk jenis prabayar StarOne
> paling unggul
> Bagi anda yg ingin membuang handphone GSM anda, pilihan yg tepat
> sebagai pengganti GSM adalah Fren. Sebab Mobile-8 Fren adalah satu-
> satunya operator CDMA yg memiliki kemampuan roaming nasional.
> Sehingga ketika diluar kota anda masih bisa dikontak relasi anda.
> Sedangkan bagi yg ingin merasakan hematnya tarif CDMA tapi masih
> ingin mempertahankan handphone GSM, sebaiknya gunakan StarOne.
> Berdasar pengalaman pribadi & pengamatan, bila anda memiliki nomor
> CDMA (Flexi/StarOne), maka handphone GSM anda dijamin akan sangat
> jarang berdering.
> Karena begitu relasi anda tahu bahwa anda punya nomor Flexi/StarOne,
> maka mereka pasti enggan menelpon ke nomor handphone GSM anda.
> Terkadang mereka bahkan lebih baik menelpon ke nomor CDMA drpd
> mengirim SMS ke handphone GSM anda, sebab tarif SMS ke handphone GSM
> (Rp.300) masih lebih mahal dibanding menelpon langsung ke
> StarOne/Flexi (Rp 240-260 /menit).
> Bila rekan anda juga punya nomor CDMA, maka tarif SMS sesama
> handphone CDMA bahkan cuma Rp.100.
>
> Koneksi internet 153Kbps menggunakan handphone CDMA
> Semua handphone CDMA Nokia sudah mendukung high speed internet CDMA
> 1X RTT 153Kbps. Atau dengan lain 3X lebih cepat dibanding koneksi
> internet biasa dgn menggunakan modem 56k, maupun GPRS.
> Dengan kecepatan 153Kbps berarti anda dapat mendownload file dengan
> kecepatan maximal sekitar 19 KB/detik.
> Semasa promosi internet CDMA gratis dimana banyak orang menggunakan
> internet, saya masih bisa mendowload file dengan kecepatan 10KB/detik
> menggunakan StarOne. Sejelek-jeleknya koneksi internet CDMA, tetap
> masih lebih cepat dibanding koneski dial-up telpon rumah (56Kbps) yg
> baling banter cuma 6 KB/detik.
> Untuk menggunakan handphone CDMA Nokia sebagai modem untuk mengakses
> internet, yg perlu anda lakukan adalah menghubungkannya ke komputer
> menggunakan kabel data seperti Nokia DKU-5 atau Mobile Action 8620E
> (USB) yg harganya berkisar 200 ribu. Setelah itu pada komputer anda,
> cukup di-install driver kabel data & driver modem Nokia.
> Perbedaan Frekuensi CDMA 800MHz dan 1900MHz
> Sistem CDMA terbagi dalam 2 jenis frekuensi, yaitu 800MHz dan 1900MHz.
> Semua operator CDMA (Flexi, StarOne, Fren) yg beroperasi di Jawa
> Timur (Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Malang) menggunakan frekuensi
> 800MHz.
> Sedangkan operator Flexi & StarOne yg beroperasi di wilayah Jabotabek
> menggunakan frekuensi 1900MHz (Fren tetap 800MHz).
> Banyak orang berpikir bahwa frekuensi 1900MHz lebih bagus, makanya
> untuk Jakarta digunakan frekuensi tsb. Padahal itu adalah pemikiran
> yg SALAH BESAR.
> Secara teknis, frekuensi 800Mhz justru memiliki kekuatan sinyal yg
> lebih baik untuk menembus tembok-tembok bangunan. Makanya operator
> CDMA terbesar & terbaik di Amerika yaitu Verizon juga menggunakan
> frekuensi 800MHz.
> Karena perbedaan frekuensi tsb, maka kualitas sinyal operator CDMA
> (Flexi & StarOne) untuk wilayah Surabaya (800Mhz) jauh lebih baik
> drpd Jakarta (1900MHz).
> Selain itu keunggulan operator yg menggunakan frekuensi 800Mhz adalah
> pelanggannya bisa menggunakan semua handphone CDMA tipe apapun
> (sekalipun yg harganya cuma 350 ribuan). Sedangkan untuk operator
> CDMA yg menggunakan frekuensi 1900MHz, pelanggannya hanya bisa
> menggunakan handphone tipe dual-band saja (lebih mahal).
> Jadi jelas penggunaan frekuensi 1900Mhz tidak memberikan manfaat sama

=== message truncated ===

---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail - 250MB free storage. Do more. Manage less.

[Non-text portions of this message have been removed]


--[End of forwarded message]--


--
syafril
-------
Syafril Hermansyah




--[YONSATU - ITB]---------------------------------------------
Arsip : <http://news.mahawarman.net>
News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman
Other Info : <http://www.mahawarman.net>




<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise