logo       

MEMANG SUSAH JADI ORANG BAIK DINEGERI ANTAH BERANTAH INI !!: msg#00047

org.region.indonesia.bandung.itb-77

Subject: MEMANG SUSAH JADI ORANG BAIK DINEGERI ANTAH BERANTAH INI !!

MEMANG SUSAH  JADI ORANG BAIK DINEGERI ANTAH BERANTAH INI
 
Dirjen Pajak Somasi Kwik Kian Gie

Jakarta, 29 Maret 2005 14:00
Dirjen Pajak Depkeu Hadi Purnomo, Selasa, akan melayangkan surat somasi kepada
pengamat ekonomi Kwik Kian Gie, berkaitan dengan tulisannya di sebuah harian
ibukota Sabtu, 26 Maret lalu.

"Kita akan mengajukan somasi kepada pak Kwik berkaitan dengan tulisan beliau
di koran yang menyatakan ada penggelapan pajak oleh aparat pajak dan korupsi
sebesar Rp 180 triliun," katanya di Jakarta, Selasa.

Sehubungan dengan tulisan tersebut, Hadi meminta Kwik dalam tujuh hari ini,
menjelaskan dasar penulisan tersebut serta memberikan data dan bukti kongkret
atas angka-angka dan nama aparat pajak yang melakukan penggelapan.

"Kita minta ia menjelaskan bukti-buktinya bahwa ada aparat kami yang
melakukan penggelapan dan bukti bahwa ada korupsi sebesar Rp 180 triliun.
Kalau ada buktinya kami akan ambil tindakan, tetapi kalau tidak ada kita
minta pak Kwik meminta maaf di semua koran nasional," katanya.

Namun lanjut Hadi, jika dalam waktu tersebut Kwik tidak memberikan data yang
kongkrit dan tidak meminta maaf kepada jajaran Dirjen Pajak, maka akan
ditempuh tindakan hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Kita akan menuntut pak Kwik telah melakukan fitnah dan mencemarkan nama
baik. Kita sudah siapkan gugatan ini," katanya.

Dalam tulisannya Kwik menyebutkan, "Sebagai gambaran sangat kasar, tidak ada
Wajib Pajak (WP) yang atas dasar self assessment membayar pajak penuh
sebagaimana mestinya. Paling sedikit 50 persen yang digelapkan.

Dalam penyelesaian akhir (final settlement) terjadi negosiasi antara WP dan
pejabat pajak. Paling sedikit 50 persen dari uang yang disepakati dibayar
oleh WP sebagai final settlement digelapkan oleh pejabat pajak.

"Kita ambil angka-angka perubahan APBN tahun 2003. Pajak Penghasilan dan
Pajak Pertambahan Nilai Non Migas sebesar Rp 180 triliun. Yang menguap
dikorup lebih kurangnya ya sebesar ini".
[TMA, Ant]


<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise