logo       

Re: Budaya Melayani, bisakah diterapkan di Indonesia ?: msg#00274

org.region.indonesia.bandung.itb-77

Subject: Re: Budaya Melayani, bisakah diterapkan di Indonesia ?




On Mon, 31 May 2004 bp-Z1dpnsVmcXIMaY++rXgPVg@xxxxxxxxxxxxxxxx wrote:

>
> Kalau budaya melayani sebenarnya di kita juga sudah ada sejak dulu, makanya
> sempat dijajah sampai lebih dari 3,5 abad..... hahahaha
> Problemanya buat aku mungkin adalah kesabaran untuk mengikuti proses, itu
> yang kurang di kita, semuanya keinginannya adalah model instant, makanya yang
> banyak di kita adalah management by result, bulan management by proses.
>
> salam,
> bp

Bud,
Kita dijajah 350 tahun oleh Londo ternyata karena LOndo beranggapan kita
seneng dijajah. Tidak minta merdeka.
Setelah tinggal beberapa bulan di Belanda, saya mengamati kebiasaan buruk
disini. Paling nggak bila dibandingkan dengan di Inggris. Yang pasti hak
kita tidak serta merta diberikan, kita mesti minta. Kalau nggak minta
dianggap kita tak memerlukannya. Belum lagi birokrasinya melebihi
Indonesia. Ngantri pun mereka 'jorok', tak teratur dan tak malu bila perlu
menyerobot. Rupanya kita banyak diwarisi yang buruk oleh Londo.
Bandingkan negara-negara bekas jajahan Inggris, umumnya
mereka jauh lebih maju: Malaysia, India, Pakistan daripada jajahan LOndo.
Kalau Korea dan Cina menuntut ganti rugi kepada Jepang, Yahudi menuntut
ganti rugi kepada Jerman, mestinya sudah waktunya Indonesia juga menuntut
gantirugi kepada Londo atas segala sepak terjangnya yang bururk di
Indonesia: kerja paksa, perbudakan. Ini tugas Presiden berikutnya :-)


salam,

eniman


--
Milis Internal alumni ITB Bandung, angkatan 1977
Yayasan ITB 77-Yayasan Bhakti Ganesha
Bank Niaga Cabang Jakarta Tebet
Rekg No.025.01.23831.00.8

Webnews & Online archive:
http://itb77-news.bhaktiganesha.or.id




<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise