|
Re: Apakah Kita Masih Butuh Pemerintah?!: msg#00132org.region.indonesia.mahawarman
Aww, Pak Doedoeng, pak Yanto dkk...wah rame juga yah... Saya bukannya sudah atau sedang frustrasi lho pak Yanto. Cuma saya merasa prihatin sebagai rakyat yang lebih beruntung (termasuk anggota milis ini tentunya) dibanding jutaan rakyat yang hidup dibawah garis kemiskinan. Kita dengan mudah berEmilria (di kantor, di rumah atau di warnet dsb), tetapi tidak demikian dengan mereka ...boro boro untuk emil, untuk makan saja sulit ...jadi kita patut bersyukur kepada Tuhan YME.. Sekedar merenung kembali, Negara kita Indonesia ini adalah Negara dengan kekayaan luar biasa dari mulai minyak dan gasbumi, tambang (batubara, emas, perak, nikel dsb), hutan berbagai jenis kayu sampai hasil yang ada di lautan (ikan, mutiara dsb)...dsb..dsb... Tetapi mengapa hutang kita jika dibagi 230 juta penduduk, maka setiap bayi lahir (kaya maupun miskin) sudah harus menanggung beban hutang sekitar Rp10juta per jiwa. Bahkan kita merasa "hebat" lho, karena dipercaya oleh Negara donor dengan pemberian hutang barunya melalui IMF dan Bank Dunia, padahal di Amerika sono ribuan demonstran beraksi di markas Bank Dunia dan IMF baru-baru ini. Hal tersebut karena uang IMF dan Bank Dunia bukan dipakai untuk lapangan kerja dan pendidikan tetapi untuk perang dan pendudukan (kata halus penjajahan). Memang, bagi kita yang anggota milis ini (misalnya)jumlah Rp10juta tersebut masih memungkinkan untuk kita capai(meski dengan berbagai upaya yang tidak mudah). Tetapi bagi rakyat lain yang tidak seberuntung kita maka angka Rp10juta adalah jumlah yang "mungkin" tidak akan pernah mereka capai sampai mereka meninggalkan dunia yang fana ini. Padahal rakyat (kaya atau miskin) masih dibebani dengan pajak, yang ternyata lebih dari 53% justru uang tersebut dipakai untuk membayar hutang dalam dan luar negeri yang disebabkan para konglomerat "hitam" (saya yakin kita tidak termasuk di dalamnya, moga-moga). Saya sependapat dengan pak Doedoeng, bahwa semua itu adalah karena mis manejemen atau dengan kata lain "salah urus". Tetapi jangan diartikan bahwa "salah urus" ini hanya oleh pemerintahan Megawati semata lho, tetapi oleh yang pernah dan yang akan "mengurus" negara ini tentu harus bertanggung jawab (terutama) terhadap sila ke-5 Panca Sila yang sampai saat ini baru merupakan "semboyan". (Maklum .... menjelang Pemilu Capres 5 Juli 2004, tentu akan ada yang merasa senang atau tidak senang jika dikatakan pemerintah "salah urus"...). Bagi saya tulisan Dosen Fisip UI, Amir santosa..itu sah-sah saja mengkritik dalam alam demokrasi ini. Lain halnya jaman penjajahan dulu (atau jaman pemerintah ogah dikritik..kapan itu?),ybs tentu tidak akan berani menyampaikan kritikan...tentunya lebih aman jika bersikap "pegang burung". Memang harus diakui kita sebagai rakyat Indonesia seringkali harus kreatif dengan "swadana", "swakelola", "swasembada", "swakarya" ..dan swa-swa lainnya (sampai ada majalah "SWA"), sementara di negara maju hal itu rasa-rasanya diwujudkan dengan rakyat "wajib pajak" dan sesudahnya negara (pemerintah) yang urus semua sampai pengangguran, pengemis dsb. Tentunya apa kita harus bersikap seperti pak Andoko: "sebaiknya dibuang saja keluar negeri, toh dia lebih suka keadaan di luar negri daripada disini. Lagipula ga ada gunanya dia di Indonesia". Pak Andoko lupa yah bahwa sekarang jaman IT, lha banyak warga Indonesia yang mencari nafkah di luar negeri dan banyak juga yang mengkritik Indonesia (bukan membanggakan Indonesia) melalui radio, TV, internet (email), majalah dsb ..iya gak?...Apa mereka perlu dibuang ke luar dunia...he..he... yah tidak demikian tho.. Menurut saya kalau kritik membangun, syukur-syukur memberi solusi yah biarin aja...katanya Indonesia ini negara (belajar) demokrasi (atau demo crazy..?), kalau tidak mau menerima kritik lalu...... Salam Asodik -----Original Message----- From: waycibi-AognTR6Re/Oez0ei9/+7zw@xxxxxxxxxxxxxxxx [mailto:waycibi-AognTR6Re/Oez0ei9/+7zw@xxxxxxxxxxxxxxxx] Sent: Monday, April 26, 2004 12:52 PM To: yonsatu-PA9+dxvo8yQi5wvc6DhUiQ@xxxxxxxxxxxxxxxx Subject: [yonsatu] Re: Apakah Kita Masih Butuh Pemerintah?! AWW. Mungkin maksud Pak Sodik, kok utangnya sebesar itu (2000 trilyun ??), mestinya kalo manajemennya bener mungkin tidak harus sebesar itu. Tapi korupsi di negara kita memang luar biasa. Saya yang baru 3 tahun terlibat dalam birokrasi bisa melihat secara langsung bagaimana "perampokan uang rakyat" yang berasal dari APBN maupun pinjaman itu digerogoti mulai dari usulan DIP, pembahasan di DJA sampai pemeriksaan oleh Inspektorat dan BPKP. Wassalam. DZArifin. > Abdullah Sodik wrote: >> >> Memang hebat Negara kita ini yah. >> Kalau saja kita sebagai rakyat Indonesia ini diperlakukan >> seperti rakyat di negara maju (banyak hal diurus dan >> ditanggung negara), mungkin hutang Indonesia tidak sebanyak >> sekarang (sekitar Rp2000 triliun), atau justru sebaliknya?. >> Au' aah gelappp.... >> >> Salam >> Asodik >> >> > Sdr Abdullah Sodik !!!! > > > Apakah Anda sudah atau sedang frustasi ?????? > Mbok coba hitung biaya membuat jalan toll , membeli truk > sampah , menyewa polisi dsb dsb , kalau mau ngurus sendiri > !!!! Atau urunan gaya kita di RT/TW , apakah mungkin????? > > Saya tidak katakan pemerintah kita good - good - good , > akan tetapi pertanyaan itu koq bisa keluar dari seseorang se > pinter Anda ? > > YRS/III > > > --[YONSATU - > ITB]--------------------------------------------- > Arsip : <http://news.mahawarman.net> > News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman > Other Info : <http://www.mahawarman.net> > ___________________________________________________________ indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id --[YONSATU - ITB]--------------------------------------------- Arsip : <http://news.mahawarman.net> News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman Other Info : <http://www.mahawarman.net> --[YONSATU - ITB]--------------------------------------------- Arsip : <http://news.mahawarman.net> News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman Other Info : <http://www.mahawarman.net> |
|
| <Prev in Thread] | Current Thread | [Next in Thread> |
|---|---|---|
| Previous by Date: | Re: Apakah Kita Masih Butuh Pemerintah?!: 00132, Syafril Hermansyah |
|---|---|
| Next by Date: | Re: Apakah Kita Masih Butuh Pemerintah?!: 00132, Oetomo Tri Winarno |
| Previous by Thread: | Re: Apakah Kita Masih Butuh Pemerintah?!i: 00132, Syafril Hermansyah |
| Next by Thread: | Re: Apakah Kita Masih Butuh Pemerintah?!: 00132, Oetomo Tri Winarno |
| Indexes: | [Date] [Thread] [Top] [All Lists] |
| News | FAQ | advertise |