|
Gerakan: msg#00111org.region.indonesia.bandung.itb-77
Rekan-rekan sekalian, khususnya Yayak yang baik, sebagai seorang yang bukan ahli kejiwaan (malah mungkin sakitnya belum sembuh betul) dan bukan aktifis pendidikan alternatif, saya punya gagasan untuk Yayak dan teman-teman lain di Aceh. Dalam periode tiga minggu setelah tsunami terjadi, ada beberapa inisiatif untuk membantu proses pemulihan trauma diantara korban tsunami di Aceh dengan melakukan kegiatan bersama anak-anak di lokasi tenda korban. Kak Seto sudah berkunjung ke Aceh, meskipun sepertinya dia tidak membawa SIKOMO. Tentara AS membawa teater boneka dan tampil didepan anak-anak korban tsunami dengan peliputan berita internasional yang gede-gedean. Yayasan Pulih, RPUK dan beberapa organisasi lain juga sudah melakukan perjalanan di Aceh, mengawali pembicaraan dan perencanaan kegiatan untuk konseling bagi korban tsunami. Psikolog muda pendiri Pulih, Livia, adalah salah satu anggota rombongan yang bersama-sama Hendra, Derry dan Jaslie berada di Aceh pada minggu kedua setelah tsunami. Livia, masuk di Kompas halaman terakhir, profil hampir setengah halaman, kemarin. PMI (Red Cross atau Red Crescent) juga membawa pakar-pakar psikologi korban bencana ke Aceh dan mulai membuat rencana kerja untuk membantu proses pemulihan korban tsunami dari trauma. Rafli, seniman dongeng Aceh yang lagu-lagunya dibajak Metro (ditayangkan gratisan) dalam berbagai liputan drama tsunami, sudah melakukan kegiatan bercerita dan berkeliling di banyak tenda korban tsnumai dengan lagu-lagu (cerita) baru yang dibuatnya dengan tema tsunami. Rafli hari ini dikirim ke Metro untuk diwawancara, dan tetap saja lagunya dimanfaatkan untuk kebutuhan komersial Metro tanpa sesenpun bantuan untuk kegiatan bung Rafli yang berkeliling ke berbagai tenda korban tsunami di Aceh. Minggu depan, insya Allah Rafli akan ditampilkan di kolom Kompas yang serupa dengan Livia. Untuk teman-teman yang tidak mengikuti kiprah Yayak, selain hobi melukis dan membuat kalender yang membuatnya mengungsi ke Jerman awal 1990an; sekitar 20 tahun yang lalu Yayak, Susiawan, Retno, Agus Burhan dan beberapa teman lain menjadi motor dari sebuah kegiatan menggambar bagi anak-anak usia Sekolah Dasar yang diberi judul "Anak Merdeka". Gerakan tersebut tidak hanya melatih ekspresi seni dari anak-anak miskin perkotaan di Bandung, akan tetapi juga melatih kepekaan sosial dan membuka wawasan mereka terhadap berbagai hal disekitarnya. Kegiatan "Anak Merdeka" berkembang luas di kota-kota lain di Indonesia, termasuk di Jakarta, pada pertengahan 1980an. Rafli, Livia, Seto dan Yayak adalah tokoh yang sudah membuktikan karya mereka yang saat ini sangat dibutuhkan oleh anak-anak korban tsnumai di Aceh. Pertanyaan saya sekarang, bisa kah Yayak atau teman-teman yang lain membantu mengawali atau mendukung Gerakan serupa "Anak Merdeka" di Aceh. Saya melihat adanya kebutuhan kakak-kakak yang dapat menemani adik-adik usia Sekolah Dasar korban tsunami untuk mengambar, membuat topeng dari bubuk kertas koran, melukis dinding-dinding kampung, berdarmawisata naik angkutan umum, mementaskan drama, membaca, bercerita dan tertawa bersama. Senyum dan tawa anak-anak itu akan menambah semangat dan mempercepat pulihanya korban tsunami yang dewasa dan orang tua mereka. Selain Yayak, barangkali Agus Burhan, Retno, Yayang dan teman-teman yang kemarin sempat membantu Anak Merdeka nya Yayak dan Susiawan tertarik untuk membantu memfasilitasi kegiatan serupa. Common guys, old soldiers never die ..... they are perhaps loosing hair and accumulating fat, but still have some fires in their belly. Salam, Pungki -- Milis Internal alumni ITB Bandung, angkatan 1977 Yayasan ITB 77 Yayasan Bhakti Ganesha Bank Niaga Cabang Jakarta Tebet Rekg No.025.01.23831.00.8 BCA KCP - Tebet Rekg No.092.3000850 BNI Cabang Tebet Rekg No.1175 9942 Webnews & Online archive: http://itb77-news.bhaktiganesha.or.id |
|
| <Prev in Thread] | Current Thread | [Next in Thread> |
|---|---|---|
| Previous by Date: | 10 ekor kambing untuk pengungsi Krueng Mane: 00111, Djasli Djamarus |
|---|---|
| Next by Date: | Re: [mandirifound] Gerakan Anak Mandiri di Aceh: 00111, apurnomo-LRM9Hsy41cImAdca1mUmwA |
| Previous by Thread: | 10 ekor kambing untuk pengungsi Krueng Manei: 00111, Djasli Djamarus |
| Next by Thread: | Re: [mandirifound] Gerakan Anak Mandiri di Aceh: 00111, apurnomo-LRM9Hsy41cImAdca1mUmwA |
| Indexes: | [Date] [Thread] [Top] [All Lists] |
| News | FAQ | advertise |