|
Saripati Ajaran Maitreya (3): msg#00288culture.religion.healer.mayapada
Saripati Ajaran Maitreya (Part 3) Source: www.rael.org E-Book gratis bisa diperoleh di web The Raelian Revolution Sebagian dari E-Book tsb dapat di di-download di milis Mayapada Prana WARNING ! Following writings can offend some religious thoughts, Please Do Not Continue if you can feel offended BAB III Ketenteraman "Berdansa dan bernyanyilah di permukaan bumi, sebelum bum
i menjadikanmu tempat pijakan berdansa." Rael
Tertawa ? Seminar dekat Albi, Agustus 1996 Tertawa adalah milik manusia, sebagaimana yang dilakukan oleh seorang jenius. Sebenarnya, seorang jenius biasanya banyak tertawa. Semua orang yang memanfaatkan otaknya dengan sepenuhnya banyak tertawa. Pernahkah Anda melihat foto Einstein yang sedang menjulurkan lidahnya? Saya selalu berhati-hati ketika menemui seseorang yang serius, karena keseriusan selalu diikuti dengan kebodohan. Lihatlah semua politikus; mereka berpenampilan seakan-akan ada sebatang payung yang diikatkan pada punggungnya. Mereka terlihat sangat kaku! Dan bayangkan bahwa orang-orang inilah yang menjalankan pemerintahan negara kita! bersikap
serius tidak mempunyai kesempatan untuk mengalami pencerahan bagi diri mereka sendiri. Orang serius sangat membosankan. Orang yang suka tertawa sering menjadi orang yang mencerahkan, karena mencampur suatu pengajaran dengan humor jauh akan lebih berdayaguna. Pertama-tama, belajar jadi lebih menyenangkan, tapi yang lebih penting lagi adalah bahwa bahan pelajaran lebih mudah diingat ketika suatu pengajaran digabungkan dengan tertawa dan hal-hal yang menyenangkan. Otak kita dirancang untuk lebih melupakan ingatan yang menyedihkan dan mengingat kenangan yang membahagiakan. Para pencipta kita merancang otak kita sedemikian rupa demi kesehatan mental kita. Ingatan akan sesuatu yang membahagiakan selalu datang deng
an spontan, sedangkan kenangan yang menyedihkan memerlukan usaha
keras untuk mengingatnya. Sebenarnya, kenangan pahit sering juga tampak tidak jelas. Jika Anda tidak tahu caranya tertawa, belajarlah! Bagaimana Anda belajar tertawa? Ya tertawa saja! Otak memakai ketawa sebagai baji. Baji digunakan untuk membelah balok kayu; tertawa dapat juga membantu dalam membersihkan otak kita. Mulailah pagi-pagi ketika Anda pertama terbangun; tersenyumlah tanpa memandang apa yang terjadi malam sebelumnya. Tersenyumlah, karena bagaimanapun juga tangis tidak akan membantu apa-apa. Sebaliknya, ketika Anda merasakan senyuman mengembang di bibir Anda, Anda akan merasakannya bagaikan seberkas sinar mentari, menerangi orang lain dan menyemarakkan hari merek
a dan Anda. Sapalah diri sendiri dengan ucapan "selamat
pagi" setiap pagi dalam hidup Anda. Lihatlah pantulan diri Anda dalam cermin. Cumbulah diri Anda sendiri. Deklarasikan cinta kasih kepada diri Anda sendiri setiap pagi dan katakan betapa Anda mengasihi diri Anda sendiri, dari kaki ke kepala, dari ujung jari kaki ke ujung rambut Anda. Pastikanlah bahwa orang pertama yang berjumpa dengan Anda pada pagi hari menyenyumi Anda. Bagaimana Anda memastikannya? Mudah: senyumilah mereka dan mereka pun akan menyenyumi Anda!! Hal ini selalu terjadi! Semakin banyak Anda tertawa, semakin selaras pula Anda akan merasa, nyamanlah terhadap diri sendiri, berbahagialah dan rasakan lebih baik setiap harinya. Hidup ini Indah diciptakannya kita ialah agar kita dapat menjadi bahagia, dan terutama agar kita menyadari bahwa kita berbahagia. Kita harus berbahagia, meskipun media massa terus menerus menayangkan negatifitas mengenai planet yang memanas, bahwa pengklonan akan menciptakan monster, mengenai rangkaian pembunuhan terkini, dan bahwa makanan GM akan meracuni semua orang. Semua berita negatif yang ditayangkan berulang-ulang dari hari ke hari ini memupuk suatu keadaan batin yang cenderung memihak negatifitas. Negatifitas adalah penekanan pada sudut negatif bahkan meskipun kejadiannya positif. Ketika para ilmuwan menemukan sesuatu yang luar biasa, pers lebih memusatkan perhatian pada kesalahan apa yang bakal terjadi. Hal in
i benar-benar mengerikan. Tentu saja, kemajuan dapat
meliputi hal-hal negatif, tapi demikian pula dengan masa lalu. Sebenarnya, masa lalu lebih banyak mengandung hal-hal negatif daripada kemajuan pada masa mendatang karena kemajuan akhirnya membebaskan umat manusia. Jika kesadaran dan rasa memberi menunjukkan arah kemanusiaan, kemajuan pasti membawa kebahagiaan. Andalah sendiri satu-satunya orang yang dapat memilih bahwa hari Anda negatif atau positif. Hal ini tidak sulit dilakukan; ini adalah masalah pelatihan belaka. Jika Anda lebih sering memilih yang positif, otak Anda akan belajar untuk bereaksi positif secara otomatis dan Anda pun akan merasa bahagia. Hal ini berjalan secara otomatis. Yang perlu Anda lakukan hanyalah menekan suatu tombol. Tapi jika Anda
lebih sering memilih yang negatif, otak Anda akan menerapkan mekanisme yang
sama dan Anda akan merasa tidak berbahagia. Berpikit secara negatif sama saja dengan meracuni diri sendiri. Ketika kita negatif, kita adalah bagaikan suatu lubang hitam, kita menjadi tidak menarik dan orang lain pun akan menghindari kita. Untuk menyingkirkan kebiasaan negatif, didiklah kembali diri Anda dengan menjadi positif, mulai sejak saat Anda bangun pagi. Berbahagialah. Manfaatkan kehidupan Anda sebanyak-banyaknya. Nikmatilah setiap saat dalam hidup. Berbahagialah dan orang-orang akan mengelilingi Anda karena mereka ingin ketularan bahagia dan ingin dirasuki dengan kebahagiaan Anda. Sikap Positif ? Seminar dekat Albi, Agustus (1986) Kehidupan kita hanyalah serangkaian
penggalan waktu. Penggalanpenggalan waktu ini bukanlah kejadian terpisah
yang semata-mata terangkai begitu saja tanpa hubungan di antara mereka. Sebaliknya, setiap penggalan waktu terkait sangat ketat dengan penggalan waktu berikutnya dalam suatu tema yang dinamik, kalau tidak positif ya negatif, tergantung dari apa yang kita pilih. Jika tema kita positif, berterima kasihlah kepada tingkat kesadaran tinggi yang memungkinkan kita untuk mengelola emosi yang mengiringi kita dalam perjalanan hidup. Emosi negatif merupakan musuh terbesar kesadaran kita. Kesadaran dan emosi negatif tidak cocok satu sama lainnya. Janganlah lupa bahwa menjadi positif adalah suatu pilihan, terutama jika Anda mengalami serangkaian kejadian buruk dalam satu hari yang sama. Anda dapat meratap, menangis, dan
marah atau Anda dapat berkata kepada diri sendiri: "Saya memilih untuk
berbahagia apapun yang saya alami. Apa yang dapat saya lakukan untuk memperbaiki keadaan?" Hal ini tidak berarti bahwa Anda harus tidak mempunyai emosi sama sekali. Sebaliknya, emosi adalah bumbu kehidupan. Tapi, kita menjadi tidak efisien jika emosi menghanyutkan kita dan menangkap kita sebagai sandera. Dan usahakan agar selalu dapat membedakan antara hal-hal yang dapat kita ubah dan hal-hal yang tidak dapat kita ubah. Didiklah kesadaran kita agar memahami perbedaan itu. Melewati waktu Kita berkata: "Waktu berlalu." Ini merupakan pengertian yang salah karena bukanlah waktu yang berlalu. Waktu tidak ada pada dirinya sendiri. Tidak seorang pun dapat men
gaku bahwa dia melihat waktu berlalu; kitalah yang berlalu dalam waktu.
Sadarilah hal ini. Kesadaran mengenai hal ini akan menyalakan suatu cahaya baru dalam kehidupan Anda, terutama ketika Anda mengalami saat-saat yang menyedihkan atau membuat putus asa, sebagaimana yang dialami oleh setiap manusia pada suatu saat dalam kehidupannya. Suatu hari, sebutir debu yang merupakan diri Anda, menjadi hidup, atau sadar akan dirinya. Tiba-tiba si debu berpikir bahwa waktu berlalu dalam hitungan hari, padahal yang sebenarnya terjadi adalah berlalunya si debu dalam waktu, melewati waktu yang tidak bergerak. Perjalanan kita dalam waktu membawa kesadaran akan hidup dan mati, melalui kesadaran kita memahami bahwa kita hanyalah debu yang pada suatu waktu diberi hidup dan akhirnya akan dimatikan lagi.
Bahan yang menyusun kita telah menjalani suatu siklus: suatu
kehidupan. Kita adalah penjelajah waktu dan bukan menjelajah dalam waktu. Kita tidak dapat menjelajah balik dalam waktu atau tidak pula dapat menjelajah ke masa depan, tapi saat sekarang menandai perjalanan hidup kita dan saat ini pulalah yang memulai perjalanan kehidupan kita. Tik tok?. Kita semua memulai perjalanan ini pada suatu hari, masing-masing memulai pada penggalan waktu yang berbeda-beda. Beberapa di antara kita telah melakukan perjalanan panjang; dan lainnya baru mulai hari ini. Kita semua melakukan penjelajahan bersama dalam suatu perjalanan yang fantastis, dalam suatu kapal ruang angkasa yang bernama Bumi. Kita berkelok, melewati jalur perjalanan ? Beberapa di antara kita
sudah hampir mencapai garis finis, lainnya baru melesat dari garis
mulai. Kesadaran dan Yang tidak Diharapkan Slovenia, Agustus 2002. Kebijaksanaan berarti kemampuan untuk mengelola yang tidak terduga. Hal ini akan memungkinkan kita bersikap tenang dalam menghadapi apapun yang terjadi dalam kehidupan kita. Setiap orang dapat mengelola sesuatu yang dapat diduga, demikian pula robot yang diprogram khusus untuk menanggapi keadaan dan kejadian yang dapat diduga sebelumnya. Mengelola sesuatu yang tidak terduga berarti menggunakan kewaskitaan dengan seluruh indera diaktifkan sehingga dapat menebak keadaan-keadaan yang akan dialami oleh diri sendiri maupun orang lain, sementara pada saat yang sama mengelola sesuatu yang tidak terduga ya
ng dimasukkan ke dalam keadaan kita yang dapat kita duga.
Kehidupan merupakan serangkaian kejadian tidak terduga yang menyela di antara kejadian-kejadian yang dapat kita duga, dan bagaimana tepatnya reaksi kita terhadap unsur tidak terduga inilah yang memungkinkan kita menguji kecerdasan dan tingkat kesadaran kita. Emosi tidak pernah membuat kita tidak seimbang dalam kejadian yang dapat kita duga, karena sesuai dengan definisinya kita sudah dapat mengantisipasi apa yang akan terjadi. Emosi hanya timbul ketika kejadiannya tidaklah seperti yang kita duga semula, dan hal ini berlaku baik bagi emosi yang positif maupun yang negatif. Kita dapat bereaksi dengan keras terhadap suatu kejadian yang tidak kita harapkan, atau kita dapat belajar untuk mengantisipas
i, memprediksi, dan bertindak pada saat yang tepat, dalam menghadapi
kejadian tidak terduga ini. Jika kita tidak mengetahui cara mengelola kejadian yang tidak terduga, kita akan terus menerus mengalami frustasi dan ketidakpuasan yang lambat laun akan membuat kehidupan kita menyedihkan dan tidak membahagiakan. Perbedaan antara orang biasa dan orang yg telah bangkit kesadarannya ialah bahwa yang disebut belakangan ini menggunakan tantangan untuk berkembang sedangkan orang biasa menolak tantangan dengan memakai berbagai alasan untuk membenarkan dirinya dan melemparkan tanggung jawab kepada orang lain. Kita sebaiknya tidak hanya mengucapkan selamat kepada diri kita ketika semuanya berjalan dengan baik, atau ketika kita mampu mengelola yang terduga dan yang tak terduga dengan baik
, tapi juga ketika, dan terutama ketika kita mengalami kegagalan
karena kegagalan itulah yang justru dapat membantu kita mengembangkan diri. Sebaliknya, kita juga harus berusaha untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama untuk kedua kalinya, namun kemungkinan berbuat kesalahan itu jangan sampai menghalangi kita dalam mengambil risiko. Kita seharusnya bahkan merasa bergairah karena adanya kesempatan bagi kita untuk mengembangkan diri. Kita dapat belajar begitu banyak ketika kita membuat kesalahan, dan kita memang akan selalu membuat kesalahan, meskipun tidak dengan alasan yang sama. Itulah yang luar biasa. Seorang yang bijaksana akan merenungkan setiap saat kehidupannya secara obyektif, dengan sudut pandang yang luas, sehingga dapat mengantis
ipasi kejadian tidak terduga tanpa terpana dan terpengaruhi. Sebaliknya,
orang bijak akan menghargai kejadian yang tidak diharapkan itu karena mengerti bahwa kejadian demikian dapat membuatnya mengalami kemajuan dalam pengembangan diri. Itulah sebabnya kejadian yang tidak terduga dikatakan sebagai tantangan bagi kesadaran. Mengelola Emosi Kita Kita diberitahu untuk mengelola emosi kita, tapi kata "mengelola" sebenarnya kurang tepat karena seakan-akan menimbulkan kesan bahwa kita membiarkan emosi ini timbul dulu sebelum kita mengelolanya. Ada beberapa cara menangani emosi pada saat timbulnya. Marilah kita mengambil contoh lontaran perkataan yang menyakitkan hati Anda. Anda dapat membalas dengan lontaran kata yang samasama menyakitkan hati, yan
g mungkin akan diakhiri dengan suatu perkelahian. Atau secara alternatif,
Anda dapat mendengarkan perkataan itu tanpa berkeinginan untuk membalas, tapi karena Anda masih merasakan lontaran negatif itu, suatu ketegangan tetap akan timbul dalam diri Anda. Bagaimanapun juga, tujuan akhirnya adalah mengabaikan perkataan itu sama sekali, menganggapnya hanya sebagai hembusan udara panas, sekedar bunyi yang keluar dari mulut, suatu degukan, yang membaur dengan kebisingan latar belakang. Tidak seorang pun dapat secara fisik memasuki otak kita untuk membuat kita marah. Kesadaran kita sendirilah yang menentukan apa yang indah dan apa yang patut memasuki otak kita. Kita sendirilah yang membuat diri kita marah, tidak ada tombol yang dapat dipencet orang lain sehingga membuat kita marah atau sedih. Tidak seorang pun dapat membuat Anda marah tanpa perkenan Anda.
Masalahnya ialah Anda terlalu sering memberi izin kepada orang lain untuk membuat Anda marah! Ketika kita positif, kita adalah bagaikan sinar; setiap orang ingin bersama kita. Keadaan berbahagia menarik orang lain. Jadi janganlah berbahagia karena orang lain mengasihi Anda, berbahagialah, dan akibatnya orang lain akan mengasihi Anda. Berbagialah tanpa alasan apapun. Jika Anda berbahagia karena suatu alasan tertentu, terdapatlah suatu risiko bahwa jika Anda kehilangan alasan itu, Anda pun akan kehilangan kebahagiaan Anda. Berbahagialah tanpa alasan sama sekali! -Bersambung- "Out beyond ideas of wrongdoing and rightdoing ther
e is a field. I'll meet you there.'"
~ Rumi
Eduard de Grave is a member of : The Mayapada Prana mailing list
Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls. Great rates starting at 1¢/min. __._,_.___ Quotes : " Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved through the practice of meditative way of life." - Anand Krishna - Mayapada Prana Links: <*> The Internet Sacred Texts Archive http://www.sacred-texts.com/index.htm <*> The Theosophical Society http://www.theosociety.org/ <*> Yoga Leaf http://www.yogaleaf.com/ Yahoo! Groups Links
__,_._,___ |
|
| <Prev in Thread] | Current Thread | [Next in Thread> |
|---|---|---|
| Previous by Date: | Ebook Directory, Download FREE: 00288, ebookstorage.org |
|---|---|
| Next by Date: | Bangun Kembali Karakter Bangsa: 00288, William Wiguna |
| Previous by Thread: | Ebook Directory, Download FREEi: 00288, ebookstorage.org |
| Next by Thread: | Bangun Kembali Karakter Bangsa: 00288, William Wiguna |
| Indexes: | [Date] [Thread] [Top] [All Lists] |
| News | FAQ | advertise |