logo       

Re: Indonesia vs Malaysia: msg#00023

org.region.indonesia.bandung.itb-77

Subject: Re: Indonesia vs Malaysia

> Teman-teman, rasanya diantara kita sudah ada yang semestinya sudah tidak
> perlu lagi mencari nafkah dengan cara-cara MALING atau PENCURI, tentunya
> mereka ini kita harapkan bisa terus maju sambil nendangin MALING
> disekitarnya. Bagi mereka yang demikian mudah-mudahan diberi kewenangan
> yang
> lebih besar lagi sehingga bisa nabokin MALING besar. Kita tunggu kabar
> ini.

mungkin perlu didata, didukung, dicarikan jalur, & terus diajak, dan harus
mau tentunya, berkomunikasi supaya tidak lupa. Maklum, lingkungan bisa
mengubah segalanya lho.

eko
>
> Salam
> DD
>
> delima kiswanti wrote:
>>> Dituntut menertibkan aparatnya, juga takut. Eh, malah
>>> minta tambahan duit lagi ke rakyat yang memilihnya
>>> ...... melalui BBM :(
>>>
>>
>> saya yang ga ngerti politik ini kok ga terlalu keberatan dengan
>> kenaikan BBM ya.....
>>
>> IMHO yang paling terkena dampak kenaikan BBM justru kelompok menengah
>> yang mobil pribadinya minum bensin 1:3 seperti tuan-tuan anggota DPR
>> yang terhormat itu. buat orang kecil seperti saya yang naik motor
>> dengan konsumsi bensin 1 liter per 60 kilo atau angkot yang 1 liter
>> 20 kilo buat 12 orang, konsumsi BBM kita ga banyak kok.
>>
>> yang membuat hidup tambah berat adalah kenaikan harga yang tidak
>> proporsional terhadap kenaikan biaya akibat BBM. kalau BBM naik 30 %
>> lalu ongkos angkot naik 50 - 100 %, beratnya kenaikan anggaran rumah
>> tangga kan tak bisa dibebankan pada keputusan menaikkan harga BBM
>> tapi pada keputusan menaikkan ongkos angkot.
>>
>> argumen yang agak lebih "pinter" juga ada:
>> yang saya dengar, dengan harga bensin dan solar kita yang murah,
>> banyak kapal di tengah laut dagang minyak ke negara tetangga. jadi
>> dana APBN yang masuk ke solar sebagian dinikmatinya oleh rakyat
>> negara tetangga kan. sebagiannya lagi memang dikonsumsi di dalam
>> negeri. siapa yang mengkonsumsi paling banyak? alumni ITB 77 yang
>> mobilnya bagus-bagus itu kan. satu orang jakarta yang punya jip mersi
>> minum bensin 20 liter sehari. pengendara motor butuh 1 liter sehari.
>> orang kecil yang cuma bisa naik angkot konsumsinya ga sampai setengah
>> gelas......
>>
>> sekarang pemerintah mengalihkan anggaran yang tadinya masuk ke solar
>> dan bensin ke pendidikan dan kesehatan orang miskin. kalaupun
>> sebagian bocor, masih cukup banyak yang tersalurkan ke orang kecil.
>> pasti lebih banyak dari subsidi untuk setengah gelas bensin per hari.
>> tugas kita juga untuk memberi masukan cara monitor penyaluran dana
>> ini dan membantu mengawasi pelaksanaannya di sekitar kita.
>>
>> tentang ongkos angkot yang naiknya ga masuk akal, ya sudahlah rejeki
>> supir angkot. toh rejekinya dia pakai makan pecel di warung orang
>> kecil juga jadi dananya muter disitu-situ juga. ga jalan-jalan ke
>> singapur dan timor timur.
>>
>> ya ini suara orang kampung yang ga ngerti perhitungan susah-susah di
>> kabinet dan parlemen. sebagai orang kecil saya sih apapun jadinya
>> saya jalan aja lah .........
>>
>> salam,
>> kis
>
> Salam
> DD
>
>
>
>
>
> --
> Milis Internal alumni ITB Bandung, angkatan 1977
> Yayasan ITB 77
> Yayasan Bhakti Ganesha
> Bank Niaga Cabang Jakarta Tebet
> Rekg No.025.01.23831.00.8
>
> BCA KCP - Tebet
> Rekg No.092.3000850
>
> BNI Cabang Tebet
> Rekg No.1175 9942
>
> Webnews & Online archive:
> http://itb77-news.bhaktiganesha.or.id
>



--
Milis Internal alumni ITB Bandung, angkatan 1977
Yayasan ITB 77
Yayasan Bhakti Ganesha
Bank Niaga Cabang Jakarta Tebet
Rekg No.025.01.23831.00.8

BCA KCP - Tebet
Rekg No.092.3000850

BNI Cabang Tebet
Rekg No.1175 9942

Webnews & Online archive:
http://itb77-news.bhaktiganesha.or.id




<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise