logo       

Re: Gaji PNS Naik? Re: Re: Ini masuk kategori menge luhjuga!: msg#00173

org.region.indonesia.mahawarman

Subject: Re: Gaji PNS Naik? Re: Re: Ini masuk kategori menge luhjuga!

Salah satu kriteria terpenting yang berkaitan dengan attitude, menurut saya,
adalah kejujuran.
Ada gak ya alat untuk mengujinya? Kalau ada, setiap perusahaan atau
institusi pasti akan beli, laku keras. Tapi, apa iya setiap bos ingin punya
pegawai yang jujur? Soalnya sering kali orang jujur malah gak dipakai. Eh,
itu sih di negeri antah berantah. Di Indonesia?
Jika semua/kebanyakan pegawai jujur, kerja bisa efektif. Dalam bekerja,
kalau sama2 dengan orang jujur enak sekali. Enak rasanya punya atasan jujur,
teman jujur, bawahan jujur. Gak perlu ada yang ditutup-tutupi. Setelah
jujur, baru kita ngomong keahlian selanjutnya yang sesuai.

Salam

Hafzal Hanief

-----Original Message-----
From: Syafril Hermansyah
[mailto:syafril-OWdeXufdmv3Nl5DuOh8T8A@xxxxxxxxxxxxxxxx]
Sent: 28 April 2004 14:46
To: yonsatu-PA9+dxvo8yQi5wvc6DhUiQ@xxxxxxxxxxxxxxxx
Subject: [yonsatu] Re: Gaji PNS Naik? Re: Re: Ini masuk kategori
mengeluhjuga!

On Wed, 28 Apr 2004 14:15:32 +0700
"Andoko" <andoko-nOOBwSVEXbSpklxv0McUS57PR6L3/7vP@xxxxxxxxxxxxxxxx> wrote:

> mungkin juga, kenaikan gaji harus diiringi dengan seleksi yang ketat -
alias
> terbuka kemungkinan adanya pemecatan juga.

Enak aja mecat-2x yg punya negara :-)

> Jangan juga sembarang gaji dinaikan , padahal kualitas PNS tersebut jelek
-
> masuk kerja karena Nepotisme.

Eit tunggu dulu, belum tentu kualitasnya jelek, bisa juga karena
penanganannya
yg jelek. Sistem yg baik akan membuat orang menjadi baik ... asal sdh lulus
SMA
(nggak nyontek saat ujian) orang itu mesti sdh bisa pakai otaknya utk
berpikir
logis, maka pasti bisa diajar bekerja lebih baik.

Ngajarin bagaimana bisa bekerja, menikmati kerja dan menghayati kerja bisa
dlakukan relatif cepat (bisa belajar dari kurva belajar sistem), tp ngajari
attitude yg lebih baik bisa makan waktu yg lebih lama, perlu atasan yg sabar
dan
telaten.

> Bahkan kalau perlu, diadakan perampingan cuma saya yakin ide ini susah
> terwujud, masalahnya bisa keseret kemana-mana....yah...namanya juga
Indonesia.
> Satu PNS dipecat yang demo seribu orang - padahal siapa tahu yang dipecat
itu
> memang tidak cost-effective bagi negara.

Itu sebabnya perlu kriteria/tolok ukur "cost effective" seperti apa, kalau
cuma
kriterianya pakai "job analysis/description" yg ditulis pakai bahasa dewa ya
semua orang bilang "saya perform kok" :-)

> Btw, kalo memang alasannya gaji kecil..., kenapa itu orang mau jadi PNS?
toh
> semua orang sudah tau dari dulu, gaji PNS itu kecil.

Itu norma yg terbawa dari jaman londo dan rekiblik dulu, PNS itu priyayi
jadi
wajib di service oleh hamba sahaya (benar nggak ya ? <GGG>).

--
syafril
-------
Syafril Hermansyah



--[YONSATU - ITB]---------------------------------------------
Arsip : <http://news.mahawarman.net>
News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman
Other Info : <http://www.mahawarman.net>



--[YONSATU - ITB]---------------------------------------------
Arsip : <http://news.mahawarman.net>
News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman
Other Info : <http://www.mahawarman.net>




<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise