logo       

Break!ng News : Ternyata Aksi2 Radikalisme Islam Dipimpin WNI Keturunan Ar: msg#00260

culture.religion.healer.mayapada

Subject: Break!ng News : Ternyata Aksi2 Radikalisme Islam Dipimpin WNI Keturunan Arab !!! Penting Bacalah....!!!

e-Man <fokus@...> wrote:
 
   WNI Keturunan Arab dan Islam Radikal di Indonesia
 
   oleh He-Man
 
  Tragedi pemboman di Bali kembali memunculkan nama Abu Bakar Ba'asyr pemimpin Majelis Mujahiddin Indonesia < /SPAN>yang oleh banyak negara dituding terlibat aksi-aksi terorisme di beberapa negara di Asia Tenggara.

   Dalam seminar "Arab dan Islam di Indonesia Dewasa  Ini" yang diselengarakan PP Muhammadiyah padahari Rabu  9 Oktober 2002 ==>> 
 
Pimpinan NU dan Muhammadiyah menyatakan kekuatirannya akan aksi-aksi radikalisme Islam yang dipimpin oleh para WNI keturunan Arab di Indonesia , dari Laskar Jihad yang dipimpin Ja'far Umar Thalib, Front Pembela Islam (FPI) dipimpin Habib Rizieq Shihab, Majelis Mujahidin Indonesia dipimpin Abu Bakar Ba'asir, dan Jamaah Ikhwan al-Muslimin Indonesia dipimpin Habib Husein al Habshi. Pada masa lalu kita juga mengenal nama Abdullah Sungkar (alm)  WNI keturunan Arab yang melakukan sejumlah aksi pemboman di Indonesia. Demikian juga gerakan tarbiyah yang dipim pin oleh WNI keturunan Arab yang bermukim di Bogor.
 
   Begitu pula tokoh-tokoh kunci lapis kedua gerakan-gerakan Islam radikal di Indonesia pun mayoritasnya dipimpin oleh  keturunan Arab atau orang Indonesia alumnus universitas Saudi Arabia, Presiden PK Hidayat Nur Wahid misalnya , demikian juga tokoh-tokoh lainnya seperti Ahmad Fais , Asmuni , Hambali , Aunur Rofiq Ghufran,Yazid Jawaz, Abu Haidar, Natsir Harist dll yang sebagiannya masuk dalam daftar hitam karena dicurigai terlibat dalam aksi-aksi  terorisme.
 
Kalau melihat sejarah pergerakan Islam di Indonesia, komunitas warga Arab sejak lama memang menganut sikap eksklusivme yang berlebihan , mereka menganggap ras mereka lebih unggul dari orang melayu .Pernikahan antara perempuan Arab dengan laki-laki pribumi sangat diharamkan .Dan dikalangan masyarakat Arab Indonesia sendiri terbagi dalam dua kelas yaitu kelas Sayyid (atau juga biasa dipanggil Habib ataupun  Syarif) yang merupakan kelas "unggul" karena merupakan keturunan nabi, dan kelas "masaikh" atau kelas lebih rendah,  pertarungan antar kelas ini menimbulkan friksi keras antar warga Arab, warga Arab dari kelas Sayyid mendirikan Jamiat'ul Kheir, sementara kelas Masaikh mendirikan Al Irsyad , dalam AD/ART Al  Irsyad bahkan ditegaskan bahwa kaum Sayyid diharamkan untuk bergabung. Di kalangan para sayyid , pernikahan seorang sayyidah (perempuan sayyid) dengan non sayyid apalagi orang ajam/ non Arab bisa berakhir dengan kematian.   

Pada masa kekuasaan Ottoman masih jaya , kawasan
hejaz dan hadramaut bisa dikatakan sebagai wilayah tak bertuan, walaupun secara administratif berada dalam kekuasaan orang Turki Ottoman tapi kalangan Arab disana rata-rata memiliki angkatan perang sendiri yang seringkali saling berperang antar  mereka sendiri , dan imbasnya juga te rjadi di Indonesia. Perang antar klan ini sedikit demi sedikit mulai menghilang paska kejatuhan dinasti Turki Ottoman.
 
Tapi pandangan yang menganggap ras Arab lebih unggul masih menghinggapi warga Arab di Indonesia. Masih sangat jarang terjadi pernikahan antara perempuan Arab dengan laki-laki ajam/non Arab.
 
Paham Islam Radikal di Indonesia
Paham Islam radikal di Indonesia sebagian besarnya berorientasi  pada paham Wahaby/Salafy radikal di Timur Tengah. Gerakan-gerakan yang berdiri di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari tokoh-tokoh ulama garis keras timur tengah , mereka yang menentukan hitam putihnya gerakan. Pemilihan para tokoh pimpinan kelompok-kelompok  fundamentalis biasanya ditunjuk langsung dari pusat (timur tengah) bukan pilihan dari bawah , kaum fundamentalis  dikenal sangat fanatik sehingga mereka akan 100 % menurut pada keinginan  top leader  mereka tanpa membantah .

Inilah yang menyebabk an kenapa WNI keturunan Arab ataupun alumnus universitas di Saudi Arabia yang selalu menjadi pemimpin gerakan-gerakan fundamentalis di Indonesia. Paham yang mengunggulkan ras Arab sangat kentara dalam gerakan-gerakan fundamentalis di Indonesia.

Paham Wahaby dikenal sangat radikal dan cenderung pada aksi-aksi   kekerasan , sejarah wahaby adalah sejarah penuh darah dan peperangan , kaum wahaby dimana pun di dunia akan selalu berusaha menggunakan  aksi-aksi kekerasan termasuk kepada sesama muslim demi mendapat kekuasaan. Dalam sejarah Indonesia, di Sumatera Barat aksi kekerasan  kaum Wahaby yang menyebut dirinya kaum Paderi menimbulkan perang saudara yang kemudian akhirnya dimamfaatkan oleh pemerintah kolonial Belanda.

Di Saudi Arabia sendiri kekuasaan kaum
Wahaby disertai aksi  teror terhadap kaum muslim penganut aliran sunni-al asy'ariyah yang bermazhab syafi'i dan maliki juga kaum syi'ah, demikian juga ketika  ka um Taleban yang beraliran Wahaby berkuasa di  Afghanistan , banyak  warga Syi'ah yang menjadi korban pembantaian massal, begitu pula  madrasah-madrasah kaum sunni-maturidy yang mayoritasnya bermazhab hanafi banyak yang dihancurkan

Jadi aksi kekerasan dan teror memang sudah menjadi
watak kaum  wahaby , sehingga tidaklah terlalu mengherankan kalau kaum wahaby yang dipimpin oleh para WNI keturunan Arab di  Indonesia pun sangat  identik dan menyukai aksi-aksi teror dan kekerasan baik terhadap kaum non muslim maupun pada muslim sendiri yang  berbeda aliran.

Dua tersangka pemboman Bali yang bali ditangkap pun
merupakan  warga keturunan Arab yang bermukim di Solo.Solo dan Jogja merupakan pusat gerakan Wahaby/Salafy Indonesia yang berkiblat ke Saudi, selain juga Bogor yang merupakan basis kelompok Tarbiy ah yang berkiblat pada Ikhwanul Muslimin Yordania (yang lebih radikal daripada IM Mesir) .Jadi tidaklah terlalu  mengherankan kalau sejumlah negara Asing mengindikasikan Bogor , Solo dan Jogja sebagai basis teroris, bahkan sejumlah negara Barat sempat melarang   warganya berkunjung kesana.

Dari sini kita bisa melihat bahwa gerakan fundamentalis Islam Indonesia  bukanlah gerakan lokal , tapi merupakan satu jaringan dengan gerakan   fundamentalis islam dunia , dan peran WNI keturunan Arab sangat berperan   besar dalam hal ini sebagai penghubung antara gerakan fundamentalis Islam di Indonesia dengan kelompok induk mereka di Timur Tengah.


The fish are biting.
Get more visitors on your site using Yahoo! Search Marketing. __._,_.___

Mayapada Prana Quotes:
"Think Good, Feel Good, Do Good. This is the way to God"
- Sathya Sai Baba

Mayapada Prana Links:

<*> Indonesian Lesbian Forum
http://www.voy.com/6346/

<*> Gay Indonesian Buddhist Fellowship
http://groups.yahoo.com/group/gibf

<*> Bike To Work Indonesia
http://sports.groups.yahoo.com/group/b2w-indonesia

<*> Food Combining Indonesia
http://health.groups.yahoo.com/group/FOOD_COMBINING_INDONESIA/




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___
<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise