logo       

Re: Lantas, apa yang anda lakukan?Re: Re: Apakah Kita Masih Butuh Pemerinta: msg#00150

org.region.indonesia.mahawarman

Subject: Re: Lantas, apa yang anda lakukan?Re: Re: Apakah Kita Masih Butuh Pemerintah?!

AWW.

Mulanya saya kaget, karena ternyata apa yang terjadi "lebih
dahsyat" dari yang saya baca atau saya dengar dalam diskusi.
Dalam kasus ini saya mengambil hikmah menurut apa yang
Rasulullah katakan: "barangsiapa melihat kemungkaran, maka
ubahlah dengan tangan (power), kalau tidak mampu ubahlah dengan
lisan (kritik membangun), kalau tidak mampu juga dengan hati,
dan itulah selemah-lemahnya iman". Mengingat saya baru staf
biasa, tentu belum memiliki power yang memadai sehingga saya
melakukannya dengan cara lisan dalam rapat resmi maupun dalam
obrolan santai. Saya coba mempengaruhi rekan staf yang memiliki
visi yang sama dalam pemberantasan KKN, bahkan pinpro saya
sangat senang kalau berdiskusi mengenai hal tsb dan
mengengcourage saya untuk konsisten. Kami sempat bertukar
fikiran mengenai upaya-upaya lain yang bisa dilakukan, paling
tidak dalam lingkup proyek dan tanggung jawab kami.
Namun pekerjaan ini harus menjadi komitmen kita semua, karena
kalau berjuang sendirian kita akan "kurang tenaga", misalnya
ketika berhubungan dengan atasan yang meminta "dana perjuangan"
dalam pemilu kemarin atau, ketika DIP tidak kunjung keluar,
maka mau tidak mau pinpro saya tetap "menyetor" kepada atlas
dan Direktorat jenderal Anggaran (DJA).
Wal hasil upaya yang bisa saya lakukan baru sebatas lisan dan
wacana. Namun ada yang menarik ketika saya mengurus Revisi DIP
TA 2003. Saya ditanya oleh Biro Perencanaan, "Kalau revisi ini
tidak saya setujui bagaimana?", Saya jawab tidak apa-apa,
paling saya ditegur oleh atasan saya, dan saya akan bilang
bahwa semua prosedur sudah saya tempuh dengan benar namun bapak
tidak menyetujui, paling jelek saya "dipecat" (non job), tapi
bahwa harus tahu saya adalah alumni ITB saya bisa bekerja di
mana saja kalau saya dinonjobkan. Akhirnya Revisi DIP itu
disetujui juga tanpa saya memberi "pelicin".
Wassalam. DZArifin.

> <waycibi-AognTR6Re/Oez0ei9/+7zw@xxxxxxxxxxxxxxxx> 04/26/2004 07:52 wrote:
>
>> Saya yang baru 3
>>tahun terlibat dalam birokrasi bisa melihat secara langsung
>>bagaimana "perampokan uang rakyat" yang berasal dari APBN
>>maupun pinjaman itu digerogoti mulai dari usulan DIP,
>>pembahasan di DJA sampai pemeriksaan oleh Inspektorat dan
>>BPKP.
>
> Wah, anda beruntung sekali mas Doedoeng, bisa menjadi saksi
> mata atas perbuatan melanggar hukum dan yang mengkhianati
> rakyat itu.
> Lantas, kalau saya boleh tahu, apa yang selanjutnya anda
> lakukan?
>
> Salam hangat,
> HermanSyah XIV.
>
>
>
>
>
>
> <waycibi-AognTR6Re/Oez0ei9/+7zw@xxxxxxxxxxxxxxxx>
> 04/26/2004 07:52
> Please respond to yonsatu
>
>
> To: <yonsatu-PA9+dxvo8yQi5wvc6DhUiQ@xxxxxxxxxxxxxxxx>
> cc:
> Subject: [yonsatu] Re: Apakah Kita Masih Butuh
> Pemerintah?!
>
>
> AWW.
>
> Mungkin maksud Pak Sodik, kok utangnya sebesar itu (2000
> trilyun ??), mestinya kalo manajemennya bener mungkin tidak
> harus sebesar itu.
> Tapi korupsi di negara kita memang luar biasa. Saya yang
> baru 3
> tahun terlibat dalam birokrasi bisa melihat secara langsung
> bagaimana "perampokan uang rakyat" yang berasal dari APBN
> maupun pinjaman itu digerogoti mulai dari usulan DIP,
> pembahasan di DJA sampai pemeriksaan oleh Inspektorat dan
> BPKP.
> Wassalam. DZArifin.
>
>
>
>
>
>
> --[YONSATU -
> ITB]---------------------------------------------
> Arsip : <http://news.mahawarman.net>
> News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman
> Other Info : <http://www.mahawarman.net>
>



___________________________________________________________
indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id




--[YONSATU - ITB]---------------------------------------------
Arsip : <http://news.mahawarman.net>
News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman
Other Info : <http://www.mahawarman.net>




<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise