logo       

Re: Fwd: Apakah Tuhan Menciptakan Kejahatan?: msg#00263

culture.religion.healer.mayapada

Subject: Re: Fwd: Apakah Tuhan Menciptakan Kejahatan?

setuju dengan Einstein, karena memang banyak hal
selalu dimulai dari persepsi atau dari sudut mana kita
melihat sesuatu. dan cilakanya kepentingan selalu
bermain didalamnya. kalau kepentingan kita sesuai,
mungkin kita tidak akan mengatakan bahwa suatu
perbuatan itu jahat atau merupakan kejahatan. tapi
kalau kepentingan kita bertentangan, maka mudah saja
kita mengatakan bahwa itu jahat atau kejahatan.

apakah ciptaan Tuhan? yah, secara hakekat yah segala
sesuatu itu memang ciptaan Tuhan, tanpa terkecuali.
membunuh, membantai, melukai itu khan sebenarnya hal
yang sudah banyak kita tahu. di rumah-rumah potong
hewan setiap hari kita bisa tahu sapi-sapi dan kambing
dibunuh/dibantai. dalam peperangan (modern atau
klasik) kita juga tahu pembunuhan pun bisa kita lihat
dalam film-film atau foto-foto dokumenter. dan kita
melihat itu juga hal biasa saja.

persoalannya pada apa tolok ukur nilai atua
kepentingan ketika kita melihat suatu kejadian itu.
nah, saat itu kemudian kita menetapkan bahwa itu jahat
yang itu tidak.

plus-minus itu juga ciptaan Tuhan lho. kalau tidak ada
plus, tidak akan ada minus. kalau tidak ada kebaikan,
maka kejahatan juga tidak ada. ada terang ada gelap,
dan seterusnya.

jadi, bukannya Tuhan menciptakan kejahatan atau tidak,
yang benar adalah Tuhan menciptakan suatu keadaannya
yang kemudian disebut jahat dari sudut pandang
manusia. sebab, mungkin saja nampaknya jahat (dalam
sudut pandang manusia) itu merupakan jalan bagi yang
bersangkutan untuk naik derajat, dan seterusnya. nah,
kejahatan yang sebelumnya diterimanya itu bisa-bisa
malah disyukuri lho, karena tanpa kejahatan itu
mungkin dirinya tidak akan mendapatkan hikmah yang
banyak.

tapi, anyway, fwd posting ini sangat-sangat apreciate
menambah pengetahuan...........

salaam,

Bagus TL

--- "si Brewok [0_-]" <red_conjurer-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx>
wrote:

> --- In Burung-Berkicau-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx, Juliana
> wrote:
>
> APAKAH TUHAN MENCIPTAKAN KEJAHATAN? (Kisah Nyata)
>
> Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada? Apakah
> kejahatan itu ada? Apakah Tuhan menciptakan
> kejahatan? Seorang
> Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang
> mahasiswa-mahasiswanya dengan pertanyaan ini,
> "Apakah Tuhan
> menciptakan segala yang ada?".
>
> Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, "Betul,
> Dia yang menciptakan semuanya". "Tuhan menciptakan
> semuanya?"
> Tanya professor sekali lagi. "Ya, Pak, semuanya"
> kata mahasiswa
> tersebut.
>
> Profesor itu menjawab, "Jika Tuhan menciptakan
> segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan.
> Karena kejahatan itu
> ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita
> menjelaskan siapa
> kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu
> adalah kejahatan."
> Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab
> hipotesis professor tersebut. Profesor itu merasa
> menang dan
> menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah
> membuktikan kalau
> agama itu adalah sebuah mitos.
>
> Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata,
> "Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?"
>
> "Tentu saja," jawab si Profesor
>
> Mahasiswa itu berdiri dan bertanya,
> "Profesor, apakah dingin itu ada?"
>
> "Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu
> ada. Kamu tidak pernah sakit flu?" Tanya si
> professor diiringi tawa
> mahasiswa lainnya.
>
> Mahasiswa itu menjawab, "Kenyataannya, Pak, dingin
> itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita
> anggap dingin itu
> adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan
> panas sama
> sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak
> bisa bereaksi pada
> suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk
> mendeskripsikan
> ketiadaan panas.
>
> Mahasiswa itu melanjutkan,
> "Profesor, apakah gelap itu ada?"
>
> Profesor itu menjawab, "Tentu saja itu ada."
> Mahasiswa itu menjawab, "Sekali lagi anda salah,
> Pak. Gelap itu juga
> tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada
> cahaya. Cahaya bisa
> kita pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan
> prisma Newton
> untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan
> mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna.
> Tapi Anda tidak
> bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan
> diukur dengan
> berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut.
> Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan
> ketiadaan cahaya."
>
> Akhirnya mahasiswa itu bertanya, "Profesor, apakah
> kejahatan itu
> ada?"
>
> Dengan bimbang professor itu menjawab, "Tentu saja,
> seperti yang
> telah kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari
> di Koran dan
> TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara
> manusia.
> Perkara - perkara tersebut adalah manifestasi dari
> kejahatan."
>
> Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab,
>
> "Sekali lagi Anda salah, Pak. Kajahatan itu tidak
> ada. Kejahatan
> adalah ketiadaan Tuhan.
>
> Seperti dingin atau gelap, kejahatan adalah kata
> yang dipakai
> manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan.
>
> Tuhan tidak menciptakan kajahatan. Kajahatan adalah
> hasil dari tidak
> adanya kasih Tuhan dihati manusia. Seperti dingin
> yang timbul dari
> ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan
> cahaya."
>
> Profesor itu terdiam.
>
> Nama mahasiswa itu adalah:
> Albert Einstein.
>
>
>
>
>
>
>


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com


Quotes :
" Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no
luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this
Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved through
the practice of meditative way of life."
- Anand Krishna -

Mayapada Prana Links:

<*> The Internet Sacred Texts Archive
http://www.sacred-texts.com/index.htm

<*> The Theosophical Society
http://www.theosociety.org/

<*> Yoga Leaf
http://www.yogaleaf.com/




<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise