logo       

Mengapa Debian tidak laku di Indonesia?: msg#00002

Subject: Mengapa Debian tidak laku di Indonesia?
Milisnya tidak laku...
Mirror tidak ada...
Terjemahan bahasa Indonesia tidak ada...

Kebetulan salah satu sistem produksi di tempat saya masih
ada yang potato dengan kernel 2.0.40; itu pun tidak pernah
diupdate karena aplikasinya costum.

Akhirnya, saya balik ke jalur tradisional:
# tar
# make configure
# make install

Begitulah nasib Debian...

-- 
 Ali Milis.




<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>