*Alhamdulillahhirabbil 'alamin, wa sholatu wa salamu 'alal asyrofil
anbiya-i wal mursalin, sayyidina, wa habibina, wa qudwatina, wa maulana Muhammad shalallahu 'alaihi wa salam*
Assalamualaikum wr wb....
Wahai ikhwan wa akhwat yang senantiasa tabayyun,
JazakaLLAH ahsanal jaza'...........
Ikhwah wa akhwat fiLLAH............
Na'am ya akhi............
tafadhal antum...................
Ana dan sohib-sohib ana yang tersebar dimana-mana bener-bener sebel sama
gerakan kaum feminis. Mereka selalu menuding bahwa ajaran Islam cenderung
kearab-araban, alias terlalu mengungkung kaum perempuan. Mulut ana
sampai berbusa-busa menjelaskan kepada mereka, bahwa hanya Islamlah yang mampu melindungi kaum perempuan dari mara bahaya dan angkara murka, namun mereka tetap tak percaya. Islam adalah ajaran agama yang terbaik dan termulia di muka bumi ini dibandingkan ajaran agama lainnya. Tak heran kalau pengikut ajaran Allah ini tersebar dari ujung Kutub Utara hingga Kutub Selatan. Allah SWT hanya sayang kepada umat Rasulullah, bukan yang lainnya.
Entah dipasang dimana otak mereka. Di dengkul, barangkali. Kini terserah
mereka, masih mahu jadi muslimah sejati atau masuk golongan kafirun sahaja. Ana tak lagi peduli. Ana juga tak mahu lagi berdebat de
ngan mereka, karena sungguh sia-sia belaka.
Sesungguhnya,
kalau mereka menyadari, Islam menempatkan kaum perempuan sebagai golongan yang istimewa. Surga sahaja adanya di telapak kaum perempuan apabila kelak mereka menjadi Ibu. Kaum muslimah itu sudah merdeka adanya, jadi tak perlu ada lagi gerakan memerdekakan kaum perempuan. Apalagi kini mulai banyak kaum perempuan yang berlatih bela diri. Untuk apa? Itu sungguh kegiatan yang tak ada manfaatnya sama sekali, dan menyalahi kodrat. Latihan beladiri akan mengurangi kelembutan seorang perempuan. Kaum perempuan itu lebih bagus berdiam diri di rumah: menjaga dan membimbing anak-anak, memasak, menyapu, menanak nasi, mengepel, merenda, cuci baju, menyeterika, dan kegiatan rumah tangga lainnya.
Kalau sudah begini, tak perlu lagi ada usulan kepada DPR untuk menyusun RUU LHBMK (Lelaki Hidung Belang dan Mata Keranjang). Kaum perempuan nantinya t
ak perlu gusar kalau RUU Pornografi dijadikan UU. Sudah menjadi tradisi warisan nenek
moyang warga INDONEBIA yang tersebar dimana-mana, kaum lelaki harus menjadi penentu dalam berbagai hal. Kaum perempuan
hanyalah penghias belaka, tak mengeluh kala dijadikan pelengkap
penderita dan wajib patuh kepada kaum lelaki. Walau bagaimanapun, tak
dapat disangkal bahwa kedudukan pria selalu lebih tinggi dibandingkan
kaum perempuan.
Perempuan adalah intan permata
Ibarat sebuah benda, kaum perempuan itu mahal harganya, sehingga akan
dijaga dan dibelai serta disimpan di tempat yang teraman dan terbaik.
Sudah pasti intan permata tidak akan dibiarkan terserak bukan? Jadi kalau
ada pemberlakuan jam malam bagi kaum perempuan sesuai Syariat Islam,
itu sebagai pertanda kecintaan Allah SWT kepada umatNya semata.
Sudah menjadi kodratnya, kaum perempuan harus dilindungi k
aum lelaki,
bukan malah sebaliknya. Kaum lelaki adalah imam atau pemimpin dalam
rumah tangga. Hanya kaum pria lah yang mampu memimpin, bukan kaum perempuan. Kalau ada suami yang pasrah sahaja 'digencet' istri, itu artinya pria yang berjiwa lembek dan pantas masuk kelompok ISTI (Ikatan Suami Takut Istri). Kaum perempuan wajib taat, patuh, pasrah dan tunduk kepada sang suami. Kalau suami memerintahkan sang istri untuk tidak mencari nafkah di luar, taatilah. Itu semua demi terbinanya keharmonisan rumah tangga. Sang suami tentu tak rela istrinya dicolek-colek lelaki berhidung belang buaya darat saat dalam perjalanan menuju tempat kerja, ke mall, atau entah kemana. Bahkan kini kian marak perselingkuhan dalam kantor.
Naudzubillah mindaliek!
Jadi adalah hak sang suami untuk melarang istri bekerja daripada timbul hil-hil yang mustahal. Terkait dengan keberadaan anak, akan lebih baik jika anak-anak
kita dididik oleh ibunya, bukan orang lain, apalagi oleh pembantu rumah tangga. Kaum
perempuan yang mencari nafkah di luar cenderung berakibat
kurangnya kasih sayang kepada anak. Saat suami pulang ke rumah lalu
meminta 'jatah', sang istri tentu ogah-ogahan melayani, karena enerjinya telah terkuras habis di tempat kerja.
Hak waris
Kaum perempuan memang menerima pusaka kurang dari lelaki, tetapi harta
itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya,
manakala lelaki menerima pusaka perlu menggunakan hartanya untuk isteri
dan anak-anak.
Melahirkan
Kaum perempuan perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh
makhluk ALLAH di muka bumi ini. Dan matinya, jika karena melahirkan
adalah syahid. Dijanjikan oleh Allah, mer
eka akan langsung masuk 'jannah'
(surga) tanpa siksa neraka walau pernah berbuat
dosa.
Kehidupan di surga
Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap 4 golongan, yaitu isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya. Manakala seorang perempuan pula, tanggungjawab terhadapnya ditanggung oleh 4 golongan, yaitu suaminya, ayahnya, anak lelakinya, dan saudara lelakinya.
Seorang perempuan muslimah boleh memasuki pintu surga melalui pintu mana pun. Kaum perempuan mudah memasuki pintu surga yang disukainya cukup dengan 4 syarat saja: sembahyang 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya, dan menjaga kehormatannya. Termasuk kewajiban menutup aurat agar tidak menimbulkan birahi kaum pria yang memandanginya; tidak keluar rumah sendirian (wajib ditemani muhrimnya); tidak berasyik masyuk dengan pria lain; tidak membonce
ng ojek (apalagi memeluk pinggang si tukang ojek); tidak melayani telepon dengan suara
berat lelaki; tidak bersalaman dengan kaum pria yang bukan muhrimnya, dan lain sebagainya.
Seorang lelaki perlu pergi berjihad fisabilillah, tetapi si perempuan jika taat akan suaminya serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH,
akan turut menerima pahala seperti pahala orang pergi berperang fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.
Masya ALLAH, demikian sayangnya ALLAH pada kaum perempuan kan?
Semoga Allah SWT membalas usaha-usaha ikhwah sekalian dengan balasan
yang lebih baik - tak cuma setimpal. Aaamiin ya RABB.
Maha suci ALLAH atas segala firmanNya!
*Jazakumullahu khairan katsira*
Wassalamu'alaikum wr wb
INDONEBIA
kolektor permata yang berserakan!
-
----------------------
ANA BERKOMENTAR
UNTUK:
Untuk mengimbangi RUU Pornografi yang hanya menunjuk dan berkonsentrasi
sekitar perempuan dan tubuh perempuan, maka perlu diajukan RUU LHBMK (Rancangan Undang-Undang Laki-laki Hidung Belang & Mata Keranjang).
Undang-undang ini menyangkut larangan laki-laki berpakaian seksi,
contohnya: laki-laki tidak boleh membuka kancing baju bagian atas sehingga bagian dada atasnya kelihatan dan rambut dadanya nampak, seperti beberapa tampang foto Rhoma Irama.
Juga harus dilarang laki-laki yang menggoda perempuan, baik di jalan maupun di kantor, dengan hukuman minimal 5 tahun penjara.
Laki-laki yang hasrat sekusualnya meningkat karena melihat p
erempuan yang pakaiannya biasa-biasa saja juga harus ditangkap. Laki-laki yang
suka lirak-lirik juga harus diadili, apalagi yang playboy: punya pacar banyak, ngerayu sana-ngerayu sini, padahal sudah punya pacar.
Yang segera harus dihukum berat adalah, laki-laki yang sudah beristri kawin lagi tanpa ijin istri pertama (ini banyak terjadi) dan tidak ada yang dihukum.
Juga yang sangat jelas adalah laki-laki yang mencari pelacur. Misalnya
mereka yang jelas-jelas menelpun untuk mencari teman malam harus
ditangkap, diadili dan dihukum berat.
Seperti di AS, polisi perempuan bisa menyediakan nomer telpun escort,
kemudian kalau terjadi tawar menawar yang disetujui, laki-laki itu langsung
ditangkap.
Nah, kalau RUU ini juga diajukan, berarti ada keadilan antara RUU APP
dan hukuman bagi laki-laki.
" ........
...that all men are created equal, that they are endowed
by their Creator with
certain unalienable Rights, that among these
are Life, Liberty and the pursuit of Happiness.--"
blog punya ana:
http://indonebia-online.blogspot.com
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
__._,_.___
Mayapada Prana Quotes:
"Think Good, Feel Good, Do Good. This is the way to God"
- Sathya Sai Baba
Mayapada Prana Links:
<*> Indonesian Lesbian Forum
http://www.voy.com/6346/
<*> Gay Indonesian Buddhist Fellowship
http://groups.yahoo.com/group/gibf
<*> Bike To Work Indonesia
http://sports.groups.yahoo.com/group/b2w-indonesia
<*> Food Combining Indonesia
http://health.groups.yahoo.com/group/FOOD_COMBINING_INDONESIA/
__,_._,___