logo       

Re: Pandangan Islam Tentang Sikap Fanatik: msg#00396

culture.religion.healer.mayapada

Subject: Re: Pandangan Islam Tentang Sikap Fanatik


dalam pandangan saya,

baik itu tentang perizinan dan bagi2 indomie dengan maksud umat lain
pindah agama, dua-duanya sama, merupakan perpolitikan kaum agamawan
untuk mempertahankan jumlah pemeluk agamanya dan kalo bisa mengurangi
jumlah umat yang berbeda agama dengannya.

kalo dalam pandangan saya nih, semua itu bersumber dari egoisme,
keserakahan


--- In mayapadaprana-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx, Dablex Scali
<duableg@xxxx>
wrote:
>
> Betul, kita semua tidak setuju dengan orang fanatik.
> Kita semua tidak setuju dengan orang fanatik yg menghancurkan
rumah ibadah lain, orang fanatik yg mendirikan rumah ibadah tanpa
izin atau memanipulasi perizinan, orang fanatik yg membagikan
indomie dan sembako agar umat lain pindah agama ke agamanya dll !
bahkan tindakan itu dianggap sebagai pahala ... !.
>
>
>
>
> Jack Fanotona <jack_fanotona@xxxx> wrote: Tanpa anda bicara
pun seluruh dunia juga tahu bahwa
> sikap fanatik tidak disukai orang lain.
>
> sebenernya yang dibutuhkan adalah...! apakah yang
> harus
> dilakukan terhadap orang fanatik ?!!!??? diamankan,
> dibiarkan atau dilindungi. lalu apa yang dilakukan
> aparat terhadap orang fanatik ?
>
> anda mao sembahyang, anda mau tereak, anda mau fanatik
> atau tidak itu masalah anda yang menjadi masalah saya
> bila anda fanatik terus menghancurkan rumah ibadah
> lain, mendiskiriminasi berdasarkan
> agama dan menganiaya orang lain ! bahkan tindakan itu
> dianggap sebagai pahala ... !.
>
>
>
>
> --- agussyafii <agussyafii@xxxx> wrote:
>
> > Pandangan Islam Tentang Sikap Fanatik
> >
> > Sejarah Islam kaya dengan pengalaman pahit yang
> > disebabkan oleh
> > perilaku fanatik yang dilakukan oleh
> > kelompok-kelompok Islam. Pada
> > zaman klassik, aliran Kha­warij dapat disebut
> > sebagai awal mulanya
> > lahir kelompok fanatik. Logika berfikir faham
> > Khawarij yang
> > menyesatkan itu antara lain bahwa orang Islam yang
> > berbuat dosa
> > besar hukumnya kafir, dan orang kafir halal dibunuh.
> > Dengan logika
> > fanatik demikian maka banyak terjadi korban
> > pem­bunuhan dengan atas
> > nama agama.
> >
> > Pada zaman modern sekarang, kelompok-kelompok
> > fanatik juga banyak
> > dijumpai, terutama di kalangan kaum muda. Ciri
> > mereka antara lain
> > mereka merasa benar sendiri sehingga merasa tidak
> > sah makmum salat
> > kepada orang lain diluar kelompoknya, tidak mau
> > mendengarkan nasehat
> > dan bahkan tidak bisa mengormati kepada orang lain
> > yang di luar
> > kelompoknya meskipun ayah ibunya, gurunya dan
> > sebagainya. Ada
> > contoh menarik dimana sekelompok mahasiswa sebuah
> > perguruan tinggi
> > meninggalkan dosen yang sedang menga­jar di kelas
> > menuju ke masjid
> > kampus untuk salat Ashar begitu azan terdengar.
> > Kebetulan dosen yang
> > mengajar seorang Nasrani, dan dosen tersebut
> > melaporkan perilaku
> > mahasiswa tersebut ke Dekan . Ketika mereka ditegur
> > oleh Dekan bahwa
> > tindakan mereka tidak etis mereka menjawab bahwa
> > panggilan Allah
> > (untuk salat) tidak bisa dikalahkan oleh panggilan
> > manusia (dosen).
> > Saya oleh dekan diminta menjadi pengajar agama Islam
> > dengan pesan
> > khusus bagaimana meredam sikap fanatic mahasiswa. Al
> > hamdulillah,
> > satu semester, dengan dialog dan contoh-contoh
> > empiric ada juga
> > hasilnya, yakni ada sedikit perubahan.
> >
> > Di antara butir-butir ajaran Islam menyangkut sikap
> > fanatik adalah
> > sebagai berikut :
> > 1. Alqur'an mengisyaratkan bahwa manusia memang
> > memiliki
> > kecenderungan untuk membanggakan apa yang ada pada
> > mereka.
> > artinya : Sesungguhnya (agama tauhid) ini adalah
> > agama kamu semua,
> > agama yang satu, dan Aku adalah Tuhanmu, maka
> > bertakwalah kamu
> > kepadaKU. (52) Kemudian mereka (pengikut-pengikut
> > Rasul) menjadikan
> > agama mereka terpecah-pecah menjadi beberapa
> > pecahan. Tiap-tiap
> > golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi
> > mereka (masing-
> > masing) (53) Maka biarkanlah mereka dalam kesesatan
> > nya sampai suatu
> > waktu (54). (Surat Al Mu'minun, 52-54)
> >
> > 2. Alqur'an banyak sekali mengingatkan manusia agar
> > menggunakan
> > akalnya, dan diingatkan agar tidak mengikuti
> > pandangan yang mengabdi
> > kepada hawa nafsu.
> > Afala ta`qilun? artinya: Apakah kamu tidak berakal?
> > Afala
> > tatafakkarun? Apakah kamu tidak berfikir? Apakah
> > kamu tidak
> > merenungkan ...?
> >
> > 3. Bahwa beragama artinya juga hidup dengan
> > meng­gunakan akal
> > karena agama itu sendiri didesain untuk manusia yang
> > berakal. Oleh
> > karena itu orang yang tidak berakal tidak terkena
> > kewajiban agama.
> > Addinu huwa al`aqlu la dina liman la `aqla lahu
> > artinya: Agama
> > adalah akal, maka tidak ada agama bagi orang yang
> > tidak menggunakan
> > akal.
> >
> > 4. Bahwa bersikukuh dengan pandangan yang diyakini
> > seraya
> > menutup diri dari pandangan lain (yang justeru
> > mungkin lebih benar)
> > adalah perbuatan sesat, yang dalam al Qur'an disebut
> > sebagai
> > mengikuti hawa nafsu, yakni kecenderungan memenuhi
> > dorongan ke­
> > inginan untuk kesenangan jangka pendek, bukan untuk
> > mencari
> > kebenaran (yang pada mulanya mungkin te­rasa pahit).
> > artinya: Katakanlah; Hai ahli Kitab, janganlah kamu
> > berlebih lebihan
> > (melampaui batas) dengan cara tidak benar dalam
> > agamamu. Dan
> > janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang
> > telah sesat
> > dahulunya (sebelum kedatangan Muhammmad) dan mereka
> > telah
> > menyesatkan kebanyakan manusia, dan mereka tersesat
> > dari jalan yang
> > lurus. (al Maidah, 77)
> >
> > Pada akhirnya orang yang secara membabi buta membela
> > sesuatu tanpa
> > melihat duduk soal dan benar salahnya masalah yang
> > dibela akan
> > terjerumus pada per­buatan konyol dan sia-sia,
> > meskipun boleh jadi
> > apa yang dilakukanya itu didorong oleh rasa cintanya
> > yang menda­lam
> > terhadap sesuatu yang dibela itu. Imam Gazali dalam
> > Ihya Ulumuddin
> > membagi cinta kepada empat kualitas:
> > (a). Cinta diri. Pencinta ini melihat segala sesuatu
> > hanya dengan
> > satu ukuran atau satu kaca mata, yaitu dari kepuasan
> > diri sendiri.
> >
> > (b). Cinta kepada orang lain sepanjang orang lain
> > memberi
> > keuntungan kepadanya. Cinta kelas ini seperti
> > cintanya pedagang
> > kepada pembeli, cinta transaksional.
> >
> > (c). Cinta kepada orang baik, meskipun yang
> > dicintainya itu tidak
> > memberikan apapun kepadanya., seperti cinta kepada
> > Nabi, ulama dan
> > pemimpin
> >
> > (d). Cinta kepada kebaikan sich, terlepas dari siapa
> > pemilik
> > kebaikan itu.
> >
> > Dalam perspektip ini, maka sikap fanatik mudah
> > timbul pada orang
> > dengan kategori pertama. Dari cinta diri (nar­cisme)
> > dapat
> > berkembang menjadi cinta kelompok in group dan
> > selanjutnya bisa
> > menjelma menjadi fanatik etnik. Sebaliknya cinta
> > dalam kategori ke
> > tiga dan ke empat akan mengantarkan orang pada cinta
> > kepada manusia
> > dan cinta kepada Tuhan.
> >
> > Nabi mengingatkan bahwa barang siapa yang mati
> > ka­rena membela
> > sesuatu secara fanatik buta (mata `ala `asabiyyah)
> > maka ia masuk
> > neraka. Termasuk ke dalam kelompok ini barangkali
> > adalah orang yang
> > berani mati hanya untuk partai dan bentrokan
> > kampanye pemi­lihan
> > umum, atau pilkada padahal mereka sendiri tidak tahu
> > apa hakikat
> > yang dibela.
> >
> >
> > Wassalam,
> > agussyafii
> > http://mubarok-institute.blogspot.com
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Quotes :
> > " Spirituality is essentially a journey within. You
> > need no preparations, no luggage to carry - nothing
> > absolutely. What you need is just : LOVE ! And this
> > Love, can only come as an after effect of
> > self-actualization, achieved through the practice of
> > meditative way of life."
> > - Anand Krishna -
> >
> >
> > Yahoo! Groups Links
> >
> === message truncated ===
>
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
> http://mail.yahoo.com
>
>
>
> ---------------------------------
> Get your own web address for just $1.99/1st yr. We'll help. Yahoo!
Small Business.
>






Quotes :
" Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no
luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this
Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved through
the practice of meditative way of life."
- Anand Krishna -




<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise