logo       

Membangun Masyarakat: msg#00187

culture.religion.healer.mayapada

Subject: Membangun Masyarakat

Membangun Masyarakat

1. Konsep Masyarakat
Indonesia adalah negeri dengan jumlah pemeluk Islam terbesar di
dunia. Tetapi apakah realita itu identik dengan telah terbangunnya
masyarakat Islam di negeri ini, adalah sesuatu yang harus
direnungkan. Dewasa ini bangsa dengan lebih duaratus juta kaum
muslimin ini sedang diterpa berbagai predikat negatip, yang
menjadikan agama Islam yang dianut seakan tidak relevan dengan
kualitas masyarakatnya. Harus diakui bahwa secara konstitusional,
bangsa ini menganut satu ideologi yang bernama Panca Sila, satu
rumusan berdasarkan sejarah kebangsaan dimana para ulama dan pemimpin
Islam terlibat dalam proses penyusunannya.

UUD 45 bahkan sebelumnya adalah Piagam Jakarta yang kental dengan
semangat ke Islaman. Akan tetapi harus juga diakui adanya realita
bahwa banyak pemimpin muslim (bukan pemimpin Islam) dan juga anggauta
masyarakat Islam yang tidak menjadikan ajaran Islam sebagai rujukan
ketika harus memutuskan berbagai permasalahan. Ada yang lebih
mengikuti budaya lokal (dan kepentingan lokal) dan ada yang mengikuti
konsep sekuler dari Barat. Ketika dunia mengalami krisis, banyak
orang mencari pemikiran alternatip sebagai upaya mencari solusi.

Diantara pemikiran yang kini ditengok adalah konsep Islam tentang
berbagai hal. Bank syari'ah yang pernah begitu lama dihambat
kelahirannya misalnya, kini justeru menjadi trend di kalangan
perbangkan nasional, disusul oleh Asuransi syari'ah, akuntansi
syari'ah, reksadana syari'ah, menejemen syari'ah dan sebagainya.

Secara lahir, masyarakat nampaknya terbangun secara alamiah, tetapi
bagi pemimpin, masyarakat itu harus dibangun, dan apa saja yang
dibangun harus ada konsepnya. Bangunan tanpa konsep atau salah konsep
akan berakibat rusaknya tatanan, seperti rusaknya tatanan masyarakat
Indonesia dewasa ini. Sejalan dengan semangat reformasi, sudah tiba
saatnya kita menggali konsep yang inspirasinya bersumber dari wahyu,
dalam hal ini yang akan kita kaji adalah konsep masyarakat menurut
al Qur'an.

2. Pengertian Masyarakat
Istilah masyarakat berasal dari bahasa Arab musyarakah. Dalam bahasa
Arab sendiri masyarakat disebut dengan sebutan mujtama`, yang menurut
Ibn Manzur dalam Lisan al `Arab mengandung arti (1) pokok dari segala
sesuatu, yakni tempat tumbuhnya keturunan, (2) kumpulan dari orang
banyak yang berbeda-beda . Sedangkan musyarakah mengandung arti
berserikat, bersekutu dan saling bekerjasama. Jadi dari kata
musyarakah dan mujtama` sudah dapat ditarik pengertian bahwa
masyarakat adalah kumpulan dari orang banyak yang berbeda-beda tetapi
menyatu dalam ikatan kerjasama, dan mematuhi peraturan yang
disepakati bersama.

Dari pengertian itu maka dapat kita bayangkan bagaimana anatomi dari
masyarakat yang berbeda-beda. Dapat dijumpai misalnya ada;
masyarakat desa, masyarakat kota, masyarakat Indonesia, masyarakat
dunia, masyarakat Jawa, masyarakat Islam, masyarakat pendidikan,
masyarakat politik dan sebagainya.Semua jenis masyarakat tersebut
pastilah terdiri dari unsur-unsur yang berbeda-beda tetapi mereka
menyatu dalam satu tatanan sebagai wujud dari kehendak bersama.
Karena adanya dua atau beberapa kutub; yakni berasal dari unsur yang
berbeda-beda tetapi bermaksud menyatu dalam satu tatanan, maka dari
kutub pertama ke kutub ke dua ada proses yang membutuhkan waktu yang
panjang.

Masyarakat Indonesia misalnya, sudahkah mereka menyatu dalam
kesatuan ? ternyata setengah abad merdeka belum cukup waktu untuk
menyatukan sebuah masyarakat Indonesia meski sudah diwadahi dengan
istilah Bhineka Tunggal Ika. Abad pertama kemerdekaan Indonesia
nampaknya masyarakat Indonesia sebagai satu kesatuan masih merupakan
nation in making, masih dalam proses menjadi. Hambatan dari proses
itu adalah adanya rujukan dan kepentingan yang berbeda-beda. Demikian
juga masyarakat Islam Indonesia, masyarakat OKI dan sebagainya.

Wassalam,
agussyafii
http://mubarok-institute.blogspot.com






Mayapada Prana Quotes:
"Think Good, Feel Good, Do Good. This is the way to God"
- Sathya Sai Baba

Mayapada Prana Links:
<*> Kryon: This website is presented for Lightworkers everywhere
http://www.kryon.com/

<*> Yoga Leaf Bandung
http://www.yogaleaf.com/

<*> Spiritual Endeavor: Many Paths - One Destination
http://www.spiritual-endeavors.org/
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:mayapadaprana-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
mailto:mayapadaprana-fullfeatured-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
mayapadaprana-unsubscribe-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://asia.docs.yahoo.com/info/terms




<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise