logo       

Membangun Masyarakat 2: msg#00192

culture.religion.healer.mayapada

Subject: Membangun Masyarakat 2

Membangun Masyarakat 2

Teologi Masyarakat
Dalam konteks ajaran Islam, indifidu tak bisa dipisahkan dari
masyarakat. Menusia itu sendiri diciptakan Tuhan terdiri dari lelaki
dan perempuan, bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar mereka saling
mengenal (dan saling memberi manfaat), lita`arafu (Q/49:13).
Disamping adanya perlindungan terhadap individu, juga ada
perlindungan terhadap masyarakat. Meski individu memiliki kebebasan,
tetapi kebebasan itu dibatasi oleh kebebasan orang lain, sehingga
Islam menghendaki adanya keseimbangan yang proporsional antara hak
individu dan hak masyarakat, antara kewajiban individu dan kewajiban
masyarakat, juga keseimbangan antara hak dan kewajiban.

Dari Maqasid as Syari`ah (filsafat Hukum Islam) yang menyebut al
kulliyyat al khamsah misalnya, mengambarkan konsep masyarakat dimana
setiap individu harus dijamin hak-haknya dimana Pemerintah atau ulil
amri sebagai wakil masyarakat yang tertinggi berkewajiban melindungi
jiwa (khifdz an nafs) , hak kepemilikan harta (khifdz al mal), hak
akal (khifsz al `aql atau hak intelektual), hak beragama (khifdz ad
din atau hak berkeyakinan) dan hak memelihara kesucian keturunan
(khifdz an nasl).

Menurut al Qur'an, meski masyarakat itu merupakan kerjasama
horizontal antar manusia, tetapi ia merupakan bagian dari hubungan
vertikal dengan Tuhan. Oleh karena itu di dalam ber musyarakah
(bermasyarakat) juga ada dimensi teologis, misalnya; salat menjadi
tidak relevan jika melupakan komitmen sosial. Neraka wail disediakan
bagi orang yang salat tetapi acuh terhadap komitmen sosial, dan orang
seperti itu oleh al Qur'an dipandang sebagai orang yang mendustakan
agama , araitalladzi yukazzibu biddin (Q/107).

Demikian juga dalam hal tertib sosial, ketaatan kepada otoritas
pemerintah disejajarkan dengan ketaatan kepada kepada Tuhan dan
Rasul, athi`ullah wa athi`ur rasul wa uli al amri minkum (Q/4:59) .
Dari hadis Nabi juga dapat diketahui bahwa rahmat Allah itu harus
dipancing dengan komitmen sosial; irhamu man fi al ardhi yarhamukum
man fi as sama'. Kontrak sosial dalam pernikahan juga bersifat
vertikal dan horizontal, istahlaltum furujahunna bi kalimatillah wa
akhaztumuhunna bi amanatillah.artinya; kalian dihalalkan menyetubuhi
istrimu dengan nama Alloh, dan kalian mengambil tanggung jawab atas
isteri dengan amanat dari Alloh. Manusia tidak dibiarkan begitu saja
oleh Tuhan, tetapi Menurut al Qur'an, Allah selalu hadir dalam
kehidupan masyarakat (mengawasi); inna rabbaka labi al mirshad
(Q/89:14)

Wassalam,
agussyafii
http://mubarok-institute.blogspot.com







Mayapada Prana Quotes:
"Think Good, Feel Good, Do Good. This is the way to God"
- Sathya Sai Baba

Mayapada Prana Links:
<*> Kryon: This website is presented for Lightworkers everywhere
http://www.kryon.com/

<*> Yoga Leaf Bandung
http://www.yogaleaf.com/

<*> Spiritual Endeavor: Many Paths - One Destination
http://www.spiritual-endeavors.org/
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:mayapadaprana-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
mailto:mayapadaprana-fullfeatured-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
mayapadaprana-unsubscribe-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://asia.docs.yahoo.com/info/terms




<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise