Ayong,
Kita ktemu ya tanggal 9 September ini di undangannya
pak Katua
D
-----Original Message-----
From: guzghul-Z1dpnsVmcXIMaY++rXgPVg@xxxxxxxxxxxxxxxx
[mailto:guzghul-Z1dpnsVmcXIMaY++rXgPVg@xxxxxxxxxxxxxxxx]
Sent: Wednesday,
August 24, 2005 5:36 PM
To: itb77-DzvTHOYnpihaCN38hz+VB57PR6L3/7vP@xxxxxxxxxxxxxxxx
Subject: [itb77] Re: Fwd: EKONOMI
NEO-LIBERAL DI INDONESIA -- Dwi Condro Triono, aktifis Hizbut Tahrir Indonesia, kandidat
Doktor ekonomi Universitas Kebangsaan Malaysia
Ayong,
artikel yang menarik dan komprehensif, terutama buat yang non-ekonom seperti
gue ini.....
Cheers,
feRDy mAd
----Original Message----
From: firmancarol-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx
Date: Aug 17, 2005 20:59
To:
Subj: [itb77] Fwd: EKONOMI NEO-LIBERAL DI INDONESIA -- Dwi Condro Triono,
aktifis Hizbut Tahrir Indonesia, kandidat Doktor ekonomi Universitas Kebangsaan
Malaysia
EKONOMI NEO-LIBERAL DI INDONESIA
Oleh Dwi Condro Triono
http://hizbut-tahrir.or.id/main.php?page=alwaie&id=26
Pendahuluan
Pernahkah kita membayangkan, 3 orang terkaya di
dunia, kekayaannya lebih
besar dari gross domestic product (GDP) 48 negara
termiskin dunia, yang
berarti setara dengan seperempat jumlah total
negara di dunia? Itulah hasil
penelitian Brecher dan Smith. Tidak kalah
hebatnya, menurut penelitian Noam
Chomsky, 1% penduduk dengan pendapatan tertinggi
dunia setara dengan 60%
penduduk pendapatan terendah dunia, yaitu sama
dengan 3 miliar manusia.1
---deleted---