logo       

Kagak disunat Lho Kojor!: msg#00305

culture.religion.healer.mayapada

Subject: Kagak disunat Lho Kojor!

Berdasarkan banyaknya komentar dan pertanyaan yang masuk, maka saya
melanjutkan tulisan mengenai sunat. Untuk ini saya mohon ijin dari
pak Moderator, karena ini ada kaitannya dengan agama.

Kemarin saya menulis sunat dari sudut segi kesehatan. Hari ini saya
akan menulis sunat dari sudut nilai agamanya. Banyak orang Kristen
maupun Yahudi menilai bahwa sunat ini berasal dari ajarannya Nabi
Musa. Pendapat ini tidak benar alias ngawur total. Perlu diketahui
bahwa nabi Musa sendiri pernah mau dibunuh oleh Allah, karena ia
sendiri telah lalai, karena lupa menyunat puteran kandungya sendiri.

Ajaran sunat itu berasal dari Abraham (Ibrahim). Ia diakui oleh umat
Yahudi, Islam maupun Kristen sebagai orang yang taat terhadap Allah.
Abraham (Avraham) = Bapak dari banyak bangsa; rhm = banyak. Ia hidup
antara thn 1900 dan 1700 sM, jadi orang melakukan sunat itu sudah
sejak ribuan tahun lamanya. Darah yang tumpah dalam sunat itu
melambangkan meterai perjanjian antara Allah dengan semua keturunan
Abraham turun temurun. Oleh sebab itulah sunat ini merupakan ciri
asasi dari agama Yudaisme.

Bagi bangsa Israel sunat bukan berarti nilai keagamaan saja bahkan
merupakan ciri dan tandanya dari satu bangsa. Oleh sebab itulah juga
ketika jaman Hitler setiap orang yang disunat langsung dicap sebagai
bangsa Yahudi. Masalahnya berdasarkan hukum Taurat setiap orang
Yahudi yang tidak disunat harus dibunuh = Apabila tidak disunat Lho
kudu Kojor!

Ketika bangsa Israel keluar dari Mesir semua pria sudah bersunat.
Walaupun demikian pada saat mereka mengembara dipadang gurun;
kewajiban ini untuk sementara tidak diberlakukan dahulu . Jadi pada
saat tersebut banyak pula yang belum disunat.

Orang Yahudi diwajibkan melakukan sunat pada semua bayi pria pada
saat mereka berusia delapan hari.

Kenapa? Para ilmuwan dibidang kesehatan, telah membuktikan bahwa
luka yang terbuka, akan lebih cepat sembuhnya apabila darah berhenti
mengalir. Apabila darah mengalir terus, maka lukanya tidak bisa
menjadi kering; hal ini bisa mengakibatkan infeksi.

Dua faktor yang berbeda bisa menutup dan memberhentikan darah
mengalir keluar ialah Vitamin K dan Prothrombin. Telah terbuktikan
bahwa kedua faktor ini mencapai puncaknya yang tertinggi di dalam
diri tubuh manusia ialah pada saat usianya "delapan hari" (110% dari
normal). Dan telah terbuktikan pula, bahwa Vitamin K di proses di
dalam darah manusia pada saat bayi itu berusia antara lima s/d tujuh
hari.

Maka dari itu penyunatan pada saat bayi itu berusia "delapan hari"
adalah waktu yang paling optimal di dalam kehidupan manusia sebab
pada saat tsb Vitamin K dan Prothrombin mencapai puncaknya di dalam
tubuh manusia. (Sumber: "Circumcision" ? H.C. Hahn)

Yesus sendiri telah disunat begitu juga semua rasul-Nya. Kenapa umat
Kristen sendiri tidak melakukan sunat fisik lagi seperti yang
diajarkan oleh Abraham maupun yang telah dilakukan oleh Yesus?

Sunat fisik ini telah diganti dengan baptisan. Umat Kristen telah
disunat melalui kematian-Nya Tuhan Yesus, jadi di dalam Dia mereka
telah disunat. Sunat secara fisik sudah tidak diperlukan lagi,
bahkan dianggap sebagai merusak tubuh dan mengebirikan diri sendiri.
Oleh sebab itulah sunat atau tidak disunat sudah tidak ada artinya
lagi bagi umat Kristen. Berdasarkan ajaran tersebut diatas inilah
yang mengakibatkan sebagian besar umat Kristen tidak mau melakukan
sunat lagi.

Tulisan ini ditulis dari sudut segi pandang agama Nasrani, jadi
mungkin beda apabila ditinjau dari sudut segi pandang agama lainnya.
Mungkin ada rekan-rekan maupun para pembaca yang bisa dan bersedia
untuk menulis dari sudut segi pandang agama lainnya? Agar bisa
menambah wawasannya mang Ucup.

Mang Ucup ? The Drunken Priest
Email: mang.ucup-Re5JQEeQqe8AvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx
Homepage: www.mangucup.net








Quotes :
" Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no
luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this
Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved through
the practice of meditative way of life."
- Anand Krishna -




<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise