logo       

Re: Budaya Melayani, bisakah diterapkan di Indonesia ?: msg#00268

org.region.indonesia.bandung.itb-77

Subject: Re: Budaya Melayani, bisakah diterapkan di Indonesia ?

> Hi, Ini bukan soal ketuhanan, sama seperti teori darwin. Apakah tidak
logic. Thanks. Aristo.

On Mon, 31 May 2004 12:56:51 +0700 (WIT)
> oku-Hlp6NBfSoRe8rHFcjEY/OA@xxxxxxxxxxxxxxxx wrote:
>
>> Kalau soal aturan, ingat Hukum Firaun. Semakin kelam kulit semakin sulit
>> mengaturnya. Jadi semakin afrika semakin kamu sulit untuk mengatur atau
>> menerapkan aturan. Lihat dimana benua semakin hitam semakin kacau. Benua
>> putih bisa teratur, benua kuning teratur, coklat mulai kacau. Hitam
>> sangat
>> kacau. Orang putih sayang tanah air, kuning juga, coklat mulai goyah,
>> hitam penjual tanah air, hidup dinegaranya sendiri ogah, negaranya
>> hancur
>> masa bodoh. So jangan berharap suatu saat negara kita akan sangat
>> teratur.
>
> Krn Firaun bukan Tuhan gue, jadi 100% gue nggak percaya :-))
>
> BTW. Jangan-2x Gajah Mada, Bala Putera Dewa turunan bule ya ;-)
>
> --
> syafril
> -------
> Syafril Hermansyah
>
>
>
> --
> Milis Internal alumni ITB Bandung, angkatan 1977
> Yayasan ITB 77-Yayasan Bhakti Ganesha
> Bank Niaga Cabang Jakarta Tebet
> Rekg No.025.01.23831.00.8
>
> Webnews & Online archive:
> http://itb77-news.bhaktiganesha.or.id
>
>



--
Milis Internal alumni ITB Bandung, angkatan 1977
Yayasan ITB 77-Yayasan Bhakti Ganesha
Bank Niaga Cabang Jakarta Tebet
Rekg No.025.01.23831.00.8

Webnews & Online archive:
http://itb77-news.bhaktiganesha.or.id




<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise