|
Iklan Capres itu mahal: msg#00196org.region.indonesia.bandung.itb-77
Boss Amrie dan kawan2, Nanya nih,-berdasar dongeng di bawah- apakah cara pengiklanan lewat koran atau media elektronik, untuk hanya beberapa hari/saat dan dengan biaya semahal itu efektif untuk mendulang dukungan? Seberapa jauh? Barang daganganMu terbukti tertinggi merogoh kocek dan memancing calon yang lain untuk ikutan beradu cara yang sama. Siapa berani dan mau menghitung akan bisa dipakai mendidik berapa mahasiswa ITB sampai selesai kuliah atau berapa tahun ngedidik ribuan anak SD atau seberapa jalan program tawaran para ahli (ITB 77) dengan duit sebanyak itu? Iklan A/S bahkan dipakai untuk nyari sumbangan yang nantinya akan habis juga untuk beriklan2an itu lagi. Gatoloco.... Ingat berapa ongkos yang sempat diambur-ambur oleh para peserta konvensi tempo hari? Apa hasilnya (mis: Capres Prabowo)? Adakah alternatif cara kampanye lain yang langsung berguna dan lebih mendidik serta lebih langgeng, kreatif dan produktif? Kampanye resmi belum mulai. Berapa lagi yang nantinya dicadangkan untuk nanti? HH/AG butuh minimal 160 M saja. Walah,walah... Bisakah agak sedikit buka2 ilmu di dapur, Bung Amrie? Terus maju danm merdeka, YK ----------------------- SBY-Kalla Paling Banyak Keluarkan Ongkos Iklan Capres Reporter: Astrid Felicia Lim detikcom - Jakarta, Iklan para capres di koran diam-diam diamati dan dihitung ongkosnya oleh Indonesia Corruption Watch (ICW). Hasilnya, pasangan SBY-Kalla mendominasi dan mengeluarkan dana iklan paling besar di antara pesaingnya. ICW menyatakan, pihaknya telah melakukan rekapitulasi iklan capres-cawapres periode 26 April sampai 17 Mei 2004 di tiga koran nasional yaitu Koran Tempo, Kompas dan Media Indonesia dan satu harian daerah yaitu Kaltim Post. Berdasarkan rekapitulasi tersebut, pasangan SBY-Jusuf Kalla memiliki pengeluaran terbesar yaitu Rp 1.078.605.000 (Rp 1 miliar lebih). Biaya ini dihitung berdasarkan harga aktual tiap media dan jumlah pemasangan tiap iklan. Demikian disampaikan ICW dalam keterangan pers di kantornya, Jl.Kalibata Timur, Jaksel, Jumat (21/5/2004). Sedangkan capres-cawapres lain yang juga sudah memasang iklan di koran-koran tersebut adalah Wiranto (tampol sendirian) Rp 257.350.500. Megawati (tampil sendirian) Rp 124.740.000. Terakhir adalah pasangan Amien Rais-Siswono mengeluarkan Rp 115.830.000. Menurut Wakil Koordinator ICW Luky Djani, ICW hari ini akan menindaklanjuti hasil rekap rekapitulasi ke KPU. Tujuannya, supaya KPU mengeluarkan peraturan mengenai kampanye Pemilu Presiden. Ini termasuk soal kapan para calon boleh mulai memasang iklan, batasan dana yang dikeluarkan dan rekening yang boleh dibuka oleh para calon. "Karena sekarang ini banyak calon yang sudah mulai memasang iklan dan membuka rekening sumbangan," kata Luky. (nrl) -- NEU : GMX Internet.FreeDSL Ab sofort DSL-Tarif ohne Grundgebühr: http://www.gmx.net/dsl -- Milis Internal alumni ITB Bandung, angkatan 1977 Yayasan ITB 77-Yayasan Bhakti Ganesha Bank Niaga Cabang Jakarta Tebet Rekg No.025.01.23831.00.8 Webnews & Online archive: http://itb77-news.bhaktiganesha.or.id |
|
| <Prev in Thread] | Current Thread | [Next in Thread> |
|---|---|---|
| Previous by Date: | Re: Hasil 'Big Match 77vs78': 00196, djasli djamarus |
|---|---|
| Next by Date: | Ibeth dan MDI: 00196, bp-Z1dpnsVmcXIMaY++rXgPVg |
| Previous by Thread: | Re: Hasil 'Big Match 77vs78'i: 00196, djasli djamarus |
| Next by Thread: | Iklan Capres itu mahal: 00196, Yayak Yatmaka |
| Indexes: | [Date] [Thread] [Top] [All Lists] |
| News | FAQ | advertise |