osdir.com
mailing list archive

Subject: Re: Korupsi mematikan atau tidak? - msg#00258

List: org.region.indonesia.mahawarman

Date: Prev Next Index Thread: Prev Next Index
"Bambang Subianto" <bsbianto-Hlp6NBfSoRe8rHFcjEY/OA@xxxxxxxxxxxxxxxx>
05/23/2004 15:15 wrote:

>Saya rasa sdr. Hermansyah juga maksudkan bahwa sebagian orang tidak
memahami
>bahwa korupsi itu mematikan.

Betul, mas Bambang.

Di posting saya itu saya menuliskan kemungkinan menganalogikan korupsi
dengan merokok, yang sebagian orang pikir bahwa merokok tidak separah
narkotik, sehingga mereka enggan untuk berhenti merokok. Padahal, merokok
jelas2 mempertinggi resiko terkena kangker (dus, mempertinggi resiko
kematian).

Salam hangat,
HermanSyah XIV.






"Bambang Subianto" <bsbianto-Hlp6NBfSoRe8rHFcjEY/OA@xxxxxxxxxxxxxxxx>
05/23/2004 15:15
Please respond to yonsatu


To: <yonsatu-PA9+dxvo8yQi5wvc6DhUiQ@xxxxxxxxxxxxxxxx>
cc:
Subject: [yonsatu] Re: Korupsi mematikan atau tidak?



----- Original Message -----
From: "Syafril Hermansyah" <syafril-OWdeXufdmv3Nl5DuOh8T8A@xxxxxxxxxxxxxxxx>
On Sunday, May 23, 2004 3:04 PM Syafril Hermansyah wrote :
>
> Masak sih saya pernah nulis bhw korupsi tidak mematikan ? :-)
>

Sorry, bukan anda, tapi sdr. Hermansyah. Keseleo karena namanya sama.
Kalimat itu saya baca di e-mail ini :
From: <hermansyah-qiVc+BLglCs@xxxxxxxxxxxxxxxx> To:
<yonsatu-PA9+dxvo8yQi5wvc6DhUiQ@xxxxxxxxxxxxxxxx>
Sent: Wednesday, May 19, 2004 3:51 PM
Subject: [yonsatu] Re: Soal cuma satu (Re: Re: [itb77] Re: Masukan utk
negeri ini bagian ke-2 [ was Re: Konsep 77 - Sebuah konsep pengembangan
Industri Indonesia])

Saya rasa sdr. Hermansyah juga maksudkan bahwa sebagian orang tidak
memahami
bahwa korupsi itu mematikan.

Salam,
BS







--[YONSATU - ITB]---------------------------------------------
Arsip : <http://news.mahawarman.net>
News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman
Other Info : <http://www.mahawarman.net>




Was this page helpful?
Yes No
Thread at a glance:

Previous Message by Date: click to view message preview

Re: Wiranto mau tembak mati Koruptor & debu Galunggung

Korupsi di Indonesia ibarat "debu gunung Galungung" yang menyebar ke segala penjuru. Cara membersihkannya ...yang logis adalah dari atap genteng kita masing-masing, kemudian berurutan ke bawah sampai terakhir adalah lantai kita. Demikian juga korupsi, akan lebih efektif kalau membersihkannya dari "atap" (dari pemimpin rumah tangga/ pemimpin bangsa) yang terakhir "lantai" (anak-anak kita/ rakyat). Sudahkah kita lakukan...? Rasanya kita akan mudah menjawabnya, tetapi tidak mudah melaksanakan. Jadi, ditembak (disuntik) mati sekalipun atau diampuni setelah ngaku kalau nyolong itu adalah cara, yang penting adalah "kemauan" membersihkan diri dari "atap". Siapkah para capres RI kita?...semoga! Artinya, bukan hanya nangkap dan memenjarakan maling ayam yang merugikan ratusan ribu hingga jutaan rupiah saja, sebaliknya malah meloloskan koruptor triliunan rupiah seperti yang lalu (Eddy Tansil 1,3 Triliun; pembobol BNI 1,7 Triliun yang kini ngendon di Singapura, dsb). Bukankah ikan busuk itu bermula dari kepalanya...? Salam Asodik >-----Original Message----- >From: hermansyah-qiVc+BLglCs@xxxxxxxxxxxxxxxx >[mailto:hermansyah-qiVc+BLglCs@xxxxxxxxxxxxxxxx] >Sent: Friday, May 21, 2004 6:58 PM >To: yonsatu-PA9+dxvo8yQi5wvc6DhUiQ@xxxxxxxxxxxxxxxx >Subject: [yonsatu] Wiranto mau tembak mati Koruptor > >WCDS, >Ternyata Wiranto sudah punya konsep dasar gimana memberantas korupsi >(http://www.wiranto.com/tnj.php?start=10) seperti berikut : > >Mengapa korupsi susah di brantas? >Saat ini korupsi dapat dihitung keuntungannya secara matematis. Bila kita >korupsi sekian dikurangi penjara sekian dan denda sekian, maka masih >untung sekian dan dilakukanlah korupsi itu. Jadi cara satu-satunya adalah >menghukum pelaku korupsi dengan keras, bahkan (kalau hukum kita dapat >mengijinkan) ditembak mati. > >Mengapa harus pilih presiden yang tegas? >Salah satu permasalahan yang mendasar adalah kesejahteraan rakyat. Seorang >pemimpin yang benar harus mengetahui kebutuhan rakyatnya sebelum rakyat >tersebut meminta dan keberpihakan ini membutuhkan ketegasan sikap dan >tanpa kompromi dari Presiden. > > >Mungkin Capres/Cawapres lainnya juga sudah punya konsep dasar untuk >memberantas korupsi, bahkan penjabarannya. Akan menarik sekali kalau ada. > > >Salam hangat, >Hermansyah XIV. > >--[YONSATU - ITB]--------------------------------------------- >Arsip : <http://news.mahawarman.net> >News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman >Other Info : <http://www.mahawarman.net> > --[YONSATU - ITB]--------------------------------------------- Arsip : <http://news.mahawarman.net> News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman Other Info : <http://www.mahawarman.net>

Next Message by Date: click to view message preview

Re: Buat Seminar Bagaimana Memberantas Korupsi ?Re:Re: Soal cuma satu (Re: Re: [itb77] Re: Masukan utk negeri ini bagianke-2 [ was Re: Konsep 77 - Sebuah konsep pengembangan Industri Indonesia])

Bener namanya Elliot Ness. Ini namanya kerjasama yang baik. Banyak kepala akan jauh lebih baik dari satu kepala. Salam Indradjaja Dalel -----Original Message----- From: julius caesar [mailto:smilingcaesar-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx] Sent: Friday, May 21, 2004 12:38 PM To: yonsatu-PA9+dxvo8yQi5wvc6DhUiQ@xxxxxxxxxxxxxxxx Subject: [yonsatu] Re: Buat Seminar Bagaimana Memberantas Korupsi ?Re:Re: Soal cuma satu (Re: Re: [itb77] Re: Masukan utk negeri ini bagianke-2 [ was Re: Konsep 77 - Sebuah konsep pengembangan Industri Indonesia]) hehehee..... saya bantu ingetin deh... namanya Elliot Ness Indradjaja Dalel <idalel-Rf7byZWFr1Zdtzx+TpIdMQ@xxxxxxxxxxxxxxxx> wrote: Saya juga macet, tetapi untuk Bantu ingat nama film series-nya adalah The Untouchable. Salam Indradjaja Dalel -----Original Message----- From: Syafril Hermansyah [mailto:syafril-OWdeXufdmv3Nl5DuOh8T8A@xxxxxxxxxxxxxxxx] Sent: Thursday, May 20, 2004 6:09 PM To: yonsatu-PA9+dxvo8yQi5wvc6DhUiQ@xxxxxxxxxxxxxxxx Subject: [yonsatu] Re: Buat Seminar Bagaimana Memberantas Korupsi ?Re:Re: Soal cuma satu (Re: Re: [itb77] Re: Masukan utk negeri ini bagianke-2 [ was Re: Konsep 77 - Sebuah konsep pengembangan Industri Indonesia]) Dulu di Amerika, memberantas Al Capone dg gang mafianya hampir mustahil, tp berkat kegigihan Team FBI (duh nama pimpinannya kok tiba-2x slip dari otak nih, sorry) akhirnya Al Capone dan gangnya bisa dijinakan. -- syafril ------- Syafril Hermansyah --[YONSATU - ITB]--------------------------------------------- Arsip : News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman Other Info : --[YONSATU - ITB]--------------------------------------------- Arsip : News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman Other Info : --------------------------------- Do you Yahoo!? Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70/year --[YONSATU - ITB]--------------------------------------------- Arsip : <http://news.mahawarman.net> News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman Other Info : <http://www.mahawarman.net> --[YONSATU - ITB]--------------------------------------------- Arsip : <http://news.mahawarman.net> News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman Other Info : <http://www.mahawarman.net>

