logo       

Agama Yakrislam: msg#00133

culture.religion.healer.mayapada

Subject: Agama Yakrislam

Ibrahim sedang enak-enaknya tidur, ketika tiba-tiba
telepon berdering. Kaget banget Ibrahim, karena memang
suara telponnya sangat keras. Apalagi malam tadi
Ibrahim pesta semalam suntuk, mabuk-mabukan, dan
bersuka-suka dengan para bidadari surga.

‘ Halo, ini Ibrahim bukan..?.’

‘ Ehm, eh…iya..’

Ibrahim masih belum sadar penuh, sementara di ranjang
Ibrahim bergeletakan beberapa bidadari telanjang yang
masih tidur. Ibrahim terheran-heran, setelah dia tahu
bahwa suara di ujung sana adalah suara Tuhan. Apa pula
maksud Tuhan telpon Ibrahim di pagi-pagi buta.
Matahari saja belum terbit di surga.

‘Ada apa Tuhan, pagi-pagi begini..?.’

‘Begini Ibrahim, aku sudah jengkel dan gusar
mendengar perang terus menerus antara pemeluk-pemeluk
Islam, Yahudi, dan Kristen di bumi itu. Aku ingin kamu
turun ke bumi mendamaikan mereka. Please, aku
benar-benar sudah gak tahan, umat-umat goblog ini
sudah merusak ajaran agama mereka masing-masing yang
susah payah telah kuturunkan ke bumi.’

‘ Ya Tuhan, tapi bagaimana sih, aku kan sudah
berjuang dulu, sekarang kan mustinya aku menikmati
surga yang kau janjikan. Tidak perlu lagi aku
menderita di dunia. Anyway, ngapain juga dirimu koq
nyuruh aku, kan ada Muhammad, ada Yesus, ada Musa, ada
yang lain-lain. Mereka aja lah Tuhan, mereka kan lebih
muda, dan lebih mengerti manusia modern. Tugas ini aku
rasa kurang cocok buat aku.’

‘ Ibrahim, justru kamu salah satu yang paling
tua sehingga aku lebih memilih kamu untuk turun lagi
ke bumi. Tiga agama besar berpengaruh di dunia
mengakuimu sebagai bapak mereka. Dan ini saatnya
bagimu untuk menyatukan mereka dalam satu agama yang
akan membawa perdamaian dan kesejahteraan di seluruh
bumi.’

‘ Tuhan, please deh. Orang Kristen itu
mengharapkan Yesus yang akan datang lagi menyelamatkan
dunia. Orang Islam mengharapkan Imam Mahdi. Orang
Budha mengharapkan Maitreya. Lho liat, tidak ada di
antara mereka yang mengharapkan aku untuk
menyelamatkan mereka. Jadi tolonglah pertimbangkan
kembali.’

‘Tidak Ibrahim, keputusanku sudah bulat.
Posisimu paling strategis untuk menjadi pemersatu
mereka. Dan ini perintah tolol, bukan pertanyaan atau
tawaran. Sudah cukup kamu beribu tahun berenak-enak,
berpesta di surga. Sekarang kamu turun ke bumi
melaksanakan tugas yang kuberi sampai kau sukses.
Setelah itu kau baru boleh menikmati surga
lagi.’

Ibrahim bersungut-sungut menerima perintah tak dapat
ditawar dari Tuhan. Dasar memang nasib lagi jelek,
tugas berat lagi dia dapat. Dulu ditugaskan membunuh
anaknya, sekarang menyatukan manusia yang berjumlah
milyaran itu di bawah satu agama. Ibrahim sadar betul
bahwa tugas itu adalah tugas yang sangat berat. Tapi
bersungut-sungut dan dongkol gak ada gunanya, Tuhan
kalau sudah bertitah, kalau tidak dituruti bisa saja
dia ditendang dari surga untuk selamanya. Nasib yang
justru lebih buruk lagi jika dibandingkan dengan
ditugaskan turun ke bumi lagi. Akhirnya Ibrahim dengan
tekad bulat turun ke bumi memperbaiki keadaan di bumi
yang carut marut.

Dengan pesawat rongsokan yang tersisa di surga,
Ibrahim dikirim ke bumi dengan kecepatan cahaya.
Pesawat itu karena sangking tuanya turbulensinya gak
ketulungan. Ibrahim terpaksa harus berpegangan
erat-erat selama perjalanan. Setelah beberapa hari,
sampailah Ibrahim dengan pesawatnya di lingkaran orbit
matahari. Pesawat segera diperlambat. Karena navigasi
yang sudah uzur, Ibrahim sempat nyasar-nyasar dan
nabrak batu-batu di cincin Saturnus. Setelah berjuang
habis-habisan menghindari bebatuan yang bertebaran di
angkasa Saturnus, halangan sudah tidak terlalu parah
lagi. Pesawat dipercepat lagi. Ibrahim senyum-senyum,
dari kejauhan sudah tampak planet biru dengan
bercak-bercak putih. Sudah lama memang Ibrahim
meninggalkan bumi. Ada rasa rindu juga sekaligus
penasaran sudah seperti apakah bumi yang dulu
dikenalinya sekarang.’

Di atmosfir bumi, kesalahan teknis terjadi. Pesawat
yang dibawa Ibrahim tidak bisa direm, sehingga geseran
dengan atmosfir sangatlah terasa dan sangat
mengkhawatirkan. Terjadi kebakaran di pojok-pojok
pesawat. Pesawat pun terjun bebas ke bumi dengan
kecepatan tinggi. Buummmmm…!!!!, pesawat Ibrahim
jatuh menghempas tanah. Ibrahim kehilangan kesadaran.

Begitu bangun, badan Ibrahim sakit semua, dan sudah
puluhan orang mengitarinya. Ternyata dia sudah berada
di ranjang, dengan orang-orang bersorban. Dengan
diam-diam Ibrahim mendengarkan saja percakapan
orang-orang yang menolongnya. Kalau dia tidak salah
mengerti, dia jatuh di Somalia.

Setelah beberapa hari dalam perawatan, Ibrahim merasa
cukup sehat. Dalam istirahatnya itu Ibrahim berpikir
keras. Apa yang harus dilakukannya untuk menyatukan
milyaran manusia yang berbeda-beda itu. Tiba-tiba
Ibrahim mendapatkan ide segar.
‘Aku akan mendirikan agama sendiri,
Yakrislam.‘

Dia tidak mau berpanjang-panjang tak bertindak. Dia
harus segera bergerak. Atas bantuan orang-orang
bersorban itu, Ibrahim bisa mengikuti salah satu kapal
mereka menyeberang ke Arab Saudi, dia berharap di
negeri tempat bersemayamnya jasad Muhammad itu
ajarannya bisa lebih diterima oleh khalayak dan para
penguasa. Yang pertama-tama didatanginya adalah
Mekkah, kota kelahiran Muhammad. Setelah kesana kemari
mencari informasi, Ibrahim mendapatkan informasi bahwa
di kalangan Islam tidak terdapat otoritas tunggal.
Tapi di Arab Saudi sedang gencar dilaksanakan program
Wahabisasi, Islam Sunni versi sangat konservatif yang
tidak kontekstual sama sekali. Ibrahim juga kaget pada
awalnya, karena wanita sangat tidak dihormati di
negara yang seharusnya menjadi pusatnya Islam ini.
Tidak punya hak suara, tidak boleh mengendarai, tidak
boleh keluar sembarangan, dan banyak lagi aturan lain
yang tidak masuk diakal. Karena begitu banyaknya
syekh-syekh yang dianggap mumpuni dalam pemahaman
agama Islam, Ibrahim memutuskan untuk langsung bertemu
dengan raja sekalian. Karena berdasarkan informasi
yang diterima Ibrahim, para syekh itu tak lain adalah
gedibal raja.

Setelah melalui prosedur berbelit yang melelahkan,
Ibrahim bisa bertemu raja, walaupun tidak boleh lama
juga.

‘Begini raja yang mulia, aku datang untuk
mengajakmu memeluk agama damai dan cinta yang akan
menyatukan seluruh umat manusia. Agama Yakrislam ini
adalah agama hanif, yang murni datang dari
Tuhan.’

‘Siapa kamu, berani-beraninya membawa agama baru
kepadaku…?’

‘Aku Nabi Ibrahim, bapak agama-agama besar
bumi.’

‘Kenapa kamu bisa disini…?’

‘ Paduka, aku dikirim Tuhan untuk turun ke bumi
menyatukan dan mendamaikan dunia di bawah panji-panji
Tuhan.’

‘Kamu ketemu Nabi Muhammad shollallahu alaihi
wasallam di surga....?’

‘ Ya, ya, aku sudah ketemu Muhammad di surga.
Aku lah yang datang menyempurnakan semua agama yang
pernah ada di bumi.’

‘Goblog, Islam itu sudah sempurna. Kau jangan
mengarang-ngarang ajaran baru dari Tuhan.’

‘Paduka yang mulia, aku tidak mengarang-ngarang.
Tuhan mengutusku dengan perintah jelas, aku hanya
sekedar menyampaikan.’

‘Seandainya agama ini akan kupeluk, bisakah aku
tetap berkuasa di sini..?’

‘Tentu paduka, tetap anda akan berkuasa. Tapi
saya menyarankan agar demokrasi segera ditegakkan,
karena nilai demokrasi adalah nilai universal yang
harus dipatuhi semua penguasa tanpa terkecuali.’

‘Lancang sekali mulutmu. Tidak ada yang bisa
menggoyang singgasanaku.’

Raja marah sekali, Ibrahim dilempar gelas perak yang
tadinya dipegang raja. Ibrahim segera diseret oleh
pengawal istana dan dilempar keluar istana.

Dakwah pertama Ibrahim gagal total, tapi Ibrahim tidak
menyerah. Di tengah semangatnya untuk melaksanakan
misi kenabiannya dengan sukses, dia merancang rencana
selanjutnya untuk berdakwah. Ibrahim lalu mendatangi
Ayatullah Ali Khomeney, yang dikiranya punya otoritas
terutama buat kaum Islam Syiah. Dengan pesan yang sama
Ibrahim melancarkan dakwahnya, tapi ternyata reaksi
Ayatullah sama saja. Ibrahim segera ditangkap oleh
Garda Revolusi, dan diperintahkan untuk segera
meninggalkan Iran, atau kalau tidak akan diberi
hukuman berat.

Setelah gagal total juga di Iran. Ibrahim memutuskan
untuk pergi ke Vatikan. Ibrahim dengan susah payah
mendatangi Vatikan. Tapi lagi-lagi oleh Paus dia
segera diusir. Tidak perlu terlalu lama untuk Ibrahim
ditolak mentah-mentah di Vatikan. Paus langsung
bertanya ke Ibrahim apakah Ibrahim percaya bahwa Yesus
itu Tuhan. Ibrahim langsung menyatakan tidak. Dia
adalah sama seperti Ibrahim, orang biasa. Ibrahim
langsung ditangkap. Belum sempat pula Ibrahim
menawarkan ide penyatuan segala agama terutama agama
Abraham.

Setelah Ibrahim ditawan seminggu di Vatikan, akhirnya
diapun dilepaskan. Vatikan tidak menemukan alasan
demokratis menahan Ibrahim, seberapapun sesatnya
ajaran Ibrahim menurut mereka.

Setelah luntang-luntung beberapa lama, Ibrahim
memberanikan diri menuju Israel. Dia ingin menemui
orang-orang Yahudi. Dia berharap, dengan kepintaran
mereka, orang-orang Yahudi ini bisa menerima
ajarannya. Sesampainya di Israel, Ibrahim malah
semakin bingung. Orang-orang Yahudi ini sekarang
mayoritas malah sudah sekuler. Jangankan percaya
agama, percaya Tuhan saja sudah tidak. Hanya sedikit
saja yang masih benar-benar bisa dianggap orang Yahudi
jiwa raga. Golongan ini adalah pendukung utama
penjajahan tidak berperikemanusiaan Israel atas
Palestina. Setelah dipikirnya lama-lama, Ibrahim
mengurungkan niat untuk mengajak orang Israel ini
untuk memeluk Yakrislam. Dia sudah tahu pasti bahwa
dia akan gagal. Orang Yahudi yang sekuler pasti akan
membantainya habis-habisan dengan rasio dan ilmu
pengetahuan. Sedangkan yang Yahudi radikal, tidak akan
pula mereka akan mau bersatu dalam satu agama dengan
orang-orang Islam. Tapi Ibrahim tetap mencoba ide
agama Yakrislam ke kalangan terbatas.

Ibrahim harus kecewa dan kecewa lagi, karena otoritas
Islam, Kristen secara terpisah menyatakan bahwa
Yakrislam adalah aliran sesat. Belum lagi orang Yahudi
yang juga mengacuhkannya. Nyawa Ibrahim bahkan
berkali-kali dalam bahaya karena kerasnya reaksi
mereka yang ditawarinya ide agama Yakrislam.

Suasana lama kelamaan menjadi sangat tidak
menguntungkan buat Ibrahim, karena dia sekarang telah
menjadi musuh publik. Di Israel pun, dia sering
menjadi sasaran kemarahan baik dari orang Yahudi
ataupun orang Islam, dan juga orang Kristen. Di tempat
terakhirnya, di Yerusalem, Ibrahim tidak tahu lagi
harus kemana, karena ke ujung manapun, dia bertemu
dengan orang-orang yang fanatik dengan ketiga agama
besar itu tadi. Kebingungan tak tentu arah, akhirnya
Ibrahim kirim email keputus asaannya ke Tuhan,

‘Tuhan, sorry neh, kayaknya gue gagal nih, kagak
cuman gagal tapi gagal total. Bukannya gue berhasil
mempersatukan mereka, tapi ketiga-tiganya
menyia-nyiakanku, disesatkannya apa yang aku ucapkan,
udah gitu gue dikejar-kejar sama mereka. Ampun deh
Tuhan, balikin gue ke surga lagi dong.’

Beberapa hari kemudian Tuhan membalas email Ibrahim.
Ibrahim sudah tidak sabar lagi sebenarnya. Hatinya
sudah deg-degan saja tiap harinya, karena yang
menginginkan nyawanya sangat banyak.

‘Ya sudah, balik aja ke surga. Aku sudah tahu
koq, kalau manusia memang terlalu goblog untuk bisa
bersatu saling mencintai dan damai sejahtera bersama.
Tugas ini sebenarnya untuk mencoba kepatuhan kamu ke
aku saja koq Ibrahim, sama seperti waktu aku
memerintahkanmu untuk menyembelih anakmu. Eh, tapi
ingat bawa oleh-oleh ya ke surga, Muhammad titip ikan
teri dan Yesus titip rempeyek. Kukirim segera pesawat
kesana, ati-ati dijalan ya.’




____________________________________________________________________________________
Sucker-punch spam with award-winning protection.
Try the free Yahoo! Mail Beta.
http://advision.webevents.yahoo.com/mailbeta/features_spam.html


Mayapada Prana Quotes:
"Think Good, Feel Good, Do Good. This is the way to God"
- Sathya Sai Baba

Mayapada Prana Links:
<*> Kryon: This website is presented for Lightworkers everywhere
http://www.kryon.com/

<*> Yoga Leaf Bandung
http://www.yogaleaf.com/

<*> Spiritual Endeavor: Many Paths - One Destination
http://www.spiritual-endeavors.org/
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:mayapadaprana-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
mailto:mayapadaprana-fullfeatured-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
mayapadaprana-unsubscribe-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://asia.docs.yahoo.com/info/terms




<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise