logo       

Re: aku bingung: msg#00049

org.region.indonesia.bandung.itb-77

Subject: Re: aku bingung

On Wed, 30 Mar 2005 11:15:23 +0700
Taufik Rahman Mahlan wrote:

> Sistem nilai dan budaya manusia itu berkembang sesuai
> dengan lokalitasnya. Tidak semua orang punya kemewahan
> (waktu, duit, dan otak) untuk kontemplasi atau berpikir
> serius dan tinggi seperti Witarto Adi atau Syafril
> Hermansyah (kemana aja lo, Fril?).

Nuhun ah atas apresiasinya.
Gue ada di dunia cyber, cuma sebulan terakhir ini lagi banyak "ditanggap" keluar
kota dan keluar kantor.

> Di negeri kita ini kan masih banyak yang berada pada tingkat besok apa makan,
> bukan besok makan apa. Di banyak tempat tumbuh sistem nilai baru berdasarkan
> keadaan kepepet, sehingga pertimbangan benar atau salah,
> boleh atau tidak, tidak dijadikan acuan.
> Yang dipakai adalah bisa atau tidak.
> Kalau bisa, kerjain aja, demi keberlangsungan hidup
> (kerennya: survival). Ini tata nilai baru yang sama sekali
> tidak menggunakan nilai-nilai ideal (agama, etika,
> filsafat). Dasarnya adalah naluri untuk kelangsungan hidup
> (kerennya: survival instinct).

Pendapat bagus, penjelasan sederhana dan jelas utk maslow pyramid.

> Tapi di kalangan yang punya duit dan otak, ada juga yang
> perilakunya seperti alinea diatas. Yang ini bukan naluri
> untuk kelangsungan hidup, tapi naluri untuk hidup lebih
> mewah (bahasa sundanya: greed). Penyebabnya karena otak
> dan hatinya kosong dari nilai ideal, kali. Tapi kalau
> dipikir-pikir, kayaknya sikap seperti ini yang bikin
> ekonomi dan teknologi jadi maju.

Greedy membuat maju ? Maju utk diri sendiri barangkali (sembari merusak
lingkungan) ?
Ah ya, mungkin bisa dilihat bhw si perusak ini mentrigger dibuatnya
teknologi/penemuan baru ?

> Bisa dibilang, tata nilai kita kena penyakit. Dan
> keberadaan penyakit adalah hal yang tak terhindari,
> berhubung tingkat organisme dan kebudayaan kita sudah
> tinggi (coba lihat cacing, mereka gak kenal penyakit. Atau
> atom, paling-paling jadi isotop). Penyakit juga merupakan
> lahan penghidupan para penyembuh (dokter, tabib, dukun,
> shinshe).

Nice word.

> Delima gak tahan ya ngeliat penduduk liar? Tabahkan
> hatimu. Aku sih kejam. Dan pusing sendiri, nih. Moga-moga
> aku akan seperti Witarto (nice and considerate) dan
> Syafril (frank).

Boss saya dulu orang yg hobbynya berkelana (pindah-2x kerja, kayak siapa ya ?
he..he..he...), dia kasih tips ke saya sbb :
- 1 tahun pertama adalah masa perkenalan kamu thd perusahaan, jika kamu tidak
merasa betah/kerasan atau kenal dg lingkungan barumu lbh baik pindah aja.
- 2 tahun pertama adalah masa perkenalan perusahaan terhadap kamu, jika stl 2
tahun perusahaan tidak juga mengenal potensi dirimu lbh baik pindah.

Karena saya bukan pengelana, tips itu justru saya terapkan ke karyawan disini.
Jika setelah 1 tahun dan selambat-lambatnya 2 tahun karyawan disini tidak ada
progress kemajuan, saya menyarankan ybs utk mundur saja dari perusahaan karena
kasihan dia hanya menghabiskan waktu saja di kantor ini, di kantor lain dia
masih punya kemungkinan utk berkembang lbh jauh sesuai dg bakat dan potensinya.

--
syafril
-------
Syafril Hermansyah




--
Milis Internal alumni ITB Bandung, angkatan 1977
Yayasan ITB 77
Yayasan Bhakti Ganesha
Bank Niaga Cabang Jakarta Tebet
Rekg No.025.01.23831.00.8

BCA KCP - Tebet
Rekg No.092.3000850

BNI Cabang Tebet
Rekg No.1175 9942

Webnews & Online archive:
http://itb77-news.bhaktiganesha.or.id




<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise