logo       

Terapi Amanah: msg#00275

culture.religion.healer.mayapada

Subject: Terapi Amanah

Terapi Amanah

Dalam Bahasa Arab, kalimat amanah dapat diartikan sebagai titipan,
kewajiban, ketenangan, kepercayaan, kejujuran, dan kesetiaan. Dalam
al Qur'an amanah disebut dalam beberapa konteks, pertama: sebagai
tanggung jawab pengelolaan (Q/33:72), sebagai hutang atau janji yang
harus ditunaikan (Q/2:283), sebagai tanggung jawab keadilan pemegang
kekuasaan (Q/4:58), sebagai kesetiaan kepada tugas yang diemban
(Q/8:27), sebagai karakter pribadi yang penuh kejujuran dan
tanggungjawab (Q/23:8). Dalam hadis pernikahan, amanah disebut dalam
kontek komitmen suci dalam kontrak perjanjian. Kata dasar amanah
mempunyai pertalian dengan kata iman dan aman.

Dari pengertian bahasa dan dari pemahaman tematik al Qur'an dan
hadis, amanah dapat difahami sebagai sikap mental yang didalamnya
terkandung unsur kepatuhan kepada hukum, tanggung jawab kepada
tugas, kesetiaan kepada komitmen, keteguhan dalam memegang janji,
kesucian dalam tekad dan kejujuran kepada diri sendiri. Sikap mental
amanah harus berdiri diatas pondasi keimanan, dan dengan itu akan
tumbuh rasa aman, baik bagi yang bersangkutan maupun bagi orang lain.

Budaya amanah adalah perilaku yang bersendikan kepatuhan kepada
moralitas agama, kepada moralitas hukum, tanggung jawab vertikal dan
horizontal dan kejujuran kepada diri sendiri, serta kesadaran atas
implikasi dari suatu keputusan. Kebudayaan adalah nilai-nilai, norma
dan konsep yang dimiliki masyarakat, yang dijadikan sebagai acuan
mereka dalam berkehidupan sehari-hari, menyangkut ekonomi, politik,
sosial dan budaya dari suatu masyarakat. Kebudayaan ada yang dianut
oleh entitas sosial yang sempit tetapi ada juga kebudayaan yang
dianut oleh suatu bangsa dan ada yang dianut oleh masyarakat
international. Sifat amanah harus ada dalam memori setiap warga,
sehingga tak pernah terlintas fikiran buruk, fikiran menyimpang dari
semestinya.

Bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku, etnik, bahasa dan
budaya yang kemudian menyatukan diri dalam ikatan kebangsaan dengan
tetap menghormati kebudayaan masing-masing, disebut Binneka Tunggal
Ika. Dalam perjalanan sejarahnya, komitmen Binneka Tunggal Ika tidak
selalu dihormati. Pada masa Orde Baru misalnya kecenderungan
Pemerintah untuk menyeragamkan kebudayaan bangsa telah meruntuhkan
fungsi keragaman budaya sebagai kekuatan persatuan. Akibatnya ketika
orde baru tumbang, keragaman budaya yang semula menjadi pemersatu
berubah menjadi ancaman disintegrasi.

Ketika bangsa mengalami krisis kepemimpinan nasional, ketika
infrastruktur kebudayaan yang konvensional tidak lagi efektif
digunakan, ketika semua teori tidak lagi relefan untuk menganalisis
persoalan, ketika kebuntuan melanda hampir seluruh saluran pemecahan
masalah, diperlukan satu langkah terobosan yang menyentuh simpul-
simpul yang tepat.

Masyarakat Indonesia, betapapun adalah masyarakat yang religious.
Telah teruji berkali-kali, setiap kali bangsa berada di tubir
kehancuran, kesadaran beragama menyeruak ke atas dengan berbagai
simbolnya. Zaman keterbukaan memberi peluang kepada seluruh lapisan
masyarakat mengemukakan ekpressi pemikirannya. Situasi ini memberi
peluang sifat religiousitas masyarakat untuk bertemu dalam titik
kesamaan dengan tetap menghargai perbedaan. Karakteristik amanah
adalah satu diantara sedikit hal yang bisa mempersatukan kiblat
bangsa, karena amanah bersifat universal. Oleh karena itu membangun
kembali keluarga besar bangsa Indonesia dengan membudayakan amanah
merupakan gagasan yang sangat relevan.

Proses pembudayaan suatu nilai lazimnya membutuhkan waktu yang
panjang dan proses yang alami, tetapi dalam keadaan dimana
masyarakat dalam keadaan bingung dan membutuhkan alternatif,
pembudayaan suatu nilai dapat dilakukan dengan metode Gerakan.

Wassalam,
agussyafii
http://mubarok-institute.blogspot.com







Quotes :
" Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no
luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this
Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved through
the practice of meditative way of life."
- Anand Krishna -




<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise