logo       

Re: Fatwas on Vegetarianism: msg#00347

culture.religion.healer.mayapada

Subject: Re: Fatwas on Vegetarianism

Loud and clear...

Terima kasih atas informasinya... Benar2 "menyentuh" buat saya...

Salam,

Gerry


Johnny Lone <tomatofly1-Re5JQEeQqe8AvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx> wrote:
Terima kasih atas tanggapannya, saudara DablexScali,
Berikut tanggapan2 saya:
Mengenai anak kecil, saya setuju dengan pendapat saudara yang mengatakan bahwa tingkah laku anak2 ditentukan oleh lingkungan dan backgroundnya. Tapi sebenarnya bukan itu yang ingin saya sampaikan, yang ingin saya tekankan disini adalah hati nurani. Cobalah tanyakan saja kepada hati kecil saudara sendiri, apakah mencabut nyawa makhluk lain(sekalipun lebih lemah) itu baik atau tidak? Jujurlah pada diri sendiri  
Bagaimana bisa tindakan menyembelih binatang tidak dimasukkan dalam penyiksaan hewan? Kalau saudara membenarkannya asalkan kita tidak menimbulkan rasa sakit ketika penyembelihan itu, dengan demikian, apakah hukuman mati dengan pisau guillotine boleh dijatuhkan kepada siapa saja, hanya karena 'waktu mati tidak sakit/menderita'? Jelas ketika menyembelih hewan, saudara telah melakukan penyiksaan besar terhadap si hewan.
Tidak hanya pada tubuh fisiknya, tapi saudara juga memunculkan penderitaan fisiologis dan emosional pada si hewan(terutama pada detik2 sebelum kematiannya). Lihat saja racun2 yang dikeluarkan ketika hendak dibunuh, sama seperti racun2 dan hormon2 yang keluar ketika si hewan sedang ketakutan atau stres berat. Jadi bagaimana bisa kita mengatakan bahwa hewan tidak menderita ketika disembelih? Jadi baik mau membunuh dengan cara menyiksa ataupun menyembelih, tetap saja menimbulkan penderitaan bagi si hewan
Say a tentunya tidak mendukung konsumsi ikan dan seafood. Walaupun mereka tidak menunjukkan rasa sakit secara lansung dan tidak ada ekspresi kesedihan atau semacamnya, tapi sebenarnya para ilmuwan sendiri telah membuktikan bahwa ikan2 juga merasakan rasa sakit, mereka memiliki syaraf yang sangat peka pada kulit mereka, dan juga pada mulut mereka.
Berikut cuplikan ilmiahnya:
"Research has shown that fish can feel pain. According to Dr. Donald Bloom, animal welfare advisor to the British government, "Anatomically, physiologically, and biologically, the pain system in fish is virtually the same as in birds and mammals." Fish have fully developed brains and nervous systems and very sensitive mouths. Fish use their tongues and mouths like humans use their hands?to catch or gather food, build nests, and hide their offspring from danger. Fish also experience fear. An Australian study found that when fish are chased, confined, or otherwise threatened, they react with increased heart and breathing rates and a burst of adrenaline, just as humans do."
Terjemahan by Johnny Lone:
"Penelitian ilmiah telah menunjukkan bahwa ikan dapat merasakan rasa sakit. Menurut Dr.Donald Bloom, penasehat kesejahteraan binatang pemerintahan Inggris, "Secara anatomi, fisiologi, dan biologis, sistem rasa sakit pada ikan sama dengan pada burung-burung dan mamalia. "Ikan memiliki otak dan sitem syaraf  yang berkembang penuh dan mulut yang sangat sensitif. Ikan menggunakan lidah dan mulut mereka seperti manusia menggunakan tangan-untuk menangkap ataupun mengumpulkan makanan, membangun sarang, dan menyembunyikan anak-anak mereka dari bahaya-bahaya. Ikan juga merasakan rasa takut. Sebuah penelitian Australia menemukan bahwa ketika ikan dikejar, diper angkap, ataupun diancam, mereka bereaksi dengan denyut jantung dan pernafasan yang meningkat dan tingkat  adrenaline yang tinggi, seperti halnya manusia"   

Jadi baik cumi, kerang, kepiting, ataupun ikan pun menjerit kesakitan tanpa suara atau tanpa suara, oleh karena itu saya tidak mengkonsumsinya.
Sedangkan tumbuhan memang tidak bersyaraf dan tidak mengenal rasa sakit. Dasar pemikiran saya bahwa Tumbuhan memiliki kesadaran (tingkat rendah) adalah dari kepercayaan Indian kuno. Jika saudara tertarik mengetahui lebih lanjut mengenai Indian kuno dan psaudarangan mereka tentang makhluk hidup, bumi dan cosmos, saudara bisa menemukan banyak sumber yang berlimpah diinternet.
Mengkonsumsi sebagian dari hewan itu (dalam perumpamaan saudara adalah tentakel cumi), tentu saja saya tidak setuju karena hal ini menimbulkan penderitaan bagi si makhluk cumi berupa rasa sakit dan lain2nya. 
Tumbuhan seperti yang saya katakan, memiliki kesadaran tingkat rendah, tapi sangatlah rendah sekali. Berbeda dengan hewan yang tingkat kesadarannya jauh lebih tinggi daripada tumbuhan namun tidak lebih tinggi dari manusia. Memang sulit sekali menjelaskannya, tentang consciousness yang eksis pada tumbuhan tapi hampir bisa dikatakan tidak eksis. Tahukah saudara bahwa batu2 kristal sendiri memiliki consciousness(dari dimensi yang sangat tinggi)? Jika saudara tertarik lebih jauh mengenai kesadaran pada tumbuhan, saudara bisa merujuk lebih lanjut pada ancient wisdom milik Indian kuno. 
Lalu mengenai si ayam yang kalang kabut, sekalipun pada ayam yang sudah dijinakkan di peternakan tradisional, si ayam tetap akan bereaksi sama ketika hendak di sembelih. Coba saja cari seekor ayam jinak, untuk beberapa saat mungkin dia mau bermanja2 dipangkuan saudara, tapi si ayam menyadari saudara hendak mencabut nyawanya(umumnya hewan lebih peka terha dap medan energi dan bisa mendeteksi hal2 itu), saya yakin, si ayam seperti yang saya jelaskan akan lari kalang kabut bagai dikejar setan dan berusaha sekuat mungkin mempertahankan hidupnya. Sederhananya karena tidak ada makhluk hidup yang ingin mati, setiap makhluk hidup diciptakan untuk mempertahankan hidupnya. Itu adalah instinct paling dasar pada setiap makhluk hidup, survival instinct. Toh, itu juga fungsinya chakra dasar pada manusia. 
Jadi yang saya maksud bukanlah ayam bakal lari kalang kabut ketika didekati, tapi adalah bahwa ayam bakal lari kalang kabut ketika hendak disembelih(mempertahankan kehidupan mereka).  
Saudara bertanya:
"Dan anda apakah yakin bila binatang tanpa kaki, seperti ikan, kerang didarat akan lari bila mau konsumsi ?"
Sekali lagi ini bukan masalah si hewan mau lari apa ga, apakah itu hewan darat, laut, udara,  ; tapi yang jelas setiap makhluk akan berusaha sekuat mungkin untuk mempertahankan hidup mereka. Jadi janganlah menangkap arti harfiah dari apa yang saya sampaikan, tapi tangkaplah konsep dari apa yang hendak saya ajukan itu.
Mengenai kepemimpinan manusia atas hewan. Bagi saya pribadi, saya lebih senang melihat arti pemimpin disini sebagai 'GEMBALA'. Pemimpin sebagai seorang gembala melindungi makhluk2nya dengan sepenuh kekuatannya, menyayangi makluk2nya dengan penuh cinta kasih, dan tidak tega penderitaan ditumpahkan pada makhluk2nya, dan tentunya tidak mengeksploitasi makhluk2nya. Tidak ada makhluk lain di muka bumi ini yang sanggup mengemban tugas ini, selain manusia. Hanya manusialah yang sanggup menggembalakan seisi ciptaan Tuhan. Oleh karena itu, manusia lah yang dipercayakan oleh Tuhan sebagai pemimpin makhluk2 bumi.
Namun memang tidak bisa dipungkiri bahwa 1 kalimat di sebuah kitab suci bisa diartikan berbeda2 oleh setiap or ang. Jadi saya maupun saudara maupun siapapun tidaklah berhak menyatakan bahwa interpretasinya adalah yang paling benar. Masing2 dari saudara silahkan mengikuti pemikiran yang paling saudara anggap benar dan cocok dengan filosofi hidup saudara.
Saudara kembali bertanya:
" Hewan dan tumbuhan adalah mahluk ciptaan Tuhan, sanggupkah anda hidup tanpa mengkonsumsi mereka (hewan dan tumbuhan)? Sanggupkah manusia tidak mengkonsumsi sesuatu dari hewan dari lahir sampai mati ?"
Sungguh munafik bila saya mengatakan 'bisa!', karena seberapa kuatnya seorang manusia berusaha, katakanlah mencapai 99%, tapi 1%nya lagi berada ditangan Tuhan, dan masih begitu banyaknya faktor yang diluar dugaan dan kontrol manusia. Namun kita sebagai manusia bisa berusaha sebisa kita untuk melakukan apa yang baik. Jawaban yang sama akan saya berikan bila seseorang bertanya kepada saya: "Sanggupkah saudara hidup tanpa melakukan dosa sedikitpun? Tidak melakukan dosa dari lahir sampai mati?"
"Kebenaran suatu bangsa dan kemajuan moralnya dapat dinilai dari cara-cara bagaimana perlakuan terhadap hewan-hewan.", tapi masih ada kelanjutannya dari pernyataan itu . Pernyataan lanjutan apakah yang saudara maksud?

Malah kami di Islam juga diajarkan selain memperlakukan hewan dengan baik juga harus
memperlakukan Tumbuh2xan dengan baik. Bagaimana memperlakukan dengan baik ? Dengan tidak merusak, menyiksa dan menyia2xkan.

Tentu saja kita sebagai umat manusia wajib menyayangi ciptaan2 Tuhan dan saya setuju dengan apa yang saudara katakan. Cinta kasih itu hendaknya dipancarkan kepada seluruh makhluk, baik alam, tumbuh2an, hewan, manusia dan segala isinya. Sehingga bisa dikatakan bahwa tindakan pembunuhan terhadap hewan telah melanggar konsep cinta kasih.
W ell, dasar pemikiran saya bahwa bila semua manusia vegetarian maka tidak akan kehabisan makanan adalah piramida makanan sendiri. Secara alamiah, jenjang yang berada dibawah piramida selalu jauh lebih besar luasnya daripada jenjang diatasnya. Bumi telah menyediakan lebih daricukup buat manusia dan segala isinya, namun seperti apa kata Mahatma Ghandi:
"Earth provides enough to satisfy every man's need, but not every man's greed"
- Mahatma Gandhi. 1869-1948 -
Berikut saya sertakan cuplikan ilmiahnya:
In 1996, the theme "Hunger in a world of plenty" when UN representatives from around the world met to discuss ways to alleviate this pending global crisis . It has been concluded that the problem was not insufficient food production but inequitable distribution. "The result is that the food does not reach the needy."
Terjemahan by Johnny Lone:
Pada tahun 1996, dengan tema "Hunger in a world of Plenty", para perwakilan PBB dari seluruh dunia berkumpul untuk mendiskusikan cara-cara untuk mengurangi krisis berkepanjangan ini. Akhirnya dirumuskanlah bahwa masalahnya bukanlah kurangnya bahan pangan yang diproduksi, namun distribusi makanan yang tidak merata. "Hasilnya adalah bahan pangan yang tidak sampai ke tangan yang memerlukan"
Satu lagi dari sekian banyak cuplikan ilmiah yang mendukung pernyataan saya:
The world produces enough food to feed everyone. World agriculture produces 17 percent more calories per person today than it did 30 years ago, despite a 70 percent population increase. This is enough to provide everyone in the world with at least 2,720 kiloca lories (kcal) per person per day ( Food and Agriculture Organization 2002, FAO 1998).  The principal problem is that many people in the world do not have sufficient land to grow, or income to purchase, enough food.
Terjemahan oleh Johnny Lone:
Bumi memproduksi makanan yang cukup untuk memberi makan semua orang. Pertanian Dunia menghasilkan 17 persen kalori-per-orang lebih banyak dibandingkan 30 tahun yang lalu, walaupun jumlah populasi dunia meningkat 70%. Ini cukup untuk memberi makan semua orang di dunia ini sedikitnya 2.720 kilokalori per orang per harinya (Food and Agriculture Organization 2002, FAO 1998). Masalah utamanya adalah banyak orang didunia ini yang tidak memiliki tanah yang cukup untuk bertanam, ataupun penghasilan yang cukup untuk membeli makanan yang cukup.
Seterusnya untuk data2 ilmiah lingkungan yang saudara minta, secara umum, silahkan baca dan analisis lebih jauh di:
Artikel2 diatas ditulis dalam bahasa Inggris, namun menyediakan banyak sekali perspektif vegetarianisme dari segi lingkungan beserta berbagai macam sumber2 data yang jelas.
Dan yang pasti, perhitungan dan analisis mereka jauh lebih spesifik dan terperinci dibanding perhitungan kita yang subjektif ini.
Saudara juga bisa baca perspektif vegetarian dan lingkungan di Wikipedia: http://en.wikipedia.org/wiki/Environmental_vegetarianism  Mengenai data n kredibilitas, tidak perlu dikuatirkan, karena pada artikel itu disertakan alamat sumber dan data yang sangat lengkap, bahkan kalo saudara sangat rajin, saudara bisa mengklik link2nya satu per satu untuk mengakses sumber informasi yang lebih lanjut.
Berikut sekilas data pemborosan air yang Saudara Dablex minta (sumber: Pimentel, 1997):
Slide 9: Quantities of water needed to produce one kg of crop. (Source: Pimentel, 1997)
Crop
Litres water/kg of crop
Beef
100,000
Soyabean
2,000
Maize (corn)
1,400
Wheat
900
Potato
500
 Sumber2 informasi yang beredar diinternet mengenai vegetarianisme sungguh bagaikan tiada akhir, terlalu banyak untuk dibaca seumur hidup. Sungguh! Jika ingin dikupas tuntas dari seluruh perspektif, sepertinya saudara Moderator perlu membuka milis baru, hehe (lebih baik saudara baca cari tahu sendiri dan baca sendiri).
Apa yang saya perhatikan adalah negara2 maju semakin sadar akan baiknya vegetarianisme. Setiap hari orang2 dari penjuru dunia, terutama negara maju yang tingkat literacynya tinggi seperti US, semakin cenderung berpaling ke pola makan vegetarianisme. Para2 peneliti yang paling skeptik pada awalnya pun akhirnya juga atas kesadaran sendiri memilih menjadi vegetarian juga, karena semakin si ilmuwan mencari tahu, semakin dalam informasi yang dia gali, semaki n yakin dia akan baiknya vegetarianisme. Bahkan para orang2 bijak dan para ilmuwan kesohor zaman dahulu juga vegetarian, contohnya: Albert Enstein,  Plato, Phytagoras, Thomas Alfa Edison, Thomas Jefferson, Henry David Thoreau, Isaac Newton, Leonardo da Vinci, Voltaire, dan lain2nya yang mana daftarnya setiap hari bertambah semakin panjang...Organisasi2 vegetarian smakin berkembang dan menjamur (terutama kalangan US dan UK). Singkat kata, gerakan vegetarinisme di dunia saat ini sangatlah pesat dan semakin hari semakin pesat, hal ini semakin membuktikan bahwa vegetarianisme itu semakin lama semakin diterima oleh komunitas manusia dan saya prediksi mau tidak mau pastilah akan menjadi trend hidup (lifestyle) di masa depan. 
Jadi kesimpulannya sekarang, tidak benar mengkonsumsi hewan tidak merusak lingkungan dan baik untuk badan. Vegetarianisme adalah langkah menuju dunia sukac ita!
Tambahan buat saudara Dablex Scali, Utrie Ginting dan preta_03 :Buddha bermeditasi selama 49 hari dibawah pohon Boddhi sebelum mencapai penerangan sempurna ^_^
Salam kasih, 
Peace as always ^_^
 
Ikitoshi ikeru subete no mono e shiawase wo
Sabbe Sattha Bhavantu Sukkhitatha
Semoga Semua Makhluk Berbahagia
May All Being Live In Happiness

--Johnny Lone-
Ritsumeikan Asia Pacific University
College of Asia Pacific Management
http://tomatofly1.freecpanels.com/
AP House 2, R223, Ext:4587.
Jumonjibaru 1-2
Beppu-Oita-Japan


Do you Yahoo!?
Get on board. You're invited to try the new Yahoo! Mail. __._,_.___

Quotes :
" Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved through the practice of meditative way of life."
- Anand Krishna -






Yahoo! Groups Links

__,_._,___
<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise