logo       

RE: Fw: Tarawih di gereja: msg#00311

culture.religion.healer.mayapada

Subject: RE: Fw: Tarawih di gereja

Pada jaman rosul dan sahabat, memang suatu hal yang biasa diijinkan sholat di gereja dan begitu pula sebaliknya

 

Saat nabi menerima utusan dari Nazran yang beragama kristen, setelah perundingan mereka minta ijin untuk meninggalkan masjid (karena pada saat itu semua aktifitas dilakukan di masjid) untuk sembahyang.  Namun Nabi meminta agar mereka sembahyang di Masjid saja..dan akhirnya mereka sembahyang di Masjid..walaupun ada beberapa sahabat yang tidak setuju.

 

Umar bin khatab pada waktu membebaskan Palestine, juga sempat ditawari sembahyang di gereja Elizabeth (qiyamat) oleh Saverius, Umar sebenarnya bersedia namun karena pertimbangan bahwa dia datang dengan umat islam yang banyak, dia khawatir kalau dia sembahyang di gereja itu akan diikuti oleh umat2nya sehingga orang Kristen akan kesulitan tempat sembahyang, akhirnya di sholat di dekat gereja untuk menghormati tawaran Saverius namun juga menjaga agar kenyamanan sembahyang umat kriten tidak terganggu. Dan Umar berpesan kalau ditempat di dekat gereja itu akan diperingati dengan dibangun masjidmaka masjidnya harus lebih kecil dari gereja dan tidak lebih tinggi dari gereja serta tidak perlu mengumandangkan adzan agar tidak mengganggu umat Kristen beribadah. Kisah ini tercatat di semua kitab sejarah pada tarikh ke 6.  Mesjid kecul itu sampai sekarang masih bisa kita saksikan, namun sayangnya saat ini tertutupi oleh masjid baru yang megah dan lebih besar dari gereja Elizabeth tadi, yang mana masjid baru itu dibangun pada masa pemerintahan Turki, jadi jauh setelah masa nabi dan khalifah empat..bahkan setelah kekalifahan abasyiah (CMIIW).

 

Jadi pada masa-masa dahulu memang tidak ada masalah pemakaian rumah Allah (Baitullah) untuk ibadah umat islam dan kristen bergantian, tentu ritualnya sendiri2...iya lah...ya...he he he

 

Ilham Budi Santoso

skype-id : Ibsantoso

-----Original Message-----
From: mayapadaprana-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx [mailto:mayapadaprana-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx] On Behalf Of Adsuri Yasahardja
Sent:
Thursday, September 28, 2006 10:38 AM
To: mayapadaprana-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
Subject: Re: [Mayapada Prana] Fw: Tarawih di gereja

 

Saya setuju dengan pendapat anda, bagaimana dengan disuatu tempat yang belum ada tempat ibadah dari agama apapun.  Mereka bersama-sama menggunakan tempat yang sama yaitu gedung serba guna, walau tentunya dengan waktu yang berlainan..

Salam Kasih..

Frans Adsuri



niesby sabakingkin <masniesby-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx> wrote:

Kalau tidak ada alternatif tempat lain, tarawih dapat dilakukan di mana saja. Ini kalau ingin bicara wajar, normal dan sederhana. Tapi bagi kaum fanatis, tentu beda pendapatnya. Bagi saya yang kebetulan penganut Islam moderat, yang penting ketika berada di lingkungan tempat ibadah lain, tidak mengikuti tatacara ibadah non-Islam. Itu cukup, ga usah diurus mendetail, ntar malah botak.

Salam

William Wiguna <williamw-wfenZDy3vzIWYuPZMHJUsw@xxxxxxxxxxxxxxxx> wrote:

----- Original Message -----

Sent: Wednesday, September 27, 2006 1:33 PM

Subject: Tarawih di gereja

 

Mungkin temen2 bingung kok tarawih di gereja.. Ini bener kejadian di deket rumah saya, Cherrybrook, (salah satu suburb di New South Wales (Sydney)

 

Kemarin, pas kami lewat di depan gereja dekat rumah, kami melihat banyak orang jalan, memakai kerudung dan topi Haji, dan membawa sajadah juga..  Dan arah mereka adalah ke hall samping gereja di sana..  Saya dan suami saya langsung tahu, ini khan bulan ramadhan, jadi mereka pasti mau tarawih, dan benar saja, di dalam hall samping gereja (punya gereja), mereka sebagian sudah bersiap2 tarawih.

 

Saya langsung berpikir, "Oh indahnya kalau semua agama bisa saling menghormati seperti itu, tidak ada saling curiga, dan bisa sharing ruang ibadah, tanpa rasa sungkan, baik yang menyewakannya maupun yang memakainya.."  Saya tidak tahu apa hukumnya "haram" bagi orang Islam beribadah di lingkup gereja, tapi yang pasti tujuan mereka adalah mulia, ingin berdoa.  Hal ini membuat hati saya rasanya senang sekali.

 

Semoga makin banyak dari kita yang menyadari, bahwa agama hanyalah sarana untuk menuju satu tujuan, kehidupan yang baik dengan dasar ALLAH.  Jadi jangan sampai perbedaan agama menjadikan kita tidak bersaudara.

 

salam,

 

Liza

 


William Wiguna
www.characterplus.ws

 


ATTENTION:
If you are not the intended recipient, you are not to disseminate, distribute or copy this communication.
Please notify the sender and delete the message and any other record of it from your system immediately.

 

PERHATIAN:
Jika Anda bukanlah penerima yang dituju, bersama ini diperingatkan bahwa semua publikasi, penggandaan, pendistribusian, atau penggunaan informasi yang ada disini (berikut semua informasi yang terkait) adalah SANGAT TERLARANG.
Jika Anda menerima transmisi ini tanpa disengaja, harap segera hubungi pengirim dan hapus material ini seluruhnya, baik dalam bentuk elektronik maupun dokumen cetak. Terima kasih.

 


Stay in the know. Pulse on the new Yahoo.com. Check it out.

 

 


Stay in the know. Pulse on the new Yahoo.com. Check it out.

__._,_.___

Quotes :
" Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved through the practice of meditative way of life."
- Anand Krishna -

Mayapada Prana Links:

<*> Indonesian Reiki Practitioner:
http://health.groups.yahoo.com/group/Praktisi_Reiki/

<*> Food Combining Indonesia:
http://health.groups.yahoo.com/group/FOOD_COMBINING_INDONESIA/

<*> Sahaja Yoga Indonesia:
http://groups.yahoo.com/group/sahajayoga-id/





Yahoo! Groups Links

__,_._,___
<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise