logo       

PENDIDIKAN DI NEGERIKU !: msg#00160

org.region.indonesia.bandung.itb-77

Subject: PENDIDIKAN DI NEGERIKU !

    Perdebatan pendidikan di Indonesia, terutama jika di compare dengan negara lain memang sangat menarik. 25 tahun yang lalu kita masih bersama-sama kuliah dengan saudara kita dari Malaysia. Kalau tidak salah di Deptm. Matematika ada 6 mahasiswa dari Malaysia angkt 77. Waktu itu kita memang bangga bahwa pendidikan di negeri ini khususnya di ITB masih salah satu yang terbaik di Asia .  Namun sekarang, dari List 200 Universitas terkemuka di dunia, tak satupun Universitas di negeri ini masuk dalam list tersebut.  Singapura menempatkan 2 Univ dan juga Malaysia. Indonesia ?. NOL.
Mungkin sedikit informasi bisa mengusik kita , terutama kepada teman-teman yang sekarang sedang duduk di jajaran/birokrasi pemerintahan.
    Sebulan lalu saya ikut Seminar Ketenagakerjaan yg diselenggarakan salah satu Company bekerjasama dng Depnaker, yang salah satu pembicaranya adalah  Ir. Achdiat Atmawinata (mantan Dirjen LEM dan Mesin Angt 78).  Salah satu pembicaranya juga adalah Ir. Abdul Wahab MA , Kabag Pembakuan Standar dan Akreditasi Depnaker. Dia berbicara banyak masalah standarisasi profesi dan pendidikan di Indonesia. Salah satu yg dia bahas adalah kunjungan dia ke TIMTIM yang baru saja dilakukan. Di TIMTIM , 2 tahun ini saja pemerintah telah memberangkatkan lebih dari 1000 mahasiswa ke Australia dan Selandia Baru.  Begitu care nya negeri yang baru saja berdiri beberapa tahun ini untuk bidang pendidikan. Mereka mengetahui bahwa pendidikan akan menjadi sutau kunci bangsa untuk bergerak kedepan. Negeri yang dikatakan miskin dengan pengalaman dan sedikit sumber daya , namun melihat kedepan bahwa pendidikan hal yg penting untuk membangun bangsa . 
Dan bukannya tidak mungkin dalam 10 tahun kedepan, pendidikan di TIMTIM akan melampaui Indonesia seperti halnya di Malaysia.
    Hal lain adalah pengalaman di tempat tinggal saya. Ditempat tinggal saya beberapa bulan lalu kedatangan warga baru yang baru pulang dari bekerja di Vietnam. Anaknya yang baru kelas 5 SD sangat fasih berbahasa Inggris. Bahkan kalau ketemu sama bapak2 , dia (yg kelas 5) sering ngajak ngomong Inggris. Bapaknya kerja di Hotel Darmawangsa. Saya tanya, bagaimana dia fasih berbahasa Inggris. Ternyata di sekolah dasar disana telah diajarkan berbahasa Inggris dengan baik, bahkan katanaya day-to-day mereka diajarkan bahasa bule ini. Memang kalau kita pernah baca di Kompas 4 bulan yg lalu, yang menggambarkan pendidikan di Vietman yang sekarang sudah jauh lebih baik dari kita, yaaa membuat kita prihatin.
Tiga negeri yang jauh dibelakang Indonesia waktu kemerdekaannya, tidak lama lagi akan melampaui dalam hal mutu pendidikannya. Dan inilah yg membuat kita prihatin.
Begitulah negeriku.
EddyPur
No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Anti-Virus.
Version: 7.0.344 / Virus Database: 267.10.15/82 - Release Date: 8/25/2005
<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise