logo       

Setiap Cewek Harus disunat!: msg#00362

culture.religion.healer.mayapada

Subject: Setiap Cewek Harus disunat!

Setiap lelaki dianjurkan untuk disunat, sebab ini bukan saja sekedar
baik untuk kesehatan, tetapi bisa meningkatkan gairah maupun
kenikmatan sex, agar bisa jadi lebih perkasa dan tahan lama. Seperti
juga pepatah: Pisang tanpa Kulit itu jauh lebih enak!

Sunat atau khitan perempuan dlm bhs medisnya disebut Clitoridectomy.
Kata khitan diserap dari bahasa Arab (khatana-yakhtinu-khatnan-
khitaanan) yg berarti memotong. Sedangkan dalam bahas Inggris sunat
perempuan itu lebih dikenal dengan sebutan ?Female Genital
Mutilation" disingkat menjadi FGM.

Apabila kita punya istri atau anak perempuan sebaiknya di-HARUS-kan
untuk disunat! Kenapa? Apabila mereka disunat kita sebagai suami
atau bapa bisa tidur lebih nyenyak dan tenang. Wanita yang tidak
disunat bisa diibaratkan sebagai kuda liar yang sukar dikekang. Tuh
lihat cewek2 jaman sekarang berapa banyak yang punya PIL ato jadi
perek, maka wajarlah kalho mereka itu sebaiknya diikat melalui sunat
agar tidak jadi binal, toh ini demi kebaikannya mereka sendiri.

Sunat perempuan bisa diibaratkan sebagai ikatan tali kendali bagi
para cewek agar mereka tidak mengumbar dan mengobral nafsunya seenak
udel2. Kapan saja, dimana saja dengan siapa saja!

Melalui sunat tersebut gairah sex mereka akan mati dengan
sendirinya. Wanita tidak perlu gairah sex dan juga tidak perlu
menikmati sex, sebab tugas wanita adalah melayani pria agar betah
dirumah begitu, yang penting kita sebagai cowok bisa ON dan
bergairah terus.

Tuh lihat berapa banyak cewek remaja melakukan mastrubasi. Orang di
Eropa sudah lama mengetahui, bahwa cewek yang melakukan mastrubasi
itu haram dan perves, bahkan bisa dinilai sakit jiwa. Oleh sebab
itulah pada abad ke 19 di England Dr Isaac Brown mengusulkan agar
sebaiknya klitoris cewek itu dipotong dan dibuang saja, mirip
seperti usus buntu. Jadi sunat perempuan ini juga sudah lama
dipraktekkan di Eropa.

Pada jaman Rumawi para budak perempuan diharuskan sunat. Masalahnya
budak perempuan yang disunat nilainya jauh lebih tinggi, karena
masih perawan. Sunat bagi budak perempuan itu sama seperti juga
segel, bahwa budak ini masih gres belum dipakai begitu. Mereka
memotong seluruh klitoris budak tsb dengan menghilangkan bibir utama
vagina. Lalu menempelkan kedua sisinya dengan dijahit. Sehingga yang
tersisa hanya lubang buatan sebesar batang korek api. Ini dibutuhkan
untuk menstruasi dan membuang air seni. Di kemudian hari pada saat
perempuan ini mau dipakai atau menikah; jahitan atau segelnya bisa
di buka lagi. Hal yang serupa dilakukan juga ketika jaman Firaun
dgn diketemukannya mumi perempuan yang telah disunat

Metode ini sebenarnya baik sekali bagi kita kaum pria, sebab dengan
demikian kita bisa mendapatkan garansi bahwa wanita yang kita nikahi
ini masih benar2 gres atau perawan ting-ting tulen. Maklum masih ada
segelnya githu.

Perlu diketahui oleh kaum wanita, bahwa sunat itu bisa mempercantik
kalian dan kedudukan kalian juga akan jadi jauh lebih terhormat
dipandangan kita sebagai suami maupun ayahnya. Yang ngomong ini
bukannya mang Ucup lho, melainkan berdasarkan hadits, jadi
kebenarannya bisa dijamin dan juga bisa dipertanggung jawabkan.

Hanya sayangnya kebanyakan kaum feminist maupun wanita kafir seperti
Hillary Clinton di konperensi kaum wanita sedunia di Beijing China
(1995) menolak sunat perempuan ini.

Kita sudah tahu, bahwa kebanyakan cowok di Eropa maupun di Amerika
termasuk golongan cowok DKI semuanya alias Dibawah Kaki Istri. Oleh
sebab itulah mereka telah berhasil membuat undang2 larangan sunat
perempuan. Di Belanda diancam hukuman 12 tahun penjara dan di Canada
merupakan salah satu alasan untuk bisa mendapatkan asil untuk
tinggal menetap disana.

Gobloknya WHO pun jadi ikut2an ketularan. Dimana mereka melarang
sunat ini dengan mengeluarkan pernyataan sebagai dalih bahwa Khitan
perempuan ini bisa dinilai merusak hak reproduksi kaum perempuan dan
merampas kesehatan serta kepuasan seksual. Emangnya Gw Pikirin (EGP)
kalho istri Gw koit, tinggal cari yang baru yg jauh lebih muda.
Pernyataan WHO itu adalah pernyataan yang munafik dan hiprokrit
tulen, disatu pihak mereka menganjurkan KB dilain pihak seakan-akan
care terhadap reproduksi kaum wanita. Maka dari itu pernyataan WHO
ini tidak perlu ditanggapi anggap azah sebagai angin lalu!

Berdasarkan laporan dari Amnesty International sekitar 130 juta
wanita yang disunat dan setiap harinya bertambah dua juta.

Sunat perempuan bisa dilakukan mulai dari saat masih bayi s/d usia
nenek-nenek. Jadi belum terlambat apabila Anda menganjurkan agar
istri Anda juga sebaiknya segera buruan disunat dgn motto sedia
payung sebelum hujan githu ato sebelumnya ia minggat dgn PIL nya
githu!

Kalho di Afrika mereka melakukan sunat dgn memotong atau
menghilangkan klitoris dan juga bibir vaginanya. Sedangkan
penyunatan Sunna (tradisionil) yang kebanyakan dilakukan di
Indonesia, hanya menghilangkan kulit serta ujung klitoris jadi mirip
dengan dgn sunat lelaki.

Bedanya bagi cewek; ujung klitoris ini merupakan antene ransangan
seksual mereka yang lebih dikenal dengan sebutan G-spot (G=gairah).
Yg pertama kali menemukan ini adalah Ginekolog Jerman Dr. E.
Graefenberg. Dari sinilah diambil singkatan dari huruf G tsb. Jadi
dengan di potong dikit azah ini sudah memenuhi persyaratan untuk
mengekang mereka agar tidak jadi liar mengumbar birahinya.

Menurut kaum feminist ini akan mengakibatkan cewek tsb tidak akan
bisa menikmati kehidupan seksualnya lagi, tetapi ini hanya sekedar
dongeng mereka saja. Kita sebagai cowok kan lebih tahu daripada
mereka apa yang baik untuk cowok.

Mereka pun ngomong bahwa sunat itu merendahkan martabat dan harkat
kaum wanita. Ini juga bisa kita cuekin, mana ada orang tahu sih
kalho istriku disunat ato tidak, sebab ini hanya urusan antara Gw
dgn dia. Jadi bukannya urusan kaum feminist yg mo so ikut2an
ngurusin rumah tangga orang. Jadi cuekin azah Mas!

Prosedur sunat di daerah biasanya dilakukan oleh dukun dengan cara
meletakkan kunyit dibawah klitoris atau diantara labia dan klitoris
yang berfungsi sebagai landasan sekaligus antibiotika. Kemudian
pemotongan atau penggoresan dilakukan dengan menggunakan peralatan
seperti silet, pemes, gunting atau welat (Jawa: bambu tajam).

Berdasarkan pemahaman mistik Jawa "kunyit" itu sendiri dipercayai
sebagai simbol PEMBEBASAN seseorang dari kesialan maupun kemalangan
hidup!

Maka dari itu: Hai kaum wanita, apabila Lho ingin bebas dari segala
macam kemalangan maupun kesialan dalam kehidupan ini sebaiknya
buruan di sunat tuh!

Mang Ucup ? Chauvinist Pig
Email: mang.ucup-Re5JQEeQqe8AvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx
Homepage: www.mangucup.net







Quotes :
" Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no
luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this
Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved through
the practice of meditative way of life."
- Anand Krishna -




<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise