osdir.com
mailing list archive

Subject: [indoexpat-uk] Re: Soal SIM Indonesia dan 'L' Plates - msg#00102

List: org.region.indoexpat.uk

Date: Prev Next Index Thread: Prev Next Index
Setuju bgt, aturan round-about di sini emang complicated dan itu yg paling
berbahaya, ga tau tuh sapa yg keluar dgn ide pake round-about karena kalau
traffic sudah parah justru round-about bikin antrian makin panjang...

Saya juga ngerasa susah bgt mau blajar aturan di sini karena sudah pernah
nyupir di indo. Ada bbrp point yg saya kurang setuju dan barusan kemaren malem
ini saya juga diskusi dgn temen2 bule di sini. Ada yg mendukung dan tentu saja
banyak yg menentang....=P

Salah satu contoh argument yaitu tentang coasting (kopling diinjak penuh
sehingga tidak ada engine brake dan menurut teori di sini pengemudi bakalan
tidak punya full control of the vehicle) in the corner.

Bbrp temen setuju karena coasting in the corner tidak begitu berbahaya
dibandingkan coasting di turunan. Justru menurut saya coasting di corner itu
lumayan aman karena kopling diinjak penuh tapi tentu aja kaki kanan bakalan
jaga rem. Dibandingkan kopling harus dilepas penuh dan tentu saja kaki kanan
akan jaga gas supaya engine ga mati pas belok.

Kalau ada mobil yg mendadak muncul pas kita belok, tentu lebih gampang kalau
kita hanya perlu injak rem (1 langkah) compare to kaki kanan harus pindah dari
gas ke rem lalu kaki kiri harus injak kopling penuh supaya mesin ga mati (2
langkah).

Saya tau saya ga seharusnya complain karena kalau ga setuju ya sudah jangan
ambil UK driving license, tapi yah maklum SIM UK bisa dipake di mana saja
tetapi SIM indo ga bisa....=(

Ferry
Benny Prijono <bennylp-ngo7XcMHoR+XwddmVfQv5g@xxxxxxxxxxxxxxxx> wrote:

Prends, ikutan rembug ah.

Walaupun secara legal memang boleh mengemudi di UK dengan SIM Indo
untuk tahun pertama settlement, saya sih cenderung tidak menyarankan
sebelum anda belajar the Highway Code, untuk alasan safety, baik untuk
kita sendiri dan maupun orang lain. Paling tidak, ada beberapa aturan2
sini yang tidak ada di Indo, yang kalau dilanggar bisa berbahaya.
Walaupun intinya sebenernya nggak banyak juga sih, round-about,
perhatikan speed limit, perhatikan garis jalan, dan kasi jalan di
pelican crossing.

Tapi lebih dari itu, "gaya" nyetir di sini lumayan beda dengan di
Indo, jadi kalo kita aplikasikan gaya Indo di sini, jelas-jelas akan
membahayakan. Atau mungkin juga kebalikannya, karena kita tidak paham
dengan aturan sini, terus akhirnya malah terlalu hati-hati, dan bisa
juga menjadi bahaya buat diri sendiri atau orang lain (atau paling
enggak, menjadi hassle buat orang lain).

Contoh-contoh typical non-UK driving style yg bisa berpotensi
membahayakan (atau paling enggak, menjadi hassle di jalan):

- driving too slow. Walaupun speed-limit itu artinya "maximum" speed
limit, orang-orang cenderung mengartikan minimum juga, alias "you have
to drive at exactly that speed" (atau lebih tepatnya, 5mph over sih ;)
). Kalau terlalu pelan, nanti orang2 cenderung tailgating atau mungkin
malah overtake, jadi membahayakan. Seorang teman pernah di stop polisi
di motorway gara2 mengemudi terlalu lambat, jadi ini potensi untuk
"membahayakan" diri sendiri juga kan.

- yielding too much, kebiasaan di Indo dimana traffic dari kiri/kanan,
orang belok, atau traffic muncul dari gang, sama prioritasnya dengan
traffic di jalur lurus. Saya sendiri pernah menabrak mobil di depan
karena dia berhenti mendadak untuk yield ke mobil yg baru muncul dari
gang (walaupun akhirnya dengan sedikit "persuasi", saya bisa yakinkan
dia kalau dia yang salah ;) ).

dan lain-lain.

Jadi menurut saya, walaupun memang legally boleh, lebih baik belajar
the Highway Code *dan* belajar praktek dulu (baik lewat kursus atau
diajarin temen) sebelum mulai pegang stir di sini, untuk menghindari
masalah2 di atas,

my 2p.

-benny
----
Situs - http://uk.indoexpat.org
Arsip - http://blog.gmane.org/gmane.org.region.indoexpat.uk
Subscribe/unsubscribe milis - http://lists.indoexpat.org/lsg2/lsg2.cgi



---------------------------------
Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls to the US (and 30+
countries) for 2¢/min or less.

----
Situs - http://uk.indoexpat.org
Arsip - http://blog.gmane.org/gmane.org.region.indoexpat.uk
Subscribe/unsubscribe milis - http://lists.indoexpat.org/lsg2/lsg2.cgi



Was this page helpful?
Yes No
Thread at a glance:

Previous Message by Date: click to view message preview

[indoexpat-uk] Re: Soal SIM Indonesia dan 'L' Plates

Prends, ikutan rembug ah. Walaupun secara legal memang boleh mengemudi di UK dengan SIM Indo untuk tahun pertama settlement, saya sih cenderung tidak menyarankan sebelum anda belajar the Highway Code, untuk alasan safety, baik untuk kita sendiri dan maupun orang lain. Paling tidak, ada beberapa aturan2 sini yang tidak ada di Indo, yang kalau dilanggar bisa berbahaya. Walaupun intinya sebenernya nggak banyak juga sih, round-about, perhatikan speed limit, perhatikan garis jalan, dan kasi jalan di pelican crossing. Tapi lebih dari itu, "gaya" nyetir di sini lumayan beda dengan di Indo, jadi kalo kita aplikasikan gaya Indo di sini, jelas-jelas akan membahayakan. Atau mungkin juga kebalikannya, karena kita tidak paham dengan aturan sini, terus akhirnya malah terlalu hati-hati, dan bisa juga menjadi bahaya buat diri sendiri atau orang lain (atau paling enggak, menjadi hassle buat orang lain). Contoh-contoh typical non-UK driving style yg bisa berpotensi membahayakan (atau paling enggak, menjadi hassle di jalan): - driving too slow. Walaupun speed-limit itu artinya "maximum" speed limit, orang-orang cenderung mengartikan minimum juga, alias "you have to drive at exactly that speed" (atau lebih tepatnya, 5mph over sih ;) ). Kalau terlalu pelan, nanti orang2 cenderung tailgating atau mungkin malah overtake, jadi membahayakan. Seorang teman pernah di stop polisi di motorway gara2 mengemudi terlalu lambat, jadi ini potensi untuk "membahayakan" diri sendiri juga kan. - yielding too much, kebiasaan di Indo dimana traffic dari kiri/kanan, orang belok, atau traffic muncul dari gang, sama prioritasnya dengan traffic di jalur lurus. Saya sendiri pernah menabrak mobil di depan karena dia berhenti mendadak untuk yield ke mobil yg baru muncul dari gang (walaupun akhirnya dengan sedikit "persuasi", saya bisa yakinkan dia kalau dia yang salah ;) ). dan lain-lain. Jadi menurut saya, walaupun memang legally boleh, lebih baik belajar the Highway Code *dan* belajar praktek dulu (baik lewat kursus atau diajarin temen) sebelum mulai pegang stir di sini, untuk menghindari masalah2 di atas, my 2p. -benny ---- Situs - http://uk.indoexpat.org Arsip - http://blog.gmane.org/gmane.org.region.indoexpat.uk Subscribe/unsubscribe milis - http://lists.indoexpat.org/lsg2/lsg2.cgi

Next Message by Date: click to view message preview

[indoexpat-uk] Re: Soal SIM Indonesia dan 'L' Plates

On 27/06/06, Ferry Darmadi <f3ry81-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx> wrote: > Bbrp temen setuju karena coasting in the corner tidak begitu berbahaya > dibandingkan coasting di turunan. Justru menurut saya coasting di corner itu > lumayan aman karena kopling diinjak penuh tapi tentu aja kaki kanan bakalan > jaga rem. Dibandingkan kopling harus dilepas penuh dan tentu saja kaki kanan > akan jaga gas supaya engine ga mati pas belok. > > Kalau ada mobil yg mendadak muncul pas kita belok, tentu lebih gampang > kalau kita hanya perlu injak rem (1 langkah) compare to kaki kanan harus > pindah dari gas ke rem lalu kaki kiri harus injak kopling penuh supaya mesin > ga mati (2 langkah). Idenya, kalau harus menginjak kopling ketika belok, berarti seharusnya sudah turun gigi. jadi ga perlu coasting untuk jaga supaya engine ga mati. Saya bisa bilang begini, karena satu-satunya kesalahan saya waktu ujian praktek di UK kira-kira mirip seperti ini, yaitu karena ga pake gigi yang tepat. Waktu itu saya belok dan kebetulan jalan yang saya masuki agak sedikit menanjak. Saya kurang perhitungan sehingga ga sempat turunin gigi, jadi rada sedikit coasting dan waktu nariknya lagi rada maksa. Coret dah! -- Dita Sardjono dita.sardjono-Re5JQEeQqe8AvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx Indonesia Quake & Flood Appeal: http://www.portalinfaq.org.uk ---- Situs - http://uk.indoexpat.org Arsip - http://blog.gmane.org/gmane.org.region.indoexpat.uk Subscribe/unsubscribe milis - http://lists.indoexpat.org/lsg2/lsg2.cgi

Previous Message by Thread: click to view message preview

[indoexpat-uk] Re: Soal SIM Indonesia dan 'L' Plates

Prends, ikutan rembug ah. Walaupun secara legal memang boleh mengemudi di UK dengan SIM Indo untuk tahun pertama settlement, saya sih cenderung tidak menyarankan sebelum anda belajar the Highway Code, untuk alasan safety, baik untuk kita sendiri dan maupun orang lain. Paling tidak, ada beberapa aturan2 sini yang tidak ada di Indo, yang kalau dilanggar bisa berbahaya. Walaupun intinya sebenernya nggak banyak juga sih, round-about, perhatikan speed limit, perhatikan garis jalan, dan kasi jalan di pelican crossing. Tapi lebih dari itu, "gaya" nyetir di sini lumayan beda dengan di Indo, jadi kalo kita aplikasikan gaya Indo di sini, jelas-jelas akan membahayakan. Atau mungkin juga kebalikannya, karena kita tidak paham dengan aturan sini, terus akhirnya malah terlalu hati-hati, dan bisa juga menjadi bahaya buat diri sendiri atau orang lain (atau paling enggak, menjadi hassle buat orang lain). Contoh-contoh typical non-UK driving style yg bisa berpotensi membahayakan (atau paling enggak, menjadi hassle di jalan): - driving too slow. Walaupun speed-limit itu artinya "maximum" speed limit, orang-orang cenderung mengartikan minimum juga, alias "you have to drive at exactly that speed" (atau lebih tepatnya, 5mph over sih ;) ). Kalau terlalu pelan, nanti orang2 cenderung tailgating atau mungkin malah overtake, jadi membahayakan. Seorang teman pernah di stop polisi di motorway gara2 mengemudi terlalu lambat, jadi ini potensi untuk "membahayakan" diri sendiri juga kan. - yielding too much, kebiasaan di Indo dimana traffic dari kiri/kanan, orang belok, atau traffic muncul dari gang, sama prioritasnya dengan traffic di jalur lurus. Saya sendiri pernah menabrak mobil di depan karena dia berhenti mendadak untuk yield ke mobil yg baru muncul dari gang (walaupun akhirnya dengan sedikit "persuasi", saya bisa yakinkan dia kalau dia yang salah ;) ). dan lain-lain. Jadi menurut saya, walaupun memang legally boleh, lebih baik belajar the Highway Code *dan* belajar praktek dulu (baik lewat kursus atau diajarin temen) sebelum mulai pegang stir di sini, untuk menghindari masalah2 di atas, my 2p. -benny ---- Situs - http://uk.indoexpat.org Arsip - http://blog.gmane.org/gmane.org.region.indoexpat.uk Subscribe/unsubscribe milis - http://lists.indoexpat.org/lsg2/lsg2.cgi

Next Message by Thread: click to view message preview

[indoexpat-uk] Re: Soal SIM Indonesia dan 'L' Plates

On 27/06/06, Ferry Darmadi <f3ry81-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx> wrote: > Bbrp temen setuju karena coasting in the corner tidak begitu berbahaya > dibandingkan coasting di turunan. Justru menurut saya coasting di corner itu > lumayan aman karena kopling diinjak penuh tapi tentu aja kaki kanan bakalan > jaga rem. Dibandingkan kopling harus dilepas penuh dan tentu saja kaki kanan > akan jaga gas supaya engine ga mati pas belok. > > Kalau ada mobil yg mendadak muncul pas kita belok, tentu lebih gampang > kalau kita hanya perlu injak rem (1 langkah) compare to kaki kanan harus > pindah dari gas ke rem lalu kaki kiri harus injak kopling penuh supaya mesin > ga mati (2 langkah). Idenya, kalau harus menginjak kopling ketika belok, berarti seharusnya sudah turun gigi. jadi ga perlu coasting untuk jaga supaya engine ga mati. Saya bisa bilang begini, karena satu-satunya kesalahan saya waktu ujian praktek di UK kira-kira mirip seperti ini, yaitu karena ga pake gigi yang tepat. Waktu itu saya belok dan kebetulan jalan yang saya masuki agak sedikit menanjak. Saya kurang perhitungan sehingga ga sempat turunin gigi, jadi rada sedikit coasting dan waktu nariknya lagi rada maksa. Coret dah! -- Dita Sardjono dita.sardjono-Re5JQEeQqe8AvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx Indonesia Quake & Flood Appeal: http://www.portalinfaq.org.uk ---- Situs - http://uk.indoexpat.org Arsip - http://blog.gmane.org/gmane.org.region.indoexpat.uk Subscribe/unsubscribe milis - http://lists.indoexpat.org/lsg2/lsg2.cgi
Sign up for updates to this mailing list. email:
Loading Comments...
Home | News | Patents | Sitemap | FAQ | advertise

Advertising by