|
Apakah Kita Masih Butuh Pemerintah?!: msg#00113org.region.indonesia.mahawarman
Memang hebat Negara kita ini yah. Kalau saja kita sebagai rakyat Indonesia ini diperlakukan seperti rakyat di negara maju (banyak hal diurus dan ditanggung negara), mungkin hutang Indonesia tidak sebanyak sekarang (sekitar Rp2000 triliun), atau justru sebaliknya?. Au' aah gelappp.... Salam Asodik -----Original Message----- Apakah Kita Masih Butuh Pemerintah?! Rasanya hampir semua hal dalam kehidupan, kita urus dan atur sendiri. Kita mulai dari hal-hal disekitar rumah. Bila jalan didepan rumah rusak atau belum diaspal, bersama tetangga kita bergotong-royong saling menyumbang uang atau material untuk memperbaiki atau mengaspalnya. Beruntung (ini amat jarang), bila pemerintah berinisiatif untuk mengaspal. Membuang sampah juga kita urus sendiri dengan membayar tukang sampah. Keamanan di sekitar rumah kita atasi sendiri dengan menggaji satpam, hansip, atau melakukan ronda bersama warga sekitar rumah. Saat ke kantor, kuliah, atau kemana saja, kita perlu membayar cepek kepada pak ogah agar bisa berjalan lancar ditikungan. Sopir bis kota, metro mini, dan angkutan umum lainnya juga mengurus sendiri, dimana saja dan kapan saja mereka mau berhenti entah untuk menaikkan penumpang bahkan untuk istirahat. Di jalan tol, bila terburu-buru, kita atur sendiri mau lewat sebelah mana. Mau melambung dari sebelah kiri boleh, mau menerobos bahu jalan bisa, mau tiba-tiba memotong kendaraan lain juga tidak apa-apa. Sebaliknya bila sedang ingin santai di jalan tol bisa juga berkendaraan pelan-pelan dibawah 60 kilo meter per-jam dan ambil jalur paling kanan. Pengendara sepeda motor boleh mengantur sendiri arah motornya. Bila dia melihat tempat yang ditujunya lebih dekat dicapai dengan melawan arus kendaraan, dia boleh melawan arus dengan bebas merdeka . Di malam hari, para pengendara motor boleh mengatur sendiri apakah akan mematikan atau menyalakan lampu motornya. Penarik gerobak barang bekas juga bebas melawan arus kendaraan. Tukang parkir bisa menarik ongkos parkir semaunya. Kendaraan yang diparkir di halaman toko dan mal pun bayar ongkos parkir. Anda sedang membuat dan merenovasi rumah? Anda bebas meletakkan timbunan batu, pasir, dan material lain dipinggir jalan meski hal itu mengganggu kendaraan lain yang lewat. Tidak akan ada mantri kontroler yang menegur apalagi memberi sanksi. Anda pusing memikirkan sekolah anak-anak? Anda harus berupaya sendiri untuk mencari sekolah, mencari biayanya meski penghasilan anda tidak mencukupi. Kita merasa gaji tidak cukup? Ya kita harus urus sendiri, supaya cukup atau cari sendiri cara lain untuk mencari penghasilan tambahan. Begitu pula urus sendirilah jika kita atau anggota keluarga sakit meski kita termasuk golongan miskin. Mau periksa dokter, kita bayar sendiri. Perlu ambulan kita urus sendiri. Mau dirawat dirumah sakit bersiap membayar sendiri jika mau diobati. Meninggal pun kita urus sendiri semua hal, mulai dari surat RT sampai mengurus kuburan, dan jangan lupa untuk membayar sewa kuburan. Beruntunglah karena kita punya banyak tetangga yang senasib sehingga saling membantu. Saya pernah kuliah diluar negeri. Rasanya banyak hal yang tidak perlu saya urus sendiri. Sampah tinggal dimasukkan kedalam tas plastik yang diberikan gratis, diletakkan di depan pintu rumah lalu esok harinya sampah itu sudah raib tanpa saya harus iuran dengan tetangga untuk membayar tukang sampah. Mengendarai mobil rasanya aman karena tertib, teratur dan merasa polisi dimana-mana sehingga tidak berani melakukan pelanggaran lalu lintas, tidak ada pak ogah, tidak ada yang menerobos lampu merah, dan tidak ada kendaraan yang melawan arus. Ongkos parkir hanya dikenakan bila kita parkir di tepi jalan, sedangkan di halaman toko, di halaman hotel dan mal umumnya gratis. Bila jalan aspal didepan rumah berlubang, tinggal telepon pemerintah kota, lalu tidak lama kemudian jalan sudah di aspal. Bahkan, kadang belum sempat menelepon, jalan sudah diperbaiki. Listrik dibayar tiap tiga bulan saking rendahnya tarif listrik. Air mandi dan air minum tidak perlu mengebor sendiri, karena sudah disediakan oleh perusahaan air minum, dan airnya bisa langsung diminum tanpa dimasak dan disediakan gratis. Karena status saya mahasiswa, maka istri saya bebas dari biaya melahirkan dan disantuni sampai anak saya cukup besar. Ketika sakit, saya tidak merasa risau karena mahasiswa dan kaum miskin mendapat perawatan gratis di rumah sakit yang bagus dan bersih. Anak saya sekolah juga tanpa bayar. Pasti akan ada yang mengatakan, banyak hal itu diberikan gratis karena warga negara membayar pajak. Tetapi rasanya kita membayar pajak dengan taat. PBB kita bayar, merokok dan makan direstoran kita bayar pajak. Masuk ketoilet umum, kita bayar pajak. Bahkan, setiap hari kita juga bayar pajak tak resmi kepada pak ogah, kepada satpam yang baru tersenyum kalau diberi tip, kepada penjaga toilet di mal yang tiba-tiba menyodorkan tissue, kepada pegawai urusan KTP, dan seterusnya . Karena itu, rasanya pemerintah tidak ada. Pemerintah baru terasa ada bila mahasiswa dan buruh ditangkapi atau dipukuli karena berdemo minta harga -harga diturunkan. Pemerintah baru ada jika sedang naik haji atau berkunjung ke luar negeri dengan rombongan besar dengan pelayanan negara. Tetapi pemerintah menghilang bila berkaitan dengan urusan kesejahteraan dan keamanan rakyat. Apabila kita mengurus sendiri masalah ketertiban, keamanan, kesehatan, pendidikan, kesejahteraan dan banyak hal lainnya, sedangkan pemerintah baru hadir ketika mahasiswa dan buruh digebuki, lalu untuk apa pemerintah. Apakah kita masih memerlukan pemerintah?! ditulis oleh : Amir Santosa Dosen ilmu politik di FISIP UI --[YONSATU - ITB]--------------------------------------------- Arsip : <http://news.mahawarman.net> News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman Other Info : <http://www.mahawarman.net> |
|
| <Prev in Thread] | Current Thread | [Next in Thread> |
|---|---|---|
| Previous by Date: | Re: informasi: 00113, Wimoko Gardjito |
|---|---|
| Next by Date: | Re: Boarding site: 00113, Wimoko Gardjito |
| Previous by Thread: | Re: [anggota] Mini Airshow YON I ......... ALLSET............ready.....set....go.........i: 00113, wimoko . gardjito-i4qIY6q1GCNdtzx+TpIdMQ |
| Next by Thread: | Re: Apakah Kita Masih Butuh Pemerintah?!: 00113, Andoko |
| Indexes: | [Date] [Thread] [Top] [All Lists] |
| News | FAQ | advertise |