logo       

Fw: Kloning + Biarkan saja Pluto bukan planet lagi <-= Re: [Islam-vs-Krist: msg#00269

culture.religion.healer.mayapada

Subject: Fw: Kloning + Biarkan saja Pluto bukan planet lagi <-= Re: [Islam-vs-Kristen] Fwd: To HMNA and FeiFei Re: [debat_antar_agama] Respon unt Charlie

 
----- Original Message -----
Sent: Wednesday, March 28, 2007 10:42
Subject: Kloning + Biarkan saja Pluto bukan planet lagi <-= Re: [Islam-vs-Kristen] Fwd: To HMNA and FeiFei Re: [debat_antar_agama] Respon unt Charlie

 
Biarkan saja Pluto tidak diakui sebagai planet, itu tidak mengganggu tulisan saya. Istilah planet berdasarkan kriteria gerak. Itu istilah planet sudah ketinggalan zaman. Perhatikan Seri 343 di bawah, saya tidak menuliskan bahwa Pluto itu tergolong planet, tetapi kawakib (bentuk jama' dari kawkab).
Kloning ? Baca Seri 267 dan Seri 557 
HMNA
 
*****************************************************
 
BISMILLA-HIRRAHMA-NIRRAHIYM 
 
WAHYU DAN AKAL - IMAN DAN ILMU
[Kolom Tetap Harian Fajar]
343. Klasifikasi Bintang-Bintang

Seri ini masih menyangkut bintang-bintang pada bola langit. Ini tetap aktual untuk dibahas. Sejenak kita tinggalkan dahulu pergolakan hamba Allah di atas globa ini. Ada dua jalur ilmu itu berkembang, pertama, akumulasi pengetahuan secara berdikit-dikit dalam kerangka (framework, pola, paradigma) yang sudah ada, kedua, pengetahuan itu berkembang dalam kerangka yang berubah. Ilmu yang berkembang sekarang ini menempuh jalur yang pertama dalam kerangka pandangan materialisme, utamanya filsafat positivisme.
 
Perlu dipertegas perbedaan materialistis dengan materialisme. Materialistis berhubungan dengan kehidupan sehari-hari, yaitu berarti mata duitan, lawan dari idealistis yaitu mereka yang tidak begitu hirau akan harta-benda seperti para sufi. Materialisme dipakai dalam filsafat, yaitu pandangan yang tidak mengakui dan tidak percaya eksistensi di luar materi. Materialisme memperanakkan atheisme (tegas menolak eksistensi Tuhan) dan agonstisisme (meragukan adanya Tuhan). Filsafat historische materialisme yang dialektis dari Karl Marx termasuk dalam kategori ini. Lawannya adalah filsafat idealisme yang tidak mengakui apa yang ditangkap oleh pancaindera. Apa yang kita saksikan sebenarnya tidak nyata, melainkan hanyalah sekadar proyeksi alam ideal.
 
Demikianlah keadaannya ilmu yang berkembang sekarang ini. Hal-hal yang di luar materi, terletak di luar kerangka yang membatasi perkembangan ilmu itu. Maka memasukkan sumber informasi yang berasal dari wahyu dalam pembahasan ilmu dicap tidak ilmiyah, karena wahyu itu terletak di luar kerangka yang membatasi itu. Ini dapat memecah kepribadian seseorang. Dalam diskusi tentang teori evolusi Darwin yang diselenggarakan oleh jurusan Biologi Fakultas Mipa Universitas Hasanuddin beberapa tahun yang lalu (saya termasuk salah seorang pemakalah) saya merasa sangat sedih mendengarkan pernyataan seorang dosen senior biologi yang mengatakan: Sebagai seorang ilmuan saya menerima teori evolusi Darwin, tetapi sebagai seorang beragama saya bersikap menolak teori evolusi Darwin.
 
Dalam orasi ilmiyah yang saya kemukakan dalam Milad Universitas Muslim Indonesia yang ke-41, 25 Muharram 1416 H, 24 Juni 1995 M saya mengemukakan paradigma (frame work, kerangka) baru, yaitu materi dan wahyu diletakkan dalam satu paradigma. Yaitu mengkaji sumber informasi dari ayat Qawliyah (Al Quran) dan ayat Kawniyah (physical world) dalam satu paradigma.
 
Astronomi seperti ilmu-ilmu lain berkembang sedikit demi sedikit dalam paradigma filsafat materialisme. Allah sebagai Maha Pencipta dan Maha Pengatur alam semesta terletak di luar paradigma filsafat materialisme. Astronomi dalam paradigma filsafat materialisme seperti keadaannya sekarang ini tidak mengenal TaqdiruLlah (hukum Allah). Dalam kerangka filsafat materialisme benda-benda langit diatur oleh hukum alam yaitu mekanika khususnya gravitasi dan kinematika (ilmu gerak).
 
Bintang-bintang pada bola langit diklasifikasikan menurut kriteria gerakannya. Hampir semua benda-benda langit walaupun bergerak terbit di timur terbenam di barat, benda-benda langit itu tetap jaraknya antara satu dengan yang lain. Lalu dinamakanlah mereka dengan istilah bintang-bintang tetap. Ada sepuluh buah benda langit yang yang jaraknya tidak tetap terhadap bintang-bintang tetap, yaitu matahari, bulan dan delapan buah bintang. Maka dinamakanlah kedelapan bintang itu dengan planet (dari bahasa Yunani yang berarti musafir). Diantara yang delapan planet itu ada lima buah yang dapat disaksikan langsung dengan mata kasar yaitu: bintang Utarid (Merkuri), bintang Timur atau bintang Kejora (Venus), bintang Marikh (Mars), bintang Mustari (Jupiter) dan bintang Zuhal (Saturnus). Sisanya tidak dapat dilihat kecuali dengan bantuan teropong bintang, yaitu Uranus, Neptunus dan Pluto. Sesungguhnya kedelapan planet itu adalah satelit matahari. Karena bumi kita ini tergolong pula dalam satelit matahari, maka bumi ini disebutlah pula planet, jadi ada sembilan planet. Disamping itu ada pula satelit matahari yang terdiri atas bungkahan-bungkahan yang disebut astroid (bintang-bintang kecil), diduga berasal dari sebuah planet yang telah berantakan, sehingga biasa pula disebut dengan planetoid. Sehingga pada bagian dalam dari bumi ada 2 planet, pada bagian luar ada 6 planet ditambah 1 planetoid. Di samping itu ada pula satelit matahari yang disebut komet, bintang berekor. Diduga bintang-bintang beralih (meteor) yang setiap saat menghantam bumi bersumber dari planetoiod. Sedangkan apabila terjadi hujan meteor, maka tatkala itu bumi masuk ke daerah debu angkasa yang diringgalkan oleh ekor komet.
 
Seperti dijelaskan dalam seri yang lalu, yang disebut bintang-bintang tetap itu beredar mengelilingi pusat galaxy Milky Way. Selanjutnya galaxies, clusters bergerak saling menjauhi. Kecepatan radialnya dilihat dari bumi kita berbanding lurus dengan jaraknya dari bumi. Jadi semuanya bergerak, sehingga dengan majunya astronomi, penggolongan bintang-bintang menurut kriteria geraknya yaitu bintang tetap dan planet tidak dapat dipertahankan lagi, sudah tidak relevan lagi dengan kemajuan ilmu falak.
 
***
 
Dengan ilmu yang baru, seperti hasil ijtihadi saya, yang saya presentasikan dalam orasi ilmiyah yang saya dalam Milad Universitas Muslim Indonesia yang ke-41, 25 Muharram 1416 H, 24 Juni 1995 M, yang telah saya tulis di atas, yaitu materi dan wahyu diletakkan dalam satu paradigma, maka kriteria penggolongan bintang-bintang dapat kita meruju' kepada Al Quran.
 
Firman Allah:
ANA ZYNA ALSMAa ALDNYA BZYNT n ALKWAKB (S. ALSHFT, 6), dibaca: inna- zayannas sama-ad dunya- bizi-natinil kawa-kibi (s. Ashshaffat), artinya: Sesungguhnya Kami hiasi langit yang dekat dunia dengan hiasan kawa-kib (37:6).
ALMSHBAh FY ZJAJT ALZJAJT KANHA KWKB (S. ALNWR, 35), dibaca: almishba-hu fi- zuja-jah azzuja-jatu kaanha- kawkabun (a. Annu-r), artinya: Pelita di tengah kaca dan kaca itu ibarat kawkab.
 
WHW ALDZY J'AL LKM ALNJWM LTAHTDWA BHA FY ZHLMATI ALBR WLBhR (S. ALAN'AAM, 97), dibaca: wa huwal lladzi- ja'ala lakumun nuju-ma litahtadu- biha- fi- zhuluma-til barri wal bahri (s. Al an'a-m), artinya: Dialah yang menjadikan bagimu nujum untuk menjadi pedoman dengannya dalam kegelapan malam baik di darat maupun di laut (6:97).
ALNJM ALTSAQB (S. AL THARQ, 3), dibaca: annajmuts tsa-qib (s. Aththa-riq), artinya: najmun itu cemerlang (86:3).
 
Menurut Al Quran ada tiga jenis bintang yaitu kawkabun, najmun dan buruwjun. Pembagian itu berdasar atas kriteria jarak, keadaan fisik dan penggugusan. Kawkabun jaraknya dekat (langit yang dekat dunia, 37:6) dan tidak mempunyai cahaya sendiri (kaca itu ibarat kawkabun, 24:35), hanya memantulkan cahaya dari sinar matahari. Najmun letaknya jauh (pedoman dengannya dalam kegelapan malam, 6:97) dan memancarkan sinar sendiri bercahaya cemerlang (najmun itu cemerlang, 86:3). Dalam Al Quran kata buruwjun (bentuk jama') selalu dipakai, tidak ada dalam bentuk mufrad (singular).
 
Adapun klasifikasi benda-benda langit itu secara lengkap seperti berikut:
 
1. Kawa-kibun:           jaraknya dari matahari(*) diameter(*)
Utarid (Merkuri),              36-juta               2900
Kejora (bintang Timur, Venus), 67-juta               7600
Bumi,                          93-juta               7913
Marikh (Mars),                142-juta               4100
Mustari (Jupiter),            483-juta              86600
Zuhal (Saturnus),             886-juta              72700
Uranus,                      1780-juta              29500
Neptunus,                    2790-juta              27800
Pluto,                       3670-juta               3600
komet,
planetoid (astroid), 
meteor
----------------------
(*)dalam miles, angka rata-rata dibulatkan
 
2. Nujuwmun:
bintang-bintang tunggal,
bintang-bintang kembar,
bintang-bintang raksasa,
bintang-bintang redup (kerdil) dan pulsar (bintang bersenyut)
lubang-lubang hitam (black holes)
 
3. Burujun:
galaxy,
cluster
 
4. Dukhan (fluida interstellair), dll yang manusia belum dapat dan belum sempat mengenalnya.
 
WaLlahu a'lamu bishshawab.
 
*** Makassar, 11 Oktober 1998
    [H.Muh.Nur Abdurrahman]
==================================
 
BISMILLA-HIRRAHMA-NIRRAHIYM
 
WAHYU DAN AKAL - IMAN DAN ILMU
[Kolom Tetap Harian Fajar]
267. Kloning
 
 Chakotay perwira kapal penjelajah ruang angkasa VOYAGER disandera Seska, mantan awak VOYAGER yang membelot ke kapal angkasa dari galaxy lain. Fasalnya Chakotay ditengarai mengetahui kode rahasia instrumen pengontrol VOYAGER. Dengan mengetahui kode rahasia itu, maka VOYAGER dapat dikendalikan dari jauh, sehingga VOYAGER dengan seluruh awaknya dapat dikuasai. Dari pihak lain kapten VOYAGER berhasil pula mem"beam-up" sejumlah kapten kapal sekutu Seska, sehingga dalam sekejap mata mereka berada dalam VOYAGER. Terjadilah saling sandera. Alhasil kapten VOYAGER mendapatkan kembali Chakotay dengan jalan barter sandera. Serial Star Trek VOYAGER ditutup dengan pemberitahuan dari pihak Seska kepada kapten VOYAGER bahwa dalam rahim Seska telah tumbuh jabang bayi. Tatkala Chakotay sementara pingsan akibat siksaan untuk mengorek kode rahasia, Chakotay telah sempat diambil DNA-nya oleh Seska.

 Apa relevansi antara judul di atas dengan serial Star Trek VOYAGER? Pengarang cerita menyerahkan kepada pirsawan untuk menyimpulkannya sendiri. Menurut hemat saya sesungguhnya pengarang secara tersirat bermaksud mengatakan bahwa kapten VOYAGER dan seluruh awaknya tetap ada monyet di punggung. Mereka merasa diterror bahwa akhirnya Seska dapat mengetahui kode rahasia VOYAGER. Seska berupaya memfoto-kopi, membuat duplikat atau kembar Chakotay dengan jalan kloning, membuat rekayasa genetika dengan meng"klon" DNA Chakotay ke dalam sel telurnya sendiri, kemudian mengandung kecambah itu. Suatu rekayasa genetika membuat reproduksi manusia tanpa hubungan seks dan tanpa pembuahan sel telur dengan sperma.

 Demikianlah imajinasi yang dituangkan dalam science fiction tentang kloning. Bahkan Erich von Daeniken dalam bukunya "Zuruek zu den Sternen" (merujuk ke bintang-bintang) mengutip sebuah ramalan (baca: imajinasi) dari sebuah artikel dalam majallah "Kaiser Aluminium News. No.6, 1966, yang terjemahannya seperti berikut: 'Para ibu rumah tangga kelak dapat pergi berbelanja ke sebuah toko kecambah. Mereka dapat memilih berjenis kecambah dalam kotak-kotak. Setiap kotak berisi kecambah yang dibekukan yang di atasnya bertuliskan keterangan tentang kecambah yang baru berusia satu hari. Bagaimana warna dan jenis rambutnya, lurus, ikal, keriting, warna kulitnya, berapa ukuran tingginya, bahkan berapa IQ-nya, jika kelak kecambah itu sudah menjadi manusia. Sesudah ibu itu menentukan pilihannya ia membeli kecambah yang diinginkannya, pulang ke rumah lalu meminta dokter pribadinya datang ke rumahnya untuk menyuntikkan kecambah itu ke dalam rahimnya, menunggu sampai ia melahirkan bayi hasil kloning tersebut.
 
***
 DNA adalah singkatan dari (d)esoxyribo(n)ucleic(a(cid, yaitu inti asam yang mengandung zat desoxyribose, terdapat utamanya dalam inti sel. DNA merupakan blue-print, atau kode genetik bagaimana wujud suatu makhluk yang diturunkannya, apa mau jadi buaya, apa mau jadi manusia (jadi tidak mungkin manusia beranak buaya), dan kalau itu manusia, bagaimana jenisnya apa termasuk Mongoloid, Kaukasus, Semit ataupun Negroid. Setiap batang tumbuhan, setiap ekor binatang, setiap individu manusia mempunyai susunan rantai molekul DNA yang spesifik, sehingga tidak ada pohon kelapa yang sama betul dengan pohon kelapa lainnya, tidak ada domba yang sama betul dengan domba lainnya, tidak ada manusia yang sama betul dengan manusia lainnya.

 Dalam sebutir sel manusia terdapat sekitar 1000-juta zarrah DNA yang terbagi rata dalam 23 pasang (46) khromosom. Sehingga merupakan kemustahilan teknologis untuk merekayasa manusia yang kumisnya seperti Saddam Husain, matanya seperti Chiang Kai Shek, postur tubuhnya seperti John Weis Muller, suaranya seperti Caruso, kepintarannya bermain biola seperti Yehudi Menuhin. Suatu kemustahilan teknologis seorang ibu rumah tangga pergi membeli kotak kecambah seperti yang dikutip dari majallah Kaiser Aluminium News tersebut di atas itu. Paling-paling yang dapat dilakukan yaitu mengambil DNA seutuhnya dari inti sel "tuan rumah" (hostcell) diklonkan ke dalam sel telur yang sudah dikeluarkan pula seluruh DNA-nya, seperti pada duplikat domba Dolly di Skotlandia itu (apabila berita itu memang benar). Konon baru berhasil setelah percobaan sebelumnya yang gagal sebanyak 277 kali. Maka pertanyaan yang menghebohkan timbul! Dapatkah pada manusia diperlakukan kloning, baik dari segi proses, maupun dari segi moral?
 
***
 Untuk dapat menjawab pertanyaan di atas itu kita wajib membaca ayat Qawliyah. Firman Allah SWT:
-- FLYNZHR ALANSN MM KHLQ. KHLQ MN MAa DAFQ. YKHRJ MN BYN ALSHLB WALTRAaB (S. ALTHARQ, 1-5). FADZA SWYTH WNFKHT FYH MN RWHY (S. ALHJR, 29). Dibaca:
-- falyanzhuril insa-nu mimma khuliqa. Khuliqa mim ma-in da-fiqin. Yakhruju mim baynish shulbi wattara-ib (s. aththa-riq). Faidza- sawwaytuhu fi-hi mir ru-hi- (s. alhijr). Artinya:
-- Maka mestilah manusia itu memperhatikan dari apakah ia diciptakan. Ia diciptakan dari air yang memancar. Yang keluar dari antara tulang punggung dengan tulang rusuk (86:5-7). Maka tatkala Kusempurnakan dia (manusia) Kutiupkan ruh (ciptaanKu) ke dalamnya (15:29).
  Dari ayat-ayat itu dapat kita simak, yaitu yang dimaksud dengan Allah menyempurnakan adalah mulai dari pembuahan sperma pada sel telur sampai terbentuk bayi dengan organ yang lengkap, setelah itu barulah Allah meniupkan ruh ke dalamnya. Pertumbuhan kecambah hasil kloning, tidak melalui pancaran air mani, yaitu tanpa hubungan sex. Berarti walaupun kecambah itu telah terbentuk lengkap organ-organnya, tidaklah ia sempurna, sehingga Allah tidak meniupkan ruh ke dalamnya, maka hasilnya merupakan duplikat dari tubuh manusia yang DNA-nya diklonkan ke dalam sel telur, namun ia tidak mempunyai ruh. Sehingga makhluq hasil kloning (apabila ia berhasil tumbuh terus di dalam rahim?) bukanlah manusia melainkan binatang, yang postur tubuhnya seperti postur tubuh manusia yang DNA-nya diklonkan tadi itu.

 Alhasil secara moral tidak ada masalah melakukan kloning pada tumbuh-tumbuhan dan binatang. Akan tetapi pada manusia sangatlah terlarang oleh karena hasilnya (apabila dapat tumbuh terus dalam rahim, kemudian berhasil dilahirkan?) adalah makhluq yang hanya postur tubuhnya seperti manusia, akan tetapi ia adalah binatang karena tidak mempunyai ruh, hanya mempunyai iradah untuk hidup layaknya binatang. Seperti makhluq "banu-jan" (manusia pra-Adam), yang menurut persepsi malaikat sifatnya seperti dinyatakan dalam ayat:
-- MN YFSD FYHA WYSFIK ALDMAa (S ALBQRT, 30), dibaca: may yufsidu fi-ha- wayasfikud dima-a (s. albaqarah), artinya: yang merusak di atasnya (bumi) dan menumpahkan darah (2:30).
DNA hanyalah blue-print sebagai disain dasar yang terbatas pada tubuh kasar makhluk "hidup" ciptaan Allah. WaLla-hu a'lamu bishshawa-b.
 
*** Makassar, 6 April 1997
    [H.Muh.Nur Abdurrahman]
====================================
 
BISMILLA-HIRRAHMA-NIRRAHIYM
 
WAHYU DAN AKAL - IMAN DAN ILMU
[Kolom Tetap Harian Fajar]
557. Kelahiran Bayi Kloning, Fakta atau Fantasi?
 
Perusahaan Clonaid yang dimiliki oleh Kelompok Raelians mengumumkan dalam konfrensi pers hari Jum'at 3 Januari 2003 di Hollywood sebelah utara Miami, bahwa seorang bayi hasil kloning, yang mereka namakan Eve, telah lahir dengan sehat. Kelahiran bayi kloning kedua ialah dari perempuan lesbian Belanda keesokan harinya Sabtu, 4 Januari 2003. Kelompok yang menamakan diri dengan Raelians ini mengaku mempunyai pengikut sektar 55 000 orang di seluruh dunia. Kelompok Raelians percaya bahwa 25 000 tahun lalu bumi ini dikunjungi makhluq angkasa luar dan "mencipta" manusia dengan cara kloning [perkara kloning ini telah dibicarakan dalam Seri 267 dan Seri 489]. Aliran kepercayaan ini ini dibentuk oleh Claude Vorihon, yang mengaku sebagai "nabi" dan juga menamakan dirinya Rael.
 
Saya teringat tulisan semacam renungan / fantasi yang mirip-mirip "science fiction" dari Erich von Daeniken dalam bukunya "Zuruek zu den Sternen" (merujuk ke bintang-bintang), spb:
 
Dalam jangka waktu milyaran tahun, demikian ditulis oleh von Daeniken, inteligensi manusia muncul tiba-tiba secara mendadak. Nenek moyang kita, yang masih belum lama bukan lagi antropoid, telah mengalami evolusi yang cepat tak terkira, yaitu telah mencipta kultur ummat manusia. Dalam jangkauan milyaran tahun melalui mutasi alamiyah terbentuklah antropoid. Lalu kemudian secara tiba-tiba terjadi pertumbuhan yang luar biasa cepatnya. Sekonyong-konyong sekitar 40 000 tahun lalu terjadi kemajuan pesat: didapatkan gada yang dijadikan senjata, busur panah sebagai senjata untuk berburu, api dipakai sebagai kekuatan pembantu, perkakas dari batu dan muncul kemahiran melukis pada dinding gua.
 
Saya (maksudnya von Daeniken-HMNA-) bertanya-tanya mengapa antropoid, hominid dan orang purba jutaan tahun tidak mampu belajar apa-apa. Di samping pertanyaan mengapa, berderet peranyaan lagi: oleh apa, oleh siapa, dan bilamana mereka itu tiba-tiba dapat belajar banyak. Apakah itu hingga dewasa ini tidak banyak menimbulkan pertanyaan? Sekurang-kurangnya buat saya (maksudnya von Daeniken-HMNA-) itu penting yaitu mengapa, oleh siapa, oleh apa dan bilaman manusia itu menjadi cerdas.
 
Namun apabila ada kehidupan pada planet-planet lain dari tata-tata surya yang lain, menurut hemat saya (maksudnya von Daeniken-HMNA-), rupa-rupanya kosmonaut asinglah yang membawa ilmu pengetahuan yang digeluti itu ke atas bumi ini, dan mereka itu melalui rekayasa kode genetika yang menjadikan nenek moyang kita itu cerdas. Apabila spekulasi kita itu benar, bahwa makhluk cardas asing itu menterapkan mutasi buatan secara terarah, maka mutasi yang pertama-tama ini oleh "dewa-dewa" (maksudnya kosmonaut tsb-HMNA-) dengan mempergunakan kode genetika itu dilakukan antara 40 000 dengan 20 000 sebelum Miladiyah.
 
***
 
Maka bukankah itu, aliran kepercayaan Raelians yang dibentuk oleh Claude Vorihon tersebut, "menjplak" hasil renungan ataupun fantasi Erich von Daeniken itu? Yaitu dengan sedikit "improvisasi". Mutasi buatan secara terarah dengan mempergunakan kode genetika diimprovisasikan menjadi kloning. Makhluq asing dari sebuah planet dari sebuah tata-surya mengklonkan spesinya pada manusia purba yan belum cerdas itu. Waktu pengklonan itu 25.000 tahun lalu, tidak keluar dari perkiraan Erich, yaitu terletak pada rentang waktu di antara 40 000 dengan 20 000 sebelum Miladiyah.
 
Dalam Al Quran Allah berfirman:
-- W'ALM ADM ALSMAa (S. ALBQRT, 31), dibaca:
-- wa 'llama a-damal asma-a kullaha- (s. albaqarah), artinya
-- Allah mengajarkan kepada Adam sekalian nama-nama barang (yang perlu diketahui Adam), [2:31].
 
Adam dicipta Allah secara terpisah, yaitu dengan Hukum Allah yang tidak ditanam di alam syahadah. Terpisah dari anthropoid, hominid dan manusia purba, yang bertumbuh secara evolusi menurut Hukum Allah yang ditanam di alam syahadah. Demikianlah Adam dan keturunannya menjadi cerdas bukan hasil mutasi buatan rekayasa genetika ataupun pengklonan dari makhluk angkasa luar.
 
***
 
Manusia bukan hanya sekadar faktor biologis, ia lebih dari itu. Manusia lebih rumit ketimbang binatang seperti domba Dolly, domba hasil kloning pertama (jika berita itu benar). Manusia terdiri atas tataran jasmani, nafsani, rohani. Kalau Taqdir Allah menetapkan hasil kloning itu hanya manusia secara "biologis" yang diperkenankanNya, maka si Eve tanpa nafsani dan rohani, mana tahan ! Coba secara terbuka si Eve disodorkan kepada khalayak, kita lihat perkembangannya nanti. Binatang seperti Dolly hanya terdiri atas jasmani. Jadi kegagalan "kualitas" pada manusia secara logis (termasuk matematis) akan lebih tinggi dari 277, angka kegagalan domba upaya Dolly secara biologis. Kalau kegagalan itu tidak pernah "tercium" , maka saya ragukan "keberhasilan" itu. Lagi pula apabila ada yang hidup dari sekian banyak yang gagal itu (berupa 1/4 manusia, 1/2 manusia, 2/3 manusia, 3/4 manusia dst.), sebelum sampai (n-1)/n manusia, n tidak = 0, mau diapakan: dikurung, dilepas, dijadikan budak atau dibinasakan?
 
Bunga yang tidak layu adalah bunga yang palsu. Berita kloning manusia yang tidak "menampakkan" kegagalannya adalah berita kloning yang palsu. Jangan-jangan seperti "keberhasilan" Neil Armstrong mendarat di bulan yang "dicurigai" keberhasilannya seperti berikut:
- Bendera Amerika yang berada di Bulan dalam foto terlihat berkibar-kibar (padahal di Bulan tidak ada atmosfer, kok bisa ada angin ?)
- Ada pakar Fisika yang mengatakan, sampai sekarang (dengan teknologi yang ada sekarang-pun!) dia tidak yakin manusia akan bisa bebas dari pengaruh radiasi di angkasa luar yang hampa udara itu. Material yang ada sekarang 'belum' menjamin bisa melindungi tubuh dari hal itu. (Ini didukung kesaksian mantan awak SKYLAB Russia yg memberi alasan kenapa Russia tidak pernah mengirim awak ke angkasaluar di luar atmosfer).
- Foto-foto NASA diuji oleh pakar fotografi ternyata merupakan foto palsu (banyak bukti2 yg dibuat2)
- Bayangan foto astronaut / Apollo XI terlihat di banyak titik (spot) yang berarti memakai pencahayaan" dari banyak sumber/angle, sementara sumber cahaya di Bulan seharusnya hanya dari arah Matahari.
- Yang lebih mengejutkan, ternyata banyak astronauts yang dikorbankan (dibunuh) karena tahu terlalu banyak dan banyak omong (vocal). Detektif yang menyelidiki ini juga mati secara misterius dalam kecelakaan mobil, sementara bukti2 yang dikumpulkannya dalam koper hilang misterius sampai saat ini.
- Dengan teknologi komputer dan telekomunikasi saat itu (tahun 1969), sudah bisa begitu hebat mengontrol pendaratan langsung dari Bumi. Sementara ketika Apollo I yang gagal meluncur dan membunuh seluruh astronauts-nya, pernah gagal tests karena komunikasi ruang kontrol dan para astronauts tidak "tersambung". Sang astronaut vokal yang akhirnya 'dibunuh' itu bilang begini: bagaimana mau komunikasi ke Bulan, komunikasi antar-building (antar-ruang saja) kalian nggak bisa membuatnya dengan baik. WaLlahu a'lamu bishshawab.
 
*** Makassar, 12 Januari 2003.
    [H.Muh.Nur Abdurrahman]
 
******************************************************************************

 
----- Original Message -----
From: feifei2899
Sent: Tuesday, March 27, 2007 22:56
Subject: [Islam-vs-Kristen] Fwd: To HMNA and FeiFei Re: [debat_antar_agama] Respon unt Charlie

--- In debat_antar_agama@yahoogroups.com, "feifei2899"
<feifei2899@...> wrote:

kepada Dalam Seri 343 telah dikemukakan benda-benda langit itu secara
lengkap seperti berikut:

1. Kawa-kibun:
Utarid (Merkuri),
Kejora (bintang Timur, Venus),
Bumi,
Marikh (Mars),
Mustari (Jupiter),
Zuhal (Saturnus),
Uranus,
Neptunus,
Pluto,
komet,
planetoid (astroid), meteor

Ini yg saya maksudkan kepada saudara yg dimana ilmu pengetahuan
janganlah dimasukan ataupun dikait kaitkan dengan agama istilah
jawanya
gatok gatokno.Jikalau pengajaran ini masih anda pake untuk santri2
jelas
aja lulusan pesanteren akhirnya jadi kuli karna kalah kualitas dgn
sekolah Kristen maupun Khatolik.

Penjelasan:

perbandingan yg anda pake pun itu adalah nama nama yg diberikan oleh
bangsa eropa khususnya yunani terhadap planet2.

seolah olah anda ingin meng islamisasikan dgn mencocokan ayat2 QURAN.

Padahal penelitian yg ada dan mungkin saudara SUDAH ketahui ternyata
Planet PLUTO yg ada sekarang sudah di ubah dan tidak dimasukan sebagai
bagian dari planet2 secara ilmiah dgn dinyatakan itu bukan suatu
planet
karna terlalu kecil unt dinyatakan sebagai Planet dan malahan di
ketemukan Orbit yg lbh besar drpd Pluto dgn jarak yg berdekatan dgn
Planet PLuto yg telah duluan di klaim sebagai planet terakhir.

Dan akhirnya keputusan inipun sudah diterima oleh DUNIA dan
dibakukan.Seperti pendapat yg menyatakan bumi itu datar tetapi dgn
adanya penelitian lbh lanjut ternyata bumi itu BUNDAR.

Sangat di sayangakan jika masih ada aja masyarakat indonesia yg
terbuai
dan terpedaya akan ajaran yg anda berikan seolah olah agama saudara
sesuai dgn kenyataan ilmiah.

contoh lain: apakah agama islam mau mengakui klonning terhadap
manusia.

Yang ternyata di negara maju telah dilakukan penelitian klonning
manusia
unt mendapatkan suatu RAS yg unggul dan kebal dr segala penyakit.
Begitu
jg peneltian militer negara maju unt klonning di lakukan unt
menghasilkan tentara super hebat.Ini bukan kibulan tetapi kenyataan yg
harus kita terima yg dilakukan negara maju.

Jadi apakah ada yg salah terhadap agama saudara tolong direnungkan
saja,yg saya inginkan adanya perubahan pola pikir di masyarakat
indonesia terutama bumi putera yg arah kiblatnya di perbaiki jgn
terlalu
percaya dgn kibulan onta yg membawa kesengsaraan.

contoh tentang badai katerina yg melanda amerika itu ternyata daerah
yg
tergenang oleh air laut melebihi LUAS dr propinsi jawa tengah ataupun
ACEH tetapi tidak ada korban jiwa.Karna pola pikir mereka sudah matang

###################################################

HMNA:

Badai beda dengan tsunami bos. Badai jauh-jauh sebelumnya telah dapat dideteksi. Tsunami ?, itu diakibatkan oleh gempa. Belum ada teknologi yang dapat mendeteksi gempa, manusia kalah dari binatang bos. Baca Seri  berikut ini:

******************************************************************

BISMILLA-HIRRAHMA-NIRRAHIYM

WAHYU DAN AKAL - IMAN DAN ILMU
[Kolom Tetap Harian Fajar]
186. Gempa-Bumi

Beberapa hari yang lalu saya melihat di televisi penduduk mantan kota Kobe di Jepang yang masih tinggal di tenda-tenda. Beberapa yang sudah bunuh diri karena frusturasi. Disebut dengan mantan kota oleh karena Kobe sudah menjadi bungkahan dan kepingan bangunan-bangunan yang telah runtuh, sehingga penduduknya tidak dapat lagi bermukim di Kobe yang porak peranda diamuk oleh gempa-bumi. Akan tetapi dibandingkan dengan gempa-bumi yang melanda Mino-Owari, juga di Jepang dalam bulan Oktober 1891, kehebatan gempa-bumi yang menggoncang Kobe masih kalah.

Dari semua jenis bencana alam gempa-bumilah yang paling mengerikan. Tanda-tanda pendahuluan gempa-bumi kadang-kadang berupa bunyi yang mendahului goncangan dan walaupun biasanya terjadi getaran pendahuluan, namun waktunya sangat singkat. Terhadap gempa-bumi hampir tidak ada kesempatan untuk meluputkan diri, sehingga menimbulkan teror yang membuat panik. Orang yang kurang kuat imannya akan merasa sangat berputus asa. Terhadap banjir, letusan gunung berapi, dan topan orang dapat berkemas cepat-cepat menyingkir, karena bencana alam tersebut itu dapat kelihatan, lagi pula tanda-tanda pendahuluannya dapat memberi peringatan dalam waktu yang cukup.
 
Indera pendeteksi bunyi pendahuluan gempa-bumi yang diberikan Allah SWT pada binatang jauh lebih peka dari seismograf. Indera pendeteksi binatang mampu menangkap bunyi dan gerakan tanah jauh sebelum goncangan gempa yang sebenarnya. Binatang-binatang ada yang berkelakuan aneh dan ada yang gelisah. Kuda menolak makanan yang disodorkan pemiliknya, menendang-nendang kandangnya berusaha untuk lepas, anjing-anjing melolong, burung-burung gelisah berkepak-kepak sambil berkicau tak karuan. Inilah yang sempat dicatat orang dari 130 kota kecil, jauh sebelum seismograf mampu mencatat isyarat gempa yang akan melanda Riviera dalam tahun 1887.

Bagaimanapun dianggap ngeri gempa-bumi yang terjadi di beberapa tempat, namun pada umumnya manusia yang menjadi korban gempa-bumi bukanlah akibat langsung dari gempa itu melainkan oleh runtuhan gedung. Gempa-bumi yang disebutkan dalam Perjanjian Lama dalam Kitab Bilangan lebih ngeri lagi oleh karena gempa-bumi itu membinasakan secara langsung. Dathan, Korah (Qarun) dan Abiram beserta orang-orangnya ditelan gempa secara hidup-hidup, berikut sejumlah dua ratus lima puluh orang penghulu yang mendukungnya dilahap kobaran api yang menyusul gempa-bumi itu. Gempa-bumi dan kobaran api itu merupakan hukuman Allah SWT pada ketiga orang itu bersama orang-orangnya beserta para pendukungnya, karena mendurhaka kepada Allah SWT dengan menentang Nabi Musa AS dan Nabi Harun AS.
 "And they gathered themselves together against Moses and against Aaron (Numbers 16:3)", dan mereka berkolusi bersama menentang Musa dan menentang Harun.

Pada sisi lain gempa-bumi yang disusul oleh kobaran api itu menunjukkan bukti ke-Rasulan Nabi Musa AS di mata Bani Israil yang luput dari kebinasaan itu.
 "If these men die the common death of all men, or if they be visited after the visitation of all men, then the Lord hath not sent me. But if the Lord make a new thing, and the earth open her mouth and swallow them up, and all that appertain unto them, and they go down quick into the pit; then ye shall understand that these men have provoked the Lord (Numbers 16:29-30)". Jikalau orang-orang ini mati seperti biasanya semua orang lain mati, atau jika didatangkan kesukaran atas mereka seperti terjadi atas semua orang, maka aku bukanlah utusan Tuhan. Akan tetapi jika Tuhan membuat sesuatu yang baru, dan bumi mengangakan mulutnya dan menelan mereka, dan semua yang serta dengan mereka, dan mereka meluncur turun dengan cepat ke dalam lahad, maka fahamlah kamu bahwa orang-orang ini telah mencela Tuhan.
 "And it came to pass when he had made an end of speaking all these words, that the ground clave asunder that was under them. And the earth open her mouth and swallowed them up, and their houses, and all men appertained unto Korah, and all their goods. They and all appertain to them, went down alive into the pit, and the earth closed upon them, and they perish from among the congregation (Numbers 16:31-33)". Dan setelah itu tatkala dia telah mengucapkan semua ucapan ini, maka merekahlah tanah di bawah mereka itu. Dan bumipun mengangakan mulutnya dan menelan mereka, dan pemukiman mereka, dan semua orang yang bersama Korah (Qarun) dan semua harta benda mereka. Mereka dan semua yang serta dengan mereka, meluncur turun hidup-hidup ke dalam lahad, dan bumi menutupi mereka, dan mereka lenyap dari antara majelis.
 "And there came a fire from the Lord, and consumed the two hundred and fifty men that offerd incense (Numbers 16:35). Dan datanglah api dari Tuhan yang menghabiskan dua ratus lima puluh orang yang telah mempersembahkan kemenyan itu.

Gempa-bumi yang lebih dahsyat lagi karena terjadi secara global adalah goncangan yang hebat sebagai prolog hari kiamat, seperti diinformasikan dalam Al Quran:
 "Idza- Zulzilati lArdhu Zilza-laha-. Wa Akhrajati lArdhu Atsqa-laha-. Wa Qa-la 'lInsa-nu Ma- Laha-. Yawmaidzin Tuhadditsu Akhba-raha-. Bianna Rabbaka Awhay Laha-. Yawmaidzin Yashduru nNa-su Asyta-tan Liyuraw A'ma-luhum. Faman Ya'mal Mitsqa-la Dzarratin Kahyran Yarahu. Waman Ya'mal Mitsqa-la Dzarratin Syarran Yarahu (S. AlZilzal,1-8)". Jika bumi bergoncang segoncang-goncangnya. Dan bumi mengeluarkan isinya. Maka berkatalah manusia, ada apa dengan bumi ini? Pada saat itu bumi memberitakan pekabarannya. Bahwa sesungguhnya Maha Pengaturmu memerintahkannya. Pada saat itu manusia keluar cerai berai untuk melihat amalan mereka. Maka barang-siapa mengerjakan kebaikan sezarrah akan dilihatnya. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan sezarrah akan dilihatnya (99:1-8)". Wa Llahu A'lamu bi shShawab.

*** Makassar, 23 Juli 1995
    [H.Muh.Nur Abdurrahman]

=======================================

Ini tambahan bos, bukan kibulan

----- Original Message -----
From: emabdalaah
Sent: Tuesday, April 12, 2005 11:26
Subject: <Islam_liberal> Awan Gempa


Pengantar.
Gempa bumi sampai sekarang tidak bisa ditebak kapan mau datang. Sebab teknologi canggih kita belum bisa melihat ke dasar tanah, melihat pergerakan lapisan-lapisan tanah. Sebab bumi kita ini masih aktif membentuk lapisan-lapisan baru dan lapisan atau lempengan itu terus bergerak ke arah yang dia suka.

Kalau menurut pengamatan saya, gempa bumi, sejak di lepas pantai barat Aceh, 26 Desember 2004, terus bergerak ke arah timur, dan eskalasinya konstan. Setelah Aceh, Nias dilewati, dan di susul Padang dan sekitarnya. Bisa jadi nanti samapi Singapura dan malaysia. Hiii?

Berikut adalah kiriman dari salah seorang kawan yang berada di Jepun tentang gempa bumi dan prediksinya, yang "dibajak" dari TV:

<end of pengantar>

SEMOGA BERMANFAAT. TOLONG SAMPAIKAN KE TEMEN2 YANG LAEN. THANK'S.

Gempa...

Lindu...

Earthquake....

Jishin....

Apapun nyebutnya, yang jelas jenis bencana alam yang satu ini lagi jadi pembicaraan orang di mana-mana, menyusul berbagai tragedi besar yang terjadi akhir-akhir ini akibat gempa. Berdasarkan catatan 6 bulan terakhir ini, berikut berbagai gempa yang terjadi di Indonesia (tanah tumpah darah) dan
Jepang (tanah tempat tinggal sementara ini):

- 23 Octoboer 2004, gempa di Niigata prefektur, Jepang. Kekuatan 6,8 skala Richter.
- 12 November 2004, gempa di pulau Alor, NTT, Indonesia. Kekuatan 6 Skala Richter.
- 26 November 2004, gempa di Nabire, Papua, Indonesia. Kekuatan 6,4 skala Richter.
- 29 November 2004, gempa di Hokkaido, Jepang. Kekuatan 7,1 skala Richter.
-25 Desember 2003, gempa di Bam, Iran
- 26 December 2004, gempa di Banda Aceh, Indonesia. Kekuatan 8,9 skala Richter disusul gelombang tsunami dengan ketinggian mencapai 48 meter.
- 20 Maret 2005, gempa di Fukuoka prefektur, Jepang. Kekuatan 7,8 skala Richter.
- 28 Maret 2005, gempa di pulau Nias, Indonesia. Kekuatan 8,7 skala Richter.

(negara-negara yang lainnya sori sementara ini nggak kecatet)

Yang jelas juga, gempa-gempa yang terjadi itu mengakibatkan ribuan orang meninggal dunia, entah berapa banyak yang luka-luka dan entah berapa rumah/bangunan yang runtuh.

Kalau gunung mau meletus, masih relatif memungkinkan dilakukan tindakan antisipasi lebih awal, misalnya mengevakuasi penduduk. Karena aktivitas perut gunung masih memungkinkan untuk dipantau. Kalau angin typhoon mau
dateng juga masih memungkinkan diketahui kapan datengnya, dibaca pergerakan arahnya dan malah diukur kecepatannya. Tapi kalo gempa itu lain.......... Gempa tidak bisa diprediksi lebih awal.

Nggak ada penelitian yang bisa dengan tepat memperkirakan kapan dan dimana gempa akan terjadi, serta seberapa besar kekuatannya. Itulah sebabnya kenapa gempa itu sangat berbahaya. Tapiiiii.... biarpun susah diprediksi lebih
awal, ada beberapa fenomena alam yang patut dicermati dan bisa dianggap sebagai alert tanda akan adanya gempa.

1. Mulai sekarang kalo jalan jangan suka nunduk. Liat-liat dong ke langit... Kalo di langit ada awan yang berbentuk aneh seperti angin puting beliung atau seperti pohon atau seperti batang... pokoknya bentuknya berdiri/vertikal... kemungkinan besar itu adalah awan yang disebut Awan Gempa yang biasanya muncul sebelum gempa terjadi.

===================================

Nah feifei yang ngibul itu siapa? feifei tidak tahu sehingga ngibul bilang di Amrik, contoh tentang badai katerina yg melanda amerika itu ternyata daerah yg tergenang oleh air laut melebihi LUAS dr propinsi jawa tengah ataupun ACEH tetapi tidak ada korban jiwa.Karna pola pikir mereka sudah matang.

feifei sudah tahu, itu korban gempa kagak ada relevansinya dengan pikiran matang. Begitu nyanyjung Amrik, sehingga ngibul kagak ada yang meninggal, itu omong di kosong. feifei suka nyanjng keliwat batas ame Amrik, itu artinya punya minderwaardigheids complex, komplex rendah diri, kagak PD,  karunya cenah !

HMNA

#####################################################################

 


dgn mempercayai sestem yg ada padahal komunitas di wilayah tersebut
kulit hitam alias Negro<suatu ras yg malas & bebal>.Tapi kenyataannya
mereka selamat semua tidak ada korban jiwa akibat badai tersebut.Dan
mereka ternyata semua beragam nasrani apakah ini yg dinamakan mujizat
tidak ada yg tahu...........

ini posting unt saudara hmna yg mungkin saya tanggapi yg terakhir
karna
sudah ketahuan kibulannya tidak masuk logika dan nalar.

Dan bagi yg lain memakai kata kata makian saya tidak ada marah krn
saya
berprinsip "TAEK YANG KELUAR PUN AKHIRNYA BERGUNA UNTUK PUPUK ALAMI YG
SECARA TIDAK LANGSUNG MENYUBURKAN RUMPUT DAN RUMPUT YG SUBUR DIMAKAN
SAPI YG AKHIRNYA JUGA SAPI ITU KITA MAKAN DI MEJA MAKAN"

Dan jgnlah terlalu naif unt menunjuk pribadi seseorang atau menghakimi
seseorang karna tulisan makian di sepadankan dgn agam yg di
anutnya.karna bagiku makian sama dgn hardikan unt membangun.

--- In debat_antar_agama@yahoogroups.com, "H. M. Nur Abdurrahman"
<mnabdurrahman@> wrote:
>
> Itu feifei kentara tidak tahu Network Planning, membuka buku ttg
Network Planning saja ternyata juga tidak pernah, cuma pintar maki-
maki
saja, kasihan betul. Anak panah putus-putus dalam Network Planning
itulah yang disebut dengan Dummy acitivity. Cobalah feifei masuk toko
buku cari salah satu buku tentang Network Planning di situ feifei akan
dapat melihat itu Dum my acitivity.
>
> Ho, ho, feifei dengan sinis menyindir bilang: Saat inipun masih ada
aja yg mengkait-kaitkan ilmu pengetahuan/ sains dgn agama he he. Orang
bodohpun (sic?-HMNA) tahu sains dgn agama pasti saling bertentangan.
> Ha, ha, ha, mengaitkan (bukan mengkaitkan) sains dengan agama cq
Al-Quran, why not? Sains dipakai sebagai ilmu bantu untuk dapat
memahami
Al-Quran dengan baik, why not! fei, fei cs, saya bikin kenyang kalian
dengan sains sebagai ilmu bantu untuk dapat memahami ayat-ayat Al-
Quran
dengan baik. Baca rentetan Seri 003 hingga 768, yaitu: Seri 003, 435,
508, 732 dan 768 di bawah ! Kemudian renungkanlah yang bodoh itu
siapa ?
Think !
> HMNA

#########################################################

HMNA:

Hei, fei, fei, tunjukkan artikel2 yang saya tulis Seri 003 - Seri 768 di mana ngibulnya. Tentang tanggapan feifei mengenai Network Planning, itu contoh ngibulnya feifei, kayak anak SD tanggapin persamaan diferensial. Kalau kail panjang sejengkal, jangan laut hendak diduga. Nah sekali lagi, ayuh feifei tunjukkan artikel2 yang saya tulis di bawah di mana ngibulnya. Kalau feifei gak bisa tunjukkan, ya feifei sendiri yang ngibul, seperti maling teriak maling. Think !

###########################################################

__._,_.___

Mayapada Prana Quotes:
"Think Good, Feel Good, Do Good. This is the way to God"
- Sathya Sai Baba

Mayapada Prana Links:

<*> Indonesian Lesbian Forum
http://www.voy.com/6346/

<*> Gay Indonesian Buddhist Fellowship
http://groups.yahoo.com/group/gibf

<*> Bike To Work Indonesia
http://sports.groups.yahoo.com/group/b2w-indonesia

<*> Food Combining Indonesia
http://health.groups.yahoo.com/group/FOOD_COMBINING_INDONESIA/




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___
<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise