|
Re: Penanggulangan Bencana Aceh: msg#00163org.region.indonesia.bandung.itb-77
Teman-teman sekalian, Maaf agak terlambat menyambung diskusi dibawah topik ini, sedang sibuk mengumpulkan bahan dan mengatur sarana transportasi untuk ke Aceh. Sampai pagi ini, Kamis, 30 Desember, saya menerima beberapa hal: - Informasi Teknologi tepat Guna yang dibuat oleh RISTEK dan LIPI dalam bentuk CD-ROM - Warintek. Yang sedang saya baca dan akan pilih yang sesuai dengan ketersediaan bahan lokal adalah Teknologi Sederhana Pengelolaan Air dan Sanitasi, mulai dari Pompa Air, Penjernihan Air, Penyimpanan Air, Jamban/Kakus & Pengolahan Limbah Rumah Tangga. Rencananya, bahan itu akan dicetak dan diperbanyak untuk dibagikan kepada 'relief workers' amatiran sebagai inspirasi dan mungkin solusi teknis untuk mengurangi kemungkinan wabah di lokasi penampungan sementara puluhan ribu pengungsi, misalnya 45,000 orang di Meulaboh. - Hendra Setiawan (KI'76), mantan KDD-ITB dan relawan waktu bencana Galunggung dulu, membuat sketsa jamban (cubluk) dengan tong / drum - Agung Nugroho (MS'75), memfasilitasi peminjaman dua pesawat Hercules dari Kerajaan Malaysia ke Pemerintah RI (TNI AU). Sampai saat ini saya masih menunggu kabar 'clearance' untuk penggunaan pesawat tersebut. - Manual "Rapid Environmental Impact Assessment in Disasters", yang akan digunakan untuk memobilisasi dukungan logistik bagi penanggulangan dampak kerusakan lingkungan, antara lain terlepasnya Limbah B3 ke alam. - 'Jatah' mengirim 500 kg obat-obatan dan makanan siap santap (bukan supermi) di pesawat kargo Federal Express (FEDEX). Pesawat itu akan berangkat besok pagi (Jumat) jam 7 ke Aceh, membawa berbagai obat- obatan dan makanan untuk PMI. Update informasi secara umum: Berbagai teman lsm lingkungan, HAM, pengembangan masyarakat sudah mengirim puluhan relawan ke Aceh sejak beberapa hari terakhir. Mereka jalan ke Aceh dilengkapi dengan peralatan naik gunung dan 'jungle survivor' termasuk ransum makanan bagi diri mereka sendiri agar tidak membebani masyarakat dan pemerintah Aceh. Tugas sampai hari ini masih terbatas mencari orang hilang, mengubur jenazah yang sudah tidak karena bentuknya, memberikan pengobatan dan bantuan pelayanan kesehatan, serta berbuat apa saja yang mungkin dilakukan untuk keselamatan korban yang mengungsi. Rencana kedepan: Mulai akhir pekan ini, sebaiknya dimulai pengiriman puluhan atau bahkan kalau bisa ratusan Insinyur Kaki Telanjang (Barefoot Engineers) yang datang dengan keterampilan, akal dan kecerdasan untuk membantu pembangunan tempat penampungan sementara yang sehat dan bersih, serta merehabilitasi fasilitas air bersih, sanitasi, komunikasi dan transportasi. Bulan Februari nanti, kita harus mulai menggalang dana untuk beasiswa anak-anak Aceh yang kehilangan orang tuanya sambil memberikan solusi program dan dana pembangunan untuk rehabilitasi infrastruktur dalam skala kota dan propinsi. Teman-teman yang punya akses ke Anggota Kabinet SBY, perlu mulai mendampingi proses pembentukan tim koordinasi pemerintah dan penyusunan program-program rehabilitasi Aceh. Trilyunan rupiah akan dimobilisasi untuk membangun kembali Aceh, dan komitmen dari berbagai sumber pendanaan sudah mulai kongkrit. Diperlukan pendampingan dan pengawasan yang intensif, untuk memperkecil peluang korupsi atas dana rehabilitasi Aceh. Kalau diantara teman-teman Angkatan 77 ada yang punya akses untuk mobilisasi 'barefoot engineers' yang bisa bekerja sukarela selama seminggu atau sepuluh hari di Aceh, maka mungkin fasilitas distribusi logistik Rekayasa atau teman-teman lain yang punya akses ke pesawat terbang dan truk bisa dimanfaatkan untuk men'deploy'. Untuk bapak dan ibu dosen, barangkali bisa mencari dan membekali mahasiswa-nya untuk dikirm ber KKN di Aceh. Tampaknya Djasli sudah lebih dulu akan berangkat ke Aceh. Tolong tinggalkan nomor handphone dan satelite-phone Djas, supaya keberadaan kamu di Aceh bisa membantu koordinasi kedatangan teman-teman yang lain. Salam, Pungki > Qolbu jack, walaupun Wear pack putih nya udah Kumel.. > Good Luck DD > Salam > JS > > -----Original Message----- > From: Djasli Djamarus [mailto:djasli-p039PKDZXssOR/NpuP8sUA@xxxxxxxxxxxxxxxx] > Sent: Thursday, December 30, 2004 2:32 PM > To: itb77-DzvTHOYnpihaCN38hz+VB57PR6L3/7vP@xxxxxxxxxxxxxxxx > Subject: [itb77] Re: Penanggulangan Bencana Aceh > > Bung Quraisy > > Jangan kira saya atau Pungki ahli dalam mengorganisasikan, hal-hal yang > begini. Aduh ... repot sekali menjawab pertanyaan tersebut. > > Saya memang beberapa kali berpartisipasi dalam menanggulangi bencana, > tetapi itupun skalanya sangat kecil dibanding yang sekarang dan cuma > jadi > orang suruhan. Saya posting dengan niat agar rekans 77 sadar kerja besar > > yang perlu dilakukan dan perlu partisisipasi siapapun untuk mengisi hal- > hal tersebut. > > Bung Nanang, kemarin saya mendapat tawaran untuk ikut ke Aceh, dan > karena > sedang jobless (ngemil inipun saya numpang sama Nurudin) saya langsung > bilang OK. Jadi sekarang saya sedang siapkan ransel nih, tapi engga usah > > pakai kata JIHAD lah, sekedar mengikuti kata hati. > > Salam > DD > > -----Original Message----- > From: Nanang Untung <nuntung-XNbuPGYthTOB+jHODAdFcQ@xxxxxxxxxxxxxxxx> > To: itb77-DzvTHOYnpihaCN38hz+VB57PR6L3/7vP@xxxxxxxxxxxxxxxx > Date: Thu, 30 Dec 2004 07:41:17 +0700 > Subject: [itb77] Re: Penanggulangan Bencana Aceh > >> Syukur alhamdulillah Mas Dewo dan Bang Andriano di PIMselamat demikian >> juga >> teman2 di Arun juga selamat. Tapi teman sebelah kamar dikantor (Sri >> Inayati >> TK-ITB 82) kehilangan ibunda dan kakaknda sekeluarga, demikian juga >> dengan >> keponakan kami di Banda Aceh. >> Dalam kondisi yang sangat menyayat hati ini, saya sangat merindukan >> sekali >> teriakan JIHADD !!!! dari lasykar pembela Islam ataupun pendekar2 yang >> lainnya berduyun-duyun untuk mendaftar ke Aceh, maka kalau hal itu >> terjadi >> sungguh akan menjadi indah... semoga sebentar lagi ya...semoga. >> Salam, >> Nanang Untung >> >> >> -----Original Message----- >> From: quraisy shatri [mailto:qshatri-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx] >> Sent: Wednesday, December 29, 2004 2:05 PM >> To: itb77-DzvTHOYnpihaCN38hz+VB57PR6L3/7vP@xxxxxxxxxxxxxxxx >> Subject: [itb77] Re: Penanggulangan Bencana Aceh >> >> >> Bung DD, Pungky dkk, tolong diinformasikan bagaimana >> sebenarnya pengorganisasian penanggulangan bencana >> yang menelelan begitu banyak korban dan mencakup >> daerah yang luas dan