Previous Message by Thread: click to view message preview

Re: Wiranto mau tembak mati Koruptor & debu Galunggung

Korupsi di Indonesia ibarat "debu gunung Galungung" yang menyebar ke segala penjuru. Cara membersihkannya ...yang logis adalah dari atap genteng kita masing-masing, kemudian berurutan ke bawah sampai terakhir adalah lantai kita. Demikian juga korupsi, akan lebih efektif kalau membersihkannya dari "atap" (dari pemimpin rumah tangga/ pemimpin bangsa) yang terakhir "lantai" (anak-anak kita/ rakyat). Sudahkah kita lakukan...? Rasanya kita akan mudah menjawabnya, tetapi tidak mudah melaksanakan. Jadi, ditembak (disuntik) mati sekalipun atau diampuni setelah ngaku kalau nyolong itu adalah cara, yang penting adalah "kemauan" membersihkan diri dari "atap". Siapkah para capres RI kita?...semoga! Artinya, bukan hanya nangkap dan memenjarakan maling ayam yang merugikan ratusan ribu hingga jutaan rupiah saja, sebaliknya malah meloloskan koruptor triliunan rupiah seperti yang lalu (Eddy Tansil 1,3 Triliun; pembobol BNI 1,7 Triliun yang kini ngendon di Singapura, dsb). Bukankah ikan busuk itu bermula dari kepalanya...? Salam Asodik >-----Original Message----- >From: hermansyah-qiVc+BLglCs@xxxxxxxxxxxxxxxx >[mailto:hermansyah-qiVc+BLglCs@xxxxxxxxxxxxxxxx] >Sent: Friday, May 21, 2004 6:58 PM >To: yonsatu-PA9+dxvo8yQi5wvc6DhUiQ@xxxxxxxxxxxxxxxx >Subject: [yonsatu] Wiranto mau tembak mati Koruptor > >WCDS, >Ternyata Wiranto sudah punya konsep dasar gimana memberantas korupsi >(http://www.wiranto.com/tnj.php?start=10) seperti berikut : > >Mengapa korupsi susah di brantas? >Saat ini korupsi dapat dihitung keuntungannya secara matematis. Bila kita >korupsi sekian dikurangi penjara sekian dan denda sekian, maka masih >untung sekian dan dilakukanlah korupsi itu. Jadi cara satu-satunya adalah >menghukum pelaku korupsi dengan keras, bahkan (kalau hukum kita dapat >mengijinkan) ditembak mati. > >Mengapa harus pilih presiden yang tegas? >Salah satu permasalahan yang mendasar adalah kesejahteraan rakyat. Seorang >pemimpin yang benar harus mengetahui kebutuhan rakyatnya sebelum rakyat >tersebut meminta dan keberpihakan ini membutuhkan ketegasan sikap dan >tanpa kompromi dari Presiden. > > >Mungkin Capres/Cawapres lainnya juga sudah punya konsep dasar untuk >memberantas korupsi, bahkan penjabarannya. Akan menarik sekali kalau ada. > > >Salam hangat, >Hermansyah XIV. > >--[YONSATU - ITB]--------------------------------------------- >Arsip : <http://news.mahawarman.net> >News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman >Other Info : <http://www.mahawarman.net> > --[YONSATU - ITB]--------------------------------------------- Arsip : <http://news.mahawarman.net> News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman Other Info : <http://www.mahawarman.net>

Next Message by Thread: click to view message preview

Re: Tidak ada jalan lain menuju Roma..........

WidyaÇastrena Dharmasiddha ! At 01:29 22-05-2004 +0700, "Akhmad Bukhari Saleh" wrote: >seorang jagoan Kopassus ke sana, dia ampun-ampunan kedinginan. >Itu baru Itali di musim panas. Sementara itu di waktu yang sama ada orang >Indonesia yang sok mau jadi mujahiddin ke Bosnia. Padahal winter di Bosnia >luar biasa dinginnya. Labor omnia vincit, kadang-kadang ada hal lain yang bisa mengatasi keterbatasan fisik. Anggota TNI tersebut boleh saja mumpuni, namun jiwa si orang sok tadi bisa jadi lebih 'kuat' dalam melawan hambatan fisik. Tapi saya penasaran, bagaimana akhir cerita si orang tersebut ? >waktu ummat Islam Bosnia dibantai Serbia, seluruh dunia nonton saja, >termasuk Arab-Arab muslim itu. Pernah -entah benar entah tidak benar- ada yang menghembuskan berita bahwa salah satu parpol di Indonesia mendapatkan restu dari kepala pemerintahan negara asing yang seagama dengan masyarakat keagamaan parpol tersebut. Juga ada salah satu masyarakat terbesar keagamaan di Indonesia yang disebutkan sering berkonsultansi dengan pejabat-pejabat pemerintahan asing yang seagama dengan masyarakat tersebut. Akhirnya, ada pihak pada salah satu daerah konflik di Indonesia yang dikatakan mendapatkan dukungan -lagi-lagi- dari negara asing tersebut, karena -lagi-lagi- sehubungan dengan kesamaan agama. Apa-apaan ini ?! Saya pernah membaca mengenai 'kecaman' warga Tionghoa bukan Indonesia pada 'suku' Tionghoa Indonesia. Saudara kita ini malah balik mengatakan bahwa ia memang Tionghoa, namun Tionghoa Indonesia. Menurut hemat saya, ikatan antarwarga negara seyogyanya lebih kuat dibandingkan ikatan antarpemeluk seiman atau antarsesama ras. Negara adalah lambang kesatuan cita-cita dan cara untuk mencapai cita-cita itu sendiri. Ini yang ditekankan dalam kemiliteran, sehingga institusi ini tampak tidak dapat ditandingi oleh institusi sipil. Sharif Dayan --[YONSATU - ITB]--------------------------------------------- Arsip : <http://news.mahawarman.net> News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman Other Info : <http://www.mahawarman.net>
Sign up for updates to this mailing list. email:
Loading Comments...
Home | News | Patents | Sitemap | FAQ | advertise

Advertising by