Djasli, Hengki,
Saya
Insya Allah akan ke Aceh besok, Senin ke Medan, beli sembako, trus ke Aceh
Rabunya.
Kebetulan saya enggak dapat hadir. Sekitar tgl 23 saya akan ke Surabaya.
Kalau pas waktunya kita dapat ketemu. Disamping itu sharing info kita via email
dapat jalan terus. Trims ya.
Setuju jas n bikin buat anak sekolahnya juga,siapa yg mau jadi
orgtua asuh n kita tawarkan to all alumnim satu org anak sampai lulus sd, kan
gak besar,.soalnya sekolah kalau anaknya gak mampu kan jadi
nganggur
--------------------------
Sent from my BlackBerry Wireless
Handheld
-----Original Message-----
From: Djasli Djamarus
<djasli-p039PKDZXssOR/NpuP8sUA@xxxxxxxxxxxxxxxx>
To: itb77-DzvTHOYnpihaCN38hz+VB57PR6L3/7vP@xxxxxxxxxxxxxxxx
<itb77-DzvTHOYnpihaCN38hz+VB57PR6L3/7vP@xxxxxxxxxxxxxxxx>
Sent: Fri Jan 28 16:53:14 2005
Subject:
[itb77] Re: e-mail - Kisah tambahan tentang Operasi peduli Aceh &
USAID
Temans 77
Membaca satu persatu email yang berhubungan dengan
email Pak Hengki ini (Bung Syaifuddin, Nur and Noor serta bang Ganeca), saya
berpendapat mungkin lebih baik kita ketemu disuatu tempat untuk membicarakan hal
ini. Dalam pertemuan itu kita sharing/brain storming saja mengenai apa yang
dapat kita kontribusikan.
Satu hal yang telah muncul dikepala saya adalah
sama dengan apa yang diusulkan Fuddin, yaitu membuat sekolah untuk membina SDM
disana. Hal ini sesuai dengan apa yang pernah kita bicarakan pada waktu buka
bersama (waktu itu saya dan bambang diminta membuat proposal sekolah, sebenarnya
saya udah buat, tapi Bambang engga nongol-nongol dan kelupaan jadinya). Lokasi
tentu kita serahkan kepada ahlinya sesuai dengan usulan Bang Ganeca yang ahli
dalam tata ruang.
Kalau saja kita punya satu proyek ini, tentu ini sudah
cukup lah sebagi kontribusi kita kepada rehab/rekunstruksi Aceh.
Usul
saya:
(1) Waktunya Selasa sore/malam, tgl 8. Besoknya kan libur ....
(2)
Syaifuddin, Pungki, Uwo dan Karlina harus datang -- MAKSA NIH
--
Salam
DD
tambahan saja:
menanggapi mail nya Nanang
Untung, kalau bisa kita cari "monyet" muda di ragunan yang masih mau sadar untuk
menjadi pelaksana
-----
Original Message -----
From:
Triharyo soesilo <mailto:triharyo-WFZpCyA5SlEMaY++rXgPVg@xxxxxxxxxxxxxxxx>
To: itb77-DzvTHOYnpihaCN38hz+VB57PR6L3/7vP@xxxxxxxxxxxxxxxx
Sent: Thursday, January 27, 2005 11:26
PM
Subject: [itb77] e-mail - Kisah
tambahan tentang Operasi peduli Aceh &
USAID
Rekans
77
Masih seputar Aceh, saya mau sedikit sharing sebuah pengalaman & juga cari
masukan rekan-rekan lain yang mungkin mempunyai informasi atau pengalaman dalam
kegiatan tindak lanjut ("follow-up") setelah "emergency relief
operation".
Pada tanggal 1 Januari 2005 lalu, karena rasa sedih dengan kehilangan karyawan
(juga keluarga karyawan) di Aceh, saya menyempatkan diri untuk mengirim e-mail
pribadi ke sahabat2 saya di seluruh dunia (termasuk beberapa CEO). Saya
ceritakan apa yang terjadi pada sebuah perusahaan Indonesia akibat gempa &
Tsunami di Aceh. Cerita tersebut antara lain tentang sumbangan yang sangat
diluar dugaan, karyawan yg tidak merayakan tahun baru karena sibuk mengepak
sumbangan, kisah tentang karyawan yang kehilangan seluruh desanya karena hilang
tersapu ombak, laporan evakuasi mayat yang sulit sekali oleh team Rekayasa,
& juga informasi tentang pengeboran air oleh team dari perusahaan kami
dll.
........e-mail saya sifatnya hanya curhat kesedihan & meminta doa dari para
sahabat di seluruh dunia. Saya sama sekali tidak meminta sumbangan kepada
mereka. Tujuan e-mail saya hanya untuk mengurangi kepedihan hati
saja.
Namun, saya tidak menyangka ternyata e-mail tersebut dibaca & mendapat
tanggapan dari para sahabat dari seluruh pelosok dunia seperti dari Afrika
selatan, Amerika serikat, Jerman, Spanyol, Inggris, Jepang (respon terbanyak)
dll. Banyak sekali e-mail2 pribadi yang saya terima dengan isi yang diluar
dugaan saya . E-mail saya juga ternyata diforward ke para pimpinan di
perusahaan2 mereka. Sehingga ada beberapa CEO yang langsung menginstruksikan
untuk menyumbang melalui red cross & organisasi2 sosial. Ada sahabat yang
mengorganize pengumpulan sumbangan, ada yang mengirim dokter, ada yang mencoba
membantu membantu moratorium hutang, ada yang ingin mengirim alat penjernih air
dll.
Salah satu follow-up yang menarik adalah tindakan dari CEO shaw group USA
namanya Abraham (panggilannya Abe). Abe langsung menyumbangkan uang US $ 300.000
dalam bentuk asistensi team untuk membangun kembali Aceh bekerja sama dengan PT
Rekayasa Industri. Shaw group adalah kontraktor terbesar dari US Army corps of
engineers (pasukan Zeni-nya Amerika). Seluruh bantuan US AID selalu disalurkan
melalui US Army corps of engineers. Jadi sekarang tiba-tiba di kantor kami ada 5
orang engineers dari USA yang ahli dalam rekonstruksi sebuah kota yang hancur
akibat terkena typhoon atau bencana raksasa. Tiba-tiba kami harus menyelesaikan
rekomendasi dalam 90 hari kepada US AID di American embassy untuk segera dikirim
ke President Bush dalam rangka pencairan dana US $ 350 juta bantuan
Amerika untuk
Aceh.
.......adakah kawan-kawan yang pernah pengalaman dalam pekerjaan seperti ini ?.
adakah yang bisa memberikan masukan kira-kira proyek apa yang menjadi priority
?. Mungkin Uwo, Pungki, Karlina atau rekan2 lain bisa membantu.
Thanks
Triharyo Soesilo (Hengki)
PT
Rekayasa Industri
Phone :
062-21-7988700 ext 100 Mobile :
+62811141046
Fax office :
+622179180912 Fax home :
+62213926028
Triharyo
Soesilo
Disclaimer: This email has been scanned by Indosat's
IMSS
Disclaimer: This email has been
scanned by Indosat's IMSS1
|