tersebar; gimana pula pelaporan >> progress dlsb. Kemana, misalnya, mesti lapor bila >> kelompok LSM atau organisasi ingin terjun membantu. >> terimakasih >> salam, Quraisy >> >> >> --- Djasli Djamarus <dd01449-p039PKDZXssOR/NpuP8sUA@xxxxxxxxxxxxxxxx> wrote: >> >> > Rekans ITB 77 >> > >> > Tadi malam saya mengikuti pertemuan yang >> > diselenggarakan oleh Yayasan >> > Mandiri (YM, bossnya bernama D. Agus Poernomo - ada >> > di milist ini juga), >> > yang membahas apa yang dapat dilakukan oleh YM. >> > >> > Kalau saya tidak salah mengerti YM berpendapat bahwa >> > dalam penanggulangan >> > bencana yang seperti ini perlu dilakukan beberapa >> > tindakan seperti yang >> > dituliskan oleh Gegep (Hendra Setiawan - KI 76), >> > yang saya bocorkan >> > dibawah ini. >> > >> > Selanjutnya juga terungkap pada umumnya bantuan yang >> > bersifat sangat >> > darurat akan datang berbondong-bondong diawal >> > bencana, seperti yang kita >> > lihat saat ini. Pada saat ini sebetulnya yang sangat >> > diperlukan adalah >> > manajemen pengaturan agar bantuan betul-betul sampai >> > ke pihak yang >> > memerlukan (berdasarkan pengalaman sering yang dapat >> > makanan adalah >> > mereka yang ngantri, pada hal mereka yang sangat >> > membutuhkan tidak lagi >> > sanggup ngantri). Jadi perlu pemetaan daerah mana >> > perlu apa. >> > >> > Selanjutnya apabila masa ini telah berlalu >> > diperlukan tindakan pasca >> > bencana yang bersifat teknis, yaitu diperlukan air >> > bersih, sanitasi, >> > perumahan darurat bagi para korban. Pada saat ini >> > seringkali >> > bantuan/perhatian sudah mengendur. >> > >> > Jadi karena hal tersebut saya kira warga ITB >> > (terutama bapak/ibu yang >> > belum selesai sekolahnya) mestinya kita bisa >> > berperan lebih banyak. Pada >> > saat ini seringkali diperlukan peralatan tukang >> > seperti cangkul, drum, >> > dan juga rancangan mck/bangunan sederhana. >> > >> > Setelah itu akan ada masalah sosial, yaitu akan >> > banyak anak-anak yatim >> > piatu yang perlu disantuni dan dibantu >> > keberlangsungan sekolahnya, jadi >> > diperlukan semacam program foster parent. >> > >> > Nah teman-teman ... jadi jalan saudara-saudara kita >> > di ACEH/SUMUT masih >> > panjang ... jadi tolong bantu mereka ... >> > >> > Salam >> > DD >> > >> > ==> > Menindak-lanjuti pertemuan tadi malam di Kemang. >> > Berdasarkan pengalaman sewaktu di Satgas >> > Penanggulangan Penanggulangan >> > Bencana Alam (DM/KM ITB 1977-1979), berikut ini >> > hal-hal (operasi >> > penanggulangan) yang mungkin relevan dan dapat >> > menjadi masukan untuk >> > rencana aksi penanggungan bencana gempa dan tsunami >> > di wilayah Sumatera >> > bagian utara. >> > Berdasarkan daftar operasi ini, dapat dibuat tabel >> > untuk identifikasi >> > macam bantuan yang diperlukan untuk tiap langkah >> > operasi (pada kolom >> > kedua), dengan cara prediksi dan/atau inventarisasi >> > di lapangan. >> > >> > Operasi Penanggulangan : >> > >> > 1. Pencarian dan penyelamatan korban, termasuk >> > evakuasi korban (yang >> > hidup dan juga yang meninggal). >> > o Untuk operasionalnya mengikuti SOP (standard >> > operation procedure) >> > yang telah ada dalam rangka SAR >> > o Tahap operasi ini dilakukan pada periode awal >> > bencana sampai >> > seminggu setelah bencana, mungkin lebih dari >> > seminggu tergantung situasi >> > lapangan. >> > >> > 2.Pertolongan pertama korban hidup >> > (sakit/luka/cedera) >> > o Untuk operasionalnya mengikuti SOP yang telah ada, >> > baik dalam >> > rangka SAR maupun P3K (antara lain ada di PMI, >> > DEPKES, Rumah Sakit, >> > Pramuka) >> > o Pencatatan data korban >> > o Pemindahan korban ke Rumah Sakit - Rumah Sakit >> > yang memiliki >> > kapasitas yang lebih memadai. Hal ini mengingat pada >> > hari-hari awal >> > setelah bencana, sering korban ditangani pada "RS" >> > darurat dan atau >> > Puskemas. Untuk ini, perlu konsolidasi/mobilisasi >> > RS-RS di kota-kota >> > sekitar daerah bencana. Untuk persiapan/ >> > pelaksanaannya perlu koordinasi >> > dengan DEPKES. >> > o Untuk evakuasi korban perlu mobilisasi kendaraan >> > ambulan dan >> > kendaraan yang dimodifikasi untuk berfungsi sbg >> > ambulan. >> > o Tahap operasi ini dilakukan pada periode awal >> > (bersamaan dengan >> > operasi SAR) sampai beberapa minggu, tergantung >> > situasi bencana dan >> > situasi korban. >> > >> > 3.Penanganan jenazah korban meninggal >> > o Untuk operasionalnya mengikuti SOP yang telah ada, >> > termasuk >> > pencatatan data identifikasi jenazah. >> > o Pelayanan informasi kepada keluarga almarhum. >> > o Pengurusan jenazah mengikuti tatacara agama dan >> > adat (pengurusan >> > jenazah pada keadaan darurat), dan pelayanan kepada >> > pihak keluarga yang >> > akan mengurus jenazah (jika akan diurus sendiri oleh >> > keluarga masing- >> > masing) >> > o Pencatatan data identifikasi jenazah >> > >> > 4.Konsolidasi manajemen penanggulangan bencana >> > o Pengendalian operasi >> > o Koordinasi personil, baik dari unit-unit >> > birokrasi, polisi, >> > militer, maupun para sukarelawan dan penduduk >> > setempat >> > o Koordinasi data dan informasi serta pengelolaan >> > komunikasi >> > o Koordinasi pengumpulan bantuan, penerimaan >> > bantuan, penampungan >> > (gudang), dan distribusi bantuan. Termasuk >> > penyampaian informasi mengenai >> > daftar jenis bantuan yang diperlukan. >> > >> > 5.Penetapan kawasan bahaya (jika diperkirakan akan >> > terjadi bencana >> > susulan dan atau bencana sekunder) >> > >> > 6.Penanganan pengungsi dan pengadaan kebutuhan dasar >> > hidup. >> > o Evakuasi pengungsi yang selamat >> > o Penetapan tempat-tempat pengungsian >> > o Penyiapan tempat pengungsian >> > a.Tempat tinggal sementara : mobilisasi >> > gedung/rumah, tenda darurat. >> > b.Pengaturan pembagian dan penempatan pengungsi, >> > termasuk >> > pendataan/pencatatan dan pengangkutan para >> > pengungsi. >> > c.Penyediaan air minum. Sering sulit untuk memasak >> > air dalam jumlah >> > besar, sehingga perlu diadakan alat penyaring air >> > dan/atau kaporit. Juga >> > sering sulit untuk mendapatkan tempat penyimpan stok >> > air minum dalam >> > jumlah besar (tanki air, jeringen, drum, dsb), dan >> > tempat air minum untuk >> > disimpan oleh masing-masing pengungsi (jeringen, >> > botol air minum, termos, >> > dsb). Jika dimungkinkan perlu dibuat sumur-sumur >> > baru (sebaiknya sumur >> > pantek). >> > d.Penyediaan makanan. Pada situasi yang sulit untuk >> > memasak (terbatasnya >> > kompor dan BBM serta tempat untuk dijadikan dapur), >> > maka perlu disediakan >> > makanan yang siap makan dan berkalori tinggi >> > (misalnya biscuit, roti, kue >> > kering, korma, dsb), terutama pada periode minggu >> > pertama setelah bencana >> > dan/atau pada situasi yg tidak memungkinkan untuk >> > mengadakan dapur umum. >> > e.Penyediaan obat2an dan tenaga medis (dokter >> > dan/atau para medis). Untuk >> > ini perlu mengacu pada prediksi jenis-jenis penyakit >> > dan gangguan >> > kesehatan yang potensial terjangkit pada suatu >> > bencana, termasuk >> > pencegahan timbulnya wabah (mengacu pada PMI dan >> > DEPKES). >> > f.Penyediaan kakus, termasuk air bersih. Pada >> > situasi yang jumlah >> > pengungsi cukup besar, apalagi jika akan tinggal >> > cukup lama di tempat >> > penampungan pengungsi, perlu diantisipasi bahwa >> > kakus yang ada tidak >> > >> === message truncated ==> >> >> >> >> >> __________________________________ >> Do you Yahoo!? >> Yahoo! Mail - You care about security. So do we. >> http://promotions.yahoo.com/new_mail >> >> >> -- >> Milis Internal alumni ITB Bandung, angkatan 1977 >> Yayasan ITB 77 >> Yayasan Bhakti Ganesha >> Bank Niaga Cabang Jakarta Tebet >> Rekg No.025.01.23831.00.8 >> >> BCA KCP - Tebet >> Rekg No.092.3000850 >> >> BNI Cabang Tebet >> Rekg No.1175 9942 >> >> Webnews & Online archive: >> http://itb77-news.bhaktiganesha.or.id >> >> >> -- >> Milis Internal alumni ITB Bandung, angkatan 1977 >> Yayasan ITB 77 >> Yayasan Bhakti Ganesha >> Bank Niaga Cabang Jakarta Tebet >> Rekg No.025.01.23831.00.8 >> >> BCA KCP - Tebet >> Rekg No.092.3000850 >> >> BNI Cabang Tebet >> Rekg No.1175 9942 >> >> Webnews & Online archive: >> http://itb77-news.bhaktiganesha.or.id >> > > > > > -- > Milis Internal alumni ITB Bandung, angkatan 1977 > Yayasan ITB 77 > Yayasan Bhakti Ganesha > Bank Niaga Cabang Jakarta Tebet > Rekg No.025.01.23831.00.8 > > BCA KCP - Tebet > Rekg No.092.3000850 > > BNI Cabang Tebet > Rekg No.1175 9942 > > Webnews & Online archive: > http://itb77-news.bhaktiganesha.or.id > > > > -- > Milis Internal alumni ITB Bandung, angkatan 1977 > Yayasan ITB 77 > Yayasan Bhakti Ganesha > Bank Niaga Cabang Jakarta Tebet > Rekg No.025.01.23831.00.8 > > BCA KCP - Tebet > Rekg No.092.3000850 > > BNI Cabang Tebet > Rekg No.1175 9942 > > Webnews & Online archive: > http://itb77-news.bhaktiganesha.or.id > > -- Milis Internal alumni ITB Bandung, angkatan 1977 Yayasan ITB 77 Yayasan Bhakti Ganesha Bank Niaga Cabang Jakarta Tebet Rekg No.025.01.23831.00.8 BCA KCP - Tebet Rekg No.092.3000850 BNI Cabang Tebet Rekg No.1175 9942 Webnews & Online archive: http://itb77-news.bhaktiganesha.or.id |
|
| <Prev in Thread] | Current Thread | [Next in Thread> |
|---|---|---|
| Previous by Date: | Re: Butuh incenerator RS: 00163, tatang |
|---|---|
| Next by Date: | FW: [LulusanTFITB] himbauan di ambang penutup tahun dan pembuka tahun yang lain ...: 00163, tatang |
| Previous by Thread: | Re: Penanggulangan Bencana Acehi: 00163, Joni_Supriyadi-98Suic//QEs |
| Next by Thread: | OOT: Gak terima email dari milis itb77: 00163, guzghul-Z1dpnsVmcXIMaY++rXgPVg@xxxxxxxxxxxxxxxx |
| Indexes: | [Date] [Thread] [Top] [All Lists] |
| News | FAQ | advertise |