logo       

Re: Budaya Melayani, bisakah diterapkan di Indonesia ?: msg#00264

org.region.indonesia.bandung.itb-77

Subject: Re: Budaya Melayani, bisakah diterapkan di Indonesia ?

Dengan demikian, 'budaya menyerobot' dan 'budaya untuk tidak memberi/melayani'  sudah menjadi budaya kita di jalanan ... tidak heran semakin banyak orang yg stress di negeri ini !
 
PS: mana yg lebih dulu 'budaya menyerobot' atau 'budaya tidak memberi' ... karena bisa jadi orang menyerobot atau memaksa menyerobot karena tidak ada yg memberi ? Seperti telur & ayam ... ;-)


Syafril Hermansyah <syafril-OWdeXufdmv3Nl5DuOh8T8A@xxxxxxxxxxxxxxxx> wrote:
On Sun, 30 May 2004 20:58:37 -0700 (PDT)
Firman Carol wrote:

> Pengalaman saya di Indonesia ... setiap kali saya menyalakan sign unt
> belok/pindah-jalur, pengemudi lain cenderung malah memepetkan kendaraan
> ... setiap pengendara di Jkt pasti hafal
> dengan fenomena ini !!

Itu sih response dari "budaya menyerobot" (shortcut) :-), symptom nya dari
budaya me(di) layani.

--
syafril
-------
Syafril Hermansyah



--
Milis Internal alumni ITB Bandung, angkatan 1977
Yayasan ITB 77-Yayasan Bhakti Ganesha
Bank Niaga Cabang Jakarta Tebet
Rekg No.025.01.23831.00.8

Webnews & Online archive:
http://itb77-news.bhaktiganesha.or.id


Do you Yahoo!?
Friends. Fun. Try the all-new Yahoo! Messenger
<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise