logo       

Catatan Memperingati Hari Tani Nasional ke-46: Daya Upaya Menembus Kebuntua: msg#00284

culture.religion.healer.mayapada

Subject: Catatan Memperingati Hari Tani Nasional ke-46: Daya Upaya Menembus Kebuntuan

Catatan Memperingati Hari Tani Nasional ke-46: Daya Upaya Menembus
Kebuntuan

Oleh Samsir Mohamad

Membicarakan apalagi membahas sesuatu, diperlukan azas. Sebab tanpa
azas, kita akan melebar, lalu kesasar ke mana-mana, baik disengaja
ataupun tidak. Dan mengenai hal-hal yang ganjil, sampai sebutlah
keliru, kita menyibukkan diri mencari-cari pembenaran yang bisa
menjerumuskan kita pada "dalih-berdalih", dan yang paling tinggi cuma
membawa kita pada kebenaran yang semu. Yang saya maksud dengan azas
ialah kebenaran yang sungguh, bukan semu, apalagi pengelabuan yang
ramai dalih-berdalih. Dan untuk itu, kita perlu mempersiapkan pikiran
kita supaya bekerja (memikir) beraturan. Tidak sesuka hati
semau-maunya saja yang seringkali dituntun oleh ego. Kita berpikir,
harus lurus dan benar. Lurus maknanya tidak boleh selingkuh, dan benar
maknanya seperti adanya. Berpikir demikian akan membawa kita pada
kebenaran yang sungguh dan menempuh proses untuk menembus kebuntuan.

Selengkapnya silahkan baca di:
http://rumahkiri.net/index.php?option=com_content&task=view&id=147&Itemid=2








Quotes :
" Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no
luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this
Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved through
the practice of meditative way of life."
- Anand Krishna -

Mayapada Prana Links:

<*> The Internet Sacred Texts Archive
http://www.sacred-texts.com/index.htm

<*> The Theosophical Society
http://www.theosociety.org/

<*> Yoga Leaf
http://www.yogaleaf.com/




<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise