|
Re: Fatwas on Vegetarianism: msg#00345culture.religion.healer.mayapada
hi... sudah lama tidak buka milis nih :-) saya ngga tau Buddha bisa bertahan tanpa makan dan minum beberapa lama, tapi baru-baru ini, ada seorang anak muda di nepal yang bisa bertahan tanpa makan dan minum cukup lama, saat melakukan meditasi... mungkin sedikit beritanya bisa di lihat disini : http://www.telegraph.co.uk/news/main.jhtml? xml=/news/2005/11/21/wbuddha21.xml&sSheet=/portal/2005/11/21/ixportal. html mengenai vegetarian, saya merasa diri saya lebih sehat dan tenang, ya... seperti itu pengalaman saya... saya tidak tau orang lain mengalami hal seperti saya atau tidak, saat bervegetarian, cuma yah... seperti itu manfaat yang saya dapat saat bervegetarian... walaupun pada awalnya saya tidak tertarik vegetarian --- In mayapadaprana-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx, utrie ginting <u3gg@xxxx> wrote: > > Kalo Yesus setahu saya 40 hari 40 malam... Kalo Buddha mungkin ada teman yang bisa membantu...?? > > Salam, > > Gerry > > Dablex Scali <duableg@xxxx> wrote: Polemik ini mungkin tidak perlu diakhiri bila memang > ada hal2x yg bisa kita gali lebih banyak lagi. Karena > polemik ini adalah untuk mencari kebaikan dan bukan > mencari kemenangan. > > Kalau boleh tahu, berapa lama beliau2x (Buddha & > Yesus) tanpa makan dan minum ? > > Peace, > > > --- utrie ginting <u3gg@xxxx> wrote: > > > Iya deh, > > > > Mungkin sudah waktunya kita akhiri polemik mengenai > > vegetarianisme... Kalo boleh berpendapat, manusia > > itu sebenarnya bisa hidup tanpa memakan apapun > > kecuali hawa hidup alias chi... Sayangnya kita > > sudah lupa bagaimana caranya... Hal ini bisa dilihat > > waktu Buddha/Yesus bertapa beberapa hari lamanya > > tanpa makan dan minum... Itu menunjukkan bahwa kita > > dapat bertahan tanpa apapun.. :-) > > > > Saya hormati semua pendapat yang masuk dan terima > > kasih atas urun rembugnya... Semoga kita semua > > menjadi lebih baik.. > > > > Namaste, > > > > Gerry > > > > > > > > Dablex Scali <duableg@xxxx> wrote: Walaupun > > saya bukan vegetarian (pro vegetarian)tapi > > saya juga tidak antivegetarian. Saya akan coba > > menjawab pernyataan Johnny Lone sesuai apa yg saya > > ketahui. > > > > Anda coba mencari pembenaran melalui anak kecil > > sah-sah saja, tapi anda harus ingat anak kecil itu > > seperti kertas putih. Saya sering melihat anak > > kecil > > (dibawah 5 tahun) dibawa orang tuanya ke acara > > pemotongan hewan, tapi mereka ekspresinya biasa2x > > saja. Bila saya melihat ada yg berekspresi takut > > itu > > karena pengaruh orang tuanya. Jadi ekspresi yg > > ditampilkan anak kecil adalah karena dari pengaruh > > orang tua, teman atau lingkungan. Sama halnya > > ketika > > anak ditakut2xi dengan hantu, padahal mereka belum > > pernah melihat tapi karena ditakut2xi maka ketika > > besar mereka jadi percaya hantu. > > Saya malah sering melihat anak kecil (balita) yg > > sering memukul, menendang, menjewer kuping kucing > > dll. > > Artinya apa ? Anak kecil pada dasarnya tidak tahu > > mana > > yg baik dan yg buruk. > > Dari segi psikologi, saya bisa memaklumi kenapa > > orang > > cenderung takut melihat penyembelihan, karena > > manusia > > tidak terbiasa melihat darah. Sama halnya dengan > > pengalaman pribadi saya dahulu ketika masih kecil > > pernah melihat seorang pengemis tanpa cuping hidung > > (bolong seperti tengkorak), padahal sehari2x saya > > selalu melihat orang dengan hidung normal. > > > > Yang perlu ditanamkan adalah menyembelih hewan > > bukan > > suatu tindakan jahat atau tindakan orang berhati > > iblis > > seperti tuduhan anda. Anda boleh mengatakan > > tindakan > > jahat bila MENYIKSA BINATANG. Jadi tolong dibedakan > > antara membunuh hewan dengan cara 'menyiksa' dan > > dengan cara 'menyembelih'. > > > > Pernyataan anda "Tumbuhan tidak merasakan > > penderitaan > > ataupun menjerit ketakutan dan kesakitan ketika > > hendak > > dikonsumsi. Lagipula mengkonsumsi tumbuhan biasanya > > > > hanya sebagian dari tumbuhan itu, seperti buah, > > biji, > > atau daun2an", ini berdasarkan apa ? Apakah ikan, > > cumi, kerang, kepiting yg tidak menjerit maka > > dikatakan tidak sakit ? Anda tidak bisa menyamakan > > keduanya karena pada dasarnya berbeda. Apakah bila > > mengkonsumsi hewan hanya sebagian dari hewan itu > > dibolehkan (misalnya cumi hanya diambil tentakelnya > > saja karna bisa tumbuh dll) ? > > Anda sendiri mengakui bahwa tumbuhan punya > > kesadaran > > rendah. Apakah hewan juga tidak demikian ? Bila > > saya > > coba mengingatkan anda ketika masih bayi berusia > > 1-2 > > tahun, apakah anda bisa merasakan sakit ? Masih > > ingatkah rasa sakit itu ? > > > > Yang lebih tidak tepat lagi anda mengatakan karena > > "Jika hewan memang buat makanan manusia, seekor > > ayam > > tidak akan lari kalang kabut bagai dikejar setan > > waktu > > mau disembelih, melainkan si ayam dengan gembira > > harusnya menyodorkan kepalanya". Jelas pernyataan > > ini > > bisa dibantah, karena pada dasarnya mereka (ayam > > dll) > > bukan binatang jinak. Anda sudah pernah ke > > peternakan > > ayam ? Disana ayam dengan mudah bisa ditangkap, > > karena > > mereka terbiasa dengan manusia terlebih lagi bila > > mau > > diberi makan, jadi ayam akan mendekat ketika ada > > manusia. > > > > Jadi tolong anda juga jangan menyamakan tumbuhan > > dengan hewan. Apakah anda yakin bila tumbuhan punya > > kaki dan bisa lari tidak akan lari ?...:D > > Dan anda apakah yakin bila binatang tanpa kaki, > > seperti ikan, kerang didarat akan lari bila mau > > konsumsi ? > > > > Pemimpin disini anda tidak bisa samakan dengan > > pengertian pemimpin dalam pemerintahan politik > > secara > > 100%. Pemimpin mempunyai pengertian yg banyak. > > Pemimpin mempunyai pengertian yg membawa kebaikan > > dan > > keburukan secara lebih luas. > > Sampai sini rasanya pengertian anda sudah berbeda. > > Dipengertian kami, manusia diberi fasilitas hidup > > di > > bumi yaitu dengan disediakan kekayaan alam (seperti > > minyak, emas dll), hewan, tumbuhan dan lain2x. > > Karena > > manusia yg menentukan kebaikan dan keburukan di > > bumi > > maka bisa dikatakan manusialah sebagai pemimpin. > > Sedangkan pengertian anda pemimpin adalah pelayan > > tertinggi terpengaruh pengertian dalam politik > > pemerintahan. Pemimpin adalah pelayan tertinggi di > > dalam pengertian politik pemerintahan adalah karena > > pemimpin (presiden) diangkat dan dipilih oleh > > rakyat. > > Jadi pemimpin tertinggi sebenarnya adalah rakyat. > > > > Bila anda konsekuen dan konsisten dengan pernyataan > > anda "Seseorang tidak pantas mengatakan dirinya > > bercinta kasih bila dia masih hidup dari > > penderitaan > > makhluk lain (yang sebetulnya tidak perlu sama > > sekali)", hewan dan tumbuhan adalah mahluk ciptaan > > Tuhan, sanggupkah anda hidup tanpa mengkonsumsi > > mereka > > (hewan dan tumbuhan)? > > Sanggupkah manusia tidak mengkonsumsi sesuatu dari > > hewan dari lahir sampai mati ? > > > > Saya setuju dengan Mahatma Gandi, ""Kebenaran suatu > > bangsa dan kemajuan moralnya dapat dinilai dari > > cara-cara bagaimana perlakuan terhadap > > hewan-hewan.", > > tapi masih ada kelanjutannya dari pernyataan itu. > > > > Malah kami di Islam juga diajarkan selain > > memperlakukan hewan dengan baik juga harus > > memperlakukan Tumbuh2xan dengan baik. Bagaimana > > memperlakukan dengan baik ? Dengan tidak merusak, > > menyiksa dan menyia2xkan. > > > > Wah, anda musti meengkaji ulang lagi bila > > mengatakan > > bila semua manusia vegetarian maka tidak akan > > kehabisan makanan. Anda coba pikir2x berapa jumlah > > manusia dibumi ? Berapa jumlah tanaman yg bisa > > dikonsumsi ? Belum terhitung bila ada kemarau dan > > wabah hama lainnya. Juga lamanya kesiapan untuk > > dikonsumsi tanaman rata2x lebih lama dari hewan. > > > > Anda mengatakan "Dibutuhkan 16 kg padi-padian untuk > > memproduksi 1 kg daging sapi. Ketika anda memakan 1 > > porsi daging sapi, berarti anda menghabiskan > > makanan > > 16 orang." Data ini berdasarkan apa ? > > > > Saya jawab : Anda jangan lupa, sapi tidak hanya > > makan > > padi2xan tapi bisa makan rumput, tanaman sisa > > (batang > > kangkung, kulit jagung dll) juga bisa. Anda juga > > jangan lupa, tenaga seekor sapi bisa untuk > > menggantikan berapa tenaga orang untuk membajak dan > > menggiling padi. Anda juga harus pertimbangkan > > berapa > > kilogram pupuk yg bisa dihasilkan dari kotoran > > sapi. > > Berapa ratus liter susu yg bisa dihasilkan dari > > sapi > > untuk minum beberapa orang bayi. > > > > Anda mengatakan "Selain masalah penghamburan sumber > > daya, peternakan daging juga memboroskan air2 > > bersih", > > sekali lagi, data ini dari mana ? > > > > Saya jawab : Memelihara hewan tidak perlu air > > bersih > > (air PAM, Aqua galon dll), tapi cukup air kali yg > > tidak tercemar sudah cukup. Anda juga jangan hanya > > membandingkan penggunaan air untuk ternak hewan > > dengan > > bertanam buah tomat saja, tapi coba anda hitung > > berapa > > liter air dibutuhkan untuk 1 petak lahan untuk > > menanam > > padi hingga panen. Untuk hal ini anda bisa coba > > survey > > ke lapangan langsung seperti ke bogor di tapos atau > > peternakan lain dan ke sawah2x. > > > > Anda mengatakan "Makan daging juga membantu > > kehancuran > > bumi lewat pemanasan global:.." > > > > Saya jawab: Belum pernah ada laporan pemanasan > > global > > diakibatkan karena kotoran hewan dan pemanasan > > global > > bukan disebabkan gas Metana (CH4) tapi lebih banyak > > disebabkan CO2 (Karbon dioksida), selain itu ada > > juga > > Dinitrodioksida (N2O). > > Memang yg termasuk gas pemanasan global adalah > > karbondioksida (CO2), metana(CH4), > > dinitrodioksida(N2O), hidrofluorokarbon (HFC), > > perfluorokarbon (PFC), sampai sulfurheksafluorida > > (SF6) > > > > Sumber-sumber emisi karbondioksida secara global > > dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil > > (minyak > > bumi dan batu bara): > > - 36% dari industri energi (pembangkit > > listrik/kilang > > minyak, dll) > > - 27% dari sektor transportasi > > - 21% dari sektor industri > > - 15% dari sektor rumah tangga & jasa > > - 1% dari sektor lain -lain. > > Dari data diatas saja jelas terlihat tidak ada > > penyebab pemanasan global yg diakibatkan karena > > peternakan hewan secara signifikan. > > > > Ada hal lain yg juga harus anda ingat, justru dari > > kotoran hewan yg mengandung metana (CH4) bisa > > dihasilkan biogas (setara LPG) yg mana > > pembakarannya > > bersih tidak seperti bahan bakar fosil (minyak bumi > > & > > batu bara) yg menghasilkan CO2. > > > > Kalau memang benar data anda "Sebuah angka > > artifisial > > yang diciptakan industri daging. Mereka > > mengeluarkan > > 70-80 juta ton metana setiap tahun yang berarti 30% > > dari total metana yang dibuang ke atmosfer", > > berarti > > bisa dimanfaatkan sebagai bio gas dan mengurangi > > penggunaan bahan bakan fosil seperti minyak tanah > > yg > > menghasilkan CO2 sehingga bisa mengurangi pemanasan > > global. > > > > Justru dari data2x ini membuktikan bahwa kotoran > > hewan > > justru mengurangi pemanasan global. > > > > Anda juga harus ingat, ada sesuatu yg dibutuhkan > > oleh > > kita yg tidak terdapat di tumbuh2xan seperti > > Omega3, > > LNA (asam alfa-linolenat), EPA (eikosapentaenoat), > > serta DHA (dokosaheksaenoat) yg penting untuk > > pertumbuhan otak dimasa bayi yg juga dilaporkan > > berperan pula dalam mencegah penyakit degeneratif > > sejak janin dan pada saat dewasa. > > > > Jadi kesimpulannya, tidak benar dengan mengkonsumsi > > hewan akan merusak lingkungan dan tidak baik untuk > > badan. > > > > Semuanya kembali ke manusianya, asal dikelola > > dengan > > baik dan seimbang mau vegetarian silahkan, mau > > konsumsi hewan sok mangga. Yang lebih baik lagi > > adalah > > konsumsi tumbuh2xan dan hewan secara proporsional > > sesuai dengan kebutuhan. > > > > Peace. > > > > > > > > > > > > > > > > --- Johnny Lone <tomatofly1@xxxx> wrote: > > > > > Salam, > > > Izinkan saya yang masih bodoh ini menyampaikan > > > sedikit dari apa yang saya > > > tahu, > > > Karena saya memilih untuk menjadi vegetarian, > > > tentunya saya pro-vegetarian > > > Berikut beberapa hal yang patut dipertimbangkan: > > > > > > Tanyakanlah hati nurani anda sendiri...Mari kita > > > mulai dengan > > > memperhatikan anak kecil yang masih lugu polos, > > > pernakah anda melihat anak > > > kecil yang tersenyum ketika melihat hewan > > > disembelih? Malahan kemungkinan > > > besar mereka bakal menolak mentah2 untuk makan > > > daging. Diri kita sendiri, > > > jika kitalah yang harus menumpahkan darah > > pembunuhan > > > (baca: menjagal) hewan > > > sembelihan itu, ketika hendak membunuh apakah > > yang > > > kita rasakan? 100% saya > > > jamin mau anda tutup2i atau tidak hati nurani > > anda > > > menjerit, kecuali jika > > > anda benar2 sudah berhati iblis > > > > > > Saya juga percaya baik hewan dan tumbuhan > > memiliki > > > kesadaran, namun > > > kesadaran tumbuhan primitif dan tingkat rendah. > > > Tumbuhan tidak merasakan > > > penderitaan ataupun menjerit ketakutan dan > > kesakitan > > > ketika hendak > > > dikonsumsi. Lagipula mengkonsumsi tumbuhan > > biasanya > > > hanya sebagian dari > > > tumbuhan itu, seperti buah, biji, atau daun2an. > > > Jika hewan memang buat makanan manusia, seekor > > ayam > > > tidak akan lari kalang > > > kabut bagai dikejar setan waktu mau disembelih, > > > melainkan si ayam dengan > > > gembira harusnya menyodorkan kepalanya dan > > berkata, > > > "inilah kepalaku untuk > > > dijagal, silahkan makan saya!", dan harusnya > > tidak > > > ada airmata dan ketakutan > > > dari mata2 hewan yang disembelih, dan hendaknya > > > mereka tidak mengalirkan > > > adrenalin dan zat2 beracun lainnya ketika hendak > > > disembelih. > > > Berbeda dengan tumbuhan yang memang kodratnya > > untuk > > > konsumsi manusia. Buah > > > Apel semakin masak akan semakin berat, hingga > > > cabangnya semakin mudah buat > > > dijangkau manusia, kentang tidak lari kalang > > kabut > > > dan tetap ditanah yang > > > sama ketika hendak dikonsumsi, dan tidak ada > > > tumbuhan yang menangis ataupun > > > menderita ketika hendak dikonsumsi > > > > > > Lalu benar sekali bahwa kita sebagai pemimpin > > para > > > makhluk, namun apa arti > > > pemimpin yang baik? Pemimpin itu hakekatnya > > > melindungi yang lebih lemah, > > > melindungi anggota2 yang dipimpinnya, bukan > > > menindasnya atau menguasainya! > > > Itulah peran manusia sebagai pemimpin para > > makhluk > > > bumi. Pemimpin itu adalah > > > pelayan yang paling tinggi, bukan penguasa atau > > > diktator! > > > Lihatlah sejarah yang tidak jauh berbeda, di > > zaman > > > dahulu kaum manusia yang > > > lebih kuat menindas yang kaum manusia yang lebih > > > lemah, kediktatoran, namun > > > semakin manusia sadar dan berkembang menjadi > > > peradaban yang lebih beradab, > > > perbudakan dan penjajahan dihapuskan. Hal yang > > sama > > > juga sedang berlaku > > > antara kaum manusia yang kuat dengan kaum hewan > > yang > > > lemah dan ditindas. > > > Seseorang tidak pantas mengatakan dirinya > > bercinta > > > kasih bila dia masih > > > hidup dari penderitaan makhluk lain (yang > > sebetulnya > > > tidak perlu sama > > > sekali). > > > "Kebenaran suatu bangsa dan kemajuan moralnya > > dapat > > > dinilai dari cara-cara > > > bagaimana perlakuan terhadap hewan-hewan." > > > Mahatma Ghandi > > > > > > Dari segi ekosistem, saya ingin memperbaiki > > > pandangan yang keliru yang > > > mengatakan bahwa bila seluruh manusia dimuka bumi > > > bervegetarian, maka kita > > > akan kehabisan makanan. > > > Hal itu sangatlah tidak logis bila ditinjau dari > > > sains ekosistem. Malahan > > > sebaliknya. > > > Sebelumnya, satu hal fundamental yang perlu kita > > > ketahui bahwa: > > > Dibutuhkan 16 kg padi-padian untuk memproduksi 1 > > kg > > > daging sapi. Ketika anda > > > memakan 1 porsi daging sapi, berarti anda > > > menghabiskan makanan 16 orang. > > > Jelas2 mengkonsumsi daging adalah pemborosan > > sumber > > > daya yang luar biasa. > > > Lebih logis dan rasional jika kita lansung > > > mengkonsumsi padi2an tersebut > > > daripada diberikan kepada sapi2 yang > > mengembalikan > > > 16kg padi2an tersebut > > > dengan 1 kg daging saja. > > > Berdasarkan hal diatas tentunya kita sepakat > > bahwa > > > bencana kelaparan dashyat > > > akan menimpa manusia jika manusia berganti pola > > > makan ke daging2an. Malahan > > > hal itulah yang sekarang sedang terjadi: > > > 75% dari total import jagung, barley, dan sorghum > > > oleh negara dunia ketiga > > > dijadikan sebagai pakan ternak untuk membuat > > > hamburger, bukan diberi makan > > > kepada orang yang kelaparan. "Jumlah padi-padian > > dan > > > kacang kedelai yag > > > dijadikan pakan ternak di Amerika Serikat dapat > > > memberi makan 1,3 Miliar > > > manusia > > > > > > Selain masalah penghamburan sumber daya, > > peternakan > > > daging juga memboroskan > > > air2 bersih: > > > 70% dari semua air yang dikonsumsi di dunia > > adalah > > > untuk ternak. Dibutuhkan > > > 3500 galon air untuk memproduksi 1 pon daging, 60 > > > galon air untuk > > > memproduksi 1 pon gandum dan 24 galon air untuk > > > memroduksi 1 pon tomat. > > > Air dibutuhkan di peternakan untuk mengairi lahan > > > untuk memproduksi makan > > > ternak, untuk minum ternak dan membersihkan > > kotoran > > > ternak yang luar bisa > > > banyak. Air yang tercemar itu memasuki aliran air > > > kita dan seringkali > > > mengalir hingga ke laut. Rumah jagal tentu saja > > > membutuhkan ribuan galon > > > setiap hari untuk memebersihkan darah yang > > > berceceran. > > > Jika air sudah mulai langkah, maka tidak tertutup > > > kemungkinan pecah perang > > > besar antar negara untuk mengamankan sumber air > > > mereka, terutama antara > > > negara yang dilewati jalur sungai besar. > > > > > > Makan daging juga membantu kehancuran bumi lewat > > > pemanasan global: > > > Emisi gas metana dari kotoran hewan ternak > > > memberikan kontribusi secara > > > besar- besaran terhadap efek rumah kaca dan > > > pemanasan global. Banyak orang > > > tidak menyadari bahwa metana lebih berbahaya > > karena > > > setara dengan 20 hingga > > > 25 kali CO2. Metana berasal dari penguraian > > > oraganik. Rayap dan sapi > > > mempunyai mikroorganisme di dalam pencernaan > > mereka > > > yang mencerna selulosa > > > dan menghasilkan metana. Rayap berkembang biak > > > dengan subur dalam hutan yang > > > telah ditebangi, sedangkan sapi, domba, kambing > > dan > > > babi mengeluarkan gas > > > metana yang diterbangkan angin ke atmosfer. Pada > > > tahun 1992 terdapat 1,4 > > > milyar sapi di planet ini. Sebuah angka > > artifisial > > > yang diciptakan industri > > > daging. Mereka mengeluarkan 70-80 juta ton metana > > > setiap tahun- yang berarti > > > 30% dari total metana yang dibuang ke atmosfer. > > > > > > Jadi masalah bervegetarian itu bukan lagi masalah > > > sepele ataupun pilihan > > > pribadi, tapi merupakan langkah penyelamatan > > > lingkungan bumi! > > > > > > Sekian dulu > > > Harap tanggapannya, saudara2 saudari > > > > > > Salam kasih selalu > > > > > > > > > __________________________________________________ > > Do You Yahoo!? > > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam > > protection around > > http://mail.yahoo.com > > > > > > > > --------------------------------- > > How low will we go? Check out Yahoo! Messenger's low > > PC-to-Phone call rates. > > > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around > http://mail.yahoo.com > > > > --------------------------------- > Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls to the US (and 30+ countries) for 2¢/min or less. > Quotes : " Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved through the practice of meditative way of life." - Anand Krishna - |
|
| <Prev in Thread] | Current Thread | [Next in Thread> |
|---|---|---|
| Previous by Date: | (unknown): 00345, arvi |
|---|---|
| Next by Date: | Re: Fatwas on Vegetarianism: 00345, Johnny Lone |
| Previous by Thread: | Re: Fatwas on Vegetarianismi: 00345, utrie ginting |
| Next by Thread: | Re: Fatwas on Vegetarianism: 00345, Johnny Lone |
| Indexes: | [Date] [Thread] [Top] [All Lists] |
| News | FAQ | advertise |